Artikel JAHANGIR NEWS Imbas Juluki Timnas Garuda Bule, Presenter Donny de Keizer Klarifikasi dan Minta Maaf pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Iya pemirsa, saya mohon maaf dan klarifikasi mengenai persiapan timnas menghadapi Bahrain, kata Donny dalam video yang diunggah ke akun Instagram Republika.co.id di Jakarta. Rabu (10/9/2024).
Donny dalam penjelasannya mengatakan, terkait penggunaan istilah Garuda Bule pada Senin lalu dengan narasumber NTV Prime Anton Sanjoyo dan Binder Singh, kalimat tersebut digunakan penonton untuk mempertanyakan timnas yang tentu saja bisa diisi pemain. kaitannya dengan rasisme.
Ia pun menegaskan, perusahaan tempatnya bekerja terus mendukung perjuangan timnas Indonesia meraih kesuksesan kelas dunia. Hingga saat ini kami di NTV mendukung penuh timnas Indonesia untuk bersinar di kancah dunia, kata Donny.
Sebelumnya, suporter timnas Indonesia dan netizen pernah mencoba menyerang akun Instagram pembawa acara Donny de Keizer. Namun, akun tersebut kini telah ditutup setelah dibanjiri komentar marah dari warga sekitar.
Semua bermula saat Donny memberikan pengumuman kepada dua analis sepak bola bernama Binder Singh dan Anton Sanjoyo dari tim Garuda Bule. Donny kemudian bermain ‘Garuda Claws Bahrain; Menghadirkan program bertajuk ‘Kamu Bisa atau Tidak Bisa’. Disiarkan oleh Nusantara TV.
Artinya tim Garuda lawan Bahrain tidak 100% bule Garuda kan? Ucap Donny sambil tertawa dalam video yang viral di Tiktok bersama X pada Selasa (8/10/2024) dikutip Republika.co.id di Jakarta.
Anton tertawa terbahak-bahak mendengar pernyataan Donny dan Binder tersenyum. “Yang terakhir tentu saja kami menyisakan sembilan pemain dan dua pemain tidak,” kata Anton.
Dengan tambahan dua pemain natural, ada kemungkinan pengisian timnas Indonesia seluruhnya berasal dari bule atau barat, jelas Donny. Kedua pemain yang dimaksud Donny adalah Mees Victor Joseph Hilgers dan Eliano Johannes Reijnders yang pada 30 September 2024 baru mendapat status Warga Negara Indonesia (WNI).
Netizen marah…
Artikel JAHANGIR NEWS Imbas Juluki Timnas Garuda Bule, Presenter Donny de Keizer Klarifikasi dan Minta Maaf pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Wawancara Ketum PSSI Erick Thohir, ‘Kita Ini Bangsa Besar, tak Bisa Terus Salahkan Wasit’ pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Komentar hasil pertandingan Bahrain melawan Indonesia kemarin?
Begini, tentu saja ketika kejadian kemarin kita harus mengevaluasi pemain-pemain kita yang kini bisa menunjukkan ketangguhannya. Mereka bertarung! Jadi inilah kualitas bangsa yang harus kita lahirkan. Bahwa kalau melihat orang Indonesia itu menakutkan. Selain kami, kami adalah orang-orang yang tersenyum dan murah hati. Tapi kalau soal pekerjaan, persaingan, kami harus tampil menakutkan.
Kalau di New Zealand ada tarian (Haka), ya kita juga harus menampilkan keseruan kita. Karena kami ingin menciptakan pahlawan nasional versi baru. Jadi sepak bola adalah salah satu cara kita bisa mengangkat harkat dan martabat bangsa.
Apakah PSSI sudah protes ke Asian Football Association (AFC)?
Dengan kejadian kemarin tentu saja kami melayangkan surat protes. Langsung! Sudah! Saya juga mengirim surat ke AFC, (meminta) presiden AFC mempelajari (pertandingan).
