Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

petani Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/petani/ berita dari seluruh kalangan dunia Mon, 25 Nov 2024 05:57:28 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png petani Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/petani/ 32 32 Dukung Ketahanan Pangan Indonesia, IsDB dan IFAD Kembangan Pertanian Dataran Tinggi https://jahangircircle.org/dukung-ketahanan-pangan-indonesia-isdb-dan-ifad-kembangan-pertanian-dataran-tinggi/ https://jahangircircle.org/dukung-ketahanan-pangan-indonesia-isdb-dan-ifad-kembangan-pertanian-dataran-tinggi/#respond Mon, 25 Nov 2024 05:57:28 +0000 https://jahangircircle.org/dukung-ketahanan-pangan-indonesia-isdb-dan-ifad-kembangan-pertanian-dataran-tinggi/ REPUBLIKA.CO.ID, MALANG – Dalam upaya menjamin ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani, Kementerian Pertanian terus mengembangkan program UPLAND yang fokus pada pengembangan pertanian di dataran tinggi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, kapasitas dan pendapatan petani dengan melibatkan petani di...

Artikel Dukung Ketahanan Pangan Indonesia, IsDB dan IFAD Kembangan Pertanian Dataran Tinggi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG – Dalam upaya menjamin ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani, Kementerian Pertanian terus mengembangkan program UPLAND yang fokus pada pengembangan pertanian di dataran tinggi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, kapasitas dan pendapatan petani dengan melibatkan petani di 13 kabupaten di seluruh Indonesia.

Rahmanto, Koordinator Tim Pengawasan dan Pengelolaan Program UPLAND menjelaskan, UPLAND sudah hadir di berbagai daerah dengan fokus pada produk pertanian unggulan. Salah satu produk terbaiknya adalah bawang merah di Malang, Jawa Timur. 

“UPLAND hadir untuk meningkatkan produksi, menjaga ketahanan pangan, dan memastikan komoditas pokok seperti bawang merah tetap stabil meski menghadapi tekanan inflasi,” kata Rahmanto saat menerima kunjungan perwakilan Bank Islamic Development Bank (ISDB) dan International Fund. for Agricultural Development (IFAD) di Malang, dikutip Kantor Berita Antara, Minggu (24/11/2024).

Malang merupakan salah satu contoh keberhasilan pengembangan bawang merah yang mempunyai hubungan langsung dengan fluktuasi harga akibat inflasi. Rahmanto menegaskan, tujuan program UPLAND adalah menjamin stabilitas produksi bawang merah untuk menjaga daya beli petani dan pasokan pasar.

“Jika produksi bawang merah meningkat, petani akan lebih sejahtera dan inflasi bisa lebih terkendali,” imbuhnya.

Selain bawang merah, di daerah lain UPLAND juga mengembangkan berbagai produk lainnya, seperti manggis, kopi dan beras organik, bawang putih dan produk lainnya. Segala kualitas produk terus dikembangkan untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar domestik dan internasional.

Rahmanto mengatakan, selain untuk meningkatkan produksi, program UPLAND juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan. 

“Kita harus memastikan petani mendapat penghasilan yang baik agar tidak beralih ke barang lain. Salah satu caranya adalah dengan menekan biaya produksi dengan menyediakan mesin, membangun infrastruktur, serta mendukung irigasi dan pemasaran,” ujarnya.

Program pemasaran juga menjadi fokus utama, dimana petani dilatih untuk menjual produk pertaniannya dengan harga yang lebih baik. “Produk yang kita tanam harus bisa laku, makanya kita libatkan petani dalam mencari pembeli yang tepat,” ujarnya.

Menurut Rahmanto, keberhasilan program UPLAND dapat diukur dari kualitas produk yang dihasilkan. Jika produk unggulan mempunyai kualitas yang baik, maka akan lebih mudah bersaing di pasar. “Dengan kualitas yang terjaga, produk kami dapat diterima dengan baik, di pasar nasional dan internasional,” ujarnya.

Malang merupakan salah satu daerah percontohan program UPLAN yang sukses dengan komoditas utama bawang merah. Namun setiap daerah akan menerima pendekatan yang berbeda tergantung potensi dan kebutuhan setempat. 

Misalnya di Tasikmalaya dan Magelang, kami fokus pada beras organik, kata Rahmanto.

Country Director Asia Tenggara dan Pasifik, Sub-Regional IFAD, Hani A Elsadani Salem menjelaskan, tujuan kerja sama ini adalah untuk memperkuat ketahanan pangan.

