Artikel Aktor Reza Rahadian Kenang Momen Kebersamaan dengan BJ Habibie pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Saya merasa sangat bahagia karena saya langsung mengenalnya. Saya kenal seorang ayah, teknis dan presiden dalam pikiran saya.
Reza ingat ketika ia mendapatkan kritik dan dianggap tidak pantas untuk memainkan karakter Hibbe. Pada waktu itu, Reszza mengatakan dia dikritik dan ingin meninggalkan proyek film Habibi dan Annon. Tetapi mengingat Reza, Erag Habibi mendukungnya dan mendorong mereka.
“Jadi ada beberapa kritik di masa lalu yang saya hentikan. Lalu saya berbicara di telinga telinga hibbe, dan dia harus memperkuat saya.
Reza juga mengungkapkan efek mendalam dari sembilan belas hibbi dan anon. Untuk sinar, tempat ini adalah saksi bersejarah untuk perjalanan nilai -nilai nasional, demokrasi dan cinta.
“Mao naga kinny naga magay-housy handuma majuma mga mga gream nga goom nga gromn no luemood, ngas dan virtue mendalam dan dalam.
Rain menyambut pembukaan Visma Habibi dan Anun (WHU) untuk publik. Menurutnya, manusia, terutama generasi muda, dapat mengidentifikasi kecerdasan di Habibi.
Sementara itu, Habibi dan persatuan yang dihormati akan sepenuhnya dibuka dalam tur sejarah untuk dimulai pada Februari 2025. Jika Anda ingin mengunjungi Visima Habibi dan bisa menjadi bit.
Artikel Aktor Reza Rahadian Kenang Momen Kebersamaan dengan BJ Habibie pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Aktor Fedi Nuril Ungkap Pengalaman Disutradarai oleh Reza Rahadian pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Iya, saya selalu memerankan lebih dari satu peran perempuan di film. Jadi, ketika saya mendapat peran ini, saya pikir saya diberi tantangan baru,” kata Fedi usai konferensi pers pengumuman film “Pangku” di Epicentrum, Jakarta, Selasa. (29) /10/2024).
Oleh karena itu, ia banyak meneliti dan berdiskusi, termasuk dengan sutradara Reza Rahadian tentang sosok Hadi. Menariknya lagi, Fedi mencoba menganalisis karakternya dan melangkah memperluas perannya sebagai Hadi. “Tentu saja saya orang yang terisolasi, saya suka dikucilkan, makanya saya berusaha lebih memberikan pencerahan terhadap situasi yang saya masuki dan situasi Hadi, karena ini hanya cerita Hadi,” kata Fedi.
Ia bersemangat bisa menjadi bagian dari film pertama Reza Rahadian sebagai sutradara. Saat ini, Fedi menilai Reza Rahadian sudah menjadi pemimpin tersendiri.
“Cara dia memberikan nasehat tidak seperti yang lain. Dia sudah tahu apa yang diinginkannya dan itu sangat penting dalam membimbing pemain.
Film Pangkuk yang mencoba menceritakan kisah perjuangan hidup seorang perempuan di Laut Utara Jawa ini merupakan sebuah Motion Pictures, sebuah studio yang didirikan oleh Reza Rahadian dan Arya Ibrahim sejak tahun 2020. Sejak awal berdirinya, film-film seru menjadi satu kesatuan. . Dia berencana membuat Film dan Pangkuk akan menjadi film pertamanya. Film ini disponsori oleh Badan Film, Musik dan Penyiaran, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Arya Ibrahim selaku produser dan salah satu pendiri Motion Pictures mengungkapkan kebahagiaannya dengan proyek ini. Arya mengatakan, film Pangku dipilih sebagai babak pertama karena ceritanya menunjukkan beberapa hal yang tidak diketahui namun sangat relevan.
“Sebelum syuting Pangku, saya mewakili Motion Pictures dan seluruh aktor serta tim yang terlibat mohon doanya agar cepat sembuh. Semoga bisa segera bertemu tahun depan.
Artikel Aktor Fedi Nuril Ungkap Pengalaman Disutradarai oleh Reza Rahadian pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Reza Rahadian Debut Jadi Sutradara Film Panjang, Ini Karya Pertamanya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Reza Rahadian menjelaskan, ide pembuatan film Pangku muncul sekitar lima tahun lalu saat ia sedang syuting di kawasan Pantura dan melihat langsung fenomena kopi Pangku. Ini adalah praktik berjualan kopi yang diiringi dengan bekal pengantin untuk berbincang dan, seperti namanya, memperbolehkan sang wanita berpelukan di pangkuan pengunjung.
