Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

net zero emission Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/net-zero-emission/ berita dari seluruh kalangan dunia Fri, 18 Oct 2024 07:28:12 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png net zero emission Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/net-zero-emission/ 32 32 CIRCLE NEWS Demi Kemandirian Bangsa, Dana Padanan Kedaireka Dukung Inovasi Kendaraan Listrik https://jahangircircle.org/demi-kemandirian-bangsa-dana-padanan-kedaireka-dukung-inovasi-kendaraan-listrik/ https://jahangircircle.org/demi-kemandirian-bangsa-dana-padanan-kedaireka-dukung-inovasi-kendaraan-listrik/#respond Fri, 18 Oct 2024 07:28:12 +0000 https://jahangircircle.org/demi-kemandirian-bangsa-dana-padanan-kedaireka-dukung-inovasi-kendaraan-listrik/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dosen PENS Dadet Pramadihanto menunjukkan dengan semangat kemerdekaan Indonesia bahwa membuat kendaraan listrik bukanlah perkara mudah. Melalui program Match Fund 2023, ia dan timnya telah memulai perjalanan panjang inovasi.  “Pembuatan kendaraan listrik memerlukan proses yang panjang. Namun,...

Artikel CIRCLE NEWS Demi Kemandirian Bangsa, Dana Padanan Kedaireka Dukung Inovasi Kendaraan Listrik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dosen PENS Dadet Pramadihanto menunjukkan dengan semangat kemerdekaan Indonesia bahwa membuat kendaraan listrik bukanlah perkara mudah. Melalui program Match Fund 2023, ia dan timnya telah memulai perjalanan panjang inovasi. 

“Pembuatan kendaraan listrik memerlukan proses yang panjang. Namun, semuanya bertujuan untuk kemandirian Indonesia,” kata Dadet Pramadihanto, dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), penerima manfaat program Matching Fund 2023.

Sejalan dengan semakin besarnya komitmen global untuk mencapai net zero emisi (NZE), Indonesia juga mengalami kemajuan pesat dalam penerapan teknologi kendaraan listrik (EV). Dengan dukungan program Match Fund 2023, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bekerjasama dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) untuk mengembangkan komponen dan software kendaraan listrik. Program ini dilaksanakan oleh Center for Advanced Transportation Electrification Research and Innovation (CReATE) untuk mendukung kemandirian teknologi inti kendaraan listrik bangsa.

Saat ini, banyak komponen kendaraan listrik baik berupa sepeda motor maupun bus listrik yang masih diimpor dalam bentuk Completely Built (CBU) atau Completely Knock Down (CKD). Untuk mengatasi ketergantungan terhadap impor tersebut, perlu dikembangkan inovasi lokal yang dapat meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Kemitraan PENS dan VKTR didukung pendanaan sebesar Rp2,73 miliar dari program Kedaireka Matching Fund, dengan total nilai inovasi lebih dari Rp7 miliar. Kolaborasi ini telah melahirkan berbagai inovasi yang berpotensi besar dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik tanah air.

Melalui penelitian yang intensif, PENS dan VKTR telah mampu mengembangkan beberapa inovasi teknologi, antara lain lengan ayun dan komponen pendukung dengan kompatibilitas tinggi untuk konversi sepeda motor roda dua berbasis penggerak roda. Salah satu inovasi yang menonjol adalah motor aliran aksial tiga fasa dengan satu rotor dan dua stator, sebuah teknologi motor listrik yang menawarkan efisiensi energi lebih besar. Selain itu, mereka juga mengembangkan sistem manajemen armada bus cerdas yang bertujuan untuk meningkatkan manajemen dan pengoperasian bus flatbed listrik di bandara.

Namun inovasi hasil kolaborasi PENS dengan VKTR tidak hanya berfokus pada efisiensi dan performa kendaraan listrik saja, namun juga kelestarian lingkungan. Emisi karbon dapat dikurangi melalui penerapan teknologi kendaraan listrik, yang sejalan dengan upaya global dan nasional untuk mencapai target NZE 2060.

Menurut Dadet yang juga Kepala Pusat Penelitian CReATE, proses menuju kemandirian teknologi kendaraan listrik nasional tidaklah mudah. Salah satu tantangan terbesar yang kami hadapi adalah kesiapan manufaktur untuk produksi massal komponen kendaraan listrik di dalam negeri. Selama ini Indonesia belum memiliki pabrikan yang mampu memproduksi sepeda motor listrik berukuran besar, meski negara ini telah mengalami kemajuan signifikan dalam hal inovasi teknologi.

