Artikel Erick Thohir Bersyukur Ranking FIFA Indonesia Naik ke Posisi 125 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Alhamdulillah, Indonesia terus naik peringkatnya di peringkat FIFA. Saat ini, Indonesia berada di peringkat 125 atau naik lima peringkat dari peringkat sebelumnya. Kami akan terus dorong agar Indonesia bisa masuk 100 besar peringkat FIFA, dikutip dari Antara. Demikian pernyataan akun Instagram resmi Eric.
Pada masa Eric Thohir menjabat Ketum PSSI, posisi Indonesia di peringkat FIFA mengalami tren peningkatan. Saat Eric terpilih menjadi Ketua Umum PSSI pada Februari 2023, Indonesia menduduki peringkat 151 dalam daftar yang dirilis Desember 2022.
Memasuki April 2023, Timnas Indonesia menduduki peringkat 149, kemudian merosot ke peringkat 150 pada Juni dan bertahan di sana hingga Juli 2023. Setelah itu, status Timnas Indonesia perlahan merangkak meski berpeluang besar terdegradasi.
September 2023 naik ke peringkat 147, Oktober 2023 naik ke peringkat 145, lalu turun ke peringkat 146 pada November 2023 dan bertahan di sana hingga Desember 2023. Peningkatan ini kembali terjadi pada Februari 2024 yang menduduki posisi 142, kemudian meningkat signifikan. Pada April 2024, posisinya berada di angka 134 dan bertahan hingga Juni 2024.
Indonesia kemudian naik satu strip ke peringkat 133 pada Juli 2024, lalu naik tajam ke peringkat 129 pada September 2024. Posisi Indonesia kembali turun pada Oktober 2024 dengan turunnya -os ke peringkat 130, sebelum kembali melonjak 120 ke peringkat 125 pada 4 November.
Artikel Erick Thohir Bersyukur Ranking FIFA Indonesia Naik ke Posisi 125 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Naik 5 Tingkat ke Posisi 125 Setelah Kalahkan Arab Saudi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Keberhasilan tim Garuda yang mengalahkan Arab Saudi 2-0 pada laga keenam Kualifikasi Piala Dunia 2026 kawasan Asia belakangan ini Indonesia mengumpulkan banyak poin. Skor Indonesia menjadi 1135,11 dari 1118,87 setelah memperoleh tambahan poin sebesar 16,24. Hal ini menyebabkan peningkatan peringkat yang signifikan dari 130 menjadi 125.
Negara-negara di benua Afrika mendominasi peringkat yang naik sedikit, sebaliknya sebagian besar negara di Afrika mengalami penurunan peringkat yang signifikan.
Niger menjadi negara yang paling banyak menaiki tangga, yaitu 9 anak tangga. Dari posisi pertama 131 kini berada di posisi 122. Disusul Zambia dan Guyana dengan lompatan 7 posisi.
Tiga negara naik enam peringkat, Skotlandia, Tanzania, dan Tahiti. Indonesia bukan satu-satunya negara yang naik 5 peringkat. Ada juga 6 negara lainnya: Rumania, Norwegia, UEA, Israel, Komoro, dan Mauritania yang bertambah menjadi 5.
Artikel Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Naik 5 Tingkat ke Posisi 125 Setelah Kalahkan Arab Saudi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Erick Ungkap Upaya Mengatrol Posisi Timnas Indonesia ke Peringkat 50 Besar FIFA pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Saat ini, Indonesia berada di peringkat 130 FIFA. Namun posisi tersebut dipastikan akan naik jika Timnas Indonesia terus mencatatkan hasil impresif di laga resmi FIFA, termasuk kualifikasi Piala Dunia 2026.
Eric sebelumnya pernah membahas program percepatan pemeringkatan bertajuk “Garuda Goes Global” dalam rencana PSSI yang menyebutkan Indonesia harus berada di peringkat 50 FIFA pada tahun 2045.
“Itu program besar dimana Indonesia ingin masuk 50 besar dunia pada tahun 2045. Kalau di Asia, targetnya kalau bisa masuk 9 besar. Tentu itu program jangka panjang, tentu ada. adalah quick win, merupakan strategi perantara,” kata Eric, Kamis (21/11/2024) di Bali.
Menurut Eric, hasil positif yang diraih timnas merupakan bagian dari strategi akselerasi atau strategi jangka pendek PSSI untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Terbukti di bawah kepemimpinannya, PSSI menorehkan sejarah dengan mengikuti Piala Asia bersama timnas Indonesia U-17, 20, 23 tahun, dan timnas senior.
Timnas U-23 kita hampir lolos ke Olimpiade, hanya kalah satu pertandingan. Timnas U-17 dan U-20 masih berpeluang ke Piala Dunia,” kata Eric.
Pada Februari 2025, timnas U-20 dibubarkan, sedangkan timnas U-17 akan diperkenalkan pada April 2025. Dua putaran pada bulan Maret dan Juni.
Timnas senior mencari enam poin lagi untuk finis setidaknya di empat besar.
Katanya, menang lawan Arab Saudi sangat penting, kenapa? Karena kami mendapat enam poin. Jika kami kalah melawan Arab Saudi besok, kami akan menempati posisi ketiga atau keempat.
Usai menang 2-0 melawan Arab Saudi, peluang Indonesia kembali terbuka. “Masih ada harapan untuk memenangi dua dari empat pertandingan. Selain itu, jika kami menang dua kali dan sekali imbang, itu akan menjadi bonus bagi kami,” jelas Eric.
