Artikel IN2MF Tahun Ini Hadirkan 20 Slot Fashion Show pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Yang baru pada ajang IN2MF tahun ini adalah adanya 20 venue fashion show,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat membuka IN2MF 2024, kemarin (30/10/2024).
IN2MF 2024 menampilkan dua ribu busana, 60 model, dan 218 desainer dari Indonesia dan negara lain. Termasuk Yordania dan Australia.
Perry mengatakan Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung ajang fashion yang dinilai berperan penting dalam penguatan ekonomi syariah dan pemberdayaan perempuan. “Modest fashion tidak hanya sekedar kasat mata, tapi wujud rasa syukur dan ibadah. IN2MF juga mendorong partisipasi perempuan sebagai pelaku ekonomi, menginspirasi mereka untuk menjadi seperti Umi Khadijah, pengusaha perempuan sukses di zaman Rasulullah,” ujarnya. .
Perry mengajak pengunjung festival untuk mendukung perkembangan industri fashion lokal dengan berbelanja di IN2MF. Kami berharap penerapan IN2MF dapat mendukung kemajuan industri fesyen dalam negeri dan menjadikan Indonesia sebagai referensi fesyen santun global.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurahman menghadiri pembukaan IN2MF 2024. Ia disuruh berjalan di atas panggung layaknya peragaan busana.
Artikel IN2MF Tahun Ini Hadirkan 20 Slot Fashion Show pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Menteri UMKM: Indonesia Punya Peringkat Unggul di Industri Modest Fashion Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Gedung Produksi Bersama ini diresmikan pada tanggal 17 Februari 2024 oleh Kementerian UMKM (d/h Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah) untuk mempromosikan produk kulit lokal agar terus berkembang dan berdaya saing di pasar. “Kami membangun Rumah Produksi Bersama (RPB), yaitu komunitas kulit di Garut yang merupakan salah satu bahan baku industri fashion yang kini sudah bergerak dan berjalan. “Setelah acara ini, saya selaku Menteri UMKM akan mencoba untuk meningkatkan volume pemesanan rumah kulit kombinasi untuk mendukung para desainer dan penggiat mode,” kata Maman saat membuka Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF), di Jakarta, Rabu (30/10/2024)).
Maman mengatakan Indonesia sudah memiliki ekosistem ekonomi sederhana yang kuat, menempati peringkat ketiga negara ekonomi sederhana terbaik tahun 2023 menurut Skor Indikator Ekonomi Islam Global. Oleh karena itu, keterlibatan UMKM dalam ajang IN2MF merupakan langkah strategis untuk menunjang potensi UMKM dan naik kelas.
“Indonesia mempunyai peringkat yang lebih tinggi dalam industri sederhana global. Peristiwa ini juga menunjukkan bahwa terdapat ruang dan peluang perbaikan yang sangat besar bagi UMKM,” kata Maman.
Maman mengapresiasi Bank Indonesia yang telah memfasilitasi UMKM untuk menampilkan koleksinya di panggung IN2MF. Ia juga berharap kedepannya UMKM bidang fashion dapat bersaing di pasar nasional dan internasional.
“Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan amanah bagaimana mengembangkan UMKM di seluruh Indonesia. Faktanya UMKM yang dipromosikan belum banyak, jadi saya berharap acara ini bisa menjadi upaya kita semua agar UMKM bisa terus maju. di kelas,” kata Mman.
Sebagai informasi, Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) resmi digelar pada Rabu (30/10/2024) di Jakarta Convention Center (JCC). Dengan mengusung tema yang mengusung tema “Raising Sustainable Modest Fashion to the Global Stage”, IN2MF tahun ini melibatkan 218 desainer dan brand asal Indonesia, serta menampilkan 1573 koleksi busanamode terkini. IN2MF merupakan bagian dari Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF) 2024 yang merupakan acara ekonomi dan keuangan syariah tahunan terbesar di Indonesia yang menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai kegiatan di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
Artikel Menteri UMKM: Indonesia Punya Peringkat Unggul di Industri Modest Fashion Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Intip Kemeriahan Pembukaan IN2MF 2024, Hadirkan 1.573 Koleksi Modest Fashion Terbaru pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Diluncurkan oleh Bank Indonesia, Kementerian Usaha Kecil dan Menengah RI, dan Indonesia Fashion Chamber (IFC), acara ini diharapkan menjadi wadah untuk mempromosikan dan memperkuat ekspansi produk fesyen Indonesia ke pasar global. . “Yang baru dan unik dari penyelenggaraan IN2MF tahun ini adalah kami menghadirkan 210 desainer dan lebih dari 1.500 koleksi. Selain itu, ada juga 20 lokasi fashion show. “Jadi tahun ini sangat istimewa,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat membuka IN2MF, Rabu (30/10/2024).
