Artikel British School Jakarta dan SDN Pondok Jagung 02 Cemerlang di Milklife Soccer Challenge pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Peserta sebanyak 1.351 orang berasal dari 125 sekolah dasar (SD) di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Mereka tergabung dalam 125 tim yang terdiri dari 40 tim KU 10 dan 85 tim KU 12.
Direktur program MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono mengatakan, bertambahnya peserta MilkLife Soccer Challenge Series 2 di setiap kota acara, serta perkembangan sepak bola wanita di Tanah Air, merupakan ‘iklim sejuk’ bagi penyelenggara. Tangerang yang merupakan turnamen ke-16 dari total 17 event tahun ini memiliki peserta yang unik dan beragam dengan kemampuan dasar yang relatif baik.
“MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Seri 2 2024 cukup menarik dan sangat menggembirakan bagi kami melihat calon-calon penyelenggara unggulan baru. Dibandingkan seri pertama, kualitas seri kedua ini mengalami peningkatan. Meski jumlah pesertanya sedikit di seri pertama, namun lonjakannya sangat besar di seri kedua. “Mereka datang dari sekolah negeri hingga sekolah internasional dengan karakter yang berbeda-beda dan menjadikan pertandingan ini kompetitif dan sportif,” kata Teddy.
Tetap semangat Teddy, juara MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Seri 2 2024 tidak boleh berpuas diri dan bagi yang gagal jangan menyerah. Makanya masih ada waktu untuk mengembangkan potensi diri menuju #DaretoCreateGoals. Selain turnamen tambahan yang kembali digelar tahun depan, ada MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang dipastikan digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada Januari 2025.
“Bukan hanya MilkLife Soccer Challenge yang akan mengakhiri kompetisi, namun MilkLife Soccer Challenge All-Stars akan semakin terkenal dimana prestasi mereka akan mengharumkan kotanya. Jadi dorong mereka untuk terus berlatih semaksimal mungkin dan mengembangkan kecintaan terhadap sepak bola. “Dengan begitu, kita berharap atlet-atlet profesional yang berlaga di Piala Dunia Wanita bisa keluar dari turnamen ini,” kata Tedi.
Sebelum MilkLife Soccer Challenge All-Stars, tim di setiap kota mendapat pelatihan khusus di turnamen MilkLife Soccer Challenge All-Stars dengan calon siswa yang masuk radar tim Talent Scout di MilkLife Extra Training yang dipelopori oleh Soccer Challenge Kepala pelatih MilkLife, Timo Scheneumann, telah melakukannya. UEFA A memiliki lisensi pelatihan di Jerman sejak 2007.
Program latihan khusus menganut sistem promosi degradasi. Oleh karena itu, jika ada peserta yang kemampuannya stagnan maka posisinya akan digantikan oleh calon pemain lain yang memenuhi kriteria. Hal ini tidak lepas dari upaya untuk mendorong siswi agar lebih mengembangkan kemampuan bermain sepak bolanya.
Timo mengungkapkan, 21 peserta terpilih dari Tier 1 dan Tier 2 Tangerang dan akan menjalani pelatihan tambahan untuk MilkLife. “Dari 21 pemain, kami akan memilih kurang lebih 14 pemain untuk berkompetisi di MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Setiap kota yang mengikuti kompetisi ini memiliki karakter yang berbeda-beda. Di Tangerang, kemampuan pemain tengah dan cadangan hampir sama dan merata. Jadi kami tidak mengandalkan satu atau dua pemain, kata pelatih Timo.
Coach Timo berterima kasih atas keikutsertaan sekolah internasional dalam MilkLife Soccer Challenge – Series Tangerang 2 2024, yakni Jakarta Intercultural School di KU 10 dan Jakarta British School yang menurunkan dua tim untuk KU 10 dan KU 12. “Itu adalah langkah yang tidak biasa. hal ini dan terima kasih atas kerja sama dari berbagai pihak yang menyukseskan kompetisi ini “Selain itu, tujuan kami adalah mendorong SSB untuk membuka kelas bagi anak perempuan, sehingga ada jenjang karir yang berkesinambungan bagi mereka di masa depan. atlet,” kata Timo.
Seri Air Terjun Juara 1
Sementara itu, laga final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) – Tangerang Seri 2 2024 yang digelar di Stadion Kera Sakti, Minggu malam (17/11) berlangsung seru dengan semangat juang yang tinggi. Juara Liga 1 MLSC Tangerang di kedua sektor KU 12 dan KU 10 gagal mempertahankan gelarnya. Di KU 12, British School Jakarta berhasil menorehkan hasil gemilang dan berhasil menyingkirkan SDN Buaran 01. Sementara itu, usaha tim KU 10, SDN Pondok Jagung 02, membuahkan hasil manis setelah mereka juga berhasil mengalahkan rivalnya di babak final. . game seri sebelumnya, SDN Kunciran 4.
