Artikel Trump Ajak Warga AS Bersabar Hadapi Kesulitan Ekonomi Akibat Tarif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Trump Ajak Warga AS Bersabar Hadapi Kesulitan Ekonomi Akibat Tarif pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Staf VOA Gugat Pemerintahan Trump pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Staf VOA Gugat Pemerintahan Trump pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Ellen DeGeneres ‘Pindah’ dari Amerika, Kecewa Trump Menang atau Takut Kasus P Diddy? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Melansir NBC News, Jumat (22/11/2024), langkah DeGeneres merupakan salah satu cara mengungkapkan keprihatinan atas terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS. Bintang TV itu secara terbuka mendukung pencalonan Kamala Harris melalui Instagram pada bulan Agustus.
“Tidak ada orang yang sekuat wanita, dan waktunya telah tiba. “Saya tidak sabar menunggu Kamala Harris menjadi presiden kita berikutnya,” kata DeGeneres saat itu.
Ia juga dikenal vokal dalam kritiknya terhadap Trump. Misalnya, pada tahun 2017 ia mengaku tidak akan mengajak politisi Partai Republik dalam kampanyenya.
“Saya tidak akan mengubah pikirannya. Itu bertentangan dengan semua yang saya perjuangkan. “Kita harus belajar menerima orang lain yang berbeda dengan kita dan memberikan mereka hak yang sama,” ujarnya dalam ucapannya saat itu.
Harris sendiri muncul di acara Ellen DeGeneres selama masa jabatannya sebagai presiden. Dalam salah satu episode, dia bercanda tentang terjebak di lift bersama Trump.
“Jika Anda harus satu lift bersama Presiden Trump, Mike Pence, atau Jeff Sessions, siapa yang akan Anda pilih?” tanya DeGeneres.
Bisakah salah satu dari kita menghidupkannya kembali? Jawab Haris sambil tersenyum.
Video tersebut mendapat lebih banyak perhatian setelah beberapa upaya untuk membunuh Trump pada musim panas ini, sehingga memicu kemarahan dari kaum konservatif. Di sisi lain, banyak sahabatnya, termasuk Elon Musk, yang meragukan alasan Ellen Degeneres pindah ke Inggris karena Trump. Musk dan rekan-rekannya berspekulasi bahwa tindakan pembawa acara TV itu terkait dengan kasus rapper Sean ‘Diddy’ Combs, yang juga dikenal sebagai P Diddy.
Dalam cuitannya, Musk menambahkan sentimen negatif tanpa mengatakannya.
Kaitan DeGeneres dengan cerita Diddy mengemuka di media sosial setelah terlihat seorang tamu menghadiri acara di pesta tersebut, namun saat ini belum ada indikasi adanya aktivitas ilegal.
Artikel Ellen DeGeneres ‘Pindah’ dari Amerika, Kecewa Trump Menang atau Takut Kasus P Diddy? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Rupiah Terancam Kebijakan Trump pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Melemah 92 poin atau 0,59 persen menjadi 15.781,5 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (11/12/2024), mengutip Bloomberg. Pada perdagangan awal, rupiah melemah ke level 15.689,5 per dolar AS.
“Pasar bertaruh bahwa kebijakan inflasi di bawah Trump akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka panjang. Dolar naik ke level tertinggi dalam empat bulan pada minggu ini, sementara imbal hasil Treasury juga naik. Faktor inflasi yang lebih tinggi,” kata PT Laba Forexindo Berjangka. kata Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, Selasa (11/12/2024).
Ibrahim mengatakan bahwa fokus pasar minggu ini adalah pada data utama inflasi indeks harga konsumen AS, yang diperkirakan menunjukkan inflasi tetap stabil di bulan Oktober. Hal ini juga dapat menyebabkan ekspektasi tingkat suku bunga.
“Di luar pembacaan inflasi, beberapa pejabat Federal Reserve akan berbicara minggu ini, memberikan lebih banyak sinyal mengenai kebijakan setelah bank sentral memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada minggu lalu,” katanya.
Para pedagang memperkirakan peluang sebesar 66,7 persen untuk penurunan suku bunga sebesar 25 bps pada bulan Desember dan peluang suku bunga sebesar 33,3 persen tidak akan berubah, menurut CME FedWatch.
Selain berbagai sentimen eksternal yang mempengaruhi pelemahan mata uang Garuda, faktor dalam negeri juga turut memberikan pengaruh. Terutama terkait prediksi perlambatan pertumbuhan penjualan ritel pada Oktober 2024.