Melalui IN2MF, Bank Indonesia berupaya mendorong perkembangan dan peningkatan daya saing UMKM di Indonesia. Perry berharap UMKM khususnya perempuan dapat mengikuti jejak kesuksesan Siti Khadijah, istri Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai pengusaha sukses dan mandiri.
“UMKM binaan Bank Indonesia sebagian besar adalah perempuan. Artinya, acara ini menjadi wadah bagi mereka untuk menjadi seperti Siti Khadijah, salah satu perempuan sukses dalam dunia bisnis, kata Perry.
Perry juga mengajak masyarakat mengapresiasi dan membeli produk sastra karya kreator dan UMKM lokal dalam upaya mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia. Dengan membeli produk lokal, masyarakat berkontribusi terhadap penguatan sektor UMKM dan perluasan lapangan kerja.
“Berpakaian, cantik dan cantik adalah bentuk ibadah dalam Islam. Karena itu merupakan bentuk apresiasi terhadap rahmat Tuhan. “Jadi mari kita berdandan dan membeli produk-produk desainer dan UMKM di sini,” ajak Perry.
Di tahun ketiga penyelenggaraan IN2MF, Bank Indonesia juga berharap acara ini dapat mendukung akselerasi Indonesia sebagai pusat fashion sederhana global melalui tiga strategi utama. Pertama, penguatan lingkungan modern, termasuk kreasi, produksi, distribusi, serta pelatihan dan pendampingan.
Strategi kedua adalah memperkuat IN2MF sebagai platform kolaboratif yang mendukung kreativitas dan inovasi para pelaku usaha fashion sederhana. Ketiga, membawa fesyen sopan Indonesia ke pasar internasional dengan pemanfaatan limbah tradisional yang unik.
Acara IN2MF meliputi peragaan busana, pameran dagang internasional, FGD mengenai tren dan bisnis fesyen modern, dan lain-lain. Desainer dan brand yang berpartisipasi dalam acara IN2MF 2024 antara lain Ali Charisma, Ayu Dyah Andari, Calla The Label, CHIKIGO by Chiki Fawzi, Dian Pelangi, Itang Yunasz, Jenna & Kaia, Vanilla Hijab, Nadjani, dan lainnya.
Selain itu, desainer dan brand internasional juga ikut berpartisipasi. Diantaranya Melinda Looi dari Malaysia, Rubicon dari Afrika Selatan, Asyiam dari Australia, Alessandro Topa dari Italia, Maison Arabella dari Uni Emirat Arab, Zuhat Gio dari Rusia, dan lain-lain. IN2MF merupakan bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 yang merupakan acara ekonomi dan keuangan tahunan terbesar di Indonesia yang merupakan wadah untuk memperkenalkan berbagai kegiatan di bidang ekonomi dan keuangan serta keuangan.
Artikel Intip Kemeriahan Pembukaan IN2MF 2024, Hadirkan 1.573 Koleksi Modest Fashion Terbaru pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Menteri UMKM: Indonesia Punya Peringkat Unggul di Industri Modest Fashion Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Rumah Produksi Bersama ini diluncurkan pada tanggal 17 Februari 2024 oleh Kementerian UKM (dahulu Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah) untuk memajukan usaha lokal agar terus tumbuh dan bersaing di pasar. “Kami telah membangun Rumah Produksi Bersama (RPB), yaitu komunitas kulit di Garut yang merupakan salah satu bahan baku industri manufaktur yang kini akan terus bergerak dan beroperasi. “Setelah acara ini, saya dan Menteri Media akan berusaha meningkatkan jumlah pesanan pembuatan rumah kulit bersama untuk para penasihat dan aktivis ini,” kata Maman saat membuka Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF). di Batavia, Rabu (30/10/2024).
