Artikel Lawan Myanmar Jadi Laga Krusial di Piala AFF, Waspada Pemain Muda Jangan Jadi Titik Lemah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pengamat sepak bola Indonesia Muhammad Kinani menyebutkan bahwa pemain muda yang mengendalikan tim Indonesia tidak boleh menjadi titik lemah ketika mereka berada di depan Myanmar. Kedua tim akan bersaing di pertandingan pertama di Team B di Taimon Stadium, Yangon, Senin (12.12.2024) hari ini. Myanmar sekarang memiliki usia rata -rata 26,1 tahun.
Bong Kos, julukan Mohade Kinani ketika dia menghubungi Republika.co.id, mengatakan bahwa pertandingan melawan Myanmar akan sangat penting. Karena tim Indonesia dihuni oleh banyak pemain yang merupakan pengalaman internasional yang relatif minim.
“Beberapa pemain sering berpartisipasi dalam pelatih Tey-jang Shin dalam tim seperti Krakka Hokca, Pratama Arahan dan banyak lagi.
Penting bagi pelatih untuk mempertahankan fokus pemain dari awal hingga akhir pertandingan, lanjutnya. Mengurangi media yang kuat antara pemain dan pemain dan pelatih.
Bong Kos mengatakan bahwa pertandingan hari ini tidak mudah di pukul 19:30 di rumah. “Myanmar bukan saingan ringan. Mereka memiliki banyak warga dan pemain berpengalaman. Mereka akan siap. Permainan ini tidak mudah, tetapi pemain harus tetap optimis dan aman,” katanya.
Bong Ko, berharap pemain yang lebih tua bisa tampak baik dan menjadi pemimpinnya yang lebih muda. “Terutama pemain senior seperti Archari, Ferrari dan teman -teman harus dapat memberikan yang terbaik. Bahkan panduan untuk yang lebih muda seharusnya,” katanya.
Adapun tujuannya, Bong Kos mengatakan Anda tidak perlu terlalu banyak berpikir. Terutama kemudian menjadi beban. “Biarkan para pemain menikmati permainan dan menyelesaikan permainan secara bergantian. Pertama Anda mendapatkan hak untuk panggung tim, dan kemudian berpikir untuk memasuki final dan juara,” katanya.
Artikel Lawan Myanmar Jadi Laga Krusial di Piala AFF, Waspada Pemain Muda Jangan Jadi Titik Lemah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Bung Kus: Kemenangan Atas Arab Saudi Jaga Peluang Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Komentator sepak bola Mohamad Kusnaeni mengatakan kemenangan atas Arab Saudi akan melindungi peluang Shin Tae-yong lolos ke Piala 2026.
“Melawan Arab Saudi akan ada laga yang berpotensi menentukan peluang timnas Indonesia ke Piala Dunia. Hanya kemenangan yang membuka harapan untuk melaju ke babak selanjutnya,” kata Bung Kus, sapaan akrabnya, saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (19/11/2024).
Oleh karena itu, lanjut Bung Kus, Indonesia harus bermain lebih matang dan efektif. Artinya lebih tajam dalam memanfaatkan peluang yang didapat.
Lagipula kami sendiri tidak banyak melakukan kesalahan lagi. Terutama kesalahan di sepertiga akhir pertahanan, ujarnya.
Bung Koos menambahkan, tim yang matang menunjukkan penurunan tingkat kesalahan. Indonesia masih banyak melakukan kesalahan yang menguntungkan lawan, seperti pada laga melawan Jepang.
“Timnas Indonesia terbentuk relatif baru karena pemain-pemain baru datang secara bertahap. Sebab, proses pembentukan kematangan tim berlangsung cukup lama. Tapi untuk saat ini, lupakan semua kesulitannya. Lupakan kesalahan. dan keputusan buruk dalam dua terakhir “STY dan para pemain timnas harus fokus dan bersiap melawan Arab Saudi. Mereka adalah tim elit Asia yang hanya kalah dua kali dalam 16 pertandingan terakhirnya,” ujarnya.
Diakuinya, Arab Saudi bukanlah lawan yang mudah. Namun timnas Indonesia tak punya pilihan selain mengalahkan lawannya di SUGBC.
