Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

subsidi energi Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/subsidi-energi/ berita dari seluruh kalangan dunia Fri, 22 Nov 2024 05:22:27 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png subsidi energi Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/subsidi-energi/ 32 32 Soal Formulasi Subsidi Energi, Bahlil Sebut Minggu Depan Sudah Harus Laporkan ke Prabowo https://jahangircircle.org/soal-formulasi-subsidi-energi-bahlil-sebut-minggu-depan-sudah-harus-laporkan-ke-prabowo/ https://jahangircircle.org/soal-formulasi-subsidi-energi-bahlil-sebut-minggu-depan-sudah-harus-laporkan-ke-prabowo/#respond Fri, 22 Nov 2024 05:22:27 +0000 https://jahangircircle.org/soal-formulasi-subsidi-energi-bahlil-sebut-minggu-depan-sudah-harus-laporkan-ke-prabowo/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut usai rapat koordinasi dengan beberapa menteri lainnya di kantornya, Jakarta, Senin sore (4/11/2024) di wilayah Indonesia bagian barat. Anggota Kabinet Merah Putih menggelar rapat koordinasi...

Artikel Soal Formulasi Subsidi Energi, Bahlil Sebut Minggu Depan Sudah Harus Laporkan ke Prabowo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut usai rapat koordinasi dengan beberapa menteri lainnya di kantornya, Jakarta, Senin sore (4/11/2024) di wilayah Indonesia bagian barat. Anggota Kabinet Merah Putih menggelar rapat koordinasi dukungan energi.

Menurutnya, ada beberapa kesimpulan awal. Namun, seperti sejumlah pernyataan sebelumnya, Bahlil mengatakan pihaknya masih mempelajari hal tersebut. Nanti akan diberitahukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menteri ESDM mengatakan, “Yang jelas kita sudah putuskan, kalau untuk LPG akan kita usulkan ke presiden untuk tidak melakukan koreksi apa pun. Artinya untuk LPG tetap berlaku seperti sekarang. “

Ia menjelaskan dasar pertimbangannya karena berkaitan dengan banyak elemen yang berdampak langsung pada masyarakat. Ada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), konsumsi rumah tangga, dan lain-lain. Hal serupa juga terjadi pada subsidi listrik dan bahan bakar minyak.

Menurut Bahlil, pemerintah terus mengkajinya untuk menemukan formula yang paling tepat. Kementerian ESDM menunggu laporan dari Pertamina, BBH Migas, dan PLN.

“Kalau sudah selesai, dalam waktu singkat, seminggu dari sekarang, kita sudah punya format yang tepat untuk melaporkan ke presiden,” kata pria kelahiran Maluku Tengah ini.

Dia menjelaskan, bantuan langsung tunai (BLT) bisa menjadi pilihan. Hal ini terkait dengan penerapan subsidi bahan bakar dan listrik. Keputusan akan diambil pada hari yang tepat, kata Bahlil.

Tujuannya adalah menata segala sesuatunya agar lebih tepat sasaran. Saat ini masih terjadi pelanggaran di lapangan. Sebelumnya, Bahlil menyebut penggunaan subsidi BBM dan listrik mencapai Rp 100 triliun yang tidak tepat sasaran.

Menteri ESDM menyampaikan tentang Menteri ESDM: “Non targetnya kita ambil dalam bentuk lain. Tapi targetnya tetap berjalan. Jadi dukungannya tetap ada, ada yang berupa uang, ada yang berupa barang .” Dan sumber daya mineral.

Bahlil memastikan pemerintah mempelajari hal tersebut berdasarkan beberapa pertimbangan. Faktor-faktor tersebut antara lain inflasi, kesempatan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan lain-lain.

“Kita harus hati-hati. Setelah ada kata-kata keputusannya, baru kita putuskan,” ujarnya.

