Artikel MIND ID Pacu Produksi Aluminium untuk Swasembada Nasional pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Total persyaratan 1 juta ton per tahun saat ini meningkat dari 1 juta ton pertumbuhan per tahun menjadi 5% per tahun. Pada saat yang sama, kapasitas produksi Ashan Aluminu (inalum) mencapai 275.000 ton per tahun.
Kuaala Tanjung berencana untuk meningkatkan kapasitas solusi aluminium di Northus, serta pembentukan sistem produksi aluminium baru di Westa, mmmmedantant. Dalam lima tahun terakhir kami berharap kapasitas produksi nasional 1 juta hingga 1,1 juta ton dapat dicapai.
Pengembangan industri pertambangan Indonesia dan pengembangan industri pertambangan, Dilo Seno Gyaginko, memiliki permintaan besar untuk aluminium internal.
Perusahaan ini juga siap untuk menghasilkan satu juta ton kapasitas produksi aluminium sebesar 2,5 miliar dolar AS dari kapasitas produksi aluminium.
“ID pikiran akan bereaksi terhadap kebutuhan nasional dan secara konsisten meningkatkan kemungkinan mengurangi ketergantungan aluminium,” katanya.
Dilo juga mengatakan bahwa ID Roh adalah perencanaan, misalnya, segmen produk jadi seperti mobil, untuk membangun kemitraan strategis dengan jaringan aliran yang lebih rendah di negara ini.
“Kami berharap dapat mengembangkan kerja sama aktif dengan pemain di bidang arus yang lebih rendah sehingga bahan baku kebutuhan dari produk mineral internal dan nilai tambahan” Indonesia “dapat dikirimkan.” Kastil Dilo. “
Artikel MIND ID Pacu Produksi Aluminium untuk Swasembada Nasional pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Ruas Falah Dukung MIND ID Akselerasi Pembangunan Smelter SGAR Mempawah Fase II pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>FGD ini dihadiri oleh berbagai kalangan baik mahasiswa, dosen, lembaga swadaya masyarakat (LSM), jurnalis, dan kelompok pemerhati energi.
Azka Rizky mewakili sektor Falah mengatakan seluruh peserta FGD mengatakan tindakan MIND ID merupakan langkah yang tepat sejalan dengan keinginan pemerintah Indonesia untuk mencapai kemandirian energi khususnya melalui hilirisasi mineral.
Oleh karena itu, MIND ID harus terus fokus pada pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah Tahap II.
“Misalnya pentingnya hilirisasi bauksit dapat menjadi motor penggerak peningkatan nilai tambah, optimalisasi nilai ekspor produk hilir, peningkatan daya saing sektor manufaktur dan pengolahan, serta mendorong kemandirian ekonomi yang akan mendorong bangsa Indonesia.” Azka. Dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (27 Desember 2024).
Azka melanjutkan, penerapan kebijakan hilir sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Pertambangan masih menjadi sumber utama penghasil uang di Indonesia, namun jika kita bisa memperluas skalanya ke hilir, grafiknya akan semakin tinggi, artinya akan berdampak pada sisi perekonomian,” kata Azka.
Fadli Hanafi (dosen dan pengamat energi Universitas Indonesia) dan Abdurahman Ihsan (konsultan energi) selalu menjadi narasumber diskusi. Kedua pembicara juga sepakat bahwa tahap MIND ID perlu didukung untuk mempercepat pembangunan Smelter SGAR Mempawah Tahap II.
Namun para pembicara mengingatkan kita bahwa kita juga harus mempertimbangkan mitigasi dampak terhadap lingkungan.
Kedua narasumber sepakat bahwa kegiatan FGD seperti Ruas Falah merupakan contoh yang baik dalam membuka mata mahasiswa dan masyarakat umum untuk mempercepat pembangunan smelter SGAR Mempawah Tahap 2.
