Artikel Para Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024: Arkhan Kaka Termuda, Asnawi Tertua pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Ajang bergengsi di Asia Tenggara ini tidak ada dalam kalender resmi FIFA sehingga Shin dibatasi dalam merekrut pemain. Timnas Indonesia tak menyebut kemungkinan pemainnya cedera saat menjalani laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Asia pada Maret mendatang. Oleh karena itu, pelatih asal Korea Selatan itu akan merekrut sebagian besar pemain berusia di bawah 22 tahun.
Di antara 24 pemain yang dipanggil, ada dua pemain di atas usia, Asnawi Mangkualam Bahar dan Pratama Arhan. Nama depan berusia 25 tahun dan Arhan berusia 23 tahun pada 21 Desember 2024.
Arkhan Kaka Putra Purwanto menjadi pemain termuda dalam daftar pemain yang diundang ke Piala AFF 2024. Pemain tim Persis Solo itu baru berusia 17 tahun 93 hari. Lahir pada tanggal 2 September 2007.
Pemain tertua saat itu adalah Asnawi. Pemain yang bermain untuk Porting FC pada 4 Oktober di Liga Thailand ini berusia 25 tahun atau lahir pada 4 Oktober 1999.
Arhan berada di urutan teratas untuk pemain yang bermain terbaik untuk timnas. Menurut laman Transfermarkt, Ahan sudah mencetak 3 gol dari 46 pertandingan untuk timnas Indonesia.
Dari 34 pemain yang dipanggil, Persija Jakarta memiliki pemain terbanyak yakni 3 pemain. Shin akan menurunkan 11 pemain dari 34 pemain skuad Piala AFF 2024.
Daftar pemain yang akan mengikuti TC timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024:
Kiper
Cahya Supriadi – Kota Bekasi FC
11 Februari 2003 (usia 21)
Daffa Fasya Sumawijaya – Tim Kalimantan
7 Mei 2004 (usia 20);
Ikram Algiffari – Semen Padang
6 Juni 2006 (usia 18);
Erlangga Setyo Dwi Saputra – PSPS Pekanbaru
16 April 2003 (usia 21)
Artikel Para Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024: Arkhan Kaka Termuda, Asnawi Tertua pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Para Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024: Arkhan Kaka Termuda, Asnawi Tertua pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Karena ajang bergengsi di Asia Tenggara itu tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, Shin mendapat batasan dalam mengundang pemain. Belum lagi potensi cedera pemain mengingat Timnas Indonesia masih berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret mendatang di Zona Asia. Karena itu, pelatih asal Korea Selatan itu akan lebih banyak menggunakan pemain berusia di bawah 22 tahun.
Di antara 24 pemain yang dipanggil, ada dua pemain yang usianya di atas tersebut, Asnavi Mangkulam Bahar dan Pratama Arhan. Nama depan berusia 25 tahun dan Arhaan akan genap berusia 23 tahun pada 21 Desember 2024.
Di antara daftar pemain yang dipanggil Piala AFF 2024, Arkhan Kaka putra Purwanto menjadi pemain termuda. Usia pemain Persis Solo Club ini baru 17 tahun 93 hari. Ia lahir pada tanggal 2 September 2007.
Asnavi kini menjadi pemain tertua. Pemain yang bermain untuk Club Port FC di Liga Thailand pada 4 Oktober itu berusia 25 tahun atau lahir pada 4 Oktober 1999.
Arhan menduduki puncak daftar pemain yang paling banyak bermain untuk timnas. Menurut situs Transfermarkt, Arhan sudah bermain sebanyak 46 kali untuk timnas Indonesia dan mencetak tiga gol.
Dari 34 pemain yang diundang, Persija Jakarta paling banyak menyediakan pemain sebanyak tiga orang. Shin akan menurunkan 11 pemain dari 34 pemain skuad Piala AFF 2024.
Daftar Pemain Peserta Piala AFF 2024 di TC Timnas Indonesia:
Penjaga gawang
Kahya Supriyadi – Kota Bekasi F.C
11 Februari 2003 (usia 21)
Dafa Fasa Sumavijaya – Borneo F.C
7 Mei 2004 (20 tahun)
Ikram Algifari – Viraj Padang
6 Juni 2006 (18 tahun)
Erlanga Setyo Dwi Saputra – PSPS Pekanbaru
16 April 2003 (usia 21)
Artikel Para Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024: Arkhan Kaka Termuda, Asnawi Tertua pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Indonesia Tumbang di Kandang China Meski Mendominasi Laga pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dengan hasil ini, Indonesia masih berada di peringkat kelima dan memiliki perolehan skor yang sama dengan China, yakni tiga poin. Meski demikian, pasukan Shin Tae-yong masih unggul selisih gol 4-5 berbanding China 4-13.
Kekalahan Indonesia terjadi karena dua kesalahan di babak pertama yang membuat China mencetak gol. Tuan rumah nyaris tidak bertahan dari gempuran pemain Garuda dan hanya kebobolan satu gol hingga pertandingan berakhir.
Timnas Indonesia mampu mendominasi permainan sejak awal. Pada menit ke-11, Indonesia menciptakan peluang melalui Ragnar Oratmanguen yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Tapi tetap saja bola kembali.
Indonesia kebobolan pada menit ke-21 ketika hanya ada sedikit ancaman serius. Berawal dari posisi tendangan bebas, Shane Patinama melakukan kesalahan dengan tidak melemparkan bola melewati garis gawang. Bola hendak keluar batas ketika dicegat oleh Jiang Shenglong, yang melepaskan umpan ke tengah.
Abu Dowili Baihlamu langsung melepaskan tembakan ke arah gawang Indonesia yang tak mampu ditepis Martin Pace yang sudah tergeletak seluruhnya di tanah. Tiongkok memimpin 1-0.
Pada menit ke-44, giliran Zhang Yuning yang berhasil menghalau umpan tersebut. Sebelumnya, ia lolos dari posisi offside karena J-Eds terlambat terjebak dalam jebakan offside. Zhang melewati Nona Hilgers dan kemudian melepaskan tembakan rendah yang tidak bisa diblok oleh Pace. China pun membuat skor menjadi 2-0 di penghujung babak pertama.
Pelatih Shin Tae-yung mengganti tiga pemain di awal babak kedua. Mies Hilgers, Shayne Petinama dan Vitan Suleiman digantikan oleh Rizky Rideau, Marcelino Ferdinan dan Tom Hay.
China bermain bertahan dengan keunggulan dua gol di awal babak kedua. Mereka hanya mengandalkan serangan balik. Indonesia akan terus kesulitan menembus lini belakang China yang menempatkan pemainnya di lini belakang karena kedisiplinan tuan rumah menghambat aliran bola.
Berbagai umpan silang dan tendangan sudut tidak berhasil. Sementara itu, upaya menembak dari jarak jauh tidak dilakukan karena pemain Tiongkok mampu menutup jarak tembakan dengan baik.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Indonesia Tumbang di Kandang China Meski Mendominasi Laga pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>