 

 

Artikel Soal Formulasi Subsidi Energi, Bahlil Sebut Minggu Depan Sudah Harus Laporkan ke Prabowo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/soal-formulasi-subsidi-energi-bahlil-sebut-minggu-depan-sudah-harus-laporkan-ke-prabowo/feed/ 0
Jelang Pembatasan Subsidi Energi, Bahlil Jadwalkan Ketemu Pejabat Baru Pertamina https://jahangircircle.org/jelang-pembatasan-subsidi-energi-bahlil-jadwalkan-ketemu-pejabat-baru-pertamina/ https://jahangircircle.org/jelang-pembatasan-subsidi-energi-bahlil-jadwalkan-ketemu-pejabat-baru-pertamina/#respond Thu, 21 Nov 2024 08:21:52 +0000 https://jahangircircle.org/jelang-pembatasan-subsidi-energi-bahlil-jadwalkan-ketemu-pejabat-baru-pertamina/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahdalia menanggapi pergantian kepemimpinan di PT Pertamina (Persero). Ditegaskannya, secara teknis Kementerian ESDM selalu berkoordinasi dengan Pertamina. Sehingga dia tertarik mengetahui dinamika BUMN. Bahlil mencontohkan, 65 persen ekspor migas...

Artikel Jelang Pembatasan Subsidi Energi, Bahlil Jadwalkan Ketemu Pejabat Baru Pertamina pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahdalia menanggapi pergantian kepemimpinan di PT Pertamina (Persero). Ditegaskannya, secara teknis Kementerian ESDM selalu berkoordinasi dengan Pertamina.

Sehingga dia tertarik mengetahui dinamika BUMN. Bahlil mencontohkan, 65 persen ekspor migas Indonesia dikuasai Pertamina. Ke depan, banyak upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkan produktivitas minyak.

Begitulah teknis perbincangan di lapangan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral berencana mengundang para pemimpin terkini dari industri milik negara. Agar kita bisa berdiskusi lebih tajam mengenai tujuan yang harus dicapai.

“Setelah ini saya akan undang mereka untuk rapat koordinasi. Minggu ini,” kata Bahlil di kantornya, Senin (04-11-2024).

Ia kemudian membeberkan sesuatu tentang isi diskusi saat pertemuan mereka. Tentu saja, ini tentang upaya meningkatkan oil lift secara umum. Hal ini dilakukan dengan memaksimalkan sumber daya yang tidak terpakai, intervensi teknologi, dll.

Eksplorasi lebih lanjut selanjutnya akan dilakukan di wilayah kerja Pertamina. Itu semua adalah rencana strategis. Tujuan utamanya adalah mengurangi jumlah impor.

Bahlil tak banyak bicara mengenai sosok-sosok yang masuk dalam jajaran pimpinan puncak Pertamina. Dia menilai hal itu merupakan kewenangan Kementerian BUMN. Menurutnya, semuanya sudah diperhitungkan dengan matang.

“Tentu Menteri BUMN punya penilaian khusus untuk diedarkan yang akan diganti, termasuk Pertamina.”

Menurut Bahlil, Pertamina merupakan perusahaan pelat merah yang sangat bereputasi. Sistem bekerja dengan baik dan profesional. Pergantian kepemimpinan merupakan hal biasa di perusahaan pada level ini.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perubahan susunan pimpinan Pertamina pada Senin (4/11/2024) melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Perubahan tersebut terkait dengan pengangkatan CEO dan Dewan Pengawas yang akan memimpin Pertamina di masa depan.

RUPST yang memuat keputusan SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota dewan pengawas dan direksi perusahaan perseroan (persero) PT Pertamina kepada Mohamad Iriwan Ketua Komisaris Doni Oscaria diangkat menjadi Wakil Komisaris Utama Roden Adjeng Soundaryani sebagai independen. Komisaris dan Simon Aloysius Mantiri CEO Pertamina.

Vice President Corporate Communications PT Pertamina (Persero), Federer Joko Santoso menjelaskan, pengangkatan dan pemberhentian direksi dan komisaris BUMN, termasuk Pertamina, merupakan hak pemerintah yang diwakili oleh Menteri BUMN.

Pergantian pimpinan perusahaan merupakan proses yang wajar dan wajar sesuai aturan yang berlaku saat ini, kata Fedger dalam keterangan resmi Pertamina.