“Kami ingin memanfaatkan forum ini untuk menyampaikan bahwa ada masyarakat yang juga tertarik dengan MIND ID dan kami mendukung penuh upaya percepatan proyek ini agar pembangunan dan pertumbuhan bisa lebih berkelanjutan,” kata Fadli Hanafi. katanya.
Artikel Ruas Falah Dukung MIND ID Akselerasi Pembangunan Smelter SGAR Mempawah Fase II pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Rampung Gelar RUPSLB, Antam Fokus Optimalisasi Produksi dan Penjualan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pada RUPSLB 2024, Nico menunjukkan prestasinya selama sembilan bulan pertama tahun 2024. Pada periode tersebut, lanjut Nico, Antam berhasil menjaga stabilitas operasional dan kinerja keuangan, meski menghadapi berbagai dinamika perekonomian global dan ketidakstabilan geopolitik.
“Kami terus mengoptimalkan kinerja produksi dan penjualan komoditas utama seperti nikel, emas, dan bauksit,” kata Nico.
Meskipun terdapat tantangan dari kondisi perekonomian global dan ketegangan geopolitik, Antam mencapai hasil operasional dan keuangan yang positif pada periode tersebut, kata Nico. Menurut Nico, Antam telah menerapkan inovasi strategis dan penghematan biaya untuk menjaga daya saing di tengah volatilitas pasar.
“Perusahaan berkomitmen untuk memberikan nilai tambah yang baik kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya,” lanjut Nico.
Nico mengatakan pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus. Dalam RUPSLB ini, lanjut Nico, para pemegang saham dengan hormat mengeluarkan F.X. Sutijastoto sebagai Ketua Dewan Komisaris dan Komisaris Independen.
Nico mengatakan Dewan Komisaris dan Direksi Antam menyampaikan terima kasih kepada F.X. Sutijastoto atas dedikasi dan dukungannya selama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.
“Di sini dalam RUPSLB, para pemegang saham juga menunjuk Pak Rauf Purnama sebagai Ketua Pembina dan Wali Amanat Independen,” kata Nico.
Nico berharap pergantian kepemimpinan ini dapat membawa semangat baru dan memantapkan langkah Antam untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Nico optimis manajemen baru akan terus memantapkan langkah Antam menjadi perusahaan pertambangan yang inovatif dan berdaya saing global.
Nico mengatakan: “Antam siap melangkah lebih jauh menghadapi dinamisme industri pertambangan domestik dan global, dengan tetap menjaga fokus pada tata kelola perusahaan yang baik dan penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham”.
Berikut komponen manajemen Antam:
Dewan Komisaris
– Ketua dan Komisaris Independen : Rauf Purnama
– Komisaris Independen : Gumilar Rusliwa Somantri
– Komisaris Independen : Anang Sri Kuswardono
– Komisaris : Bambang Sunarwibowo
– Komisaris : Dilo Seno Widagdo
Manajer
– Direktur utama: Nicolas D. Kanter
– Direktur Operasi dan Produksi : Hartono
– Direktur Pengembangan Usaha : I Dewa Bagus Wirantaya
– Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Arianto Sabtonugroho
– Direktur Sumber Daya Manusia : Achmad Ardianto
Artikel Rampung Gelar RUPSLB, Antam Fokus Optimalisasi Produksi dan Penjualan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Buka Lokasi Tambang Baru, Produksi Bijih Timah PT Timah Naik 36 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Peningkatan produksi kaleng disebabkan adanya peningkatan produksi kapal, kata Direktur PT Timah Tbk Ahmad Dani Virsal dalam keterangan yang diterima di Pangkalpinang, Jumat (22/11/2024).
Dikatakannya, peningkatan produksi timah pada triwulan III 2024 dibandingkan tahun sebelumnya, selain peningkatan jumlah pesawat yang diproduksi, juga disebabkan oleh dibukanya lahan baru sehingga secara bertahap meningkatkan kinerja timah. perusahaan. kegiatan produksi.