“Kinerja penjualan eceran diperkirakan moderat pada Oktober 2024. Hal ini tercermin dari indeks penjualan riil (IPR) Oktober 2024 yang diperkirakan mencapai 209,5 atau tumbuh lebih lambat sebesar 1,0 persen (yoy). Secara basis, IPR bulan Oktober mengalami kontraksi sebesar 0,5 persen (mtm). Sedangkan IPR bulan Oktober 2024 lebih rendah dibandingkan IPR yang mencapai 210,6 persen pada bulan September lalu, ujarnya.
Meski mengalami kontraksi, Bank Indonesia menyatakan kinerja penjualan ritel secara bulanan membaik. BI menyebutkan kinerja penjualan eceran pada Oktober ditopang oleh peningkatan penjualan kelompok barang budaya dan hiburan, aksesoris dan aksesoris serta pakaian.
Namun dari sisi harga, tekanan inflasi pada tiga dan enam bulan mendatang diperkirakan meningkat pada Desember 2024 (Natal dan Tahun Baru) dan Maret 2025 (Ramadhan). Hal ini tercermin dari Indeks Umum Ekspektasi Harga (IEH) Desember 2024 dan Maret 2025 yang masing-masing tercatat sebesar 152,6 dan 169,4 dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebesar 134,3 dan 155,9.
Berdasarkan analisis Ibrahimi mengenai sentimen eksternal dan internal yang mempengaruhi rupee, ia memperkirakan rupee akan terus melemah.
Artikel Rupiah Terancam Kebijakan Trump pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Analis Yakini Emas Bisa Tumbuh 7 Persen Meski Terimbas Kemenangan Trump pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (12/11/2024), Rizkia menjelaskan, harga emas kini anjlok ke level US$2.600 per troy ounce. Secara umum penurunan tersebut disebabkan kembalinya aliran modal ke Amerika Serikat akibat sentimen pemilu presiden.
Dengan terpilihnya Trump, pasar melihat adanya harapan akan perbaikan perekonomian domestik AS, sehingga banyak investor mulai mengurangi alokasinya pada emas dan beralih ke pasar ekuitas AS.
Meski demikian, ia meyakini masih banyak ketidakpastian yang datang dari kemenangan Trump. Salah satunya terkait rencana mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri melalui kebijakan tarif yang lebih tinggi dan insentif perpajakan bagi dunia usaha. Sementara itu, ketergantungan AS terhadap impor, khususnya dari Tiongkok, masih cukup tinggi.
“Jika Amerika Serikat memproduksi barang dan mengurangi seluruh impor, sebenarnya ada persepsi bahwa inflasi akan cenderung tetap tinggi,” ujarnya.
Di sisi lain, harga emas secara historis menunjukkan pola yang cenderung stabil. Meskipun terdapat ketidakpastian global, baik sehubungan dengan kemenangan Trump, ketegangan geopolitik, dan perlambatan ekonomi, emas akan terus menjadi lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi.
Meski pertumbuhannya tidak tinggi, setidaknya pertumbuhan di atas 5-7% masih memungkinkan, kata Rizkia.
Terpisah, Pengamat Pasar Modal dan Keuangan Universitas Indonesia Budi Frensidy menyebut kemenangan Donald Trump pada Pilpres AS berpotensi menurunkan harga emas.
Pasalnya, kata dia, Trump kemungkinan besar akan mampu meredam ketegangan geopolitik dan perang di berbagai kawasan yang selama ini menjadi salah satu pendongkrak harga emas secara signifikan.
Budi juga menyoroti dampak perang dagang terhadap harga emas. Menurutnya, meskipun perang dagang dapat menaikkan harga emas dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang, eskalasi konflik dagang dalam jangka panjang dapat menyebabkan harga emas turun.
Oleh karena itu, ia berpesan kepada masyarakat yang ingin berinvestasi emas agar bersabar dan menunggu momen yang tepat, karena emas diprediksi akan kembali mengalami penurunan yang cukup dalam.
Sementara harga emas Antam yang terpantau di situs Logam Mulia, Selasa, turun drastis Rp 35.000 sehingga harga emas per gram kini menjadi Rp 1.482.000. Sementara harga jual kembali (pembelian kembali) emas batangan juga turun menjadi Rp 1.336.000 per gram.
Artikel Analis Yakini Emas Bisa Tumbuh 7 Persen Meski Terimbas Kemenangan Trump pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Ekonomi Domestik Perlu Diperkuat Guna Antisipasi Efek Kemenangan Trump pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Ekonomi Domestik Perlu Diperkuat Guna Antisipasi Efek Kemenangan Trump pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>