Menurut dia, kehadiran pemimpin baru akan membawa energi baru untuk menjamin stabilitas Pertamina di masa depan. Kepemimpinan direksi sebelumnya akan memberikan landasan yang kokoh untuk memajukan perusahaan dan mencapai ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Bergabung dalam jajaran Dewan Pengawas yang baru adalah Mohamad Iriwan, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina, pensiunan perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan terakhir menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS). Donny Oscaria yang menjabat Wakil Komisaris Utama Pertamina saat ini menjabat Wakil Menteri BUMN. Sementara itu, sebagai komisaris independen Pertamina, Raden Adjeng Soundaryani sebelumnya menjabat Ketua Ikatan Alumni Perminyakan Universitas Trishakti.

Pada saat yang sama, Pertamina juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nikki Vidyawati dan Bapak Ahmed Fikri Assegf yang telah menjalankan tugasnya sebagai CEO dan Komisaris Independen Pertamina.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Ibu Nikke dan Bapak Fikri yang telah mengantarkan Pertamina mencapai kinerja terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir,” kata Fadjar.

Artikel Jelang Pembatasan Subsidi Energi, Bahlil Jadwalkan Ketemu Pejabat Baru Pertamina pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/jelang-pembatasan-subsidi-energi-bahlil-jadwalkan-ketemu-pejabat-baru-pertamina/feed/ 0
Erick Sebut Masuknya Iwan Bule dan Condro Bisa Atasi Kebocoran Penyaluran Subsidi Energi https://jahangircircle.org/erick-sebut-masuknya-iwan-bule-dan-condro-bisa-atasi-kebocoran-penyaluran-subsidi-energi/ https://jahangircircle.org/erick-sebut-masuknya-iwan-bule-dan-condro-bisa-atasi-kebocoran-penyaluran-subsidi-energi/#respond Mon, 18 Nov 2024 18:36:24 +0000 https://jahangircircle.org/erick-sebut-masuknya-iwan-bule-dan-condro-bisa-atasi-kebocoran-penyaluran-subsidi-energi/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nama Mochamad Iriawan bertambah dalam jajaran pejabat senior PT Pertamina (Persero). Sosok yang biasa disapa Iwan Bule itu saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi (Komut) Pertamina.

Artikel Erick Sebut Masuknya Iwan Bule dan Condro Bisa Atasi Kebocoran Penyaluran Subsidi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nama Mochamad Iriawan bertambah dalam jajaran pejabat senior PT Pertamina (Persero). Sosok yang biasa disapa Iwan Bule itu saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi (Komut) Pertamina.

Artikel Erick Sebut Masuknya Iwan Bule dan Condro Bisa Atasi Kebocoran Penyaluran Subsidi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/erick-sebut-masuknya-iwan-bule-dan-condro-bisa-atasi-kebocoran-penyaluran-subsidi-energi/feed/ 0
Bahlil Ungkap Kebocoran Subsidi BBM dan Listrik Capai Rp 100 Triliun https://jahangircircle.org/bahlil-ungkap-kebocoran-subsidi-bbm-dan-listrik-capai-rp-100-triliun/ https://jahangircircle.org/bahlil-ungkap-kebocoran-subsidi-bbm-dan-listrik-capai-rp-100-triliun/#respond Sat, 16 Nov 2024 18:56:39 +0000 https://jahangircircle.org/bahlil-ungkap-kebocoran-subsidi-bbm-dan-listrik-capai-rp-100-triliun/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sekitar 30 persen subsidi yang dialokasikan untuk bahan bakar minyak (BBM) dan listrik tidak tersalurkan dengan baik. Dia mencatat, potensi kebocoran subsidi mencapai angka yang mengkhawatirkan, yakni...

Artikel Bahlil Ungkap Kebocoran Subsidi BBM dan Listrik Capai Rp 100 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sekitar 30 persen subsidi yang dialokasikan untuk bahan bakar minyak (BBM) dan listrik tidak tersalurkan dengan baik. Dia mencatat, potensi kebocoran subsidi mencapai angka yang mengkhawatirkan, yakni Rp 100 triliun.

“Sekitar 20 hingga 30 persen dari total subsidi yang ada mungkin tidak tepat sasaran, angka yang sangat signifikan, kurang lebih Rp 100 triliun,” ujarnya dalam konferensi pers membahas usulan Program Sukses Cepat Kementerian Perekonomian. Four Seasons Hotel Jakarta, Minggu (11 Maret 2024).