Maman mengatakan Indonesia sudah memiliki perekonomian moderat yang kuat, menduduki peringkat ketiga terbaik sebagai negara moderat pada tahun 2023, menurut Global Score Islamic Economic Indicator. Oleh karena itu, keikutsertaan UKM dalam ajang IN2MF merupakan langkah yang tepat untuk mendorong potensi UKM dan menciptakan kesadaran.
“Indonesia memiliki peringkat industri kecil yang lebih tinggi di dunia. Hasil ini juga menunjukkan posisi dan peluang yang sangat baik bagi kemajuan UKM,” kata Maman.
Maman Bank Indonesia terbukti memberikan kemudahan bagi UKM untuk menampilkan koleksinya di panggung IN2MF. Ia juga berharap ke depannya UKM Tanah Air mempunyai daya saing di pasar nasional dan internasional.
“Saya diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto bagaimana cara mengembangkan UKM di seluruh Indonesia. Kenyataannya saat ini tidak banyak UKM yang naik ke puncak, sehingga saya berharap acara ini dapat menjadi upaya kita semua untuk terus memajukan media umum,” kata Maman.
Sebagai informasi, Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) resmi digelar pada Rabu (30/10/2024) di Batavia Convention Center (JCC). Mengusung tema “Elevating Modest Sustainable Fashion on the Global Stage”, IN2MF tahun ini menghadirkan 218 desainer dan brand asal Indonesia dan menampilkan 1573 koleksi terbaru mereka dalam gaya yang sederhana. IN2MF merupakan bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 yang merupakan acara ekonomi dan keuangan tahunan terbesar di Indonesia yang menjadi wadah integrasi berbagai kegiatan di sektor ekonomi dan keuangan.
Artikel Menteri UMKM: Indonesia Punya Peringkat Unggul di Industri Modest Fashion Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Wastra Jadi Tema Utama Puncak Perhelatan Mode IN2MF pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kesederhanaan mungkin menjadi bagian dari ekonomi dan keuangan syariah. Sektor ini dapat mempercepat implementasi Indonesia sebagai hub produksi dan perekonomian hukum syariah dunia.
Bank Indonesia, Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Republik Indonesia dan Indonesia Fashion Chamber (IFC) bersama-sama menyelenggarakan acara tahunan IN2MF untuk mempromosikan dan memperkuat produk fashion dan ekspansi Indonesia ke pasar internasional.
“Di tahun ketiga menjadi tuan rumah IN2MF, kami bertujuan untuk mendukung kecepatan Indonesia sebagai hub mode internasional melalui tiga strategi besar,” kata Ita Rulina, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Islam Bank Indonesia di awal IN2MF. akhir pekan lalu.
Salah satu tujuan tahun ini adalah membawa gaya minimalis Indonesia dan keunikan penggunaan tekstil tradisionalnya ke pasar internasional. Ita meyakini keunikan sastra Indonesia mampu menjadikan industri kecil fesyen tanah air sebagai pusat referensi internasional.
KTT IN2MF tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 30 Oktober hingga 3 November 2024 di Hall A dan Jakarta Cenderawasih Convention Center (JCC). Tema yang dibawakan adalah “Elevating SustainableMode Fashion to the Global Stage”.
“Sesuai dengan tema yang diusung tahun ini, IN2MF akan menekankan tujuan untuk memperkuat produk fashion berkelanjutan dan membawanya ke pasar internasional,” kata Dewan Penasihat Indonesia Fashion Institute (IFC) Ali Charisma.
Tahun ini, IN2MF menambah jumlah acara perayaan kolaborasi antara desainer, brand, penggemar, konsumen, pelaku industri, serta acara nasional dan dunia. Misalnya, business matching yang bertujuan mempertemukan desainer dalam dan luar negeri serta brand dan art print Indonesia. Selain itu, konferensi dan diskusi kelompok terfokus (FGD) juga akan diadakan untuk meningkatkan kemampuan desainer dan pelaku industri fesyen Indonesia.
“Setiap daerah punya gaya minimalisnya masing-masing. Kami ingin punya gaya khas India,” ujarnya.