Meski demikian, Dadet optimistis kerja sama antara kampus profesional dan industri seperti yang dilakukan VKTR dengan dukungan Dana Pendampingan yang dibentuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), akan mempercepat kemajuan teknologi kendaraan listrik di Indonesia. . . Sejak awal kerja sama pada tahun 2021, PENS dan VKTR telah berhasil mematenkan 14 inovasi yang siap dikembangkan lebih lanjut.

“Kalau melihat negara-negara industri lain, kita masih tertinggal karena sudah lama melakukan penelitian. Tapi dibandingkan negara-negara sekelas Indonesia, kita tidak lebih buruk,” ujarnya.

Percepatan elektrifikasi kendaraan listrik di Indonesia merupakan langkah penting dalam mencapai kemandirian teknologi sekaligus mencapai tujuan lingkungan yang lebih baik. Inovasi-inovasi yang dihasilkan PENS dan VKTR, mulai dari sistem pengelolaan platform sepeda motor listrik hingga bus listrik, menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai kemampuan bersaing di industri kendaraan listrik global. Meski masih menghadapi tantangan terutama dari sisi produksi, namun kerja sama yang kuat dan dukungan berbagai pihak akan membawa Indonesia memasuki era baru transportasi ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kolaborasi adalah kunci keberhasilan inovasi

Keberhasilan percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia tidak hanya bergantung pada riset dan pengembangan teknologi, tetapi juga kerja sama berbagai pihak. Dalam hal ini, kemitraan PENS dengan VKTR menunjukkan bagaimana sinergi antara akademisi dan industri mampu melahirkan inovasi-inovasi yang berdampak besar.

Program Dana Padanan dan Kedaireka yang diluncurkan pada tahun 2020 melalui Merdeka Belajar episode keenam semakin menunjukkan dampak positif. Kini, kerja sama penelitian antara perguruan tinggi dan industri meningkat secara signifikan. Jumlah proposal penelitian yang diterima perguruan tinggi dari perusahaan meningkat dari 1.200 pada tahun 2021 menjadi 5.600 pada tahun 2023. Pendanaan penelitian juga meningkat sebesar 420 persen. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Indonesia menduduki peringkat Global Innovation Index (GII) dari peringkat 87 pada tahun 2021 menjadi peringkat 61 pada tahun 2024.

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Plt. Dirjen Diksi) Kemendikbudristek Tatang Muttaqin memaparkan dampak koordinasi sumber daya dan shoprek terhadap pembelajaran di kampus vokasi. “Tiga tahun pelaksanaan program Matching Fund juga telah merangsang ekosistem kerja sama antara universitas profesional dan industri. Ribuan pelajar telah merasakan dampak dari program ini. Mereka belajar dan dibimbing langsung oleh ribuan profesional yang terlibat dalam program ini setiap tahunnya,” kata Tatang.

“Dengan langkah-langkah strategis dan kerja keras, pendidikan vokasi dapat menjadi mesin pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan dukungan pemerintah, industri, dan lembaga penelitian, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama industri kendaraan listrik global. Besar harapan kami terhadap inovasi-inovasi yang diciptakan oleh berbagai perguruan tinggi yang bermitra dengan industri seperti PENS dan VKTR, yang tidak hanya berkontribusi terhadap perkembangan industri kendaraan listrik, namun juga upaya mencapai tujuan kelestarian lingkungan.

Artikel CIRCLE NEWS Demi Kemandirian Bangsa, Dana Padanan Kedaireka Dukung Inovasi Kendaraan Listrik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/demi-kemandirian-bangsa-dana-padanan-kedaireka-dukung-inovasi-kendaraan-listrik/feed/ 0
JAHANGIR CIRCLE PT Kilang Pertamina Internasional Kembangkan Fasilitas Produksi BBM Ramah Lingkungan https://jahangircircle.org/pt-kilang-pertamina-internasional-kembangkan-fasilitas-produksi-bbm-ramah-lingkungan/ https://jahangircircle.org/pt-kilang-pertamina-internasional-kembangkan-fasilitas-produksi-bbm-ramah-lingkungan/#respond Tue, 15 Oct 2024 15:04:19 +0000 https://jahangircircle.org/pt-kilang-pertamina-internasional-kembangkan-fasilitas-produksi-bbm-ramah-lingkungan/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyatakan kesediaannya mendukung rencana pemerintah mengurangi emisi karbon. Diketahui bahwa pemerintah telah menetapkan tujuan bebas utang pada tahun 2060. Semua sektor mempunyai mandat untuk mencapai hal tersebut, termasuk Pertamina dan seluruh anak...

Artikel JAHANGIR CIRCLE PT Kilang Pertamina Internasional Kembangkan Fasilitas Produksi BBM Ramah Lingkungan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyatakan kesediaannya mendukung rencana pemerintah mengurangi emisi karbon. Diketahui bahwa pemerintah telah menetapkan tujuan bebas utang pada tahun 2060.