Bahlil menjelaskan perkiraan kebocoran subsidi diperoleh dari laporan perusahaan pelat merah yang mempunyai tanggung jawab di bidang tersebut, seperti Pertamina dan PLN, serta BPH Migas. Sedangkan pada tahun 2024, total subsidi yang diberikan mencapai Rp435 triliun, termasuk retribusi dan subsidi.

“Dari jumlah itu, Rp83 triliun dianggarkan untuk LPG. Namun laporan PLN, Pertamina, dan BPH Migas menunjukkan kemungkinan adanya kesalahan penyaluran subsidi BBM dan listrik,” ujarnya.

Bahlil melanjutkan, akibat bocornya subsidi ini, masyarakat yang seharusnya menerima manfaat, terutama masyarakat kurang mampu, tidak bisa merasakan sepenuhnya. “Tujuan subsidi adalah untuk membantu masyarakat miskin, dan sering kali memberikan manfaat bagi mereka yang mampu secara ekonomi,” kata Bahlil.

Oleh karena itu, partai akan segera mengadakan pertemuan dalam waktu dekat untuk mencari cara penyaluran subsidi yang lebih tepat. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah membayar subsidi melalui bantuan langsung tunai (BLT).

Alternatif lainnya adalah menggabungkan penyaluran subsidi BBM dengan sistem BLT atau tetap menggunakan metode penyaluran yang ada saat ini. “Presiden memberi kami waktu dua minggu untuk menyelesaikan pembahasan ini,” ujarnya. 

Artikel Bahlil Ungkap Kebocoran Subsidi BBM dan Listrik Capai Rp 100 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/bahlil-ungkap-kebocoran-subsidi-bbm-dan-listrik-capai-rp-100-triliun/feed/ 0
Nilai Subsidi tak Tepat Sasaran Capai Rp 100 Triliun https://jahangircircle.org/nilai-subsidi-tak-tepat-sasaran-capai-rp-100-triliun/ https://jahangircircle.org/nilai-subsidi-tak-tepat-sasaran-capai-rp-100-triliun/#respond Tue, 12 Nov 2024 18:18:27 +0000 https://jahangircircle.org/nilai-subsidi-tak-tepat-sasaran-capai-rp-100-triliun/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahleel Lahdaliya mengungkapkan nilai subsidi energi yang kemungkinan tidak tepat sasaran sebesar Rp100 triliun dari total penyaluran subsidi dan kompensasi energi pada tahun ini. telah mencapai sebesar Rp 435 triliun.

Artikel Nilai Subsidi tak Tepat Sasaran Capai Rp 100 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahleel Lahdaliya mengungkapkan nilai subsidi energi yang kemungkinan tidak tepat sasaran sebesar Rp100 triliun dari total penyaluran subsidi dan kompensasi energi pada tahun ini. telah mencapai sebesar Rp 435 triliun.

Artikel Nilai Subsidi tak Tepat Sasaran Capai Rp 100 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/nilai-subsidi-tak-tepat-sasaran-capai-rp-100-triliun/feed/ 0
Bahlil Mau Subsidi Energi Tepat Sasaran, Skema Mau Diganti Bantuan Langsung? https://jahangircircle.org/bahlil-mau-subsidi-energi-tepat-sasaran-skema-mau-diganti-bantuan-langsung/ https://jahangircircle.org/bahlil-mau-subsidi-energi-tepat-sasaran-skema-mau-diganti-bantuan-langsung/#respond Sun, 03 Nov 2024 05:54:23 +0000 https://jahangircircle.org/bahlil-mau-subsidi-energi-tepat-sasaran-skema-mau-diganti-bantuan-langsung/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadlia menegaskan kebijakan subsidi energi masih dalam proses pengkajian menyeluruh. Pemerintah saat ini sedang membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang fokus menangani...

Artikel Bahlil Mau Subsidi Energi Tepat Sasaran, Skema Mau Diganti Bantuan Langsung? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadlia menegaskan kebijakan subsidi energi masih dalam proses pengkajian menyeluruh. Pemerintah saat ini sedang membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang fokus menangani masalah tersebut.

Ini adalah masalah lama. Pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan. Jadi sangat berguna saat implementasi.