Wastra juga dipilih karena kini ia memiliki penggemar fesyen yang bersedia mengikuti cerita tersebut. Bukan hanya pakaian dan banyak kain bermotif.
Peragaan busana koleksi di IN2MF 2024 akan menampilkan lebih dari 1.500 koleksi. Karya lebih dari 200 desainer dan brand asal Indonesia, anggota IKRA Indonesia, dan 10 desainer internasional turut berpartisipasi.
Peragaan busana IN2MF 2024 menampilkan karya desainer dan brand Indonesia dan internasional yang menampilkan beragam seni dari seluruh Indonesia seperti batik, songket, tenun ikat, handloom, lurik, tapis, sasirangan, jumputan, eco print, bordir dan kelapa. . Gaya sederhana.
Artikel Wastra Jadi Tema Utama Puncak Perhelatan Mode IN2MF pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS JMFW 2025 Cetak Transaksi Potensial 20 Juta Dolar AS pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Alhamdulillah JMFW 2025 mampu mencetak potensi transaksi senilai 20,4 juta dollar AS. Nilai tersebut diraih melalui penjajakan kesepakatan komersial (business match) yang tergabung dalam rangkaian JMFW 2025. Alhamdulillah nilainya melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya. sebesar 3 juta dolar menjadi bukti bahwa industri fesyen rendahan Indonesia mempunyai potensi
Senang sekali bisa terus berkembang, kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Mardyana Listyowati, dikutip dalam siaran pers, Kamis (17/10/2024).
JMFW 2025 menghadirkan 239 brand kebanggaan Tanah Air yang menampilkan lebih dari 1.000 koleksi fesyen. Lebih lanjut, keberagaman desain yang memadukan kearifan lokal dengan tren global menjadi salah satu daya tarik JMFW 2025.
“JMFW 2025 berjalan dengan baik. “Kami bangga atas terselenggaranya berbagai rangkaian kegiatan JMFW 2025 yang meliputi fashion show, pameran dagang, rapat perusahaan, talkshow, dan kompetisi desain tekstil,” kata Mardyana.
JMFW 2025 akan diselenggarakan bersamaan dengan TEI ke-39 pada tanggal 9 hingga 12 Oktober 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai City (BSD), Tangerang, Banten. Acara yang bertemakan “Mark Ink” ini bertujuan untuk menandai Indonesia sebagai salah satu negara berpengaruh dalam industri fashion global yang sederhana.
Mardyana menambahkan, penyelenggaraan JMFW 2025 selama empat hari menarik sekitar puluhan ribu pengunjung, baik pelaku industri, masyarakat, dan pembeli dari berbagai negara. Selanjutnya, sekitar 56 negara ikut serta dalam penjajakan perjanjian perdagangan, seperti Jepang, Paris, Belanda dan lain sebagainya. Hal ini menunjukkan bahwa eksistensi industri fashion sederhana Indonesia semakin kuat.
JMFW menjadi jembatan penyelenggaraan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 3 November 2024 di Jakarta Convention Center.
Penutupan JMFW 2025 diwarnai partisipasi bangga dari brand Tanah Air antara lain Irmasari Joedawinata. Selanjutnya BI Hadirkan Dedensiswanto untuk Satoeculture, Gorgeous Indonesia dari KPw BI Jawa Barat dan Ronald Moreno dari KPw BI Kepulauan Riau.
Artikel CIRCLE NEWS JMFW 2025 Cetak Transaksi Potensial 20 Juta Dolar AS pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Teknologi Digital Diharap Dorong Perkembangan Industri Modest Fashion pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dengan berkembangnya teknologi digital, industri fashion sederhana diperkirakan akan terus meningkat dan berkembang. Perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi industri fesyen Indonesia. Pelaku usaha di industri ini dapat menjual produknya melalui e-commerce, kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Moga Simatupang dalam siaran persnya. pada Rabu (16/10/2024).
Untuk itu, Moga menilai perhelatan seperti Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 menjadi momentum penting bagi perkembangan industri fesyen rendah hati.
Indonesia. Puluhan karya desain Indonesia digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) JMFW 2025, Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, Banten, 9-12. Oktober 2024.