Setelah jalannya pertandingan, tim KU 12 SDN Buaran 01 berhasil mendapatkan gol pertama pada menit ke-3 melalui tendangan keras Airo Septiyani dari luar kotak penalti. Berusaha membalikkan kedudukan, British School Jakarta bermain lebih mendesak dengan serangan cepat dan tembakan ke arah gawang. Namun penampilan apik kiper SDN Buaran 01 Chasyafa Nur Chasanah berhasil memblok beberapa tembakan lawan.
Sayangnya, pada menit ke-15 jelang turun minum, gawangnya jebol akibat tembakan keras pemain kedua Jakarta British School, Mali Heaume. Pada babak kedua, kedua British School Jakarta dan SDN Buaran 01 saling beradu strategi dan menampilkan strategi terbaiknya untuk meraih gelar juara. Namun hingga peluit panjang usai, skor masih imbang 1-1 hingga dilanjutkan dengan adu penalti. Kegagalan penendang ketiga SDN Buaran 01, Ainun Fadillah, membuahkan kemenangan bagi British School di Jakarta yang merebut posisi teratas KU 12.
“Saya senang sekali bisa mengikuti MilkLife Soccer Challenge karena selain bisa bertanding sepak bola, saya juga bisa mendapatkan teman. Mereka bagus dan bermain bagus. Di final, lawan SDN Buaran 01 cukup solid dalam pertahanan sehingga sulit mencetak gol. “Kedepannya kami akan terus berlatih dan bisa mengikuti serta mempertahankan gelar juara di kompetisi ini tahun depan,” kata kapten tim British School Jakarta, Evelyn Crane-walker.
“Saya sangat terkejut bahwa ini adalah kompetisi yang bagus dan dikelola dengan baik seperti MilkLife Soccer Challenge. Selain itu, banyak pemain potensial di sini. Hal ini menambah motivasi tim kami untuk bertanding maksimal, karena hingga saat ini sulit mencari lawan. “Kami juga senang bisa menjadi juara KU 12, karena ini pertama kalinya kami berpartisipasi,” kata pelatih British School Jakarta Steven Jackson, yang memiliki 20 tahun pengalaman mengajar dan 12 tahun peran kepelatihan di Manchester. Kota. .
Sementara di KU Sektor 10, SDN Pondok Jagung 02 dan SDN Kunciran 4 kembali bertemu di babak final, setelah dikalahkan SDN Kunciran 4 pada seri sebelumnya. Serangan jual beli pun hadir sejak risalah tersebut.
Memasuki menit ke-8 babak pertama, SDN Pondok Jagung 02 memanfaatkan serangan balik lewat skill solo Rayna Adeeva Piscessa. Ia dengan percaya diri mengarahkan bola dari lini pertahanan hingga berhasil bersarang di pojok belakang lawan untuk menjadikan skor 1-0.
Memasuki babak kedua, SDN Kunciran 4 mencoba mengejar ketertinggalan dengan permainan yang lebih agresif. Usahanya berhasil, dribbling tunggal Angelina Putri Sarealita Mongan membuat tim lain kesulitan hingga wasit meniup peluit tanda pelanggaran di kotak penalti. Sayangnya, Angelina kurang maksimal memanfaatkan penalti yang diberikan kepada SDN Kunciran 4 karena sepakannya masih melebar di sisi kiri gawang.
Pada menit ke-25, SDN Kunciran mencetak 4 gol melalui tembakan Michelle Anandita Wibowo. Skor 1-1 tak bertahan lama, semenit kemudian SDN Pondok Jagung 02 menambah satu gol berkat kemampuan luar biasa Rayne Adeeva melewati pertahanan lawan.
“Saya senang sekali bisa menjadi juara, saya tidak menyangka karena dalam satu seri tim saya berada di posisi kedua. Sebelum bertanding di seri kedua ini, tim saya berlatih rutin tiga kali seminggu dan mengutamakan pertahanan agar lawan tidak mudah ketahuan. “Setelah ini kami berlatih lebih keras lagi dan saya ingin menjadi anggota timnas untuk berlaga di Piala Dunia Wanita,” kata Rayna.
Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Seri 2 2024:
Kategori usia 10
Juara : SDN Pondok Jagung 02
Juara II : SDN Kunciran 4
Setengahnya dibeli: British School Jakarta dan SDN Pinang 3
Pencetak gol terbanyak: Angelina Putri Sarealita Mongan (19 gol) – SDN Kunciran 4
Pemain terbaik: Nitya Safira Jaya – SDN Pinang 3
Penjaga gawang terbaik: Naura Alifa Sheinafia – SDN Pinang 3
Tim Fairplay: Sekolah Inggris Jakarta
Kategori usia 12
Juara : British School Jakarta
Juara II : SDN Buaran 01
Belanja separuh: SDN Meruya Selatan 04 dan SDN Gebang Raya 1 B
Pencetak gol terbanyak: Aira Septiyani (31 gol) – SDN Buaran 01
Pemain terbaik : Aira Septiyani – SDN Buaran 01
Penjaga gawang terbaik : Zara Campbell – British School Jakarta
Tim Fairplay : SDN Gebang Raya 1 B
Kunjungi www.milklifesoccer.com untuk melihat jadwal, hasil pertandingan, klasemen dan daftar pencetak gol MilkLife Soccer Challenge – Liga 2 Tangerang 2024 serta ikuti akun media sosial MilkLife Soccer Challenge (Instagram @milklifesoccer, TikTok @milklifesoccer, YouTube. @milklifesoccer. ) Temukan informasi menarik seputar perkembangan sepak bola wanita.
Artikel British School Jakarta dan SDN Pondok Jagung 02 Cemerlang di Milklife Soccer Challenge pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel SD Cinta Kasih Tzu Chi dan SDN Kebagusan 03 Raih Juara di MilkLife Soccer Challenge pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kemenangan SD Cinta Kasih Tzu Chi tidak lepas dari penampilan gemilang pemain bintang Andien Haifa Syakira yang mencetak delapan gol dalam kemenangan tersebut, beberapa di antaranya dicetak secara spektakuler dengan tendangan jarak jauh yang dahsyat. Sedangkan dua gol yang dicetak SDN Cipedak 01 diciptakan oleh Madinah Alatas dan Khanza Lofa Azzahra.
Delapan gol lagi di laga final membawa Andien menjadi top skorer MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 2 2024 dengan 39 gol. Hasil bagus di Kingkong Soccer Arena ini membuat Andie semakin memantapkan cita-citanya meniti karir sepak bola.
“Menjadi juara MilkLife Football Challenge merupakan sebuah prestasi yang membanggakan. Saya bertekad untuk terus bekerja keras dalam latihan dan meraih prestasi lebih banyak lagi. Saya juga berharap bisa mewujudkan cita-cita saya menjadi pemain timnas wanita Indonesia ketika saya sudah hebat,” kata Andien. .
Sementara itu, keberhasilan SDN Kebagusan 03 menjadi juara KU 12 tidak lepas dari kontribusi besar Albianca Raula. Pemain yang mulai serius bermain sepak bola di usia 7 tahun ini berhasil mencetak enam gol, sedangkan dua gol lainnya dicetak oleh Zaskia Rahmadanti dan satu gol bunuh diri pemain lawan.
Bianca mengungkapkan, kemenangan timnya pada laga final MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 2 2024 karena strategi yang diterapkan timnya berhasil dengan baik. Ia mengaku mendapat tugas khusus untuk lebih banyak melepaskan tembakan ke gawang lawan dari jarak jauh. Meski baru pertama kali mengikuti MilkLife Soccer Challenge, Bianca langsung menjadi top skorer dengan 41 gol.
“Saya senang sekali tim saya langsung menang, padahal saya baru pertama kali mengikuti turnamen MilkLife Soccer Challenge. Saat final, saya diminta banyak melakukan tembakan dari jarak jauh ke gawang lawan. Syukurlah saya berhasil untuk mencetak enam gol.
Ketua Djarum Foundation Victor Hartono mengatakan melalui MilkLife Soccer Challenge, Indonesia harus mampu melahirkan pesepakbola wanita berbakat yang mampu menjadi atlet sepak bola profesional dan mengharumkan nama bangsa di masa depan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Djarum Foundation bersinergi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Federasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) agar anak perempuan yang saat ini berusia 10 dan 12 tahun selalu memiliki wadah untuk terus meningkatkan kemampuannya. bermain sepak bola pada usia 14, 16, 18 dan di level dewasa.
