Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

penerimaan negara Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/penerimaan-negara/ berita dari seluruh kalangan dunia Tue, 26 Nov 2024 23:46:29 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png penerimaan negara Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/penerimaan-negara/ 32 32 BNI Kontribusi Rp 77 Triliun ke Penerimaan Negara dalam Lima Tahun https://jahangircircle.org/bni-kontribusi-rp-77-triliun-ke-penerimaan-negara-dalam-lima-tahun/ https://jahangircircle.org/bni-kontribusi-rp-77-triliun-ke-penerimaan-negara-dalam-lima-tahun/#respond Tue, 26 Nov 2024 23:46:29 +0000 https://jahangircircle.org/bni-kontribusi-rp-77-triliun-ke-penerimaan-negara-dalam-lima-tahun/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kontribusi pendapatan negara sebesar Rp77 triliun sepanjang 2019 hingga September 2024. Direktur Utama BNI Roic Tumillar merinci kontribusi pendapatan negara yang berasal dari kontribusi pajak. Rp53,4 triliun dan...

Artikel BNI Kontribusi Rp 77 Triliun ke Penerimaan Negara dalam Lima Tahun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kontribusi pendapatan negara sebesar Rp77 triliun sepanjang 2019 hingga September 2024. Direktur Utama BNI Roic Tumillar merinci kontribusi pendapatan negara yang berasal dari kontribusi pajak. Rp53,4 triliun dan dividen Rp23,6 triliun.

“Seiring berkembangnya bisnis kami, kontribusi kami kepada negara pun terus meningkat, baik dalam bentuk pajak maupun pembayaran dividen. Hingga September 2024, kontribusi kita sudah mencapai 77 triliun dram, yang mana Rp 23,6 triliun berasal dari dividen dan Rp 53,4 triliun dari pajak. Hal itu diungkapkan Roic dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (16/11/2024).

Rincian tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat Komite DPR RI ke-6 dengan seluruh pimpinan Himpunan Bank-Bank Negara (HIMBARA).

Roic mengatakan, BNI akan terus aktif memperluas pengembangan bisnis secara sehat dan berkelanjutan untuk meningkatkan kontribusinya kepada negara.

Rekor ini mencerminkan komitmen BNI dalam memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional dan keberhasilan BNI dalam menjaga landasan pembangunan berkelanjutan.

Meski terdapat potensi tekanan eksternal dan kondisi pasar yang bergejolak, terutama terkait dampak kemenangan Donald Trump pada pemilu AS, saham BNI tetap berkinerja baik hingga September 2024, menurut Roic.

Meskipun masih terdapat tantangan yang berasal dari faktor domestik dan global, Roic optimis bahwa BNI akan tetap menjadi pilihan investasi yang menarik di Indonesia karena kinerjanya yang solid dan berkelanjutan.

 

Artikel BNI Kontribusi Rp 77 Triliun ke Penerimaan Negara dalam Lima Tahun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/bni-kontribusi-rp-77-triliun-ke-penerimaan-negara-dalam-lima-tahun/feed/ 0
JAHANGIR NEWS PP 28/2024 dan RPMK Dinilai Berdampak Signifikan pada Ekonomi dan Tenaga Kerja https://jahangircircle.org/pp-28-2024-dan-rpmk-dinilai-berdampak-signifikan-pada-ekonomi-dan-tenaga-kerja/ https://jahangircircle.org/pp-28-2024-dan-rpmk-dinilai-berdampak-signifikan-pada-ekonomi-dan-tenaga-kerja/#respond Fri, 18 Oct 2024 06:01:03 +0000 https://jahangircircle.org/pp-28-2024-dan-rpmk-dinilai-berdampak-signifikan-pada-ekonomi-dan-tenaga-kerja/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI Sudarto AS mengkritik kebijakan terbaru PP 28 Tahun 2024 yang merupakan peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Sudarto juga mengkritisi rancangan peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) untuk melindungi produk tembakau...

