Artikel OJK Cabut Izin Usaha BPR Pakan Rabaa Solok Selatan, LPS Jamin Dana Nasabah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>PT BPH OTHHHAN ELEALA SELOK SELOK SELOK SELOK SELOK SALOK SOLK SELUK SOLK SELOK SELOK LAWYK BANK BANK BANK BROCINTS BROSIT Dibatalkan untuk Mempertahankan Industri Perbankan dan Melindungi Pelanggan.
Rasio tunai rata -rata kurang dari tiga bulan terakhir. BPR Health (TKA) adalah ramalan yang tidak sehat.
Pada tanggal 29 November, surplus merah, Santi, waktu khusus, surplus atoveting khusus, surplus atovement khusus, upaya khusus, karakteristik, karakteristik. Namun, manajemen manajemen dan pemegang hiu tidak bisa sehat di BP.
7 Desember 2024, Bridge Lip Real Resolution (LPS), memutuskan untuk membatalkan BR Trade Lust untuk BRPS, BRPS
Menurut permintaan LPS, Ozim telah membatalkan lisensi lisensi bisnis bisnis lisensi bunga. Lisensi perdagangan ini diganti, fungsionalitas LPS akan diterapkan dan menjalankan cairan sesuai dengan hukum hukum.
Artikel OJK Cabut Izin Usaha BPR Pakan Rabaa Solok Selatan, LPS Jamin Dana Nasabah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel OJK Kembali Gandeng BPS Lakukan Survei Literasi dan Inklusi Keuangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kerjasama antara OJK dan BPS adalah kerja sama kedua setelah sukses pada tahun 2024.” Katanya.
Perhitungan hasil 2025 diharapkan lebih berkelanjutan sampai perhitungan hasil 2025 diharapkan lebih berkelanjutan, sehingga indeks yang diperoleh dapat menjelaskan kondisi literasi Indonesia modern dan keterlibatan keuangan.
Ferica berpartisipasi dalam Surveillance 2025 (pada hari Jumat, 7/2/2025 di DKI Jakarta, di Pegangsaan 2 di Jakarta Utara, dan dengan perwakilan BPS Amalia Adalia Adinenggar widyasanti.
“Undang -undang Pengembangan dan Pengembangan Sektor Keuangan (P2SK) mensyaratkan apakah hasil pelatihan perusahaan jasa keuangan efektif dengan PUJK dan apakah program OJK OJK efektif sesuai dengan tujuan aktivitas.” Katanya.
Frideerica mengatakan bahwa sebuah studi yang dilakukan oleh Badan Pengembangan Ekonomi Koperasi (OECD) secara positif terkait dengan tingkat kesejahteraan tingkat melek keuangan di negara tersebut.
“Oleh karena itu, kami terus mendorong orang tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga untuk menggunakan produk jasa keuangan dan pada saat yang sama untuk membaca dan menulis dengan baik.” Katanya.
Saksi camilan bertujuan untuk memastikan bahwa pengumpulan data survei dilakukan dengan benar dan benar oleh Field Registration Officer (PPL). Selain itu, saksi dilakukan oleh kantor OJK lokal dan BPS pusat di setiap negara bagian untuk mempertahankan kualitas proses pengumpulan data.
Antara 22 Januari dan 11 Februari 2024, pengumpulan data SNLIK 2025 berlangsung di 34 negara bagian, termasuk 120 Legin dan City, delapan area kantor OJK dan total 1.080 blok daerah (BS).
Pengumpulan Data Lapangan dilakukan oleh 375 ppl dan 121 Field Inspector (PMLS) Face -To -Face Contacts (PMLS) Menggunakan Aplikasi Wawancara Pribadi Bantuan Komputer (CAPI). Setiap ppl bertanggung jawab untuk 2-3 bs dengan PML.
Hasil SNLIK 2025 menjelaskan kondisi literasi keuangan dan keterlibatan rakyat Indonesia pada tahun 2024. 2020 Peraturan Presiden (Perpres) no. 114 diselenggarakan untuk target inklusi keuangan bahwa Indonesia harus mencapai 90% pada tahun 2024.
Untuk alasan ini, OJK bekerja dengan semua pemangku kepentingan, termasuk bank, pasar modal, asuransi, dana pensiun, pembayaran, asosiasi dan banyak lagi untuk menerapkan program literasi keuangan dan inklusi yang penting melalui Gerakan Cerdas Keuangan Nasional (Penguatan). Selain itu, OJK telah menggabungkan pemerintah daerah dengan program inklusi keuangan melalui Tim Akselerasi Keuangan Regional (TPAKD).