“Pemerintah masih memperdebatkan beberapa langkah terkait target hibah, dan ini masih kita perdebatkan. Sayangnya, kita sudah menunjuk diri kita sendiri sebagai ketua tim dan akan kita laporkan ke Presiden dalam waktu dekat agar bisa menjadi bahan rujukan. keputusan presiden,” katanya. Bahlil akhirnya berkata di Gedung Negara, Jakarta, Kamis (31/10/2024), dalam rapat kecil yang disampaikan melalui keterangan resmi Kementerian ESDM, Jumat (1/11/2024).

Bahlil mengatakan kebijakan subsidi yang tepat harus dikaji secara matang karena berdampak langsung kepada masyarakat. Menurut dia, pemerintah tidak ingin subsidi diberikan kepada kelompok yang tidak berhak. “Kita sekarang menghitung subsidi mana yang tepat sasaran, datanya harus benar. Lalu kita juga tahu siapa yang paling berhak mendapat subsidi dan siapa yang tidak. Semua sekarang sudah diperhitungkan. Jangan sampai subsidinya turun. . Yang tidak punya hak,” imbuhnya. .

Bahlil juga mengungkapkan, pemerintah sedang mempertimbangkan beberapa skema subsidi, termasuk opsi subsidi langsung kepada masyarakat yang berhak. “Ada beberapa formula yang sedang kami kaji, salah satunya adalah hibah langsung, jika kajian ini selesai kami akan segera informasikan kepada Presiden,” imbuhnya.

Pemerintah memutuskan untuk mengalokasikan anggaran subsidi energi untuk tahun anggaran 2025. Tahun depan, fokus utama subsidi adalah bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG).

Berdasarkan hasil rapat kerja Menteri ESDM dan Komisi VII DPR RI pada 27 Agustus 2024, ditetapkan jumlah alokasi BBM bersubsidi pada tahun 2025 mencapai 19,41 juta kiloliter (KL). Rinciannya, minyak tanah mencapai 0,52 juta KL dan solar mencapai 18,89 juta KL. Sedangkan untuk elpiji 3 kg, pemerintah mengalokasikan 8,2 juta ton.

Pemerintah berharap program subsidi yang lebih tepat sasaran dapat mendorong efisiensi anggaran. Pada saat yang sama, hal ini memastikan bahwa bantuan pemerintah didengar oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

 

Frederickus Dodunias Bata

Artikel Bahlil Mau Subsidi Energi Tepat Sasaran, Skema Mau Diganti Bantuan Langsung? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/bahlil-mau-subsidi-energi-tepat-sasaran-skema-mau-diganti-bantuan-langsung/feed/ 0
Bahlil cs Bentuk Tim Khusus Kaji Subsidi Energi ke BLT https://jahangircircle.org/bahlil-cs-bentuk-tim-khusus-kaji-subsidi-energi-ke-blt/ https://jahangircircle.org/bahlil-cs-bentuk-tim-khusus-kaji-subsidi-energi-ke-blt/#respond Sat, 02 Nov 2024 21:56:34 +0000 https://jahangircircle.org/bahlil-cs-bentuk-tim-khusus-kaji-subsidi-energi-ke-blt/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan subsidi energi masih dalam kajian menyeluruh. Permasalahan ini sedang dikaji oleh pemerintah, dimana telah dibentuk kelompok khusus yang dipimpin langsung oleh Menteri ESDM. Ini adalah masalah...

Artikel Bahlil cs Bentuk Tim Khusus Kaji Subsidi Energi ke BLT pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan subsidi energi masih dalam kajian menyeluruh. Permasalahan ini sedang dikaji oleh pemerintah, dimana telah dibentuk kelompok khusus yang dipimpin langsung oleh Menteri ESDM.

Ini adalah masalah lama. Pihak berwenang mengambil keputusan dengan sangat hati-hati. Jadi sangat tepat dalam settingnya.

“Pemerintah masih memperdebatkan beberapa langkah mengenai target subsidi, dan kami masih memperdebatkannya. Kebetulan kami sendiri yang ditunjuk sebagai ketua kelompok dan dalam waktu dekat akan melapor kepada presiden, untuk menjadi ketua kelompok. pedoman keputusan presiden,” kata Bahlil di penghujung rapat terbatas di Istana Negara. Jakarta pada Kamis (31/10/2024), demikian keterangan resmi Kementerian ESDM, Jumat (11/1/2024).

