Artikel Ketum KTNA Apresiasi Gebrakan Pemerintah Pangkas Regulasi Pupuk Subsidi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Yadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14 November 2024), mengatakan, “Saya kira ini merupakan kabar baik bagi para petani di seluruh Indonesia karena ke depan mereka bisa mendapatkan subsidi pupuk dengan cepat dan mudah, serta tidak perlu melalui birokrasi yang rumit. saluran pipa.
Saat ini terdapat 41 undang-undang, 23 peraturan pemerintah, dan 6 keputusan presiden (Perpres) dan arahan presiden (Impres) yang mengatur tentang pupuk. Pemerataan kepada petani memerlukan persetujuan pemerintah daerah. Akibatnya, petani sering menunda mendapatkan pupuk.
Namun aturan ini diubah menjadi aturan satu atap, dimana peruntukan langsung setiap areal ditentukan berdasarkan data yang terpercaya dan valid kepada PT Pupuk Indonesia, kemudian dialokasikan ke Gapoktan yang akan diteruskan langsung ke petani penerima.
Yadi mengatakan, langkah ini merupakan perbaikan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di masa depan. Karena pupuk, Yadi yakin Indonesia akan mempercepat swasembada bahkan menjadi keranjang pangan dunia.
“Saya optimistis Indonesia akan mandiri dalam waktu dekat. Indikatornya adalah mudahnya akses petani terhadap pupuk bersubsidi,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian (Menton) Andi Amran Suleiman mengatakan kebijakan ini merupakan kabar baik bagi petani yang berproduksi setiap hari. Penyederhanaan aturan tersebut merupakan upaya nyata untuk meningkatkan hasil dan kesejahteraan petani.
Menteri Pertanian Amran mengatakan, selama ini sering terjadi keterlambatan distribusi pupuk karena adanya izin dari pemerintah daerah seperti bupati dan gubernur. Jadi pemerintah mengambil keputusan cepat untuk mempermudah segalanya.
“Bayangkan keputusan mengenai subsidi pupuk dikeluarkan pada bulan Januari, namun peraturan daerahnya baru disahkan pada bulan Juni. Hal ini jelas memperlambat pemberian subsidi di masa depan, ketika keputusan dibuat pada bulan Januari, petani akan langsung mempunyai akses terhadap pupuk.” Tidak perlu menunggu perintah dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Artikel Ketum KTNA Apresiasi Gebrakan Pemerintah Pangkas Regulasi Pupuk Subsidi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Capaian Perluasan Areal Tanah di Purworejo Lebihi Target pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Menurut Lely, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama baik tingkat dinas maupun TNI yang terus berupaya melalui pesan darurat pangan. Saat ini, kata Lely, petani memasuki musim tanam atau MT 1 tahun 2024-2025.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah memasuki MT1 2024-2025. Kita sekarang sedang monitoring dan evaluasi pembangunan IRPOM (irigasi pompa). Jadi IRPOM ini akan membantu menambah luas lahan di Kabupaten Purvorejo,” kata Lely yang juga salah satu peserta MT1. . PJ PAT Kabupaten Purvorejo.
Salah satu kecamatan yang melampaui target PAT adalah Kecamatan Purvodadi atau lebih tepatnya Desa Jogoresan, kata Lely. Sementara itu, para petani terus beradaptasi dengan program pemompaan yang dirancang pemerintah melalui lembaga pertanian setempat.
“Nah kita lihat di sini, sudah ada pompa dan juga pompa irigasi yang sudah selesai dibangun. Jadi di Kabupaten Purvodadi kita tunggu PLN masuk ke sawah, baru kita adaptasi Erpom melalui tenaga listrik. Bisa,” ujarnya.
Terkait hal tersebut, Lely mengatakan kerja sama Kementerian Pertanian, instansi pemerintah, dan jajaran TNI menjadi kunci dari berbagai pencapaian. Oleh karena itu, Lely berharap dukungan yang diberikan dapat diadaptasi dan dimanfaatkan.
Alhamdulillah, berkat kerja sama Kementerian Pertanian dengan pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, dan TNI, semuanya bisa kita lakukan, kata dia.
Hadi Sadsila, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Purvorejo, mengatakan sumber air yang disediakan di Purvorejo antara lain berupa pembangunan sungai kecil atau sumur tanah atau bagian dari program irigasi pompa.