(Tetapi) keputusan tetap ada di tangan mereka. Tapi setidaknya kita harus punya keberanian untuk kembali bersuara tentang ketidakadilan! Ya, kita melakukannya saat Ivar Jenner mendapat kartu kuning (saat melawan Qatar, Maret tahun lalu). Karena dianggap ingin merugikan musuh. Yuk simak videonya, no. Kami menantang, gagal. Tapi ya kita harus berani lagi, kita bangsa yang besar.
Jangan sampai kita selalu menjadi bangsa yang tidak boleh menyuarakan pendapat tentang ketidakadilan. Baik di dalam negeri, di dunia, maupun di elemen lainnya. Jadi mari kita coba. Tapi jaga mental, bukan mentalitas headline, mentalitas pemain harus didahulukan!
Sudah sejak awal satu tahun delapan bulan kita dorong mental pemain timnas kita usai pertandingan kemarin, mereka tetap optimis dan segera berangkat ke China. Latihan sekarang, semoga kita bisa mendapatkan poin yang maksimal.
Artikel CIRCLE NEWS Wawancara Ketum PSSI Erick Thohir, ‘Kita Ini Bangsa Besar, tak Bisa Terus Salahkan Wasit’ pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR CIRCLE Media Singapura: Timnas Indonesia ‘Dirampok’ pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>CNA menerbitkan artikel berjudul ‘Perampokan Hilang’: Masyarakat Indonesia Marah Karena Kalah Seri, Menggagalkan Kemenangan Negara Tuan Rumah di Kualifikasi Piala Dunia yang Bersejarah.
Waktu setempat, Kamis 10 Oktober 2024, Indonesia harus merelakan keunggulan setelah Bahrain mencetak gol penyeimbang pada menit ke-99, lapor CNA.
Pertandingan yang semula seharusnya hanya berlangsung enam menit, tak serta merta diakhiri oleh wasit asal Oman, Abu Bakr Al-Kaf. Dia menghentikan permainan setelah empat menit perpanjangan waktu. Pada menit ke-99, Muhammad Maroun mencetak gol sepak pojok sehingga membuat skor menjadi 2:2. Hal ini ditentang keras oleh para pemain dan ofisial Indonesia.
Ketidakpuasan tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Aria Senolinga. “Kami sangat kecewa dengan cara wasit menangani pertandingan,” ujarnya kepada Bolasport.com. Dia terus melanjutkan permainan sampai Bahrain mencetak gol.
Pelatih tim Indonesia, Shin Tai Yong pun mengungkapkan rasa tidak senangnya. “Kedua tim bermain bagus hingga final. “Tetapi saya harus mewaspadai keputusan memalukan yang diambil wasit,” kata pelatih asal Korea Selatan itu dalam konferensi pers pascalaga.
“Jika AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) ingin maju, keputusan wasit harus diperbaiki,” imbuhnya. Ia menyebut keputusan wasit terkesan sepihak dan membuat marah para pemain Indonesia.
Pertandingan tersebut pun menuai kemarahan para pecinta sepak bola Tanah Air, termasuk sejumlah selebriti, di media sosial. Atta Halinter, selebriti jejaring sosial dengan lebih dari 40 juta pengikut di Instagram, berkata, “90+6 = 99?!? Sementara itu, pengguna X, Elvicto.id, mengklaim “Indonesia telah dirampok.”
Sehubungan dengan pengaduan resmi yang dapat disampaikan, PSSI berharap kejadian ini dapat menjadi perhatian pihak berwenang untuk perbaikan lebih lanjut. Situasi ini menimbulkan kontroversi dan tantangan bagi sepak bola Indonesia di kancah internasional.
Artikel ini ditulis dengan bantuan kecerdasan buatan dan melalui proses penyuntingan editorial.
Artikel JAHANGIR CIRCLE Media Singapura: Timnas Indonesia ‘Dirampok’ pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>