“Seluruh seri program bertujuan untuk membuat daftar, untuk menciptakan populasi Indonesia yang berpendidikan dan terlindungi.” Katanya.
Artikel OJK Kembali Gandeng BPS Lakukan Survei Literasi dan Inklusi Keuangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel OJK Dorong Pengembangan Ekosistem Peternakan Domba untuk Tingkatkan Ekonomi Daerah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Caranya dengan mengembangkan produksi dasar perekonomian. Ekosistem produknya harus kuat dan kompleks. Di Jabar, daging domba adalah produk terbaiknya. Sistem pengembangan lingkungan peternakan domba ini harus dibangun dengan kuat. .,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (24/11/2024).
Workshop ini merupakan bagian dari pilot project yang bertujuan untuk memantau efisiensi usaha domba Garud. Program ini merupakan kerjasama antara OJK, Bank BJB, DKPP Jawa Barat dan Persatuan Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI). Keberhasilan proyek ini, menurut Mahendra, dapat menjadi contoh yang dapat diterapkan pada daerah lain yang memiliki produk sejenis yang berkualitas untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Kepala OJK Jabar Imansiah mengatakan, hasil kajian perekonomian daerah menunjukkan peternakan domba merupakan produk unggulan, menyumbang 80 persen dari total produksi domba nasional. Oleh karena itu, OJK Wilayah Jawa Barat bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat pengembangan bisnis ini. “Kami bekerja sama dengan Bank BJB, PT Agro dan DKPP untuk mendukung pengembangan peternakan domba di Jawa Barat melalui program pendanaan dan bantuan,” kata Imansia.
Sebanyak 10 ekor domba dari 5.000 peternak di Haruta dipilih untuk berpartisipasi dalam proyek percontohan ini. Peternakan domba, perencanaan keuangan dan kewirausahaan diajarkan. Selain itu, peternak yang memenuhi standar kesiapan kandang juga mempunyai pilihan untuk menerima Kredit Usaha (KUR) untuk penggemukan atau beternak domba.
Zilan Falik, salah satu tukang cuci, mengatakan bahwa program ini memberikan banyak manfaat baginya. “Kami mendapat pelatihan, bimbingan dan akses permodalan. “Sekarang kandangnya sedang saya renovasi untuk memenuhi aturan pendanaan,” kata Zilan.
Budaya lain, imas, juga berbagi pengalaman positif. “Bisnis domba saya berkembang pesat dan menghasilkan pendapatan 30 juta rupiah per panen. Program ini sangat membantu saya karena saya tidak sendirian. Ada bantuan dari operator untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik,” kata Imas.
Sesuai jadwal acara, mulai September 2024, dua pembicara mendapat pinjaman. Pada saat yang sama, delapan produsen berencana menerima pendanaan pada tahun 2025, bergantung pada ketersediaan sel. Program ini diharapkan tidak hanya membantu pembangunan perekonomian daerah, namun juga memperkuat ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.
Artikel OJK Dorong Pengembangan Ekosistem Peternakan Domba untuk Tingkatkan Ekonomi Daerah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel OJK: Pilkada Serentak 2024 Dorong Optimisme Perbankan dan Ekonomi Domestik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae SBPO mengindikasikan Indeks Orientasi Bisnis Bank (IBP) berada pada zona optimis dengan nilai 66. Ekspektasi tersebut didukung oleh ekspektasi membaiknya kondisi perekonomian dalam negeri. , meningkatkan kerja perantara perbankan, serta menerapkan manajemen risiko.
“Peningkatan konsumsi masyarakat, termasuk pilkada serentak, menjadi faktor penting dalam prakiraan pertumbuhan ekonomi triwulan IV tahun 2024. Peningkatan belanja masyarakat untuk persiapan dan pelaksanaan Pilkada memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian dalam negeri, khususnya perekonomian kecil. dan usaha menengah,” kata Dian dalam keterangan tertulis, Selasa (26/11/2024).
Sektor transportasi, media, akomodasi, pangan, dan hiburan diharapkan mendapat manfaat langsung dari kegiatan promosi dan Pilkada. Kampanye kandidat daerah merangsang permintaan tambahan yang merangsang perekonomian lokal, meningkatkan sirkulasi dan menciptakan lapangan kerja sementara.
Hasil SBPO juga menunjukkan risiko perbankan pada triwulan IV 2024 diperkirakan masih terkendali dengan indeks persepsi risiko (IPR) sebesar 55 dengan kategori terkendali. Risiko kredit dan risiko pasar tetap terkendali, sedangkan kualitas kredit dan likuiditas perbankan diperkirakan tetap stabil.