Menurut Moga, industri fesyen Indonesia tumbuh tidak hanya dari segi volume, tapi juga dari segi inovasi. Tren yang berkembang saat ini menunjukkan pergeseran ke produk yang mengedepankan desain, namun juga produk yang mengedepankan keberlanjutan dan produksi yang beretika. Selain itu, perkembangan teknologi digital seperti e-commerce dan media sosial telah membuka peluang baru bagi perusahaan-perusahaan fashion sederhana untuk memperluas pasarnya.
“Teknologi digital telah membuka pintu peluang baru bagi para desainer dan pengusaha fesyen sederhana. Mereka kini dapat menjangkau pelanggan dari berbagai penjuru dunia dengan lebih mudah dan efisien melalui platform digital. “Hal ini juga mendukung transformasi bisnis yang lebih inklusif dan beradaptasi dengan perubahan gaya hidup konsumen global,” kata Moga.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan dalam mengembangkan industri fesyennya yang sederhana, kata Moga. Hal ini dibuktikan dengan kontribusi signifikan industri fesyen rendah hati yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional.
“Pada tahun 2022, industri fesyen akan menyumbang sekitar 18 persen dari total kontribusi ekonomi kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB). Nilainya mencapai Rp 220 triliun. “Industri ini juga menciptakan lapangan kerja bagi jutaan masyarakat Indonesia, mulai dari sektor manufaktur, distribusi, dan pemasaran,” kata Moga.
Kami berharap industri fashion sederhana semakin berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan mata uang negara dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Moga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam terselenggaranya JMFW 2025. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung pengembangan industri ini.
“JMFW 2025 menjadi bukti bahwa dengan semangat dan kerja sama, kita bisa menjadikan Indonesia sebagai episentrum fesyen santun dunia,” ujarnya.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Teknologi Digital Diharap Dorong Perkembangan Industri Modest Fashion pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Kompetisi di JMFW Berhasil Lahirkan Banyak Desainer Tekstil Berbakat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Melalui kompetisi ini, kami berharap para desainer tekstil dalam negeri semakin inovatif dalam menemukan kekayaan budaya lokal Indonesia. Mereka harus memadukannya dengan produk-produk yang inovatif dan ramah lingkungan,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Tirgen PEN). ) Martiana Listiowati, Rabu (16/10/2024) dikutip dari siaran pers.
Martiana mengatakan, diadakannya kompetisi desain tekstil ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi para desainer tekstil Indonesia. Dalam kompetisi ini, para desainer tekstil diharapkan dapat menunjukkan kreativitasnya dan menciptakan desain yang unik sekaligus mampu memikat pasar domestik dan global.
Dalam proses seleksinya, terdapat panel juri berjumlah enam orang yang akan memberikan penilaian pada kompetisi desain tekstil tersebut. Hal itu dilakukan Martiana pada Kamis (10/10/2024) saat pembukaan Parade 7 Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) di Panten Hall 10, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Indonesia Convention Exhibiton (ICE). Parade 7 menawarkan banyak brand Indonesia, seperti Belquinza by Ajeng Kahya, Amy Collection, Rifta Rusli X Batik Jumpy Berka, Creasy, Sande, Adri Basuki dan Deene.
Setelah melalui proses seleksi yang ketat, juri memilih empat pemenang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan hasil seleksi, pemenang favorit adalah Primas Gigi dan juara ketiga adalah Nurida. Juara kedua diraih Ulkia Millati Hanifa dan juara pertama diraih Juniliani Navista, Florence Sundjo, Fadia Salsapila dan Maulita Arena.
“Pemerintah terus bekerja keras untuk mendorong lebih banyak ekspor produk medium fashion Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui strategi pengembangan sumber daya manusia, penguatan perdagangan produk dan perluasan akses pasar melalui pameran dan fashion show.” akan mendorong transaksi perdagangan dan perusahaan branded dalam dan luar negeri. Mendorong kolaborasi sub industri lain yang tampil di JMFW dengan pembeli,” kata Martiana.
Martiana juga menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong lebih banyak ekspor produk berbasis fesyen Indonesia. Inisiatif ini dilaksanakan melalui beberapa strategi antara lain pengembangan sumber daya manusia (SDM), penguatan perdagangan produk sederhana dalam dan luar negeri, perluasan akses pasar melalui pameran dan peragaan busana.