“Kami bersyukur karena Eurofam kami sudah mendapat bantuan dari Eurofam dan sudah berjalan 50 persen. Tapi kami sangat membutuhkan bantuan listrik untuk masuk ke sawah yang kami bangun di banyak tempat di Jogresson yang jernih dari sumber airnya. ternyata pompa airnya cukup untuk irigasi,” ujarnya.
Hadi PJPAT Leli mengucapkan terima kasih atas perhatian besar Nooriyati dan jajaran TNI yang terus bekerja keras mewujudkan ketahanan pangan negara dengan melakukan pemompaan dan penambahan luas perkebunan.
“Dengan bantuan ini diharapkan kita bisa lebih mendukung ketahanan pangan negara,” jelasnya.
Artikel Capaian Perluasan Areal Tanah di Purworejo Lebihi Target pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Ini Strategi Pupuk Indonesia Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Mahmoud Pribadi, Presiden Popok Indonesia, mengatakan: “Isu swasembada pangan menjadi penting setelah peningkatan konsumsi beras dan perkiraan peningkatan jumlah penduduk.”
Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2045, kebutuhan beras diperkirakan mencapai 37,9 juta ton dengan jumlah penduduk 324 juta jiwa. Saat ini jumlah penduduk Indonesia sebanyak 282 juta jiwa dengan kebutuhan beras sekitar 30,9 juta ton.
Ahmed melanjutkan, selain itu swasembada pangan juga menjadi prioritas pemerintah ke depan.
Menurut dia, tujuan perusahaan ini adalah meningkatkan produksi pupuk sebanyak 2 juta ton dalam lima tahun ke depan. Pada saat yang sama, Pupuk Indonesia menerapkan beberapa strategi untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pupuk bagi petani.
Misalnya saja dalam menjamin akses, Pupuk Indonesia telah menerapkan digitalisasi end to end untuk melaksanakan distribusi Pupuk. Melalui strategi Integrated Distribution and Outbound Logistics (INDIGO), perusahaan memantau pergerakan dan penempatan stok pupuk dari pabrik hingga cottage.
“Jadi ini jelas dan merupakan inovasi dari Pupuk Indonesia untuk menjamin ketersediaan pupuk,” kata Rahmad pada Dialog Kebijakan Masa Depan Indonesia: Menjajaki Arah Pemerintahan Baru pada pertemuan Lumbung Pangan untuk Kemerdekaan.
Pada saat yang sama, karena ketersediaannya, tingginya harga pupuk akan berdampak buruk pada produksi padi. Menurut perhitungannya, setiap kenaikan harga pupuk sebesar 1000/kg menyebabkan penurunan konsumsi urea sebesar 13% dan penurunan pupuk NPK sebesar 14%.
Selain itu, penurunan konsumsi pupuk menyebabkan penurunan produktivitas tanaman pangan sebesar 0,5 ton per hektar, serta penurunan pendapatan petani sekitar Rp 3,1 juta per hektar.
“Jadi, harga terjangkau ini dari mana? Yang pertama tentu kita selalu menantang diri kita sendiri, apakah Popok Indonesia bisa menjadikan pupuk lebih hemat dan berdaya saing,” kata Rahmad.
Untuk meningkatkan produksi, perusahaan ini mengambil strategi membangun pabrik pupuk baru dan menghidupkan kembali pabrik lama. Selain itu, perusahaan meningkatkan daya saing pupuk dan mengurangi biaya pengelolaan.
Rahmad mengatakan, harga pupuk tergantung harga bahan baku khususnya gas. Dalam hal ini, dia mengapresiasi pemerintah yang menerapkan harga gas murah yakni US$ 6 per MMBTU.
Secara keseluruhan, Rahmad mengatakan, upaya mencapai swasembada pangan tidak bisa semata-mata berasal dari peran kelembagaan. Ia mendorong seluruh kementerian/lembaga terkait untuk bekerja sama mewujudkan hal tersebut.
Rahmad mengatakan: Saatnya kerjasama untuk mencapai swasembada pangan, satu pihak tidak bisa berdiri sendiri, semua harus bertemu.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Ini Strategi Pupuk Indonesia Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>