Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

pekerja informal Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/pekerja-informal/ berita dari seluruh kalangan dunia Sat, 23 Nov 2024 14:31:55 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png pekerja informal Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/pekerja-informal/ 32 32 OJK Sebut Perlu Ada Inovasi Produk yang Iurannya Fleksibel untuk Sasar Pekerja Informal https://jahangircircle.org/ojk-sebut-perlu-ada-inovasi-produk-yang-iurannya-fleksibel-untuk-sasar-pekerja-informal/ https://jahangircircle.org/ojk-sebut-perlu-ada-inovasi-produk-yang-iurannya-fleksibel-untuk-sasar-pekerja-informal/#respond Sat, 23 Nov 2024 14:31:55 +0000 https://jahangircircle.org/ojk-sebut-perlu-ada-inovasi-produk-yang-iurannya-fleksibel-untuk-sasar-pekerja-informal/ REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG – Ketua Harian Pengawas Asuransi, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, diperlukan pengembangan produk yang fleksibel untuk mampu menarik minat pekerja informal menjadi peserta dana pensiun. Seiring dengan reformasi pasar dengan iuran yang fleksibel, pekerja informal yang...

Artikel OJK Sebut Perlu Ada Inovasi Produk yang Iurannya Fleksibel untuk Sasar Pekerja Informal pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG – Ketua Harian Pengawas Asuransi, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, diperlukan pengembangan produk yang fleksibel untuk mampu menarik minat pekerja informal menjadi peserta dana pensiun. Seiring dengan reformasi pasar dengan iuran yang fleksibel, pekerja informal yang tidak memiliki pendapatan tetap akan lebih mudah memasuki industri dana pensiun. 

Disebutkan Ogi, potensi pekerja informal terbilang besar, yakni mencapai sekitar 57-58 persen dari 277 juta penduduk Indonesia. Sementara jumlah peserta pensiun baru mencapai 28 juta orang, sebagian besar bersifat wajib, antara lain ASN, TNI, Polri, dan pekerja tetap. 

OJK juga mencatat kontribusi industri dana pensiun terhadap produk domestik bruto (PDB) hanya 5-6 persen yakni total aset Rp 1.500 triliun per September 2024. Ogi meyakini dengan masuknya pekerja informal ke industri , iuran pensiun terhadap perekonomian diyakini akan meningkat. 

“Jika kita bertanya kepada pengelola skema pensiun: ‘Apakah pihak luar (pekerja informal) ikut dalam skema pensiun?’ (Jawabannya) adalah ‘tidak ada pasar’,” Organisasi Dunia untuk Dana Pensiun Swasta di Bali pada Rabu (20/11/2024) ) dan diklik usai Pertemuan Tahunan Administrator Pensiun (IOPS) dan Konferensi Dunia OECD/IOPS/ kata OJK.

Terkait hal tersebut, Ogi mengaku telah menerima masukan dari negara-negara lain yang saling berdiskusi dalam agenda Global Forum OECD/IOPS/OJK yang digelar di OJK. Ide yang muncul adalah melakukan inovasi pada produk pensiun yang diberi nama Kontribusi Fleksibel.  

“Katanya berubah itu bisa diubah, jadi berubah artinya kalau punya uang simpan, kalau tidak ambil. Jadi pasar harus lakukan,” ujarnya.  

Menurutnya, menarik untuk mencoba menerapkan konsep intervensi fleksibel di Indonesia. Dana Pensiun Badan Usaha (DPLK) dan Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) diharapkan dapat mengkaji, mendalami dan melaksanakannya. 

Ogi mengatakan, “Pekerja non tetap itu 57-58 persen, masih sangat (potensial), kalau mereka bergabung (masuk ke perusahaan dana pensiun), kita akan langsung terjun,” kata Ogi.

 

Artikel OJK Sebut Perlu Ada Inovasi Produk yang Iurannya Fleksibel untuk Sasar Pekerja Informal pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/ojk-sebut-perlu-ada-inovasi-produk-yang-iurannya-fleksibel-untuk-sasar-pekerja-informal/feed/ 0
Ekonom Ingatkan Prabowo Atasi Masalah Penurunan Kelas Menengah https://jahangircircle.org/ekonom-ingatkan-prabowo-atasi-masalah-penurunan-kelas-menengah/ https://jahangircircle.org/ekonom-ingatkan-prabowo-atasi-masalah-penurunan-kelas-menengah/#respond Sat, 02 Nov 2024 15:25:06 +0000 https://jahangircircle.org/ekonom-ingatkan-prabowo-atasi-masalah-penurunan-kelas-menengah/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ekonom senior Institute for Economic and Financial Development (Indef) Aviliani mengingatkan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengatasi masalah runtuhnya kelas menengah. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah sektor informal. “Saya kira hal pertama yang harus diatasi adalah...

Artikel Ekonom Ingatkan Prabowo Atasi Masalah Penurunan Kelas Menengah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ekonom senior Institute for Economic and Financial Development (Indef) Aviliani mengingatkan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengatasi masalah runtuhnya kelas menengah. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah sektor informal.

“Saya kira hal pertama yang harus diatasi adalah keruntuhan kelas menengah. Saya kira itu yang harus menjadi fokus utama,” kata Aviliani dalam debat virtual Indef, Selasa (22/10/2024). Kabinet Prabowo-Gibran,” kata di Jakarta

Permasalahan pertama yang perlu dipertimbangkan adalah lapangan kerja di sektor informal. Aviliani berpendapat, pemerintah seharusnya fokus tidak hanya pada pengalihan pekerja informal ke sektor formal, namun juga memastikan pekerja informal mendapatkan penghasilan yang layak.

“Selanjutnya, kelompok masyarakat miskin dan kurang beruntung menghabiskan lebih dari 64 persen untuk makanan. Kecenderungan untuk makan yang lain sangat sulit sehingga kita perlu meningkatkan pendapatannya agar mereka bisa mengonsumsi yang lain juga,” jelasnya.

Ia juga menyoroti rencana program yang diajukan pemerintahan Prabowo untuk membangun tiga ribu rumah dalam setahun. Stimulus perumahan yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) adalah bagian dari upaya untuk mendukung kelas menengah, karena properti diyakini menyumbang sebagian besar pengeluaran kelompok tersebut.

“Pertanyaannya, apakah pihak yang menuntut mampu membayar cicilan? Mungkin ada tiga ribu rumah dengan pembeli potensial, tapi sebenarnya tidak ada daya beli. Jadi harus realistis juga,” jelasnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Aviliani meminta pemerintah memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat.

Dengan digitalisasi yang mendorong efisiensi dan banyak usaha yang tutup akibat dampak Covid-19, peluang kerja kini relatif terbatas.

Situasi ini juga dibarengi dengan minimnya munculnya wirausaha baru. Menurut dia, kreditur usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) diisi oleh orang yang sama, hal ini menunjukkan lambatnya pertumbuhan wirausaha muda. Jabatan ini merupakan salah satu tugas pokok Kementerian UKM.

“Jadi itu pekerjaan rumah yang menurut saya perlu diselesaikan sejak dini,” ujarnya.

Artikel Ekonom Ingatkan Prabowo Atasi Masalah Penurunan Kelas Menengah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/ekonom-ingatkan-prabowo-atasi-masalah-penurunan-kelas-menengah/feed/ 0