Martiana mengatakan, salah satu upaya untuk mendorong transaksi perdagangan dan kegiatan usaha adalah dengan meningkatkan peran perwakilan perdagangan luar negeri. Hal ini dilakukan untuk menarik pembeli khususnya saat acara JMFW.
“Produk fesyen moderat menjadi salah satu barang ekspor prioritas kami. Kami mengamati daya beli produk ini meningkat 6,1 persen dalam lima tahun terakhir, dan nilai ekspornya diperkirakan mencapai 375 miliar dolar AS pada tahun 2025,” kata Martiana. .
Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional Merri Mariatti mengatakan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas menjadi faktor penting untuk memperkuat industri fashion di Indonesia. Kementerian Perdagangan mendukung lahirnya desainer-desainer muda berbakat yang siap bersaing di pasar dalam dan luar negeri.
“Pada parade JMFW ke-4 kali ini kita akan melihat kreasi para desainer muda IFI. “Para desainer muda ini diharapkan dapat terus bersaing di pasar global untuk mengembangkan industri fashion Indonesia,” kata Merry.
Artikel CIRCLE NEWS Kompetisi di JMFW Berhasil Lahirkan Banyak Desainer Tekstil Berbakat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE JMFW Jadi Momen Perkuat Peran RI Sebagai Pusat Modest Fashion pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meluncurkan JMFW 2025, beberapa waktu lalu mengatakan, fesyen sopan merupakan salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional. Maka dari itu, fesyen yang sederhana harus terus ditingkatkan. “Dengan potensi yang sangat besar tersebut, Indonesia siap memainkan peran yang lebih besar di pasar fesyen global yang sederhana,” kata Zulkifli dalam siaran persnya.
Selain menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional, fesyen muslim juga berperan dalam meningkatkan ekspor. Kontribusi industri fesyen muslim telah meningkatkan jumlah tenaga kerja. Pencapaian ini sejalan dengan tujuan pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim global.
JMFW 2025 digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang, Banten. Simple show dan pameran fesyen internasional ini digelar bersamaan dengan International Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 pada 9-12 Oktober 2024.
Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) tahun 2023, Indonesia menduduki peringkat ketiga dari 81 negara dengan ekonomi Islam terbesar di dunia. Indonesia juga memiliki populasi Muslim terbesar di dunia, didukung oleh kekayaan budaya dan jumlah pekerja muda yang banyak. Kekuatan yang dimiliki Indonesia merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendominasi industri halal global.
Zulkifli Hasan menjelaskan, sebagai bagian dari produk halal, fesyen santun Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Potensi pasar fesyen sederhana global diperkirakan mencapai $375 miliar pada tahun 2025. Hal ini memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas pasar luar negeri dan memperkuat posisinya sebagai pemain penting di bidang fesyen sederhana.
“Catatan ini menunjukkan besarnya peluang yang dimiliki Indonesia untuk memperluas penetrasi pasar. Khususnya di negara-negara dengan komunitas Muslim besar seperti Malaysia, Pakistan, Uni Emirat Arab, dan negara-negara Eropa,” kata Zulkifli.
Zulkifli menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak untuk mengatasi tantangan global di bidang fashion sederhana. Tantangan global yang dimaksud meliputi inovasi desain, kualitas produk, perluasan pasar, dan isu keberlanjutan. Dengan sinergi yang baik diharapkan dapat menciptakan inovasi desain yang menarik dan sesuai dengan tren pasar dan kebutuhan konsumen.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung para pelaku industri fesyen melalui program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses pasar, dan kemudahan proses ekspor. Kolaborasi ini sangat penting untuk menjawab berbagai tantangan untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia, kata Zulkifli.
JMFW 2025 mengusung tema ‘Mark Ink’ yang mewakili keberhasilan Indonesia mengukuhkan diri sebagai salah satu negara berpengaruh di industri fesyen global.
Artikel JAHANGIR CIRCLE JMFW Jadi Momen Perkuat Peran RI Sebagai Pusat Modest Fashion pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>