Artikel Pelni Uji Petik Kapal Pastikan Kelaikan Angkutan Natal dan Tahun Baru pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Tri Andayani, Kepala Pelni, mengatakan pihaknya sudah memastikan siap menjalani pick test atau ramp check oleh otoritas pelabuhan.
“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kapal Pelni laik laut selama membawa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,” kata Andayani dalam keterangannya, Selasa (19/11/2024) di Jakarta.
Andayani mengatakan, pemeriksaan commissioning test merupakan rangkaian persiapan kapal Pelni yang selalu dilakukan menjelang dimulainya libur Natal dan Tahun Baru.
– Seperti halnya atlet yang mengikuti perlombaan, sejumlah pemeriksaan laboratorium juga harus dilakukan di kapal yang berlayar di laut. Pihak berwenang memastikan bahwa semua peralatan navigasi dan keselamatan di atas kapal beroperasi dan laik laut. Setiap sebelumnya dilakukan uji sampling terhadap seluruh kapal Pelni pada Hari Raya Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru, ujarnya.
Pick test biasanya dilakukan oleh inspektur kapal yang mewakili otoritas pelabuhan dan otoritas pelabuhan. Kapal Pelni baik kapal penumpang maupun kapal percontohan akan menjalani uji laut di sejumlah pelabuhan besar seperti Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Makassar, Ambon hingga Bitung.
Rangkaian pengujian yang diuji meliputi kesiapan operasional peralatan keselamatan seperti sekoci, peralatan navigasi dan tanggal habis masa berlaku sertifikat kapal. Saat melaksanakan pengujian, pemeriksa kapal didampingi nakhoda dan kepala departemen Pelni setempat.
“Jika diperlukan, sekoci tersebut diuji dengan cara diturunkan ke laut untuk memastikan siap digunakan dalam keadaan darurat. Sesuai pesan utama pemerintah, kami siap memberikan penumpang transportasi laut yang baik, aman dan nyaman selama periode Natal,” tambah Andayani.
Kementerian Perhubungan memerintahkan uji coba tersebut menyusul perintah Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor: IR-DJPL 7 Tahun 2024 tentang Uji Kelaikan Laut Kapal Penumpang yang Mengangkut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Mulai 1 November 2024, serangkaian pengujian akan dilakukan di pelabuhan Kelas I hingga IV di total 55 wilayah pelabuhan di Indonesia.
Mereka menyebutkan hingga 19 November 2024, sebanyak 16 kapal penumpang telah menyelesaikan tahap uji coba dan akan segera menyusul sembilan kapal penumpang lainnya.
“Kami memastikan seluruh kapal PELNI mematuhi peraturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas pelayaran di Indonesia dalam setiap aktivitasnya,” tegasnya.
Ditambahkannya, Pelni akan mengerahkan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis pada periode angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, dengan catatan satu kapal penumpang yakni KM Umsini masih tidak beroperasi.
Masa pelayanan Natal dan Tahun Baru kapal Pelni sendiri mulai 11 Desember 2024 sampai dengan 8 Januari 2025, ujarnya.
Artikel Pelni Uji Petik Kapal Pastikan Kelaikan Angkutan Natal dan Tahun Baru pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Jelang Nataru, Pelni Imbau Masyarakat Segera Pesan Tiket pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Nuraini Dessy, Direktur Komersial Angkutan Penumpang PELNI, mengatakan kelima pelabuhan tersebut menunjukkan peningkatan jumlah penumpang sepanjang hari raya.
Lima pelabuhan tersibuk kapal PELNI adalah Makassar, Ambon, Batam, Jayapura, dan Belawan. Jadi jangan sampai kehabisan tiket karena kami juga akan membatasi kursi demi keselamatan dan keamanan penumpang, kata Dessy dalam keterangannya. Jakarta, Jumat (22/11/2024).
Makassar, tambah Dessy, merupakan pelabuhan Kelas 1 yang menjadi penghubung kapal-kapal dari Indonesia Barat, Tengah, dan Timur. Tak heran jika Makassar menjadi pelabuhan pemberangkatan tersibuk karena jumlah kapal PELNI di pelabuhan ini mencapai 14 kapal.
Pada periode Natal 11 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari pelabuhan Makassar dengan kapal PELNI diperkirakan sebanyak 36.819 orang. Jumlah tersebut meningkat hampir 20 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 30.751 orang.
“Dibandingkan tahun lalu, Makassar, Ambon, dan Jayapura masih masuk 5 besar kota wisata terpopuler. Saat ini Batam dan Belawan yang masuk tahun ini, Surabaya dan Balikpapan menjadi nomor teratas tahun lalu,” kata Dessy.
Untuk mencegah bertambahnya jumlah penumpang, kata Dessy, PELNI telah memperoleh izin tambahan atau pengecualian untuk mengangkut penumpang melebihi kapasitas kapal. Namun Dessy mengatakan, izin tersendiri yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan masih didasarkan pada keberadaan alat keselamatan di kapal
Meski sudah mendapat izin, Dessy masih menunggu penumpang yang mungkin belum memiliki tiket namun tetap datang ke pelabuhan. Situasi seperti itu pasti akan menarik para penjual tiket yang akan menawarkan tiket dengan harga lebih tinggi.
“Kami putuskan untuk menghilangkan penjual tiket di kota, apalagi saat musim Nataru, kami bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan dan menindak tegas para penjual bisnis di dermaga,” kata Dessy.
Selain menindak pedagang, PELNI mendorong konsumen menggunakan berbagai cara untuk membeli tiket. Saat ini pelanggan PELNI dapat mengakses website dan aplikasi PELNI Mobile untuk mengetahui jadwal penyeberangan dan memesan tiket serta melakukan pembayaran.
Di sisi lain, PELNI telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra pemasaran digital. Tiket PELNI bisa Anda temukan di beberapa aplikasi seperti Sukha di Livin Mandir dan Lifestyle di BCA Mobile. PELNI telah menjalin kerja sama dengan Agen BNI 46 dan toko-toko kecil seperti Indomaret dan Alfamart yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia.
Artikel Jelang Nataru, Pelni Imbau Masyarakat Segera Pesan Tiket pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>