Artikel Menko Pangan: Subsidi Pupuk tak Lagi Berdasarkan Jumlah Anggaran pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Kami putuskan jumlah pupuknya, bukan uangnya, kami putuskan berikan sebagian (dukungan pupuk) sebesar 9,55 juta ton, kalau tidak ada cukup uang untuk memperbaikinya, kalau tidak ada Menteri Keuangan (Kemenkeu). dan mencarinya. ,” kata Zulkifli di Jakarta, Kamis (21/11/2024).
Zulkifli mengatakan, hingga saat ini besaran subsidi pupuk ditetapkan sesuai anggaran sehingga besarannya mengikuti uang yang akan diterima. Menurut dia, anggaran tersebut belum bisa dipastikan bisa naik turun. Namun dengan mengatur parameternya, dijamin volumenya tidak akan berubah.
“Karena kalau uangnya bisa naik, bisa turun, tapi tarifnya kecil yaitu sebesar 9,55 juta ton,” ujarnya.
Sesuai UU Kementerian Pertanian Nomor 249 Tahun 2024, Pemerintah menetapkan kuota subsidi pupuk sebesar 9,55 juta ton. Pendanaan terbagi dalam empat kategori, yakni Urea, NPK, NPK Formula Khusus, dan pupuk modern.
Total anggaran yang dialokasikan untuk subsidi pupuk sebesar 49,9 triliun Naira.
Sebelumnya, Zulkifli mengatakan pemerintah akan mengeluarkan perintah presiden (perpres) terkait pembagian pupuk kepada petani.
Saat menghadiri konferensi Hari Pangan Sedunia yang digelar di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/11/2024), Zulkifli mengatakan pemerintah akan melonggarkan aturan penyaluran subsidi pupuk kepada petani untuk memudahkan penyalurannya.
“Semuanya kita tebang, kita harapkan Januari nanti sudah keluar perintah Presiden, dan pupuknya sudah tidak digunakan lagi. Petani mengajukan dulu, mendapat izin dari Walikota, dan mendapat izin dari penguasa.” dapat persetujuan gubernur, dapat persetujuan Menteri Perdagangan, dapat persetujuan Kementerian Pertanian, dapat persetujuan Menteri Keuangan, itu hal yang sulit, kata Zulkifli.
Peraturan Presiden tersebut akan mengatur cara pemberian pupuk kepada petani secara langsung melalui organisasi petani (gapoktan), kata Zulkifli.
Pendistribusian pupuk dikelola oleh Departemen Pertanian.
Dengan adanya inpres ini, jumlah pupuk akan dikurangi. Dalam hal ini Kementan memberikan uang pupuk sesuai undang-undang dan langsung dikirimkan ke Pupuk Indonesia. Dari Pupuk Indonesia, pupuk bersubsidi disalurkan ke kelompok tani (gapoktan).
Artikel Menko Pangan: Subsidi Pupuk tak Lagi Berdasarkan Jumlah Anggaran pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Dukung Swasembada Pangan, Erick Siap Berantas Oknum yang Hambat Penyaluran Pupuk ke Petani pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Ini juga yang terjadi pada Pupuk Indonesia (Dirut PT) yang mana kami pastikan tidak ada lagi simpang siur soal pupuk. Pihak-pihak yang menghalangi kami akan kami hilangkan. Nanti akan disahkan oleh Menteri (Pertanian). kata Erick usai rapat koordinasi (rakor) dengan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (21/10/2024).
Erick mengatakan BUMN mempunyai peran penting dalam mencapai tujuan swasembada pangan. Erick menyebut BUMN yang bergerak di bidang pangan, mulai dari operasional BUMN Pupuk Indonesia yang memiliki BUMN pangan atau ID Food, Perum Bulog, hingga Festival Perkebunan Nusantara atau PTPN sebagai bagian dari ekosistem pangan Tanah Air.
Dalam rapat koordinasi pertama dengan Menteri Pertanian, Erick mengundang Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, CEO PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, CEO Perum Bulog Wahyu Suparyono, dan CEO PTPN Abdul Ghani. Erick menilai hal ini merupakan wujud komitmen Kementerian BUMN untuk meningkatkan kerja sama dengan Kementerian Pertanian.
“Kami pada rapat koordinasi (rakor) pertama. Nanti ada (rakor kedua, ketiga, keempat, dan kelima). Kami sepakat penuh untuk mendukung program Pak Presiden Prabowo melalui Pak Menteri Pertanian Amran jadi bahwa kita dapat menciptakan semua sinergi dan strategi yang diperlukan Kementerian Pertanian”, ujar mantan presiden Inter Milan tersebut.
Selain pupuk, Erick mengatakan perusahaan pangan pemerintah lainnya juga bersedia memberikan dukungan penuh untuk membantu program Kementerian Pertanian dalam meningkatkan kemandirian pangan. Erick meminta Perum Bulog memastikan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga.
Nanti juga ada rencana di PTPN mengenai pembagian lahan yang dibutuhkan untuk swasembada, dan Food ID juga akan dimintai dukungannya, karena situasinya kurang baik, kata pria kelahiran Jakarta itu.
Artikel Dukung Swasembada Pangan, Erick Siap Berantas Oknum yang Hambat Penyaluran Pupuk ke Petani pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>