Artikel JAHANGIR NEWS PP 28/2024 dan RPMK Dinilai Berdampak Signifikan pada Ekonomi dan Tenaga Kerja pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI Sudarto AS mengkritik kebijakan terbaru PP 28 Tahun 2024 yang merupakan peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Sudarto juga mengkritisi rancangan peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) untuk melindungi produk tembakau dan rokok elektrik.

Ia mengatakan aturan ini akan berdampak signifikan terhadap keberlangsungan industri hasil tembakau (IHT) di Indonesia. Sudarto menilai kebijakan tersebut terang-terangan akan mematikan industri tembakau nasional.

Ia mencatat, saat ini terdapat 143.000 pekerja yang bergantung pada industri IHT, khususnya pekerja manufaktur. “Ada sekitar 226.000 pekerja yang tergabung dalam organisasi dari industri terkait yang akan terkena dampak pengaturan ini,” ujarnya.

Selain itu, Sudarto menyayangkan Kementerian Kesehatan yang tidak pernah melibatkan RTMM-SPSI dalam pembahasan regulasi produk tembakau. Padahal, menurutnya, produk tembakau merupakan produk legal yang diakui negara dan mempunyai kontribusi signifikan terhadap perekonomian, baik melalui penerimaan pajak maupun penciptaan lapangan kerja.

Ia menegaskan, “produk tembakau diakui negara sebagai produk sah dan merupakan sumber pendapatan utama negara serta mempekerjakan jutaan pekerja.” Oleh karena itu Sudarto mendesak Kementerian Kesehatan untuk menghapuskan produk tembakau dari RPP Kesehatan karena banyak larangan yang ada dinilai tidak sesuai dengan amanat undang-undang kesehatan.

Sudarto juga menilai peraturan pengendalian tembakau saat ini, khususnya Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 (PP 109/2012), sudah cukup komprehensif. “Implementasi peraturan tersebut harus dipertahankan dan diperkuat, bukan diganti tanpa evaluasi yang komprehensif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Tawhid Ahmed, peneliti di Institute of Development Economics and Finance (INDEF), menyatakan keprihatinannya mengenai dampak ekonomi yang mungkin ditimbulkan oleh kebijakan ini. Menurut Tauhid, kebijakan pengaturan kemasan polos, larangan berjualan di sekolah, dan pembatasan iklan luar ruang berpotensi menghilangkan kontribusi ekonomi sebesar Rp308 triliun atau sekitar 1,5 persen terhadap PDB.

Selain itu, kebijakan ini juga diperkirakan akan berdampak pada penerimaan pajak pemerintah sebesar Rp 160,6 triliun atau 7% dari total penerimaan pajak nasional. Dampak lainnya juga akan dirasakan oleh sekitar 2,3 juta pekerja di sektor IHT dan turunannya, atau 1,6 persen dari total populasi pekerja.

Tauhid menyarankan agar pemerintah mengkaji ulang Resolusi 28/2024 dan membatalkan peraturan eksekutif, terutama pasal-pasal yang berpotensi berdampak negatif terhadap pendapatan negara dan perekonomian. “Kebijakan ini harus mencakup seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya pelaku usaha, tetapi juga kementerian dan lembaga terkait,” jelasnya.

Selain itu, Tauhid juga mendorong dialog antar kementerian yang terkait dengan industri tembakau, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Ketenagakerjaan, sehingga kebijakan yang diambil tidak mengabaikan kepentingan bersama. kontribusi IHT yang signifikan terhadap perekonomian nasional. Jika kebijakan ini terus diterapkan, diharapkan pemerintah dapat mencari alternatif sumber pendapatan negara yang hilang dan menciptakan lapangan kerja baru bagi angkatan kerja yang terkena dampak.

Artikel JAHANGIR NEWS PP 28/2024 dan RPMK Dinilai Berdampak Signifikan pada Ekonomi dan Tenaga Kerja pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/pp-28-2024-dan-rpmk-dinilai-berdampak-signifikan-pada-ekonomi-dan-tenaga-kerja/feed/ 0