“Indonesia sebetulnya banyak sekali talenta-talenta alam di usia muda yang perlu dibina dan dikembangkan agar kelak bisa menjadi pemain yang utuh. Namun, butuh proses yang panjang untuk bisa memiliki banyak pemain hebat. Talenta-talenta usia yang lahir sejak dini MilkLife Soccer Tantangannya tentu tidak akan kita biarkan begitu saja. PSSI juga sudah menyiapkan Piala Pertiwi untuk usia 14 dan 16 tahun yang didukung penuh oleh Dinas Olahraga Djarum Foundation, tegasnya. Pemenang.
Ia juga mengatakan, dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, Indonesia harus memiliki pemain-pemain berkualitas yang mampu bersaing dan berpartisipasi di Piala Dunia. Artinya, talenta-talenta yang mulai berkembang saat ini akan menjadi pemain berkualitas kelas dunia ketika berusia antara 20 hingga 26 tahun.
“Butuh proses panjang untuk bisa memiliki banyak pemain hebat kelas dunia dan mengatakan Indonesia berpeluang besar lolos ke Piala Dunia. Harapannya Indonesia bisa ikut Piala Dunia. Namun, ke depan sepuluh tahun lagi, atau mungkin lebih cepat, kita harus realistis dan mendukung talenta-talenta baru hingga mereka mencapai kedewasaan sebagai pesepakbola.
Artikel SD Cinta Kasih Tzu Chi dan SDN Kebagusan 03 Raih Juara di MilkLife Soccer Challenge pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Jumlah Peserta Meningkat Drastis di Milklife Soccer Challenge Jakarta pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 2 2024 digelar mulai Rabu (6/11/2024) hingga Minggu (11/10/2024) di Kingkong Soccer Arena dan Stadion Atong Sutresna Kopassus, Sijantang, Jakarta Timur. Mereka terbagi dalam 31 kelompok umur (KU) 10 tim dan 88 tim KU 12, meningkat dibandingkan Seri 1 yang berjumlah 368 siswa yang terdiri dari 9 tim KU 10 dan 25 tim KU 12.
Direktur Program MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjajono mengatakan, meningkatnya partisipasi peserta MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 2 2024 menjadi angin segar dalam upaya pengembangan sepak bola wanita di Indonesia. Tidak hanya di ibu kota, kota-kota lain yang pernah menjadi tuan rumah MilkLife Soccer Challenge seperti Surabaya, Bandung, Kudus, Yogyakarta, dan Solo juga turut serta.
“Peningkatan jumlah peserta lebih dari tiga kali lipat di Jakarta menjadi sebuah penyemangat bagi kami selaku penyelenggara. Dengan jumlah peserta yang lebih banyak tentu memperbesar kemungkinan munculnya talenta-talenta hebat yang dapat dikembangkan lebih lanjut.” kata Teddy, Sabtu (11/9/2024).
Teddy melanjutkan, agar sepak bola putri Indonesia berhasil, diperlukan pembangunan infrastruktur dan pengembangan bakat secara menyeluruh yang dipupuk sejak dini. Oleh karena itu, MilkLife Soccer Challenge menyasar siswa sekolah dasar dan madrasah ibtidaiya sebagai langkah awal dalam upaya memajukan sepak bola putri Indonesia.
“Tidak hanya konsisten meneruskan MilkLife Soccer Challenge di divisi 10 dan 12 tahun, namun bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kami juga telah menyiapkan peta jalan di level usia 14, 16, 18 tahun dan profesional, dari situlah sepak bola putri Indonesia akan lahir, banyak pemain berkualitas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Assep Sunarya selaku asisten pelatih Milklife Soccer Challenge mengatakan, Sabtu (26/10/2024), beberapa wajah baru berhasil menarik perhatian tim pencari bakat dengan menampilkan skill impresif saat bertanding. bidang
Hal ini dimungkinkan berkat kerja keras dan keseriusan para siswa, guru, dan pelatih yang turut serta mempersiapkan tim sekolah sebaik mungkin untuk mampu bersaing di MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 2 2024. kata Asep.
Selain itu, mereka berharap kerja keras yang ditunjukkan para peserta tidak berhenti hanya di turnamen ini saja. Ia berharap para pelajar yang ingin mengembangkan kemampuannya dalam bermain sepak bola bisa tetap bertahan dengan bergabung di Sekolah Sepak Bola (SSB).
MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 2 melakukan penyesuaian jumlah peserta pada kategori pertandingan 7×7 dengan menggelar babak kualifikasi KU 12 sebelum bertanding di babak penyisihan grup yang terdiri dari 64 tim. Pada KU 10 yang beranggotakan 31 tim langsung memainkan babak penyisihan grup. Sedangkan untuk kategori skill challenge yakni dribbling, satu lawan satu, kontrol operan, tendangan penalti, dan tendangan gawang akan diterapkan sistem eliminasi langsung.
