Artikel Pemakaman Liam Payne Diperkirakan Dilakukan Bulan Depan, Keluarga Sedang Urus Jenazahnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Payne meninggal secara tragis pada Rabu (16 Oktober 2024) setelah terjatuh dari balkon kamarnya di lantai tiga Hotel CasaSur di Buenos Aires, Argentina. Persiapan sedang dilakukan agar jenazahnya dapat dikembalikan ke Inggris ketika ayahnya, Geoff, melakukan perjalanan ke negara tersebut untuk secara resmi mengidentifikasi putranya.
Laman Mirror melaporkan, Senin (21/10/2024), jenazah Payne kemungkinan berada di Argentina selama 10-15 hari hingga hasil tes toksikologi post-mortem terungkap sepenuhnya. Menyusul hasil ini, penyelidikan atas kematiannya akan diselesaikan dan jenazah Payne akan diserahkan kepada keluarganya sehingga dia dapat diterbangkan ke Inggris, klaim laporan.
Pemakaman Payne kemungkinan akan diadakan pada bulan November. Surat kabar Argentina Clarín telah melaporkan tuduhan tersebut, mengutip sumber kedutaan Inggris yang mengatakan: “Kami mendukung keluarga Liam Payne dan berhubungan dengan pihak berwenang setempat.”
Kabar tersebut muncul setelah hasil otopsi awal menunjukkan Payne meninggal karena berbagai luka yang menyebabkan pendarahan internal dan eksternal. Otopsi yang dilakukan oleh Korps Medis Forensik di Kamar Mayat Yudisial di Jalan Viamonte, Argentina, mengungkapkan temuan awal ini, menurut laporan Infobae.
Berdasarkan temuan awal, tragedi tersebut terkait dengan lompatan Payne dari balkon lantai tiga Hotel CasaSur di Jalan Godoy Cruz. Investigasi atas kematiannya sedang berlangsung, termasuk evaluasi toksikologi dan patologi anatomi darah dan urinnya untuk memeriksa kemungkinan penggunaan narkoba. Ada juga rencana untuk meninjau catatan medis Payne untuk mendapatkan gambaran tentang kesehatan mentalnya.
Asisten Sekretaris Maria Florencia Lavaggi, yang mengumpulkan keterangan saksi sebagai bagian dari penyelidikan, juga terlibat dalam kasus tersebut, yang saat ini berada di bawah pengawasan Jaksa Agung Andres Madrea. Laporan otopsi lengkap diharapkan dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai kejadian memilukan tersebut.
Polisi Buenos Aires mengumpulkan bukti forensik dari sebuah kamar di CasaSur Hotel. Sebotol wiski yang kemungkinan milik Liam Payne, korek api, dan telepon ditemukan di tempat kejadian, semuanya memiliki sidik jari.
Pihak berwenang memastikan bahwa ada bubuk putih di dalam ruangan serta obat-obatan seperti clonazepam dan pil energi. Buku catatan dan paspor musisi tersebut juga disita dan diserahkan ke jaksa penuntut umum. Polisi menemukan TV rusak, segelas sampanye yang hampir kosong, dan gelas kosong lainnya di dalam ruangan.
Kepala layanan darurat Buenos Aires Alberto Crescenti telah mengkonfirmasi bahwa kematian Payne sudah dekat karena berbagai luka yang dideritanya, termasuk retak pada tengkorak. “Tugas kami adalah segera sampai di sana, memberikan perawatan medis dan mencoba untuk menghidupkannya kembali, namun luka-lukanya tidak memungkinkan dia untuk bertahan hidup. Dari apa yang dilihat tim, tampaknya ada patah tulang tengkorak yang sangat parah dan cedera yang menyebabkan kematiannya. , ” katanya.
Artikel Pemakaman Liam Payne Diperkirakan Dilakukan Bulan Depan, Keluarga Sedang Urus Jenazahnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Hasil Autopsi Jenazah Liam Payne Terungkap, Total Ada 25 Luka di Tubuhnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pakar forensik menetapkan bahwa Payne menderita total 25 luka akibat terjatuh. Cedera otak dan tengkoraknya berakibat fatal.
Penyebab kematiannya adalah pendarahan dalam dan luar di kepala, dada, perut, dan kaki, demikian pernyataan pihak berwenang Argentina, Minggu (20/10/2024).
Menurut National Library of Medicine, politrauma adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami banyak cedera, beberapa di antaranya dapat menyebabkan cedera serius dan mengancam jiwa. Menurut Kejaksaan Negeri, politrauma diartikan sebagai cedera traumatis pada banyak organ.
Politrauma biasanya melibatkan kerusakan pada beberapa organ atau sistem tubuh secara bersamaan. Penyebab umum politrauma termasuk kecelakaan mobil, bunuh diri, atau percobaan pembunuhan.
Artikel Hasil Autopsi Jenazah Liam Payne Terungkap, Total Ada 25 Luka di Tubuhnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Polisi Ungkap Kematian Tragis Liam Payne: Alami Cedera Parah, tak Mungkin Bertahan Hidup pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Polisi Buenos Aires mengatakan Liam Payne meninggal setelah jatuh dari lantai tiga Hotel Palermo. Otopsi saat ini sedang dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan, kata polisi.
Dalam wawancara di televisi lokal, kepala layanan darurat negara itu, Alberto Crescenti, mengungkapkan bahwa penyanyi tersebut pingsan di halaman hotel Palermo CasaSur. Kru ambulans tiba beberapa menit kemudian dan kemudian menyatakan Liam Payne meninggal.
“Dia menderita luka yang tidak dapat diselamatkan karena terjatuh.” Tidak bisa dilakukan,” kata Crescenti, seperti dilansir The Mirror, Kamis (17/10/2024).
Liam Payne terbuka tentang perjuangan pribadinya dalam beberapa tahun terakhir, termasuk perjuangannya melawan kecanduan narkoba. Dalam wawancara tahun 2019 dengan The Guardian, ia mengungkapkan kesulitannya saat melakukan tur atau tampil di berbagai negara.
“Setelah tampil di hadapan ribuan orang, apa lagi yang bisa dilakukan saat sendirian di luar negeri? Selalu ada mini bar, tapi aku terjebak sendirian,” ujarnya saat itu.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Polisi Ungkap Kematian Tragis Liam Payne: Alami Cedera Parah, tak Mungkin Bertahan Hidup pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>