Artikel Tanggapi Persoalan Investree, AFPI Tekankan Pentingnya Inklusi Keuangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Intinya visi dan misi kami adalah mewujudkan inklusi keuangan. “Menerapkan inklusi keuangan merupakan sesuatu yang tidak bisa dikatakan mudah, bahkan sulit,” kata Tiar saat konferensi pers pra acara National Fintech Month (BFN) Indonesia Fintech Summit & Expo 2024 ke-6 di OJK Radius Prawiro Tower, Bank Kompleks Indonesia, Jakarta, Senin (10 April 2024).
Tiar menegaskan, literasi menjadi pekerjaan rumah terpenting untuk menciptakan inklusi keuangan. Dan hal ini membutuhkan peran banyak pihak, mulai dari pelaku usaha fintech, pemerintah, dan kesadaran masyarakat.
“Kata kuncinya adalah bagaimana kita dapat memperkuat literasi komunitas sasaran kita. “Ketika literasinya cukup baik, berarti industrinya juga akan menguat,” ujarnya.
Sementara itu, dalam kesempatan itu, OJK yang hadir dalam acara tersebut, khususnya Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan IAKD OJK, Đoko Kurnijanto, tidak memberikan informasi terkini terkait kasus Investrea. Khususnya pencarian Adrian Gunadi, Direktur Investree yang diduga kabur ke luar negeri. Usai acara, Đoko juga tidak memberikan keterangan apa pun.
Diketahui sebelumnya OJK mencabut izin usaha PT Investree Radhika Jaya (Investree) yang berlokasi di AIA Central, Jalan Jenderal Sudirman, Karet Semanggi, Jakarta Selatan. Izin usahanya dicabut karena Investree melanggar peraturan pasar modal yang diatur OJK. Hubungan OJK terhadap Investree sesuai dengan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-53/D.06/2024 tanggal 21 Oktober 2024.
Pencabutan izin usaha Investrea terutama disebabkan oleh pelanggaran modal minimum dan ketentuan lain sebagaimana diatur dalam POJK nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pembiayaan Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI), serta karena penurunan kinerja. sehingga mengganggu operasional dan pelayanan kepada masyarakat,” kata OJK dalam keterangan resminya, Senin (21 Oktober 2024).
Artikel Tanggapi Persoalan Investree, AFPI Tekankan Pentingnya Inklusi Keuangan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel BEI Optimistis dengan Kebijakan Ekonomi Pemerintahan Baru pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>BEI mengumumkan penyusunan rencana kerja dan anggaran tahunan (RKAT) tahun 2025 melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (23/10/2024).
Dalam pertemuan tersebut, dikemukakan beberapa gagasan berdasarkan situasi makroekonomi, terutama tren penurunan inflasi dan suku bunga dunia, serta kemungkinan kenaikan dari emiten dan investor pasar modal.
“Tentunya penetapan konsep ini tidak lepas dari optimisme terhadap kebijakan perekonomian yang dilakukan pemerintahan baru,” tulis BEI dalam keterangan resmi yang dikutip, Kamis (24/10/2024).
Asumsi yang mendasari RKAT BEI 2025 mencakup tiga poin. Pertama, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp 13,5 triliun pada tahun 2025 dengan total 242 hari kerja.
Kedua, jumlah surat berharga pada tahun 2025 sebanyak 407 surat berharga, yang meliputi surat berharga tercatat, penerbitan obligasi dan pencatatan surat berharga lainnya, termasuk dana yang diperdagangkan di bursa (ETFs), dana perwalian investasi real estate (REITs), dana investasi infrastruktur (DINFRA). . ), dan efek beragunan aset (EBA) serta penerbitan izin terstruktur. Ketiga, investor baru di pasar modal, total 2 juta investor baru.
Artikel BEI Optimistis dengan Kebijakan Ekonomi Pemerintahan Baru pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Investor Pasar Modal Tembus 14 Juta Berkat Akses Informasi yang Inklusif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pencapaian ini diraih berkat kerja sama yang erat antara BEI dengan Badan Jasa Keuangan (OJK), self-regulator Organization (SRO) dan pemangku kepentingan lainnya, serta didukung oleh strategi inovatif digitalisasi pendidikan yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat. selalu dipublikasikan oleh BEI.
