Artikel Sekolah Indonesia Davao Semarakkan Hari Guru dengan Kegiatan Unik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Peringatan kali ini mengusung tema Guru Hebat, Indonesia Kuat, diawali dengan upacara bendera yang dihadiri seluruh keluarga besar SID, dengan seluruh guru mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan oleh Bapak M. Heru Santoso, ditegaskan bahwa peran guru selain sebagai agen ilmu pengetahuan juga mempunyai peran sebagai agen peradaban. Dari tangannya lahir manusia Indonesia yang cerdas dan berakhlak mulia.
Usai penyerahan bendera, kegiatan dilanjutkan dengan fashion show dan lomba matematika.
“Guru bukanlah orang yang hebat, namun orang yang hebat lahir dari tangan guru yang baik,” demikian pesan Bapak Rinto Soehartono selaku wakil direktur Sarpras dalam sambutannya sebelum dimulainya peragaan busana dan lomba matematika. Pesan ini mengingatkan kita betapa pentingnya peran guru dalam berbangsa dan bernegara.
Peragaan busana tersebut menampilkan karya para siswa SMA yang mendesain pakaian dari bahan plastik, kertas, dan koran bekas sisa KJRI Davao City dan kantor SID.
Acara diakhiri dengan ramah tamah, dimana para siswa menempelkan kesan dan pesan atau gambar gurunya ke dalam bingkai bekas kartun buatan pengurus OSIS.
Acara Hari Guru Nasional Tahun 2024 ini terealisasi berkat dukungan Kantor Atase Pendidikan KBRI Manila, dan dukungan KJRI Davao City.
Artikel Sekolah Indonesia Davao Semarakkan Hari Guru dengan Kegiatan Unik pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Pramuka KJRI Davao City Gelar Perkemahan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Gudep 001-002 KJRI Davao City Sekolah Indonesia Davao melaksanakan kegiatan pramuka setiap hari Rabu sore. Setiap mahasiswa SID didorong untuk mengikuti kegiatan eksplorasi, karena eksplorasi diyakini akan meningkatkan karakter anggotanya untuk disiplin, memiliki rasa kewarganegaraan yang tinggi, bekerja sama, saling menghormati dan mencintai serta mencintai sesama. lingkungan alam.
Semua kegiatan di Pramuka didasarkan pada usia dan level, menyenangkan, dan kegiatan di luar ruangan.
Dimulai dari menjadi anggota Siaga, yaitu jenjang anggota yang berusia 7-10 tahun dan biasanya berada pada jenjang sekolah dasar.
Tingkat kedua adalah Pengalang, diperuntukkan bagi anggota berusia 11-15 tahun. Tingkat penggalangan dana ini terbagi menjadi empat (4) yaitu : Penggalang Ramu, Penggalang Rakit, Penggalang Terap dan Penggalang Garuda.
Jenjang selanjutnya adalah Jenjang Wajib, dimana anggotanya berusia sekitar 16-20 tahun dan biasanya duduk di bangku SMP atau SMA.
Kemajuan ke setiap level biasanya dicapai setelah tes bakat dan persyaratan tertentu. Khususnya, terdapat Waktu Penerimaan di Samping (PTA) untuk pemindahan Pengalang Penegak.
Mengingat anggota Pramuka Gudep 001-002 mayoritas merupakan siswa SID dari tingkat SD, SMP, dan Tinggi, maka kegiatan perkemahan ini meliputi penyambutan anggota baru pada jenjang Alert, Raider dan Enforment.
Acara dibuka dengan upacara pengibaran bendera dan Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan SID, Bpk. Muhamad Kheru Santoso, hadir sebagai Pembawa Acara.
Dalam sambutannya, Kak Xeru Santoso mengingatkan para peserta perkemahan untuk berpartisipasi dengan baik dalam segala kegiatan dan selalu menjaga kesehatan.
“Menjaga kesehatan sangat penting karena setelah mengikuti latihan rekrutmen ini, pramuka kita juga akan mengikuti Jambore Pramuka Regional Filipina di Malagos pada tanggal 25-27 Oktober 2024. Untuk menjaga nama Indonesia, KJRI Davao City dan SID-nya,” ujarnya.
Artikel Pramuka KJRI Davao City Gelar Perkemahan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>