Selain itu, IFAD berkomitmen untuk mendukung petani miskin di Indonesia. Elsadani Salem meyakini dukungan yang diberikan langsung kepada petani di berbagai aspek akan meningkatkan produksi pertanian secara signifikan.

“Program ini memiliki dua tujuan utama, pertama meningkatkan ketahanan pangan, dan kedua meningkatkan taraf hidup petani dan pemangku kepentingan pertanian lainnya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Resident Representative sekaligus Direktur ISDB, Amer Bukvic, menekankan besarnya potensi Indonesia dalam pengembangan sumber daya alamnya yang kaya. 

Amer juga menegaskan bahwa tujuan utama Proyek UPLAND adalah untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia. Program ini juga berupaya meningkatkan efisiensi pemasaran produk pertanian, baik lokal maupun internasional.

“Kami ingin mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Artikel Dukung Ketahanan Pangan Indonesia, IsDB dan IFAD Kembangan Pertanian Dataran Tinggi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/dukung-ketahanan-pangan-indonesia-isdb-dan-ifad-kembangan-pertanian-dataran-tinggi/feed/ 0
Ini Tanggapan Para Petani di Sumbawa Soal Program Micro Finance https://jahangircircle.org/ini-tanggapan-para-petani-di-sumbawa-soal-program-micro-finance/ https://jahangircircle.org/ini-tanggapan-para-petani-di-sumbawa-soal-program-micro-finance/#respond Sun, 24 Nov 2024 23:54:07 +0000 https://jahangircircle.org/ini-tanggapan-para-petani-di-sumbawa-soal-program-micro-finance/ REPUBLIKA.CO.ID, SUMBAWA – Proyek UPLAND Kementerian Pertanian untuk membantu akses layanan keuangan (keuangan mikro) berdampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi kelompok tani. Bantuan ini memberikan dukungan langsung kepada petani di berbagai tahapan, mulai dari penanaman hingga produksi produk pertanian. Ayubeta, salah satu...

Artikel Ini Tanggapan Para Petani di Sumbawa Soal Program Micro Finance pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, SUMBAWA – Proyek UPLAND Kementerian Pertanian untuk membantu akses layanan keuangan (keuangan mikro) berdampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi kelompok tani. Bantuan ini memberikan dukungan langsung kepada petani di berbagai tahapan, mulai dari penanaman hingga produksi produk pertanian.

Ayubeta, salah satu kelompok petani di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengakui bahwa program keuangan mikro proyek UPLAND banyak membantu mereka. Salah satu tokoh petani, Rusbianto, mengatakan bantuan PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) kepada mereka dalam mengakses layanan keuangan yang disalurkan NTB memberikan dampak yang signifikan bagi mereka.

“Berkat proyek UPLAND yang BPR transfer dananya melalui Bank NTB. Kami para petani bangga dan program ini sangat membantu,” kata Rusbianto, Sabtu (23/11/2024).

Proses pencairan dana melalui Bank BPR NTB dinilai cepat dan tidak membebani petani. Melalui prosedur yang sederhana, bantuan ini memudahkan petani dalam memenuhi kebutuhan pertaniannya.

Alhamdulillah bantuan ini sangat meringankan beban kami. Bank BPR NTB tidak mempersulit proses pembayaran, kata Rusbianto.

Hal senada juga diungkapkan Susi Susanti, salah satu anggota Kelompok Tani Ayubeta. Ia mengatakan, bantuan tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, seperti membeli bibit bawang merah, obat-obatan, pupuk.

“Bantuan ini akan kami jadikan modal untuk membeli tanaman bawang merah, obat-obatan, pupuk, bibit dan kebutuhan lainnya. Berkat proyek UPLAND. Kami berharap bantuan ini bisa membuat kami sejahtera,” kata Susi.

Menurut Mohammad Ikhwan, manajer proyek proyek UPLAND, program keuangan mikro bertujuan untuk memberikan akses terhadap modal untuk mengembangkan kelompok pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Pembiayaan mikro yang disalurkan melalui proyek UPLAND tidak hanya dalam bentuk pinjaman modal, tetapi juga untuk melatih penerima manfaat dan membantu mereka menggunakan bantuan tersebut,” kata Ikhwan.

Ia mengatakan, bantuan ini sangat penting untuk menjamin stabilitas dan pengembangan usaha petani dalam jangka panjang. Program ini merupakan bagian dari dukungan Islamic Development Bank (ISDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) yang bertujuan untuk memfasilitasi akses keuangan bagi petani.

Selain bantuan akses keuangan, proyek UPLAND juga memberikan dukungan top-down lainnya. Bantuan tersebut meliputi jalan pertanian (JUT), irigasi pompa, alat dan mesin pertanian (alsinta), prasarana pengangkutan hasil pertanian, gudang, sarana pengolahan, pasar, dan penunjang pasar.