Artikel Bung Kus: Kemenangan Atas Arab Saudi Jaga Peluang Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Kemenangan dari Arab Saudi Bangkitkan Kepercayaan Diri Timnas Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kemenangan 2-0 kemarin melawan Arab Saudi jelas sangat penting. Selain kekalahan beruntun di dua laga sebelumnya, juga membangkitkan kembali kepercayaan diri tim untuk bersaing di babak ketiga playoff, kata ahli statistik tersebut. biasanya menjadi komentator sepak bola di layar kecil.
Bung Kus menambahkan, ada peningkatan signifikan dalam permainan timnas. Salah satunya adalah kemampuan mengubah peluang menjadi tujuan. Ini menjadi lebih penting karena Tim telah kehilangan banyak peluang emas di masa lalu.
“Sekarang kita harus menunggu bagaimana timnas mengembangkan permainan yang stabil, mengingat masih ada empat pertandingan tersisa yang bisa mengubah situasi persaingan di grup saat ini,” ujarnya.
Ia berharap kemenangan perdana ini bisa memberikan momentum. Sebuah modal berharga untuk meraih setidaknya dua kemenangan lagi dari empat laga tersisa.
Bung Kus semakin optimistis jika timnas Indonesia tetap menjaga konsistensinya: “Peluang menang lagi akan lebih besar jika kita memainkan dua laga kandang berikutnya. Menjamu Bahrain dan China adalah peluang terbesar untuk menambah enam poin, meraih peringkat ketiga atau ketiga. .keempat di posisi terakhir,” – katanya.
Menurut Bung Kos, tidak ada yang mustahil jika Thom Haye dan kawan-kawan bisa terus melanjutkan level performanya. Timnas membuktikannya dengan mengalahkan Arab Saudi.
“Jadi mereka harus bisa melakukan hal yang sama terhadap Bahrain dan Tiongkok juga,” katanya.
Artikel Kemenangan dari Arab Saudi Bangkitkan Kepercayaan Diri Timnas Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Bung Kus: Jepang akan Dominan, Indonesia Harus Disiplin dalam Bertahan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kusneni sapaan akrab Bung Kus mengisyaratkan tim tamu akan menguasai jalannya pertandingan. Jepang akan mendominasi, menguasai lini tengah, dan memaksa Indonesia bermain bertahan.
Situasinya seperti saat kita menjamu Australia. Statistik akan dikontrol oleh tim tamu di berbagai aspek, kata Bung Kus saat dihubungi Republika.co.id, Kamis malam (14/11/2024).
Tantangan utama dan berkelanjutan adalah seberapa baik Indonesia bisa bertahan, disiplin dan tidak melakukan kesalahan sendiri. Lalu, manfaatkan setiap kesempatan untuk melancarkan serangan cepat hanya dengan 2-3 pemain saja.
Saat menghadapi Jepang, kedisiplinan pemain dalam menjalankan strategi sangat penting. Pemain tidak boleh marah dan kemudian meninggalkan rencana permainan.
Kunci lainnya adalah menekan secara kolektif. Jangan sampai pemain Jepang leluasa memainkan bola di zona pertahanan kita. Tekan secara kolektif dan konsisten agar tidak banyak ruang, jelasnya.
Ujung-ujungnya penyerang kita harus hati-hati dalam memanfaatkan peluang. Peluangnya tidak banyak, jadi manfaatkanlah untuk mencetak gol, kata Bung Kus.
Bung Kus bilang hati-hati dengan pemain Jepang, banyak pemain Jepang yang berbahaya. Ada Ritsu Don, Takefusa Kubo, Kauro Mitoma dan Takumi Minamino. Bung Kus berpendapat ketika lawan melakukan penetrasi ke sepertiga belakang kita, kita harus menerapkan sistem pertahanan zona yang membatasi man-to-man.
Bung Kus berkata, “Apa pun strateginya, maju bersama Jepang masih akan sulit. Jadi saya berharap seluruh pemain Indonesia bermain sekuat tenaga dan bermain bersama hingga peluit akhir berbunyi.”
Artikel Bung Kus: Jepang akan Dominan, Indonesia Harus Disiplin dalam Bertahan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>