Semua sektor mempunyai mandat untuk mencapai hal tersebut, termasuk Pertamina dan seluruh anak perusahaannya. PT KPI sedang mengembangkan fasilitas ramah lingkungan untuk produksi bahan bakar dari limbah hijau. Hal ini tertuang dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) untuk NZE.

CEO KPI Taufiq Adityavarman mengatakan, ada rencana pembangunan pabrik bahan bakar atau limbah hijau ramah lingkungan di RPP perusahaan. Sejumlah proyek modal lingkungan sedang berjalan, termasuk pengembangan Chilacap tahap kedua yang dijadwalkan pada tahun 2027 dengan kapasitas produksi enam ribu barel minyak nabati hydrotreated (HVO) per hari (bpd). Tahap pertama berkapasitas tiga ribu barel telah selesai. Secara keseluruhan, Kilang Chilacap merupakan salah satu kilang terbesar milik Pertamina dengan kapasitas pengolahan 348 ribu barel per hari.

Dengan demikian, kilang Playu ditargetkan selesai pada tahun 2030 dengan kapasitas pengolahan biofuel sebesar 20 ribu barel per hari. Kilang Dumai pada tahun 2031 berkapasitas 30 ribu barel per hari. “Jadi kilang Balikpapan tahun 2034 berkapasitas 30.000 barel per hari,” kata Taufik dalam diskusi Branch Talk bertajuk “Decarbonizing the Future: The Role of Green Fuel in Reducing Emissions” yang dipandu oleh Energy Society (E2S) editor The Grand Mansions Menteng, Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Dia menjelaskan, KPI juga siap mengambil proyek pemerintah jika diamanatkan meluncurkan produk bahan bakar minyak rendah sulfur. Balongan saat ini memproduksi minyak dengan kandungan sulfur 10 ppm.

KPI siap memproduksi solar dengan produk rendah sulfur 10 ppm dari Balongan. Kilang lainnya masih berbeda. Namun Balikpapan akan mulai berproduksi pada tahun depan yang mampu menghasilkan bahan bakar EURO 5 dengan kandungan sulfur 10 ppm, untuk bensin dan solar.

“Hal ini akan meningkatkan kapasitas dalam memenuhi kebutuhan di wilayah Jawa dan Kalimantan,” kata Taufik.

Saat ini KPI dapat memproduksi biofuel melalui beberapa metode. Salah satu caranya adalah dengan mengolah bahan baku nabati yang dicampur dengan pakan konvensional seperti yang dilakukan saat ini. Proses ini diikuti untuk menghasilkan Bahan Bakar Penerbangan Stabil (SAF). “Kami memodifikasi unit THDT untuk kerjasama SAF di kilang Chilacap yang berkapasitas 9 ribu bph.

Dalam produksi biofuel, KPI mengolah kembali bahan tanaman (CPO Based) dengan komposisi 100 persen yang seluruhnya menjadi bahan baku (Refined Bleached Deodorized Palm Oil/RBDPO). Hal ini dilakukan untuk menghasilkan solar ramah lingkungan atau B100. “HVO dari kilang Chilacap merupakan konversi bahan baku dari RDBPO, khususnya produk solar terbarukan 100 persen atau B100 dengan kapasitas tiga ribu barel per hari,” kata Taufik.

Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ari Rahmadi menjelaskan, pemanfaatan biomassa merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi emisi kendaraan. Indonesia berada di jalur yang tepat dengan keberhasilan proyek biodiesel, seiring dengan meningkatnya penggunaan biofuel di seluruh dunia. “Salah satu topik yang diangkat adalah penggunaan bensin ramah lingkungan karena kandungan terbesarnya ada pada bensin,” kata Ari.

Direktur Jenderal Center for Energy Security Studies (CESS), Ali Ahmoudi Acjak, mengatakan tantangan utama untuk mendorong proyek biofuel, selain pasokan bahan baku, masih besarnya biaya. Hal ini dinilai wajar karena energi terbarukan (EBT) masih dinilai mahal. Hal ini karena energi alga tidak digunakan. Oleh karena itu, keterlibatan dan dukungan pemerintah sangat penting.

“Seharusnya ada ide bagus dari pemerintah dengan memberikan insentif untuk menjamin ketersediaan burung kolibri. Burung kolibri harusnya diikutsertakan,” kata Ali.

Artikel JAHANGIR CIRCLE PT Kilang Pertamina Internasional Kembangkan Fasilitas Produksi BBM Ramah Lingkungan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/pt-kilang-pertamina-internasional-kembangkan-fasilitas-produksi-bbm-ramah-lingkungan/feed/ 0