“Jadi lima tahun lalu saya mendapat ide untuk membuat film bersama Kopi Pangku. Tertahan oleh beberapa hal hingga akhirnya tahun ini terlaksana dan Alhamdulillah kita bertemu dengan tim dan pemain terbaik,” kata Reza dalam jumpa pers. di Epicenter Jakarta pada Selasa (29/10/2024).
Meski terinspirasi dari kopi pangku, secara keseluruhan film bergenre drama ini berkisah tentang kehidupan dan perjuangan perempuan dan komunitas marginal. Reza menuturkan, menampilkan perjuangan perempuan dan kelompok marginal dalam sebuah film merupakan cita-citanya sejak lama.
Reza pun secara khusus mendedikasikan film ini untuk ibunya, Pratiwi Widantini Matulessy. Meski film ini tidak menceritakan kisah hidup ibunya, namun menurut Reza, kisah yang dikisahkan memiliki hubungan internal dan emosional dengan ibunya.
“Jadi ibu saya luar biasa. Seorang wanita yang tidak pernah mengeluh. Jadi dengan film pertama saya, saya merasa setidaknya harus ada hubungan batin dengan ibu. Bahkan jika saya tidak berbicara tentang kehidupan ibu saya, setidaknya ada hubungan batin dengan ibu saya.” Ini benang merah yang bisa dikaitkan dengan ibu saya, yaitu membesarkan perempuan tangguh,” kata Reza.
Reza menjadikan kopi pangka sebagai titik awal untuk kemudian mencermati permasalahan sosial lainnya. Berdasarkan makna dan filosofi kata pangku, Reza juga memaknai pangku tidak hanya sebagai upaya melindungi dan mencintai, tetapi juga sebagai keterbatasan yang berarti dan kurangnya kemandirian.
Proses syuting film baru Pangku akan dimulai minggu depan di berbagai daerah, termasuk pantai utara Jawa. Film ini rencananya akan tayang pada tahun 2025 di seluruh bioskop tanah air. Film Pangku akan menceritakan kisah perjuangan hidup seorang wanita di pantai utara Jawa yang dibintangi oleh Claresta Taufan, Devano Danendra, Fedi Nuril, Shakeel Fauzi dan Christine Hakim.
Pangku akan diproduseri oleh Motion Pictures, rumah produksi yang dirintis Reza dan Arya Ibrahim sejak tahun 2020. Sejak dirilis, film layar lebar menjadi salah satu agenda film tersebut.
Artikel Reza Rahadian Debut Jadi Sutradara Film Panjang, Ini Karya Pertamanya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Reza Rahadian Pilih Fedi Nuril untuk Main di Film Debutnya Sebagai Sutradara pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Reza membeberkan alasan memilih Claresta dan Fedi. Menurut Reza, Claresta yang masih baru terjun di industri peran, memiliki integritas dan kualitas dalam mencoba memerankan karakter Sartika. Pada Selasa, 29/10, Reza berkata, “Claresta belum banyak memerankan karakter di film, jadi menurutku itu membuatnya begitu murni dan nyata sehingga sangat diperlukan untuk memerankan Sartika.” / 2024).
Menurut Reza, pencarian sosok yang tepat untuk karakter Sartika membutuhkan waktu yang cukup lama. Setelah dua kali seleksi, Reza akhirnya memutuskan Clarist.
Proses pembentukan karakter Sartika memakan waktu lama. Saat akhirnya saya menemukan Claresta, saya yakin dia adalah orang yang tepat, kata Reza.
Soal pemilihan karakter Hadi, Reza menilai Fedi Nuril adalah sosok yang tepat. Menurutnya, Fedi berhasil bangkit dan mengambil alih lini depan Hadi dengan sangat baik.
Jadi yang dibutuhkan adalah pemain yang bisa memberikan cara yang sulit untuk memprediksi, kenapa ini, itu itu, dan semua yang saya lihat pada Feda Nuril, kata Reza.
Reza pun yakin kombinasi Claresta dan Fedi bisa menarik penonton film Pangku. Film Pangku akan mengisahkan kehidupan seorang perempuan di pesisir utara Pulau Jawa yang dibintangi oleh Claresta Taufan, Devano Danendra, Fedi Nuril, Shakeel Fauzi, dan Christine Hakim.
Pangku akan diproduksi oleh Motion Pictures, perusahaan produksi yang didirikan oleh Reza dan Arya Ibrahim sejak tahun 2020. Sejak awal, film layar lebar menjadi salah satu program Motion Pictures.
Film baru Pangku akan mulai syuting minggu depan, di beberapa lokasi termasuk Jawa Utara. Rencananya, film tersebut akan tayang pada tahun 2025 di seluruh bioskop tanah air.
Artikel Reza Rahadian Pilih Fedi Nuril untuk Main di Film Debutnya Sebagai Sutradara pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>