Kehadiran MilkLife Soccer Challenge di delapan kota tidak hanya memberikan fasilitas berupa turnamen untuk menampilkan talenta di lapangan hijau, namun juga akan dimaksimalkan dengan mencari bibit-bibit sarat talenta. Setiap kota memiliki tim pencari bakat yang memperhatikan dengan serius bakat para pesertanya. Penilaian tim Pencari Bakat tidak hanya didasarkan pada penguasaan teknik dasar sepak bola, tetapi juga atletis, postur tubuh, kelincahan, kepercayaan diri, kerja sama tim, stabilitas dan kekuatan bertarung.
Bakat terpilih akan berkesempatan untuk mengikuti pelatihan tambahan Milk Life. Pelatih kepala MilkLife Soccer Challenge Timo Scheunemann, yang memegang lisensi kepelatihan UEFA A di Jerman sejak 2007, menawarkan program pelatihan khusus ini secara langsung untuk meningkatkan keterampilan dasar sepak bola. Siswa perempuan terbaik akan membentuk tim untuk bersaing dengan kota lain dalam Milklife Soccer Challenge All-Stars KU 12 yang akan diadakan di SuperSoccer Arena Kudus pada awal tahun 2025.
Artikel Jumlah Peserta Meningkat Drastis di Milklife Soccer Challenge Jakarta pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Milklife Soccer Challenge Seri Solo, Kuantitas Peserta Berbanding Lurus dengan Kualitas pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Menurut Joppi Rosimin, Direktur Program Pelayanan Olahraga Yayasan Jarum, turnamen ke-13 dari seri 17 MilkLife Soccer Challenge tahun 2024 ini berlangsung kompetitif dan penuh kejutan. MilkLife Soccer Challenge – Solo Series 2 2024 sejalan dengan peningkatan peserta yang juga seiring dengan kualitas siswi.
“Kami mengapresiasi para solo putri yang sudah berani #CetakGol dari hari pertama hingga akhir turnamen ini. Selain itu, kuantitas juga berbanding lurus dengan kualitas sehingga upaya kita dalam memajukan sepak bola, khususnya dari kalangan akar rumput, lambat laun membuahkan hasil positif,” kata Yoppi. . .
Namun ia berharap dengan diadakannya MilkLife Soccer Challenge di empat kota berikutnya, animo peserta semakin meningkat dan siswi yang bertanding akan memberikan yang terbaik. Dengan demikian, MilkLife Soccer Challenge All-Stars akan digelar pada Januari 2025 di Supersoccer Arena, Yerusalem, Jawa Tengah.
“Kepada para peserta dan yang akan mendaftar MilkLife Soccer Challenge di Yogyakarta, Semarang, Jakarta dan Tangerang, persiapkan kemampuan terbaik kalian dengan banyak berlatih.” akan mengharumkan kota kalian,” kata Yoppi.
Sebelum MilkLife Soccer Challenge All-Stars, regu calon siswi yang masuk dalam radar tim pencari bakat masing-masing kota mendapat sesi latihan khusus yang dipimpin oleh Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Timo Schneimann.
Program Pelatihan Ekstra MilkLife mengadopsi sistem regulasi pemain. 21 pemain akan dipilih di setiap kota dan kemajuan mereka akan dipantau. Artinya, jika ada peserta yang kemampuannya terhenti maka posisinya akan digantikan oleh calon pemain lain yang memenuhi kriteria. Hal ini tidak lepas dari upaya untuk mendorong siswi agar lebih mengembangkan kemampuan sepak bolanya.
“Program latihan ekstra MilkLife ini sangat penting selain tantangan sepak bola MilkLife, karena siswa perempuan yang potensial dan berbakat harus selalu diasah dan dilatih oleh pelatih yang berdedikasi agar mereka tetap berorientasi dengan baik. “Kami juga mengirimkan siswa perempuan ke sekolah sepak bola (SSB) Kami juga mengirim siswa perempuan ke sekolah sepak bola (SSB). dorong mereka untuk bergabung agar bisa rutin mengikuti liga KU 14 dan KU 16,” kata pelatih Timo.