Bahlil mengatakan, kebijakan subsidi yang tepat harus dikaji secara matang karena berdampak langsung kepada masyarakat. Menurut dia, pemerintah tidak ingin kelompok yang tidak punya hak mendapat subsidi. “Sekarang kita hitung subsidinya yang sesuai sasaran. Datanya harus benar. Lalu kita juga perlu tahu siapa yang paling berpeluang mendapat subsidi dan siapa yang tidak. Saat ini masih dihitung. Jangan tinggalkan subsidi itu. yang tidak berhak menimpanya”, imbuhnya.

Bahlil juga mengatakan, pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai skema subsidi, termasuk kemungkinan memberikan subsidi langsung kepada masyarakat yang berhak. “Ada beberapa formula yang sedang kami pelajari. Salah satunya adalah subsidi langsung. Kalau kajian ini sudah selesai, kami akan segera informasikan ke presiden,” imbuhnya.

Pemerintah telah menetapkan pembagian anggaran subsidi subsidi energi untuk tahun anggaran 2025. Fokus utama subsidi tahun depan adalah bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LNG).

Berdasarkan hasil rapat kerja Menteri ESDM pada 27 Agustus 2024 dengan Komisi VII DPR RI, ditetapkan volume alokasi BBM prioritas pada tahun 2025 sebesar 19,41 juta kiloliter (KL). ). . Rinciannya, minyak tanah 0,52 juta KL dan solar 18,89 juta KL. Sementara itu, pemerintah mengalokasikan 8,2 juta ton untuk 3 kg gas cair.

Pemerintah berharap skema subsidi yang lebih rinci akan berkontribusi pada efisiensi anggaran. Sekaligus memastikan bantuan publik benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Artikel Bahlil cs Bentuk Tim Khusus Kaji Subsidi Energi ke BLT pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/bahlil-cs-bentuk-tim-khusus-kaji-subsidi-energi-ke-blt/feed/ 0
Subsidi Energi tak Efektif, PYC Usul Subsidi Langsung https://jahangircircle.org/subsidi-energi-tak-efektif-pyc-usul-subsidi-langsung/ https://jahangircircle.org/subsidi-energi-tak-efektif-pyc-usul-subsidi-langsung/#respond Fri, 01 Nov 2024 18:44:21 +0000 https://jahangircircle.org/subsidi-energi-tak-efektif-pyc-usul-subsidi-langsung/ REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta — Pada tahun 2024, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), sebuah organisasi nirlaba. Lebih dari 1.000 responden dari berbagai lapisan masyarakat disurvei. Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia sepakat bahwa program subsidi energi termasuk BBM, LPG, dan listrik yang...

Artikel Subsidi Energi tak Efektif, PYC Usul Subsidi Langsung pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta — Pada tahun 2024, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), sebuah organisasi nirlaba. Lebih dari 1.000 responden dari berbagai lapisan masyarakat disurvei. Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia sepakat bahwa program subsidi energi termasuk BBM, LPG, dan listrik yang dijalankan pemerintah selama ini belum mencapai tujuannya. Pemerintah harus mengubah atau mereformasi kebijakan subsidi ini.

Selain itu, tampaknya sebagian besar responden masih belum memahami dampak subsidi energi terhadap perekonomian. “PYC merekomendasikan perlunya pemberian subsidi yang langsung, tepat sasaran, dan efektif kepada masyarakat rentan. “Pemerintah masih perlu menggunakan pasar mekanisme penetapan harga energi berbasis. Hal ini mencakup penggunaan tarif regional dan progresif berdasarkan konsumsi energi. untuk mendorong efisiensi dan mengintegrasikan harga energi dengan biaya eksternal,” kata peneliti PYC Massita Ayu Cindy dalam siaran persnya, Jumat (11/1/2024).

Ayu menambahkan, kebijakan reformasi subsidi Energi harus dibarengi dengan transformasi distribusi secara digital. Memberikan subsidi yang akurat, tepat sasaran dan efektif. Reformasi ini harus didukung oleh pemantauan demografi yang akurat. serta penyesuaian harga energi secara bertahap. serta memberikan kompensasi kepada kelompok rentan untuk memitigasi dampak negatif.