Saat ini, hingga September 2024, PT Timah Tbk telah mencapai 91 persen ekspor timah ke enam negara eksportir utama.
Enam negara tujuan ekspor timah PT Timah Tbk antara lain Singapura sebesar 16 persen, Korea Selatan sebesar 15 persen, India sebesar 11 persen, Jepang sebesar 10 persen, Amerika Serikat sebesar 9 persen, dan Belanda sebesar 8 persen.
“PT Timah terus berupaya meningkatkan operasional produksi, membiayai operasional, dan memperbaiki operasional penambangan, yang berdampak positif dengan meningkatnya keuntungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hal ini tentunya perlu ditingkatkan ke depannya agar perusahaan lebih efisien dan sukses, sehingga peningkatan teknologi menjadi hal yang penting.
“Kami akan fokus pada peningkatan teknologi produksi, peralatan penambangan dan pengolahan agar kami dapat terus hidup dan lebih berekonomi,” ujarnya.
Artikel Buka Lokasi Tambang Baru, Produksi Bijih Timah PT Timah Naik 36 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel PTBA Hadirkan Energi Surya untuk Para Petani di Desa Lugusari pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Peresmian PLTS irigasi di Desa Lugusari berlangsung pada Senin (28/10/2024). Hadir dalam pembukaan tersebut antara lain Marindo Kurniawan, Bupati Pringsewu beserta jajarannya; Hengki Burmana, General Manager PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Unit Pelabuhan Tarahan; Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimcam) dan pemangku kepentingan lainnya.
Marindo Kurniawan, Bupati Pringsewu, dalam sambutannya mengatakan, bantuan pompa irigasi ini merupakan wujud nyata komitmen membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air di bidang pertanian, meningkatkan kualitas hidup, dan mendorong swasembada pangan. di wilayah tersebut.
“Dengan memanfaatkan energi surya, kita telah mengurangi ketergantungan terhadap energi dan sumber daya alam. Hal ini sejalan dengan upaya membangun Pringsewu yang hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, Marindo menyampaikan, Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu pada tahun 2023 membangun Bendungan Lugusari untuk menampung air. Dengan adanya irigasi PLTS diharapkan kedua perangkat ini dapat menciptakan sistem irigasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Hengki Burmana, General Manager Unit Pelabuhan Tarahan PT Bukit Asam Tbk (PTBA), sekaligus mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Lugusari yang secara sukarela menyumbangkan lahannya untuk mendukung pembangunan PLTS ini. Hengki berharap irigasi PLTS dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi petani.
“Saya menitipkan pesan kepada masyarakat Desa Lugusari untuk bersama-sama menjaga dan memelihara PLTS ini, agar manfaatnya tetap dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
PLTS irigasi di Desa Lugusari ini memiliki 40 panel surya yang terletak di lahan seluas 420 meter persegi. Dengan kapasitas 23,4 kWp, PLTS irigasi ini diharapkan dapat mengairi 380 hingga 500 hektar lahan pertanian sehingga membantu meningkatkan produktivitas pertanian di kawasan tersebut. Manfaat ini dapat dirasakan oleh sekitar 267 petani di Desa Lugusari.
Hadirnya sistem irigasi PLTS memungkinkan para petani di Desa Lugusari untuk meningkatkan hasil panennya secara rutin. Sebelum adanya irigasi PLTS, petani di wilayah tersebut hanya melakukan panen setahun sekali karena bergantung pada hujan. Mereka kini dapat memanen 2 hingga 3 kali panen dalam setahun berkat air yang diterima sepanjang tahun dari pompa irigasi bertenaga PLTS.
Artikel PTBA Hadirkan Energi Surya untuk Para Petani di Desa Lugusari pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Inovasi Ramah Lingkungan PTBA: Biomassa dari Tanaman Kaliandra untuk cofiring PLTU pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pengembangan wood pellet ini merupakan kelanjutan dari program pembibitan Calendula Merah yang telah dimulai PTBA pada tahun 2023, produksi pilot plant mencapai kapasitas 200 kg per jam. Langkah ini sejalan dengan target nol emisi bersih tahun 2060 yang ditetapkan pemerintah Indonesia.