Penyaluran kredit diperkirakan akan meningkat seiring dengan tumbuhnya aktifnya kegiatan usaha di masyarakat. Hal ini juga didukung oleh perkiraan Dana Ketiga (DPK) yang diperkirakan akan tumbuh baik karena membaiknya aktivitas perekonomian dan upaya perbankan dalam menghimpun sumber pendanaan.
“Dengan optimisme perbankan dan perekonomian nasional, kami yakin tujuan Rencana Bisnis Perbankan (RBP) tahun 2024 dapat tercapai. Pilkada sekaligus juga menjadi faktor penting dalam mendorong perekonomian, kata Dian .
Dian mengatakan, penyelenggaraan pilkada serentak tidak hanya menjadi momen politik yang penting, namun juga menjadi peluang untuk menggairahkan aktivitas perekonomian di berbagai daerah. Dampak positif ini diharapkan semakin memberikan dorongan terhadap pertumbuhan perekonomian nasional, berkat peningkatan peredaran uang dan dukungan konsumsi yang lebih tinggi.
Artikel OJK: Pilkada Serentak 2024 Dorong Optimisme Perbankan dan Ekonomi Domestik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Sasar Ibu-ibu, Petani, dan Pedagang dengan Pinjaman Kecil, Ini Langkah OJK Kembangkan LKM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Bagian LKM ini sangat jelas dan spesifik. Jadi biasanya berdasarkan kelompok, misalnya perempuan, lalu petani, pedagang, yang berarti orang paling kecil, jadi mungkin kita bayangkan pinjaman Rp 200 ribu, Rp 50 ribu, tapi sangat bisa diandalkan, katanya. . Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Pembiayaan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman pada peluncuran Roadmap Pengembangan dan Penguatan LKM 2024-2028, Senin (25/241).
Menurut Agusman, untuk tetap berada di pasar bersama, diperlukan strategi yang baik oleh LKM. Berdasarkan data yang dihimpun, industri LKM dengan pangsa pasar maju telah menunjukkan pertumbuhan aset sebesar 9,73 persen (year) pada Agustus 2024 dengan total aset sebesar Rp1,64 triliun.
Untuk mengembangkan industri ini, OJK pada Senin (25/11/2024) melakukan perjalanan pengembangan dan penguatan LKM 2024-2028. Sebenarnya ada tiga tahapan utama yang dilakukan.
Pertama, OJK mendorong industri untuk memperkuat dan memperkuat fondasinya. Hal ini akan terjadi pada tahun 2024-2025. Kedua, OJK bertujuan untuk menghasilkan momentum dan energi. Inisiatif ini akan berjalan hingga tahun 2026-2027.
Setelah itu, tahap ketiga yaitu periode pertumbuhan dan penyesuaian ditargetkan pada tahun 2028. LKM diharapkan tumbuh secara berbeda dalam bentuk peningkatan jumlah nasabah dan aset di industri.
Selain itu, Agusman menyoroti salah satu faktor penting untuk mendorong dan memperkuat pertumbuhan industri LKM, yaitu langkah-langkah yang perlu diingat. Dengan pertumbuhan industri yang positif, Agusman yakin mereka bisa memperkuat subsidi.
“Membimbing suatu usaha, memajukan usahanya, baik itu pertanian atau perdagangan. Pengetahuannya tidak banyak, apalagi di sektor industri lain yang kompetitif,” ujarnya.
Agusman mengatakan untuk melaksanakan pendampingan tersebut, OJK memantau perkembangan LKM di sektor industri. Mengingat, pangsa pasar industri ini berada di wilayah pedesaan yang paling sedikit tersentuh teknologi.
“Apa yang kita atur?” Tata kelola, risiko, manajemen berdasarkan aturan, cara modern dalam mengelola uang, katanya.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga tidak kalah penting. Ia berharap sumber daya manusia yang bekerja di industri ini dapat terus mengembangkan kemampuan dan kapasitasnya menjadi lebih baik.
“Tentunya sumber daya manusianya harus lebih berkualitas, kuat, dan kita perlu dukungan, pendidikan, pelatihan di bidang manajemen nyeri,” ujarnya.