“Subsidi bukanlah hal baru. Itu sudah ada sejak banyak pemerintahan sebelumnya. Meski bukan dukungan langsung. Namun ibarat mengganti minyak tanah menjadi elpiji 3 kilogram. Dari hasil wawancara peneliti PYC dengan masyarakat, diketahui bahwa sosialisasi massal menjadi kunci keberhasilannya. Oleh karena itu tidak bisa diabaikan begitu saja,” kata Ayu.

Menurutnya, peran pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menyadarkan masyarakat tentang alasan program subsidi langsung, selain manajemen digital dan kependudukan. Termasuk informasi pelanggan listrik harus terorganisir dan adil. Untuk menghindari masalah di masa depan. Tanpa hal ini, subsidi harga energi juga sulit diubah menjadi subsidi langsung.

“Jika masyarakat tidak dilibatkan atau dipahami bisa menimbulkan kekacauan sosial dan politik,” ujarnya.

Artikel Subsidi Energi tak Efektif, PYC Usul Subsidi Langsung pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/subsidi-energi-tak-efektif-pyc-usul-subsidi-langsung/feed/ 0
Ini Alasan Mengapa Pemerintah Perlu Melakukan Reformasi Subsidi Energi https://jahangircircle.org/ini-alasan-mengapa-pemerintah-perlu-melakukan-reformasi-subsidi-energi/ https://jahangircircle.org/ini-alasan-mengapa-pemerintah-perlu-melakukan-reformasi-subsidi-energi/#respond Mon, 28 Oct 2024 13:25:11 +0000 https://jahangircircle.org/ini-alasan-mengapa-pemerintah-perlu-melakukan-reformasi-subsidi-energi/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perubahan subsidi listrik diperlukan. Hal tersebut diungkapkan Analis Kebijakan Energi International Institute for Sustainable Development (IISD) Anissa Suharsono dalam diskusi yang digagas Yayasan Bright Indonesia di Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (25/10/2024). Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi...

Artikel Ini Alasan Mengapa Pemerintah Perlu Melakukan Reformasi Subsidi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perubahan subsidi listrik diperlukan. Hal tersebut diungkapkan Analis Kebijakan Energi International Institute for Sustainable Development (IISD) Anissa Suharsono dalam diskusi yang digagas Yayasan Bright Indonesia di Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (25/10/2024).

Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi pernyataannya. Pertama, rencana pemerintah memberikan subsidi listrik akan menambah beban anggaran pemerintah. “Karena subsidi energi sangat mengurangi posisi keuangan kami untuk mendanai program lain,” kata Anissa.

Kedua, meskipun kebijakan bantuan keuangan menguntungkan kelompok masyarakat terkaya, kelompok paling rentan tetap saja dirugikan. Tiga komunitas tertindas, kelompok perempuan dan mereka yang tinggal di wilayah 3T (miskin, perbatasan, luar).

Anissa sedikit menyinggung sejarah penyaluran dukungan energi dari tahun ke tahun. Ia pun menyinggung apa yang terjadi pada periode 2014 hingga 2015. Ini merupakan periode pertama Presiden Joko Widodo.

“Mereka berhasil memurnikan minyak.”

Anissa menilai kebangkitannya membawa kebaikan bagi Jokowi saat itu. Harga minyak di seluruh dunia sedang jatuh. Indonesia mampu menghilangkan bahan bakar dan solar dalam jumlah besar pada tahun 2015.

Rencana ini menghemat biaya negara sekitar Rp 211 triliun. “Subsidi, yang berjumlah sekitar 19 persen dari belanja pemerintah pada tahun 2014, dikurangi menjadi sekitar 7 persen pada tahun 2015,” kata Analis Kebijakan Energi IISD.

Kemudian tentang subbagian LPG. Anissa menjelaskan, dari seluruh subsidi listrik, subsidi elpiji 3kg merupakan yang paling besar. Tren ini terus meningkat. Menurut dia, pemerintah sepakat bantuan tersebut tepat sasaran.

Sebab, sekitar 80 persennya digunakan oleh keluarga kaya. Bukan untuk tim yang benar-benar layak mendapatkannya. Rencana pendistribusian LPG 3 Kg telah berkali-kali dikembangkan.