Saat ini proyek UPLAND telah melatih ribuan petani yang tersebar di 13 kabupaten di Indonesia. Semua langkah ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi petani. Program UPLAND juga merupakan salah satu upaya Kementerian Pertanian untuk mencapai swasembada pangan melalui pemanfaatan lahan pertanian sekitar.

“Tujuan utama dari kegiatan program UPLAND project antara lain pembiayaan mikro untuk meningkatkan produktivitas petani dan terus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia. Program UPLAND juga ingin membantu pelaksanaan program swasembada pangan,” kata Ikhwan.

Proyek pegunungan tersebut diketahui tersebar di 13 kabupaten di Indonesia dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi kemiskinan di pedesaan, demikian laporan Antara. 

Artikel Ini Tanggapan Para Petani di Sumbawa Soal Program Micro Finance pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/ini-tanggapan-para-petani-di-sumbawa-soal-program-micro-finance/feed/ 0
Mentan Amran: PP Penghapusan Piutang UMKM Agar Petani Lebih Produktif https://jahangircircle.org/mentan-amran-pp-penghapusan-piutang-umkm-agar-petani-lebih-produktif/ https://jahangircircle.org/mentan-amran-pp-penghapusan-piutang-umkm-agar-petani-lebih-produktif/#respond Fri, 15 Nov 2024 05:16:03 +0000 https://jahangircircle.org/mentan-amran-pp-penghapusan-piutang-umkm-agar-petani-lebih-produktif/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto baru saja resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024, tentang Penghapusan Kredit Macet Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kebijakan tersebut mencakup penghapusan kredit macet pada tiga sektor UMKM yakni pertanian,...

Artikel Mentan Amran: PP Penghapusan Piutang UMKM Agar Petani Lebih Produktif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto baru saja resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024, tentang Penghapusan Kredit Macet Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kebijakan tersebut mencakup penghapusan kredit macet pada tiga sektor UMKM yakni pertanian, hortikultura, dan peternakan. Perikanan dan kelautan; Serta sektor-sektor seperti fashion/pakaian, kuliner, industri kreatif dll.

Menteri Pertanian (Mentan) Andy Amran Suleman angkat bicara mengenai hal tersebut. Kementerian yang dipimpinnya sangat dipengaruhi oleh PP ini. Terutama di kalangan petani.

Pertama, mereka yakin presiden telah mengambil keputusan yang luar biasa. Dengan demikian, jutaan petani yang berhak mendapatkan keringanan pinjaman bisa berkreasi. Orang tersebut tidak perlu mencari dana dari sumber lain, melainkan melalui jalur seperti direct banking.

“Untuk melanjutkan usaha, bisa kembali mengambil pinjaman di perbankan. Jangan mengambil pinjaman dari rentenir yang bunganya tinggi. Dengan begitu, Anda bisa berkelanjutan sebagai pengusaha UMKM di sektor pertanian,” ujarnya Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Rabu (11/6/2024).

Dia menjelaskan, hal ini merupakan langkah pemerintah untuk memberikan perhatian penuh kepada masyarakat yang lebih sedikit. Menteri Pertanian mengambil contoh lain. Dia menyebutkan kuota pupuk bersubsidi yang ditingkatkan dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton dalam RAPBN tahun 2025.

Kembali ke soal pp no ​​47 tahun 2024 Amran menjelaskan, keputusan tersebut telah meringankan beban masyarakat kecil (salah satunya berprofesi sebagai petani). Dia telah memimpin selama hampir 10 tahun sejauh ini.

“Itu (utangnya) lunas dengan beberapa syarat. Ini luar biasa. Fokus Presiden ke masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat petani, khususnya petani Indonesia. Beliau membantu generasi milenial dan generasi lainnya. Beliau juga memberikan alat-alat pertanian gratis untuk, ” dikatakan. Karakter ini lahir di dalam tulang.

 

 

Artikel Mentan Amran: PP Penghapusan Piutang UMKM Agar Petani Lebih Produktif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/mentan-amran-pp-penghapusan-piutang-umkm-agar-petani-lebih-produktif/feed/ 0
OJK Angkat Bicara Soal Rencana Prabowo Putihkan Kredit Macet Nelayan, Petani, Hingga UMKM https://jahangircircle.org/ojk-angkat-bicara-soal-rencana-prabowo-putihkan-kredit-macet-nelayan-petani-hingga-umkm/ https://jahangircircle.org/ojk-angkat-bicara-soal-rencana-prabowo-putihkan-kredit-macet-nelayan-petani-hingga-umkm/#respond Mon, 28 Oct 2024 20:45:36 +0000 https://jahangircircle.org/ojk-angkat-bicara-soal-rencana-prabowo-putihkan-kredit-macet-nelayan-petani-hingga-umkm/ REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan adanya harmonisasi kondisi perbankan dalam kebijakan pemberian kredit kepada nelayan, petani, dan usaha kecil menengah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Anggota Dewan Otoritas Jasa Keuangan Dian Ediana Rae mengatakan bank sudah memiliki...