Presiden Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rahman mengatakan industri pasar modal mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendorong pembangunan perekonomian negara. Pasar modal Indonesia yang maju dan stabil akan memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Iman mengatakan dalam keterangan yang diperoleh, Jumat (10/11/2024): “Namun hal ini harus dibarengi dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. . menjadi.”
Pertumbuhan investor seiring dengan meningkatnya literasi keuangan masyarakat diharapkan dapat memperkuat stabilitas pasar modal Indonesia dalam menghadapi dinamika global, termasuk aliran dana investor asing.
Sejak awal tahun ini hingga akhir September 2024, BEI menyelenggarakan 19.779 acara edukasi yang melibatkan lebih dari 24 juta peserta. Kegiatan yang dimaksud antara lain Sekolah Pasar Modal (SPM), Program Duta Pasar Modal (DPM) dan berbagai webinar yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran berinvestasi di seluruh Indonesia. BEI juga aktif menggalakkan gerakan #AkuInvestorSaham yang berhasil menarik perhatian generasi muda. Saat ini, sekitar 79 persen investor baru adalah generasi muda di bawah 40 tahun, hal ini menunjukkan partisipasi dan tingginya minat generasi muda untuk berinvestasi di pasar modal.
Strategi digital dan peran galeri investasi BEI
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan, BEI terus mengembangkan infrastruktur digitalnya. Platform IDX Mobile yang saat ini memiliki 193.968 pengguna kini menjadi salah satu pilar edukasi digital yang memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi seputar pasar modal dengan mudah diakses dan akurat. Perkembangan digital ini merupakan bagian dari strategi BEI untuk mengatasi tantangan akses literasi pasar modal di Indonesia.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Investor Pasar Modal Tembus 14 Juta Berkat Akses Informasi yang Inklusif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS IHSG Diprediksi Menguat Seiring Sentimen Domestik dan Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“IHSG hari ini diperkirakan menguat pada kisaran 7.500 hingga 7.600,” kata pakar keuangan Ajaib Sekuritas Ratie Mostikoningsie, Rabu.
Dari dalam negeri, IHSG terdongkrak oleh dukungan pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar yang tercermin pada indeks LQ45 yang menguat 1,28 persen seiring dengan reboundnya saham-saham bank besar setelah terkoreksi dalam beberapa pekan terakhir. Meski IHSG kembali menguat, investor asing masih mencatatkan net sell Rp 165,66 miliar di pasar saham domestik pada Selasa (10/8/2024).
Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) melaporkan indeks kepercayaan konsumen (IKK) pada September 2024 sebesar 123,5, atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 124,4, sejalan dengan data deflasi bulanan selama 5 bulan berturut-turut. Hingga September 2024.
Di luar negeri, pelaku pasar menantikan pertemuan FOMC malam ini, dengan tanda-tanda penurunan suku bunga berpotensi masih terjadi pada pertemuan selanjutnya. The Fed berpotensi melanjutkan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC November mendatang. Dari Asia, Jepang melaporkan cadangan devisa (Cadev) sebesar US$1,24 triliun pada September 2024, atau meningkat US$19,14 miliar dari bulan sebelumnya, yang merupakan level tertinggi sejak April 2024.
Cadangan emas mencapai $71,52 miliar, atau lebih tinggi dibandingkan Agustus 2024 yang sebesar $68,36 miliar. Sementara itu, saham-saham menguat di bursa AS karena harga minyak turun dan investor mempertimbangkan ketegangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
S&P 500 naik 0,97 persen menjadi ditutup pada 5.751,13, sedangkan Nasdaq Composite bertambah 1,45 persen menjadi 18.182,92. Dow Jones Industrial Average naik 126,13 poin, atau 0,3 persen, berakhir pada 42.080,37.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei meningkat 300,30 poin atau 0,77% menjadi 39237,80 poin, indeks Hang Seng meningkat 126,96 poin atau 0,61% mencapai 21053,75 poin, dan indeks Straits Times melemah 30,27 poin. Sementara itu, indeks Shanghai (Tiongkok) ditutup bertepatan dengan hari libur nasional negara tersebut.
Artikel CIRCLE NEWS IHSG Diprediksi Menguat Seiring Sentimen Domestik dan Global pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>