Artikel AC Milan Kalahkan Udinese dengan 10 Pemain pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kemenangan ini juga diwarnai dengan kartu merah bagi gelandang timnas Belanda asal Indonesia, Tijjani Raijnders.
Alhasil, AC Milan berada di peringkat ketiga dengan 14 poin. Sementara Udinese berada di peringkat 6 dengan raihan 13 poin, seperti dilansir pertemuan Liga Italia.
AC Milan seharusnya bisa memimpin pada menit ke-12 melalui gol Chukwueze. Berawal dari sisi kiri, bola serangan dikirim ke tengah yang dikuasai Christian Pulisic.
Pulisic kemudian memberikan umpan kepada Chukwueze, yang kemudian menyelesaikan gol tersebut. Skor 1-0.
Udinese membalasnya dengan menciptakan peluang pada menit ke-18. Ehizibue melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti, namun bola berhasil ditangkap kiper Mike Maignan.
Bencana menimpa Milan pada tanggal 29. Reijnders langsung diberi bendera merah setelah menekan Sandi Lovric yang berlari menuju zona bahaya dalam serangan balik Udinese.
Meski kalah jumlah, Milan tetap mendominasi penguasaan bola di babak pertama sehingga membuat Udine kesulitan melakukan serangan. Skor tetap bertahan 1-0 hingga jeda.
Di lini tengah, Udinese mulai mendominasi. Mereka mendapat peluang emas pada menit ke-55.
Udinese baru berhasil menciptakan peluang lagi pada menit ke-72, namun tembakan Ekkelenkamp masih melenceng dari sasaran.
Tiga menit berselang, Milan mendapat peluang beruntun. Sebuah tembakan polisi berhasil dibelokkan oleh Okoye, rebound berhasil ditangkap oleh Abraham, namun kembali diblok oleh Okoye.
Udinese akhirnya mencetak gol pada menit ke-90+5. Kabasele memasuki gerbang AC Milan. Tapi, setelah melihat VAR, wasit menolak gol tersebut karena offside. Skor tetap bertahan 1-0 hingga pertandingan berakhir.
Artikel AC Milan Kalahkan Udinese dengan 10 Pemain pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Pelatih Paulo Fonseca Beri Ultimatum, tidak Ada Pemain yang Lebih Penting daripada Milan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Milan menderita kekalahan 2-1 dari Fiorentina di lanjutan Serie A Italia dua pekan lalu. Hasil buruk ini terjadi setelah Milan kalah 1-0 dari Bayer Leverkusen di Liga Champions. Bukan hanya hasil akhir yang membuat Fonseca marah, tapi cara Rossoneri kalah di Florence juga membuatnya marah.
Theo Hernandez dan Tammy Avraham keduanya berhasil menyelamatkan penalti dalam pertandingan tersebut. Usai pertandingan, Fonseca mengeluhkan Christian Pulisic yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti dan tidak mengerti mengapa hal itu berubah.
Hernandez dikeluarkan dari lapangan di akhir pertandingan karena mengeluh kepada wasit dan sang pelatih senang dengan adanya jeda internasional sebelum bertemu kembali dengan banyak pemainnya.
“Saya sangat kesal setelah (pertandingan di) Florence sehingga rasanya menyenangkan tidak bertemu siapa pun,” kata Fonseca dalam jumpa pers, Jumat (18/10/2024) jelang laga kandang melawan Udinese, Sabtu (19/10/2024). 2024).
“Kami hanya memiliki beberapa pemain di sesi latihan ini, lalu semua pemain internasional tiba kemarin. Kami berbicara tentang pertandingan dengan Fiorentina dan hari ini kami berbicara tentang Udinese.
“Saya tahu ada banyak pembicaraan tentang Florence, sangat penting bagi saya untuk membicarakannya.”
Fonseca sudah berada di bawah tekanan karena timnya berada di urutan keenam dalam klasemen, lima poin di belakang pemimpin klasemen Napoli. Milan juga kalah dalam kedua pertandingan Liga Champions mereka dan Fonseca bermaksud untuk mengatasi semua masalah tersebut secara langsung.
“Saya tidak menutup mata terhadap masalah ini. Kita punya masalah, hadapi saja,” kata Fonseca.
Jika Milan sedang bermasalah, Fonseca menegaskan tak peduli dengan nama sang pemain. Dia akan berbicara dengannya secara langsung, dengan tim atau dengan para pemain.
“Bagi saya, tidak ada pemain yang lebih penting dari tim. Dan mereka yang melakukan kesalahan harus bertanggung jawab. Kalau ada yang tidak mengikuti semangat tim ini, sulit bagi saya,” ucapnya.
Fonseca ditanya tentang kritik yang ditujukan kepadanya karena tidak memiliki kendali di ruang ganti. Dia menjelaskan bahwa dia tidak perlu menunjukkan apa pun karena dia bukan seorang aktor.
“Dalam sepakbola saat ini, banyak hal yang bisa dilihat. Kami tidak seperti ini sejak hari pertama. Tanyakan kepada pemain apakah kami seperti ini sejak awal atau tidak,” ucapnya menantang.
Milan akan menjamu Udinese di San Siro, Milan.
Artikel JAHANGIR NEWS Pelatih Paulo Fonseca Beri Ultimatum, tidak Ada Pemain yang Lebih Penting daripada Milan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>