“Berbagai macam tes sudah dilakukan, mulai dari menggunakan aplikasi, menggunakan QR, menggunakan pemindai wajah. Namun hasilnya tidak ada yang benar-benar berguna untuk mengurangi sebaran masyarakat rentan,” kata Anissa.

Begitu pula dengan kecenderungan peningkatan besaran subsidi energi. Subsidi bahan bakar fosil di Indonesia selama 10 tahun terakhir relatif tetap; dan pertumbuhan ekonomi di sektor-sektor yang tidak terpengaruh oleh perubahan harga, seperti minyak dan gas. Hal ini karena setelah keberhasilan awal penerapan reformasi subsidi pada tahun 2014 hingga 2015, sistem baru tidak selalu diterapkan.

Padahal, lanjut Anissa, pada tahun 2015 terdapat rencana pengendalian harga BBM dan listrik yang diuji secara berkala dan disesuaikan dengan harga pasar. Hal itu tidak terjadi secara acak. Sebaliknya, muncul pos anggaran baru berupa suku bunga listrik dan bahan bakar.

Jadi ada dua elemen anggaran yang berbeda untuk anggaran energi ini. Ada subsidi, ada kompensasi. Keduanya dari BBM.

“Lalu mengapa reformasi ketenagalistrikan penting? Karena sistem subsidi listrik membuat anggaran pemerintah berat, yang sebagian besar menguntungkan kelompok masyarakat kaya, kelompok rentan menghabiskan waktu menerima subsidi, dan banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan bantuannya. .Yang terganggu wilayah tersebut merupakan wilayah 3T.

Pada masa jabatan pertama Prabowo, ia didukung oleh koalisi yang sangat kuat. Sejauh ini, belum ada seorang pun yang secara terbuka menyatakan menentangnya. Menurut Anissa, hal tersebut bisa menjadi motivasi yang tepat bagi Presiden untuk mengambil keputusan yang berani; Salah satunya adalah penerapan reformasi subsidi.

Anissa mendapat saran dari pemerintah. Pertama, rehabilitasi sangat penting melalui pemberian subsidi langsung, sehingga subsidi tersebut diberikan langsung kepada pihak yang benar-benar membutuhkan. Kedua, pemerintah harus menyesuaikan subsidi listrik dengan menggunakan mesin cetak untuk memastikan subsidi mencapai target penuh. Perubahan ini harus didukung oleh verifikasi penduduk yang akurat, serta perubahan bertahap pada harga listrik dan pembayaran kepada kelompok rentan untuk mengurangi beban.

Ketiga, pemerintah harus menetapkan sistem penyesuaian harga listrik yang stabil dan berbasis pasar, termasuk penetapan harga regional dan penetapan harga yang lebih rendah secara bertahap berdasarkan tingkat konsumsi energi, mendorong efisiensi, mengurangi ketergantungan pada subsidi, dan membantu mempercepat penggunaan listrik. energi bersih. perubahan kekuasaan. Keempat, subsidi bahan bakar fosil harus dihapuskan. Kelima, mengarahkan penganggaran ke kegiatan lain yang lebih menguntungkan.

Keenam, memastikan masuknya kebijakan dan partisipasi dalam proses transisi kekuasaan. Terakhir, ikuti Rencana Aksi Komunitas untuk Mendukung NZE 2060. Kembangkan peta jalan yang mengidentifikasi, secara rinci, risiko sosial, strategi mitigasi, dan kebijakan yang mendukung inklusi dan keadilan sosial. Pertimbangkan keamanan kerja, kesempatan yang sama untuk mendapatkan kekuasaan dan pemberdayaan kelompok rentan, serta pemantauan dampak sosial dan evaluasi kebijakan. Menciptakan indikator keberhasilan yang berdampak pada masyarakat dan masyarakat, seperti pengurangan kemiskinan energi, peningkatan kualitas hidup dan pengurangan kesenjangan sosial.

Artikel Ini Alasan Mengapa Pemerintah Perlu Melakukan Reformasi Subsidi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/ini-alasan-mengapa-pemerintah-perlu-melakukan-reformasi-subsidi-energi/feed/ 0