Sementara itu, laga final MilkLife Soccer Challenge – Solo Series 2 2024 di West City Field pada Minggu (20/10/2024) sore dipertandingkan dengan semangat juang yang tinggi. Di KU Sektor 12, SDN Candi Surakarta berhasil menampilkan performa impresif dan berhasil menyingkirkan MIN 9 Sragen. Sementara itu, usaha tim KU 10 SD Kristen Manahan Surakarta membuahkan hasil setelah berhasil mengalahkan SDN Cemara Dua Surakarta. Kedua sekolah tersebut sukses mempertahankan gelar juaranya pada seri sebelumnya.
Melihat perkembangan pertandingan, KU 12 SDN Candi Surakarta berhasil mempertahankan gelar juaranya dalam laga berat melawan MIN 9 Sragen. Adinda Resthi Vidayati yang mengisi posisi sentral pada laga yang dipimpin Hakim Sunaro itu membuka keunggulan di awal babak pertama. Keunggulan tersebut mendorong Adinda dkk untuk menyerang pusat pertahanan lawan.
Namun tim KU 12 MIN 9 Sragen tak mau kalah mengumpulkan poin. Gelandang MIN 9 Sragen Afika Zahra Devi Kumairah akhirnya berhasil melewati mistar gawang dengan kaki kanannya dari kemelut di depan gawang Atiya Aprilia.
Kedua tim langsung menerapkan skema menyerang terbuka yang membuat pertandingan berlangsung menegangkan karena penguasaan bola kedua tim berimbang. Berkat kerja sama tim yang apik, Adinda akhirnya mampu memanfaatkan sepak pojok rekan setimnya itu. Tak lama kemudian, Afika SDN Tempel Surakarta memanfaatkan kecerobohan pertahanan dan kembali menyamakan kedudukan. Skor bertahan 2-2 hingga turun minum.
Memasuki 15 menit kedua, Adinda dkk. MIN 9 segera memperkuat lini pertahanannya untuk menghadapi serangan terus menerus dari tim Sragen. Tidak ada satu pun tim yang memberi peluang untuk menambah poin. Pelanggaran terjadi setelah kiper Adinda Asifa Khanza menepis bola dari Putri Dewey untuk menjadikan skor 3-2 sebelum wasit meniup peluit panjang penutup babak kedua.
Bagi Adinda, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja bagus di lapangan dalam menciptakan peluang gol. Meski bermain imbang, ia tetap memberikan motivasi kepada barisan pertahanan agar tidak terbengkalai.
“Saya senang bisa mempertahankan gelar juara di seri kedua. Saya sempat bersemangat ketika tadi skor imbang. Terima kasih kepada rekan-rekan setim yang sudah bersatu, ayo lebih semangat dan terus berlatih,” kata Adinda yang juga finis sebagai top skorer KU 12 dengan 18 gol.
Sementara di KU Sektor 10, Ika Wonda dan Kristen Manahan yang menjadi jangkar lini tengah Surakarta mencetak gol kemenangan saat SDN Cemara Dua mengalahkan Surakarta 6-3. Pada awal babak pertama, tim SD Cemara Dua Surakarta berhasil mendominasi penguasaan bola. Namun keadaan berbalik pada menit ketiga ketika Ika Vonda mampu memungut bola dan mengarahkannya dengan mulus melewati lini pertahanan lawan. Tendangan kakinya berhasil diselamatkan dengan manis oleh Bilkis Ardana.
Menit berikutnya, Ika Vonda mencetak poin keduanya melalui tendangan langsung dari tengah lapangan yang tak mampu ditepis kiper lawan. Agresivitas tersebut memaksa SDN Cemara Dua memperkuat lini pertahanannya saat melakukan serangan balik.
Upaya tersebut berbuah satu poin yang dicetak Elora Latisha Sinanta yang berhasil keluar dari kemelut perebutan bola. Menariknya, gol SD Kristen Manahan membuat Ika Vonda menjadi hattrick tak sampai semenit kemudian. Ika Vonda kembali membuat skor menjadi 4-1 untuk menutup babak pertama.
Di babak kedua, wasit Fajar Setiyavan langsung mencetak gol melalui tendangan jauh akurat yang langsung dilesakkan Ika ke gawang lawan. Saling bertukar gol antara skuad SD Kristen Manahan dan SDN Cemara Dua membuat skor menjadi 6-3 di penghujung babak kedua.
Peluit panjang wasit lapangan menandai kemenangan kedua SD Kristen Manahan. Skor di papan tersebut pun menambah torehan Ika Vonda untuk MilkLife Soccer Challenge – Solo Series 2 2024, dengan total 43 gol sejak pertandingan hari pertama.
