Artikel JAHANGIR NEWS Suku Bunga Bergerak Turun, Ini Peluang Investasi yang Menarik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Chief Investment Officer PT Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) Samuel Kesuma mengatakan kebijakan tersebut mencerminkan pergeseran BI dari fokus pada keberlanjutan menjadi keseimbangan antara keberlanjutan dan pertumbuhan. Kesuma meyakini BI akan menurunkan suku bunga pada kuartal keempat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah masih adanya risiko perlambatan global.
“Perkiraan kami BI akan berada pada kisaran 5,5-5,75 persen pada akhir tahun 2024,” kata Kesuma dalam catatan singkat, Rabu (10/9/2024).
Masuknya Indonesia ke dalam siklus baru penurunan suku bunga merupakan saat yang menyenangkan bagi investor. Menurut dia, penurunan suku bunga tersebut bisa membuka peluang besar di pasar saham.
“Awal dari siklus penurunan suku bunga bersejarah ini menunjukkan hasil positif bagi pasar saham Indonesia. PE IHSG saat ini berada di level 13,7x, di bawah rata-rata 15x, sehingga menjadi entry point yang menarik bagi investor,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, meski investor asing keluar dari pasar saham dalam negeri, minat investor asing terhadap pasar Indonesia juga meningkat signifikan pada tahun ini. “Meski aliran modal asing berfluktuasi, peluang jangka panjang tetap menjanjikan,” ujarnya.
Oleh karena itu, diperlukan strategi investasi yang cermat, dengan penekanan pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutan dalam menghadapi perubahan suku bunga. BI diperkirakan akan mencapai 5,5-5,75 persen pada akhir tahun 2024 dan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian dalam negeri dan memberikan peluang investasi yang baik bagi pasar saham.
Artikel JAHANGIR NEWS Suku Bunga Bergerak Turun, Ini Peluang Investasi yang Menarik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>