Artikel OJK Angkat Bicara Soal Rencana Prabowo Putihkan Kredit Macet Nelayan, Petani, Hingga UMKM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan adanya harmonisasi kondisi perbankan dalam kebijakan pemberian kredit kepada nelayan, petani, dan usaha kecil menengah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Anggota Dewan Otoritas Jasa Keuangan Dian Ediana Rae mengatakan bank sudah memiliki cadangan yang cukup untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Sebenarnya semua jenis cadangan kerugian kerusakan (CKPN) cukup dan perbankan tidak ada masalah,” ujarnya di Banda Aceh, Kamis (24/10/2024).

Namun menurutnya, ada hal teknis dan operasional yang perlu disepakati. Meski demikian, OJK menegaskan akan mendukung kebijakan yang tepat dari pemerintah. Sekaligus memastikan tidak terjadi moral hazard akibat aturan baru tersebut.

Perpres Penyesuaian Kredit Nelayan, Petani, dan UMKM dikabarkan akan diteken Prabowo pada pekan depan. Hal itu ditunjukkan kakak Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, dalam sebuah acara di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Dia menjelaskan sejarah keputusan tersebut.

“Utang 20 tahun lalu, utang Chris Mon (krisis finansial), utang 98 tahun 2008 (krisis ekonomi), utang 5-6 juta petani dan nelayan di mana pun,” kata Hashim di Menara Kadin Jakarta pada Jumat. Rabu. (23/10/2024).

Ia mengatakan, situasi seperti ini membuat petani dan nelayan tidak bisa meminjam uang dari bank. “Setiap masuk SLIK (Layanan Informasi Keuangan) di OJK (Otoritas Jasa Keuangan), ditolak,” kata Hashim.

Itu karena hutang. Jelas sekali, tagihan-tagihan ini sedang dihapuskan. Asuransi bank diubah. Sayangnya, hak penagihan bank tidak dicabut. Akibatnya, sekitar 5-6 juta petani dan nelayan kesulitan mengajukan pinjaman untuk menjalankan usahanya. Oleh karena itu, pendekatan lain diambil.

“Mereka (bank) tidak bisa kredit, sekarang mau kemana? Rentenir dan pinjaman online. Saya baru tahu enam bulan lalu saya tidak tahu mau pinjam apa. Itu perusahaan perusahaan. Pemiliknya tidak butuh apa-apa. Pak Hasim berkata, “Ketika saya mendengar hal itu, saya terkejut.

Tokoh yang menjabat Ketua Dewan Kamar Dagang dan Industri Indonesia ini menilai, Prabowo setuju dengan kontribusinya. Aksi nyata dimulai. Berkoordinasi dengan tim perbankan dan hukum.

Mungkin minggu depan Pak Prabowo akan mengesahkan Keputusan Presiden Whitening, kata Hasim yang saat itu sedang berbincang dengan Kadin Indonesia, kata Chairul Tanjung.

RUU keringanan utang jutaan petani dan nelayan sedang dirancang oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Hal ini agar semuanya tidak melanggar hukum. Patuhi hukum.

“Saya berharap minggu depan beliau menandatangani Keppres tentang kulit putih. 5-6 juta masyarakat dan keluarganya bisa hidup baru dan kembali meminjam ke bank. SLIK tidak akan ditutup di OJK,” kata Hashim.

Ia menegaskan, Prabowo berdiskusi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mengambil keputusan tersebut agar tidak berdampak pada ekosistem perbankan di Indonesia. Hashim memperkirakan dampaknya akan luas. Alasannya adalah 5 hingga 6 juta orang memiliki keluarga. Setidaknya 30-40 juta orang akan terkena dampak dari keputusan presiden yang akan ditandatangani presiden tersebut.

 

Artikel OJK Angkat Bicara Soal Rencana Prabowo Putihkan Kredit Macet Nelayan, Petani, Hingga UMKM pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/ojk-angkat-bicara-soal-rencana-prabowo-putihkan-kredit-macet-nelayan-petani-hingga-umkm/feed/ 0