Direktur Teknik dan Lingkungan Hidup Pertambangan dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Hendra Ganwan memuji inisiatif PTBA sebagai langkah strategis dalam pengelolaan karbon dan penurunan emisi di sektor energi. “Kami berharap pilot plant wood pellet Bukit Assam dapat menginspirasi sektor pertambangan dan batubara lainnya untuk berinovasi dalam penggunaan energi ramah lingkungan,” kata Hendra.
Menurut Direktur Utama PTBA Arsal Ismail, proyek wood pellet ini merupakan wujud komitmen PTBA dalam membantu transisi energi. “Sebagai perusahaan energi kelas dunia yang peduli terhadap lingkungan, kami berupaya menyediakan energi berkelanjutan bagi negara,” jelas Ursal.
Pembangunan pabrik percontohan ini juga merupakan hasil kerjasama PTBA dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta yang dihadiri oleh banyak perwakilan lembaga tersebut, antara lain Dr. MP., dan Dr. Joko Susilo, MT , sebagai wujud dukungan terhadap inovasi energi terbarukan.
Artikel Inovasi Ramah Lingkungan PTBA: Biomassa dari Tanaman Kaliandra untuk cofiring PLTU pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel MIND ID Ungkap Realisasi Beragam Proyek Dukung Hilirisasi Mineral pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis MIND ID, Dilo Seno Vidagdo mengungkapkan, perseroan telah berhasil melaksanakan sejumlah proyek penting untuk mendukung sektor hilir mineral.
Dilo meyakini hilirisasi akan menciptakan integrasi rantai nilai mineral dan batubara yang berdampak positif pada pengurangan impor dan penguatan industri dalam negeri.
“Utang yang kami lakukan dalam 5 tahun terakhir ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan mineral dan batubara, baik untuk industri maupun masyarakat. “Tujuannya untuk mencapai swasembada mineral sehingga tidak perlu lagi mengimpor bahan baku atau produk setengah jadi dari luar negeri,” kata Dilo.
Misalnya, jelas Dilo, pasar Indonesia membutuhkan lebih dari 70 ton emas setiap tahunnya. Dulu, bahan baku pembuatan emas harus diekspor terlebih dahulu kemudian diimpor kembali dengan harga pasar global.
Namun dengan beroperasinya Smelter Freeport Indonesia di bawah payung MIND ID Group, Indonesia kini mampu mandiri memproduksi 50 hingga 60 ton emas untuk kebutuhan dalam negeri.
“Sebelum ada smelter, Indonesia harus mengimpor emas untuk kebutuhan dalam negeri. “Sebenarnya masih ada gap dan itu yang sekarang kita coba kurangi ke depannya,” imbuhnya.
Selain emas, MIND ID juga mulai memproduksi asam sulfat yang sangat dibutuhkan di sektor pertanian, khususnya untuk produksi pupuk. Kami berharap produksi asam sulfat dalam negeri dapat menggantikan impor yang diperlukan.
“Kebutuhan ini dulunya berasal dari impor.” “Padahal asam sulfat sangat dibutuhkan untuk produksi pupuk dalam negeri,” tutupnya.
Tahun ini, MIND ID mencapai tonggak penting distribusi mineral dengan selesainya dua proyek hilir besar.
Pertama, pembangunan pabrik pemurnian konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia di Maniar, Gresik, Jawa Timur yang merupakan smelter tembaga terbesar di dunia dengan nilai investasi sekitar Rp58 triliun.
Smelter ini mempunyai kapasitas input 1,7 juta ton konsentrat per tahun dan mampu memproduksi 650.000 ton katoda tembaga, 50 ton emas, dan 210 ton perak.