“Saya sangat senang dan bangga bisa kembali menjadi juara di MilkLife Football Challenge. “Awalnya saya takut lawan saya menang, tapi tim saya tidak menyerah dan berjuang sampai menang,” kata Ika Vonda.
Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge – Solo Series 2 2024:
10 tahun
Juara : SD Kristen Manahan Surakarta
Pelari: SDN Cemara Dua
Semifinalis: SDN Chenglik A dan MIN 9 Sragen
Perolehan nilai tertinggi: Ika Vonda – SD Kristen Manahan Surakarta
Pemain Terbaik: Joyce Beatria Adana Putri – SDN Jemara Dua Surakarta
Penjaga gawang terbaik: Alisa Fatima Az-Zahra – MIN 9 Sragen
Tim Fairplay: SDN Chenglik A.
12 tahun
Juara : SDN Candi Surakarta
Pelari : MIN 9 Sragen
Semifinalis: SD Kristen Manahan Surakarta dan MIS Munggur Mojogedang A
Pencetak gol terbanyak: Adinda Resthi Vidayati – SDN Candi Surakarta
Najwa Ayu Ramadhani – SD Muhammadiyah 23 Semanggi
Pemain Terbaik: Adinda Resthi Vidayati – SDN Candi Surakarta
Penjaga gawang terbaik: Quina Auradista – SDN Gemara Dua
Tim Fairplay: MIS Munggur Mojogedang A.
Artikel Milklife Soccer Challenge Seri Solo, Kuantitas Peserta Berbanding Lurus dengan Kualitas pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel SKF Girls School Challenge Berlangsung Meriah di Lapangan Al Azhar Jakarta Selatan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Sebanyak 32 tim sekolah dasar (SD) se-Jakarta mengikuti SKF Girls’ School Challenge kategori U-12. Turnamen ini akan menggunakan tahapan single round robin mulai babak 16 besar hingga final.
Ketua SKF Satheswaran Mayachandran gembira karena SKF Girls’ School Challenge berjalan lancar. Menurutnya, semangat tim peserta sungguh mengejutkan.
“Iya, SKF merupakan perusahaan industri asal Swedia. Melalui program SKF Corporate Social Responsibility (CSR) dan SKF Care, Meet The World With SKF Road to Gothia Cup 2025 merupakan salah satu rangkaian acara dalam platform sepak bola,” kata Satheswaran. .
“Saya pertama kali tes bersama putri. Saya bangga dan senang dengan antusiasme yang luar biasa dari para pemain, orang tua, pelatih, dan guru di sekolah. “Dia terus berkata.
Sementara itu, Chandra Zahriar, Ketua Kantric ACL, penyelenggara Meet the World bersama SKF di Indonesia, mengaku terkejut dengan animo yang luar biasa terhadap SKF Girls’ School Challenge.
“Ajang ini mendapat respon yang sangat baik dari kami dan kami berharap sepak bola wanita Indonesia dapat terus berkembang bersama perwakilan Indonesia di panggung yang lebih besar kedepannya,” kata Chandra.
“Saya berharap tidak hanya SKF tapi juga parpol lain yang bisa menyelenggarakan turnamen putri seperti ini. Saya rasa sangat tepat jika dimulai dari klub-klub akar rumput dari usia di bawah 12 tahun terlebih dahulu,” imbuhnya.
SKF juga berencana melanjutkan SKF Girls’ School Challenge tahunan. Sateshwaran Mayachandran mengatakan dia ingin hal itu diterapkan dalam jangka panjang.
Yasmin dari SDN Sukabumi 07 Jakarta Barat salah satu peserta SKF Girls School Challenge sangat puas dengan acara tersebut.
“Saya ingin mengharumkan nama sekolah saya. Turnamen sepak bola telah membuktikan bahwa anak perempuan bisa berprestasi sama baiknya dengan anak laki-laki. “Saya berharap acara ini terus menjadi acara tahunan,” kata Yasmin.
SKF Girls’ School Challenge menjumpai dunia melalui SKF Road to Gothia Cup 2025 Pencarian tim untuk mewakili Indonesia telah dimulai. Piala Gothia adalah festival sepak bola remaja terbesar di dunia yang diadakan di Swedia.
Artikel SKF Girls School Challenge Berlangsung Meriah di Lapangan Al Azhar Jakarta Selatan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Milklife Soccer Challenge 2024 Seri Kedua, Para Peserta Tunjukkan Peningkatan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Seri 2 yang digelar di Bandung ini mengalami peningkatan peserta sebanyak tiga kali lipat dibandingkan Seri 1 pada Juni lalu. Jumlah peserta saat ini sebanyak 1.564 siswa dari 68 Madrasah Ibtidia dan SD di Kota Bandung dan sekitarnya.