Artikel Sasar Ibu-ibu, Petani, dan Pedagang dengan Pinjaman Kecil, Ini Langkah OJK Kembangkan LKM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Persiapkan Tokenisasi Emas, Pegadaian Koordinasi dengan OJK pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Tokenisasi emas untuk memudahkan masyarakat memiliki aset tersebut. Selain memudahkan masyarakat membeli dan menyimpan emas, tokenisasi membantu perusahaan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Karena dipecah lewat tokenisasi, maka denominasinya bisa lebih kecil. Produksi yang bernilai miliaran bisa dibagi kecil-kecil, sehingga bisa lebih terjangkau oleh masyarakat. Kami masih mempersiapkan (tokenisasi) berkoordinasi dengan OJK. kata Teguh Wahyuno, Sabtu (23/11/2024) di Jakarta.
Ia mengatakan, permintaan emas yang semakin meningkat dan metode tokenisasi dapat membuat jual beli komoditas ini menjadi lebih likuid, mudah, dan efisien.
Inovasi teknologi sektor keuangan, aset keuangan digital, dan aset kripto OJK Joko Kurnijanto, Kepala Badan Regulasi dan Perizinan Joko Kurnijanto mengatakan akan menerapkan banyak kemungkinan untuk pengembangan tokenisasi di Indonesia.
Saat ini terdapat sekitar 18,5 juta orang di Indonesia, atau 6,7 persen dari populasi, yang memiliki aset digital, melebihi investor saham sebanyak lebih dari 6 juta orang.
Artikel Persiapkan Tokenisasi Emas, Pegadaian Koordinasi dengan OJK pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel OJK Catat Jumlah Lembaga Keuangan Mikro Capai 253 dengan Total Aset Rp 1,64 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Saat ini data menunjukkan terdapat 253 LKM di seluruh Indonesia, 174 konvensional, sisanya 79 Syariah, selalu berada di tengah masyarakat untuk menjaga perekonomian masyarakat khususnya di pedesaan,” ujar CEO Lembaga Keuangan, Perusahaan Modal Ventura ini. , Keuangan Mikro. Lembaga dan Lembaga Keuangan Lainnya OJK Agusman meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan LKM 2024-2028 di wilayah Jakarta Selatan, Senin (25/11/2024).
Berdasarkan data yang sama, Agusman mengatakan selama ini terjadi pertumbuhan aset industri LKM. Meski diakuinya, nilai aset pada industri ini tergolong rendah dibandingkan industri keuangan lainnya.
“Kami mencatat data terakhir menunjukkan aset tumbuh 9,73 persen menjadi Rp1,64 triliun,” lanjutnya.
Agusman menjelaskan, regulasi mengenai LKM sudah ada sejak tahun 2013. Namun baru pada tahun ini roadmap pengembangan dan penguatannya diluncurkan, terutama sejak lahirnya Undang-Undang P2SK (Pembangunan dan Penguatan Sektor Keuangan) pada Januari 2023.
Lahirnya peta jalan tersebut dianggap sebagai momentum heroik bagi perkembangan sektor LKM, karena baru setelah 11 tahun pengaturan dan pengelolaan LKM menjadi lebih jelas dan komprehensif melalui peta jalan. Sehingga manfaatnya bisa lebih luas lagi di masyarakat, khususnya di tingkat mikro.
Artikel OJK Catat Jumlah Lembaga Keuangan Mikro Capai 253 dengan Total Aset Rp 1,64 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel OJK Luncurkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Lembaga Keuangan Mikro 2024—2028 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kami ingin menyampaikan, di luar sistem dalam hal kerangka hukum, pengendalian dan pemantauan serta proses implementasi, apa yang ingin kami lihat dan promosikan pengembangan sistem keuangan mikro adalah sebuah ekosistem.” Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar saat meluncurkan Peta Pengembangan dan Penguatan MFA 2024-2028 di Jakarta Selatan, Senin (25/11/2024).
Mahendra menegaskan, lembaga keuangan mikro merupakan bagian terbawah dari ekosistem mikrosektor. Hal ini dapat menjadi efektif dan akan membaik jika lingkungan sektor kecil, di sektor riil dan sektor jasa, dapat tumbuh dengan stabil.
Dengan peta jalan yang baru diluncurkan ini, diharapkan LKM Indonesia dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya di sektor mikro. Pada akhirnya, hal ini akan berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian negara.
“Apa pun yang diperlukan dalam upaya membangun kepercayaan dan memperkuat ekosistem sektor mikro di Indonesia, kami pasti siap mendukungnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pengawas Lembaga Keuangan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan, hingga saat ini terdapat 253 lembaga keuangan mikro di Indonesia, 174 diantaranya konvensional dan 79 LKM. yang lainnya adalah Syariah.
