Artikel Pemberdayaan Konten Lokal Melalui SnackVillage pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Selain itu, SnackVideo Village juga menawarkan beragam pilihan hiburan, mulai dari video kerajinan tangan, memasak, komedi hingga musik dan tarian khas desa. Pengguna bisa merasakan keseruan dan keunikan kehidupan desa sambil menikmati konten penuh kreativitas.
Setiap bulannya, SnackVideo Village menyelenggarakan berbagai acara bertema kehidupan desa. Baru-baru ini, Snack Village merayakan Festival Layang-layang, di mana pengembang berpartisipasi dalam kontes pembuatan layang-layang dan mendorong pengguna untuk berbagi momen seru menerbangkan layang-layang. Kegiatan selanjutnya adalah event khusus selama musim hujan dan Snack Day yang memberikan reward menarik bagi pengguna dan developer.
“SnackVideo membuka peluang bagi kreator pedesaan untuk menjangkau audiens yang lebih luas, meningkatkan keterlibatan, dan menghasilkan pendapatan. Kami optimis industri kreatif Indonesia akan terus berkembang, dan para pembuat konten pedesaan akan memainkan peran penting dalam pengembangan industri ini lebih lanjut,” kata Wahyu Hidayat, Manajer Pengembangan dan Kemitraan Kreator SnackVideo, dalam keterangannya, Senin (28 Oktober). .
Salah satu kreator, Clara Silfia yang memiliki lebih dari 170.000 pengikut, mengatakan SnackVideo memungkinkannya menyendiri. Beliau memberikan nasehat sederhana tentang kehidupan desa dan menginspirasi banyak orang.
SnackVideo tetap berkomitmen untuk mendukung kreator lokal melalui berbagai acara dan tantangan yang memberikan peluang bagi kreator untuk mengembangkan pengikutnya, berinteraksi, dan meraih kesuksesan. SnackVideo Village telah melahirkan banyak kreator berbakat dengan ratusan ribu pengikut dan jutaan penonton.
Artikel Pemberdayaan Konten Lokal Melalui SnackVillage pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>