“Visi kami untuk mengembalikan masa kejayaan sepak bola wanita di Indonesia akan segera menjadi kenyataan karena kami memulai pemasaran sejak usia muda,” kata Direktur Antara Yoppi Rosimin dari Program Pelayanan Olahraga Djarum Foundation, Senin (14/10). 2024).
“Dan sangat menggembirakan bahwa dengan terus mengadakan turnamen, kita dapat mengambil langkah besar dalam meningkatkan jumlah dan kualitas pemain serta menemukan bakat-bakat pesepakbola wanita Indonesia masa depan.”
Bapak Yoppi mengatakan bahwa di kota-kota tempat berlangsungnya seri kedua Milk Life Soccer Challenge, terdapat tren positif yang hampir bersamaan dalam hal peningkatan kuantitas dan kualitas peserta.
Menurut Yoppi, hal ini tidak lepas dari inisiatif mengenalkan sepak bola putri sejak usia muda, dimulai pada tahun 2023 dengan program kompetisi bertahap dan berkesinambungan.
Siswa perempuan yang masuk dalam radar tim pencari bakat pada seri ini akan berkesempatan untuk mengikuti Milk Life Soccer Extra Training, sebuah program pelatihan khusus dari Milk Life Soccer yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dasar bermain sepak bola. Dia akan menantang pelatih kepala Timo Schönemann, yang telah memegang lisensi kepelatihan UEFA A di Jerman sejak 2007.
Para peserta yang dilatih selanjutnya akan membentuk tim untuk mengikuti ajang Milklife Challenge All Stars KU 12 yang akan berlangsung di Supersoccer Arena Kudus pada awal tahun 2025.
Program Pelatihan Ekstra MilkLife Soccer menggunakan sistem promosi/penurunan pemain. 21 pemain akan dipilih di setiap kota dan kemajuan mereka akan dipantau. Jadi jika ada peserta yang skillnya stagnan, maka posisinya akan digantikan oleh calon pemain lain yang memenuhi kriteria.
Hal ini tidak lepas dari upaya untuk mendorong siswi agar lebih meningkatkan kemampuan sepak bolanya.
“Program Pelatihan Ekstra Milklife merupakan tambahan yang sangat penting dalam Milklife Soccer Challenge, yang memiliki visi pasar massal karena siswa perempuan yang potensial dan berbakat terus dibina oleh pelatih yang berdedikasi. “Kami mendorong anak-anak perempuan untuk bergabung di Sekolah Sepak Bola (SSB) agar bisa terus mengikuti liga di KU14 dan KU16,” kata Timo. Direktur menjelaskan.
Terkait hal tersebut, Bapak Adrian Tan, Brand Manager Milk Life mengatakan, semakin besarnya minat peserta untuk menyelenggarakan “Milk Life Soccer Challenge – Bandung Series 2 2024” akan mendorong semakin banyak anak Indonesia yang menggemari olahraga, yang sejalan dengan hal tersebut. dengan harapan Milk Life bisa bersaing dan menjadi atlet berprestasi. Menuju generasi masa depan yang sehat dan kuat.
“Milklife menyambut baik peningkatan signifikan partisipasi pada seri kedua di Bandung… Didukung dengan konsumsi nutrisi seperti susu dan rutin bermain sepak bola, diharapkan generasi mendatang dapat meraih impiannya dengan lebih tangguh dan #berani berkreasi.” sebuah gol,” kata Adrian.
Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge – Bandung Seri 2 2024.
Juara 10 Kategori Usia 10 Tahun : SDN 075 Jatayu A Juara Kedua : SDN 013 Pasirkaliki Semifinalis : SDN 085 Ciumbuleuit dan SDN 020 Lengkong Besar
Pemenang kategori 12 tahun: SDN 073 Pajagaran Juara Kedua: SDN 129 Langkasawo Margasari Semifinalis: SDN 043 Chimungkang C dan SDN 164 Karan Paulan A Pencetak gol terbaik: Amanda Fitriani – SDN 073 Pajagaran A Pemain terbaik: Riyanti Safana Suryani – SDN Kiper Terbaik 129 Lankasawo Margasari: Nanda Husna Kanita – SDN 164 Karan Paulan Fair Play Tim: SDN 004 Cisarateng Kulon
Artikel JAHANGIR CIRCLE Milklife Soccer Challenge 2024 Seri Kedua, Para Peserta Tunjukkan Peningkatan pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>