Artikel CIRCLE NEWS RAN Gandeng Salma Salsabil di Album Terbaru Teater Nestapa pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Nino, salah satu staf RAN menjelaskan, karakter musik Salma yang groobel dan upbeat mirip dengan dirinya. Maka Rayi, Asta dan Nino bersama-sama mengajak Salma untuk bekerja sama.
“Di antara lulusan ajang pencarian bakat, menurutku RAN yang paling cocok untuk Salma. Karena kalau dilihat dari lagu-lagu Salma, dia juga cenderung groovy dan optimis, seperti RAN. Pilihannya sangat cocok untuk RAN, kata Nino dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (16/10/2024).
Menurut Rayi, awal lagu “Hey Tunggu Dulu” hanya akan dibawakan dengan formasi RAN. Namun dalam proses produksinya, ia merasa perlunya suara perempuan untuk memberikan dimensi baru dan membuat harmoni menjadi lebih segar.
“Jadi sebenarnya saat lagu ini selesai kami merasa ada yang kurang. Jadi kami merasa perlu suara perempuan agar lebih menarik,” ujarnya.
Saat ditawari kerja sama, kata Rayi, Salma menerima ajakan tersebut. Karena kompatibel, proses pendaftarannya cepat. “Saat Salma dihubungi, Alhamdulillah diterima, dan ini kerjasamanya. “Kegaduhan itu berlangsung beberapa saat, tiga jam kemudian berakhir,” kata Rayi.
Album Nestapa Theatre terdiri dari 11 lagu yaitu “Ayo Juga”, “Hei Tunggu Dulu”, “Kapan?”, “Kapan?”, “Masih Wedi Tresna”, “Memori”, “Kenapa Kata Bareng”, “Masih. Wedi untuk “Cinta”, “Kapa Kita Bareng”, “Pemain Penyelamat”, “Rahasia #2” dan “Gaib”.
Sesuai dengan judulnya, album ini juga menawarkan pengalaman sinematik, dimana video musik dikemas sebagai film pendek dengan genre berbeda. Video musik “Serahasi #1” dan “Serahasi #2” misalnya, dikemas dalam genre drama dengan Morgan Oey sebagai salah satu pemerannya.
Dan video musik lagu “Hei, Tunggu Dulu” dibuat seperti film laga. Untuk proyek video musiknya, RAN juga menggaet aktor Reza Rahadian.
Artikel CIRCLE NEWS RAN Gandeng Salma Salsabil di Album Terbaru Teater Nestapa pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Album Baru RAN Teater Nestapa Eksplorasi Tema Kesedihan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Nino menjelaskan, album ini merupakan gaya baru dalam kiprah mereka selama hampir dua tahun. Menurut Nino, album ini merupakan proyek lain di luar zona nyaman mereka.
“Bisa dibilang ini di luar zona nyaman karena selama ini kami selalu menyuguhkan tema-tema bahagia dan gembira. Dan sekarang album ini mengangkat tema-tema sedih,” kata Nino dalam jumpa pers di FX di Jakarta, Rabu ( 10) /16/2024).
Lagipula, menurut Nino, album baru ini merupakan respon para pekerja yang sudah matang. Sebab, seiring bertambahnya usia, mereka juga dirundung berbagai permasalahan hidup dan kepahitan.
“Tidak bisa dipungkiri usia kita sudah menginjak 40 tahun. Jadi tentu saja kita pernah menghadapi permasalahan dalam hidup ya, tapi album ini menunjukkan bagaimana kita mengatasi kesedihan itu, kata Nino.
Album studio Nestapa berisi 11 lagu, antara lain “Come Too”, “Hey Wait a First”, “Kapan?”, “Di mana?”, “Masih Takut Cinta”, “Memori”, “Apa Mengapa Kita Bersama”. “Pemain Cadangan”, “Rahasia #1”, “Rahasia #2” dan “Gaib”. Meski mengusung tema sedih, namun RAN tetap mempertahankan warna indah dalam lagu-lagu albumnya ini.
Sesuai dengan namanya, album ini juga menawarkan pengalaman sinematik dimana video musiknya dirangkai layaknya sebuah film pendek dengan genre berbeda. Misalnya saja video musik lagu “Serahasi #1” dan “Serahasi#2” yang termasuk dalam genre drama, dimana Morgan Oey menjadi salah satu pemerannya. Sementara itu, video musik lagu “Hey, Wait First” telah diubah menjadi film laga. Untuk proyek video musiknya, RAN pun menarik perhatian aktor ternama Reza Rahadian.
Menurut Nino, ide membuat video musik layaknya film bermula dari kecintaan mereka terhadap film. “Ide di balik teater ini berasal dari fakta bahwa kami sangat suka menonton film dan kami ingin pendengar musik kami merasa menjadi aktor terbesar dalam hidup mereka ketika mendengarkan lagu kami,” kata Nino.
Dalam album Nestapa Theater, RAN juga berpasangan sebagai produser Passion Vibe, Rayendra Sunito dan S/EEK. Langkah ini diambil untuk menghadirkan lingkungan baru di seluruh rantai pasokan.
“Pada rilisan-rilisan sebelumnya, kami selalu memproduksinya bersama RAN. Oleh karena itu pada jilid ini kami merasa membutuhkan pendapat dan sentuhan orang lain untuk mengembangkan proyek ini,” kata Rayi.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Album Baru RAN Teater Nestapa Eksplorasi Tema Kesedihan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>