Saat ini, menurutnya, PSSI sedang berupaya mewujudkannya. Indonesia akan melawan Australia pada 20 Maret 2025 dan Bahrain lima hari kemudian. “Mereka meminta FIFA dan AFC melihat negara kita aman, negara kita bukan negara terbelakang,” kata Eric penuh harap.
Artikel Erick Ungkap Upaya Mengatrol Posisi Timnas Indonesia ke Peringkat 50 Besar FIFA pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Coach Justin: Shin, Erick, dan Jokowi Berjasa Terhadap Lonjakan Ranking FIFA Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Koki, begitu ia disapa, menyebut Shin Tae-yang datang untuk menukangi timnas yang saat itu menduduki peringkat 174 dunia dengan minim konten pemain. Kemudian muncul Eric Thohir sebagai Ketua Umum PSI yang bercita-cita membawa Indonesia ke posisi 100.
“STY berbicara kepada para pemain tentang perlunya masuk lebih dalam ke skuad tim nasional dan Eric memenuhi permintaan STY, bersikap profesional dengan meminta STY mencapai tujuan yang telah disepakati. Hasil yang kami lihat sejauh ini telah meningkatkan peringkat kami. 40 poin,” kata Rashtriya Kosi, yang mengelola tim. Futsal Indonesia dalam keterangannya diperoleh Republika.co.id, Senin (7/10/2024).
Namun kerja sama keduanya tidak akan terjadi tanpa peran Presiden Jokowi. Sebab PSSI butuh dukungan kuat pemerintah untuk naturalisasi pemainnya. Pada bagian ini, keseriusan Jokowi menunjukkan dukungannya terhadap program PSSI yang diamanatkan Eric.
Saya pernah bilang hanya RI1 yang bisa menyelamatkan sepak bola Indonesia dan itu terbukti setelah kasus Kanjuruhan ketika Presiden Jokowi menelpon presiden FIFA agar kami tidak diberi sanksi, kata pelatih Justin.
“Tidak hanya itu, Jokowi mempunyai visi dan peran yang besar dalam mendukung sepak bola kita. Ketika kita menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 dan proses nasionalisasi diaspora kita, itu perlu persetujuan DPR dari Presiden.”
Menurutnya, target yang dipatok PSSI agar Timnas Indonesia bisa masuk 100 besar ranking FIFA akan tercapai dalam waktu dekat, asalkan PSSI dilatih Eric bersama Shin. Selama Indonesia punya striker, kecenderungan mencetak gol kini tinggi.
“Jika Arab Saudi berada di peringkat 54 FIFA, kita harus yakin bisa seperti mereka. Ke depan kita harus berbenah dan bisa bersaing dengan Arab Saudi dalam 6 hingga 7 tahun ke depan,” kata Justin. .
Ia berharap dukungan terhadap PSSI dan Timnas Indonesia terus berlanjut seiring Indonesia dipimpin oleh Prabowo Subianto.
Artikel CIRCLE NEWS Coach Justin: Shin, Erick, dan Jokowi Berjasa Terhadap Lonjakan Ranking FIFA Indonesia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Coach Justin: Shin, Erick, and Jokowi Are Merited to Indonesia’s FIFA Ranking Surge pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Koci, pelatihnya, menyebut Shin Tae-yong menghadapi tim peringkat 174 dunia itu dalam laga berat. Kemudian muncul Erick Thohir selaku Wakil Ketua PSSI yang mempunyai visi mengangkat Indonesia ke peringkat 100.
“STY menunjukkan betapa pentingnya pemain di timnas, dan Erick memenuhi keinginan STY dan juga para profesional dengan meminta STY memenuhi kontrak yang telah kita sepakati. Yang kita lihat selama ini, standing kita bertambah 40 poin,” kata Koci yang selama ini memimpin tim futsal Indonesia, dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Senin (7/10/2024).
Namun kerja sama keduanya tidak bisa lepas dari peran Presiden Jokowi. Sebab, pembentukan pemain yang dibutuhkan PSSI membutuhkan dukungan kuat dari pemerintah. Terkait hal tersebut, Jokowi mengutarakan keinginannya untuk mendukung proyek PSSI yang dipimpin Erick.
“Tadi saya katakan hanya RI1 yang bisa menyelamatkan sepak bola Indonesia, dan itu dibenarkan ketika Presiden Jokowi menelpon presiden FIFA untuk menolak kami setelah Kanjuruhan,” kata Coach Justin.
“Tidak hanya itu, Jokowi juga mempunyai visi dan peran yang besar dalam mendukung sepak bola kita. Ketika kami mengadakan Piala Dunia U-17 tahun lalu, dan rencana kami untuk menerima warga negara asing, semuanya memerlukan persetujuan dari Ketua Parlemen.
Menurutnya, target yang dipatok PSSI agar Timnas Indonesia masuk grup ke-100 FIFA akan berhasil asalkan PSSI tetap mempertahankan Erick dan Shin sebagai pelatih. Hanya memberikan Indonesia pemain yang pikirannya lebih tajam dari sekarang.
“Andai saja Arab Saudi berada di peringkat 54 versi FIFA, kita harus pastikan bisa seperti mereka. Ke depan harus lebih bangkit dan 6 sampai 7 tahun ke depan kita bisa bersaing dengan Arab Saudi,” kata Justin. .
Ia pun berharap dukungan PSSI dan Timnas Indonesia terus berlanjut saat Indonesia dipimpin oleh Prabowo Subianto.
Artikel JAHANGIR NEWS Coach Justin: Shin, Erick, and Jokowi Are Merited to Indonesia’s FIFA Ranking Surge pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>