Artikel MRT Izinkan Foto Prewedding Gratis, Ini Syaratnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Hal itu terungkap dalam cuitan di akun resmi X MRT Jakarta. Dalam keterangannya, MRT juga menjelaskan bahwa pasangan mana pun yang ingin melangsungkan upacara pranikah tidak memerlukan izin khusus dan tidak dipungut biaya. “MRT Jakarta dengan senang hati menjadi bagian penting dalam perjalanan pernikahan Sahabat MRT. Kami ingin menginformasikan bahwa foto prewedding di area stasiun MRT Jakarta tidak memerlukan izin dan tidak dipungut biaya,” kata MRT Jakarta dalam kutipan Twitter pada Rabu (24/10/2024 23).
Namun, ada beberapa ketentuan yang perlu diketahui oleh siapa pun yang berminat melakukan pemotretan pernikahan di kawasan stasiun MRT. Syarat pertama, MRT hanya memperbolehkan satu orang untuk memotret atau memegang peralatan memotret.
Kedua, tidak melakukan hal-hal yang dilarang dan/atau mengganggu kenyamanan penumpang MRT Jakarta lainnya. Misalnya, bersandar pada pintu kasa platform (PSD) atau pintu tepi platform dan bernavigasi pada handrail atau pegangan tangga.
“Tidak boleh melompati antrian atau bermain terlalu keras. Jaga juga kebersihan stasiun dan area MRT,” kata MRT Jakarta.
MRT Jakarta juga menyatakan bahwa pada dasarnya setiap foto atau video yang diambil untuk tujuan non-komersial dapat diambil tanpa izin khusus. Hal ini pun disambut baik oleh para pengguna internet. Banyak netizen yang mengaku akan menggelar sesi pemotretan di kawasan stasiun MRT untuk melangsungkan pernikahan.
MRTnya bagus sekali. Lihat saja fotografernya, kata pengguna X dengan akun @aiia**.
“Terima kasih atas informasinya. “Ngomong-ngomong, aku juga mau prewedding di stasiun MRT,” kata @panda** di akun tersebut.
“Semangat sekali. Terima kasih MRT yang sudah mendukung pasangan yang ingin menikah,” komentar @eviz**.
Artikel MRT Izinkan Foto Prewedding Gratis, Ini Syaratnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Tanggapi Keluhan Publik, MRT Jakarta Hentikan Kegiatan Olahraga Pound Fit di Stasiun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pound Fit merupakan salah satu jenis olahraga yang memadukan olahraga aerobik dan yoga, serta menggunakan peralatan seperti tongkat yang dipukul ke lantai mengikuti irama musik. Meski memiliki banyak manfaat, namun melakukannya di tempat umum seperti stasiun MRT dinilai kurang tepat dan mengganggu kenyamanan pengguna transportasi lainnya.
Ahmad Pratomo, General Manager PT MRT Jakarta (Persorda), mengatakan respon masyarakat sebagai ujian dengan meninjau kembali pengoperasian di kawasan MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta agar tidak mengganggu kenyamanan pengguna. Hal itu diungkapkannya dalam pidatonya di Jakarta, Selasa (22/10/2024).
“Pada dasarnya MR, MRT Jakarta mendukung kegiatan sosial di ruang publik, kegiatan sosial, hiburan, kesehatan, pendidikan dan lain-lain, sepanjang tidak melanggar peraturan perundang-undangan,” kata Ahmad. Ia mengatakan pihak MRT Jakarta mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas perhatian dan sarannya terkait menyikapi kegiatan Pound Fit di kawasan MRT Jakarta.
Sebelumnya, sebuah video yang diposting di media sosial X pada Senin (21/10/2024) memperlihatkan sekelompok orang sedang melakukan angkat berat di stasiun MRT. Beberapa warganet menilai kegiatan tersebut berdampak pada kenyamanan pengguna MRT dan mempertanyakan mengapa pihak pengelola mengizinkannya ditempatkan di tempat umum. Mereka kemudian meminta para pemimpin untuk mempertimbangkan kembali kecocokan pound dengan aktivitas di tempat parkir.
Pound Fit dikenal sebagai salah satu olahraga kardio yang sering menggunakan musik Latihan Pound Fit dirancang untuk meningkatkan kekuatan, kardio, dan fleksibilitas sekaligus menyediakan waktu untuk instruksi melalui musik. Jenis olahraga ini disebut-sebut sangat populer saat ini karena mampu membakar kalori
Artikel Tanggapi Keluhan Publik, MRT Jakarta Hentikan Kegiatan Olahraga Pound Fit di Stasiun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Kolaborasi Kredivo dan MRT Jakarta: Naik Sekarang, Bayar Belakangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kolaborasi ini menciptakan metode pembayaran Paylater pertama untuk MRT, di mana pengguna dapat menikmati kemudahan “Ride Now, Pay Later”. Dengan fitur ini, pengguna MRT dapat melakukan pembelian tiket di aplikasi MRT menggunakan Kredivo dengan sistem pembayaran yang fleksibel dan lancar.
Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum secara efisien dan ramah lingkungan. Lili Suriani, Direktur Pemasaran dan Strategi Kredivo mengatakan: “Kami sangat bersemangat untuk memperkenalkan Paylater sebagai metode pembayaran yang lebih nyaman bagi pengguna MRT. Kemitraan ini merupakan komitmen kami dalam menyediakan solusi pembayaran digital yang cepat, praktis, dan mudah diakses, serta mendukung a cara hidup perkotaan yang dinamis.”
Farchad H. Mahfud, Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta, menyambut baik kerja sama tersebut. “Kolaborasi ini sejalan dengan upaya transformasi digital ekosistem MRT Jakarta dan memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi pengguna teknologi kami yang terus bertambah. Tanggapan positif dari masyarakat menunjukkan minat yang kuat terhadap metode pembayaran ini.”
Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat peran MRT Jakarta dan Kredivo di kalangan masyarakat perkotaan dan semakin meningkatkan jumlah pengguna MRT sebesar 18,7 persen setiap tahunnya dan mendekati 10 juta pengguna Kredivo.
Dalam kolaborasi ini, Kredivo memberikan diskon 50% hingga Rp 20.000 pada transaksi MRT pertama hingga 31 Desember 2024.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Kolaborasi Kredivo dan MRT Jakarta: Naik Sekarang, Bayar Belakangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>