Kedua, pembangunan Smelter Alumina Refinery (SGAR) Tahap 1 di Mempavah, Kalimantan Barat yang membutuhkan investasi sebesar Rp16 triliun. Pabrik ini mampu menyerap 3,3 juta ton bijih bauksit per tahun dan menghasilkan satu juta ton alumina sebagai bahan baku aluminium.
Kedepannya, MIND ID berencana untuk terus berinvestasi di SGAR Fase 2 yang akan memperkuat kapasitas produksi alumina dan membangun smelter aluminium.
Dengan berbagai inisiatif hilirisasi tersebut, MIND ID optimis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat industri nasional, mengurangi ketergantungan impor, dan meningkatkan daya saing produksi dalam negeri.
Artikel MIND ID Ungkap Realisasi Beragam Proyek Dukung Hilirisasi Mineral pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Grup MIND ID Kembali Boyong Subroto Award 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>MIND ID mendukung pemerintah melalui tata kelola perusahaan yang baik dan praktik pertambangan yang baik agar mineral dan batubara dapat dioptimalkan untuk membangun masa depan Indonesia.
Berkat komitmen berkelanjutan tersebut, MIND ID Group menerima Penghargaan Subroto 2024 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kamis (10/10/2024).
Penghargaan Subroto merupakan penghargaan tertinggi di bidang Energi dan Sumber Daya Mineral yang diberikan kepada penerima manfaat oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Presiden Joko Widodo dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menghadiri acara pembukaan program penghargaan bergengsi bagi sektor energi dan sumber daya mineral Indonesia. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Risk Management MIND ID dan HSSE Noor Hidayat Uddin serta petinggi MIND ID Group lainnya.
Sekretaris Perusahaan MIND ID Hari Yusuf mengatakan, BUMN holding pertambangan Indonesia masih terdiri dari PT Alaha Tambang TB, PT Bukit Asam TB, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Tima TBK, dan PT Vale Indonesia Tbk. Melaksanakan kegiatan yang menerapkan prinsip nilai tambah optimal dan tata kelola perusahaan yang baik.
Kelompok MIND ID berpandangan bahwa mineral dan batubara merupakan sumber daya alam yang terbatas sehingga pemanfaatannya harus berdasarkan perhitungan yang matang agar dapat memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan negara dan masyarakat secara keseluruhan. Penghargaan Subroto Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2024 merupakan kesempatan besar bagi kami di MIND ID Group untuk memperbarui semangat dan tekad dalam kegiatan berkelanjutan.
Harry melanjutkan. Dari sisi operasional, MIND ID Group mengutamakan smart operasional melalui otomatisasi, digitalisasi, dan inovasi untuk menciptakan efisiensi dan meminimalkan risiko operasional. Lebih lanjut, grup MIND ID menetapkan tolok ukur operasional untuk memastikan peningkatan kinerja dapat dicapai secara konsisten dalam jangka panjang.
Seluruh inisiatif strategis tersebut dilakukan dengan semangat membangun keterkaitan yang luas sehingga rantai manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak, termasuk masyarakat sekitar operasi.
Sedangkan Grup MIND ID raih tujuh penghargaan subroto 2024 PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) meraih dua penghargaan di divisi kerjanya yakni pemenang ANTAM UPBE Pongkor Masyarakat Kontribusi dan Pemenang PT GAG Nikel Negara Bukan Pajak. Pendapatan
PT Bukit Assam Tbk (PTBA) juga meraih dua penghargaan pada kategori “Pemenang Kontribusi Kepada Masyarakat” dan “Pemenang Penerimaan Negara Bukan Pajak”. Selain itu, PT Freeport Indonesia menerima dua penghargaan: Pemenang Kontribusi kepada Masyarakat dan Pemenang Grup Keselamatan Teknik dan Keselamatan Lingkungan.
Selanjutnya PT Vale Indonesia Tbk mendapatkan penghargaan Kontribusi kepada Masyarakat pada kategori pemenang.
Artikel JAHANGIR NEWS Grup MIND ID Kembali Boyong Subroto Award 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>