Dari ratusan LKM, OJK telah mencatatkan aset di kawasan tersebut senilai Rp1,64 triliun. Angka tersebut masih tergolong rendah dibandingkan sektor industri keuangan lainnya, namun angka tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,73 persen y/y.
Agusman mengatakan lahirnya Roadmap LKM dipandang sebagai kekuatan yang ampuh bagi pengembangan sektor LKM. Pasalnya, UU LKM telah berlaku sejak tahun 2013, dan baru 11 tahun kemudian regulasi dan tata kelola LKM menjadi lebih jelas dengan adanya roadmap.
“LKM selalu mendampingi masyarakat untuk menunjang perekonomian masyarakat khususnya di pedesaan. “LCM ini kecil dan publik, kalaupun besar harusnya publik,” kata Agusman.
Artikel OJK Luncurkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Lembaga Keuangan Mikro 2024—2028 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Dukung Program OJK, Prudential Berdayakan Perempuan Indonesia Cerdas Kelola Keuangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Acara ini menjangkau lebih dari 1.000 peserta yang hadir secara langsung dan online melalui platform Zoom dan YouTube.
Acara tersebut merupakan rangkaian program ‘Literasi Keuangan untuk Perempuan’ yang berlangsung di beberapa kota besar di Indonesia mulai Agustus 2024. Kota-kota tersebut antara lain Kendal, Pekalongan, Bogor, Tangerang, Purwakarta, Batam, dan Jakarta.
Program pendidikan keuangan untuk perempuan telah menjangkau lebih dari 6.000 peserta. Sejak diluncurkan pada tahun 2009, program ini telah menjangkau lebih dari 65 ribu peserta perempuan dan menciptakan lebih dari 20 juta kesadaran media sosial.
Melalui acara ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan perempuan Indonesia di bidang keuangan dan asuransi, sehingga perempuan dapat mandiri secara finansial, merencanakan masa depannya dengan baik dan panjang umur.
“Prudential percaya bahwa perempuan di Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan keluarga dan perekonomian negara,” kata Karin Zulkarnen, Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia.
Wanita Indonesia yang memiliki pengetahuan finansial, termasuk asuransi, dan kebijaksanaan dalam merencanakan keuangan pribadi dan keluarga, akan mampu menghadapi banyak permasalahan dan risiko dalam hidup. Prudential terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak termasuk OJK dan komunitas ekonomi syariah untuk menjangkau lebih banyak perempuan Indonesia agar mampu mempelajari permasalahan keuangan sehingga memiliki kekuatan finansial.
Inisiatif ini juga bertepatan dengan program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Genkarkan) OJK untuk meningkatkan literasi keuangan dan asuransi di Indonesia. “Kami percaya bahwa asuransi tidak boleh dilihat hanya sebagai produk keuangan, namun sebagai jaring pengaman penting yang melindungi keluarga terhadap berbagai risiko di masa depan.” Sehingga jika masyarakat mempunyai kemampuan dalam mengelola keuangannya, maka ia dapat membangun secara mantap dan mantap. posisi keuangan yang sukses,” tambah Karin.
Artikel Dukung Program OJK, Prudential Berdayakan Perempuan Indonesia Cerdas Kelola Keuangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel OJK Bakal Segera Keluarkan POJK tentang Lembaga Keuangan Mikro pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kami akan segera memperkenalkan POJK tentang LKM ini yang diamanatkan dalam UU P2SK (UU Pembinaan dan Penguatan Sektor Keuangan),” ujarnya Senin (25/11/2024) Penguatan pengembangan LKM 2024-2028 dan peta biara di Selatan. wilayah Jakarta.
Agusman menjelaskan POJK telah membuat undang-undang P2SK yang akan mengatur sektor LKM lebih detail. Hal ini mencakup klasifikasi LKM, aspek perizinan dan peringkat kredit.
“Dalam POJK antara lain kami menjelaskan aspek perizinan pelaku usaha, pengelolaan dan pengawasan LKM, termasuk bagaimana ukuran usahanya, skala kecil, menengah, dan besar, apa kriterianya, bagaimana penilaian kualitasnya. pinjaman.” “Tampaknya hal ini telah menjadi standar di sektor keuangan lainnya, termasuk layanan kesehatan.”
POJK terkait dengan LKM, dan pada saat yang sama mempromosikan sektor ini, memastikan perlindungan konsumen yang hanya memiliki usaha kecil.
“Kami berharap usulan POJK ini dapat memperkuat cara kita mengembangkan LKM ke depan.”
Artikel OJK Bakal Segera Keluarkan POJK tentang Lembaga Keuangan Mikro pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>