Artikel Menteri Kebudayaan Setuju Usulan Dangdut Jadi Warisan Dunia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Harapan tersebut diungkapkan Ismatu Ropi, Dekan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, saat Dies Natalis Fakultas Ushuluddin ke-62.
Acara tersebut diisi dengan debat dengan Roma Irama mengenai musik, spiritualitas dan kehidupan beragama.
“Keinginan kami di UIN Jakarta, Fakultas Ushuluddin, salah satunya adalah menjadikan dangdut sebagai warisan budaya tak benda, dan kami berharap kedepannya Menteri Kebudayaan yang baru, Fadli Zon, dapat mendengarkan harapan tersebut.” ujar Ismatu.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyetujui pembahasan genre musik dangdut menjadi Situs Warisan Dunia.
Saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2024), Fadli Zon menjawab, “Oke.
Ismatu mengatakan, Dangdut sangat penting sebagai warisan dunia dan identitas bangsa Indonesia juga harus menjadi bagian dari warisan dunia.
Oleh karena itu ISMATU mengimbau seluruh elemen bangsa untuk segera mewujudkan hal tersebut.
Ismatu menegaskan, musik bersama dangdut merupakan bahasa universal yang memberikan nilai-nilai luhur dan membuka ruang spiritualitas.
Misalnya saja Haji Roma Irama, ikon dangdut Tanah Air yang menyampaikan pesan moral luhur di setiap lagunya, kata Ismatu.
Pengamat sosial dan politik Ramadansyah mengatakan, langkah awal menjadikan Dangdut sebagai Situs Warisan Dunia adalah dengan mendorong kalangan kampus untuk secara resmi mendukung Dangdut menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
“Tentunya langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan membuat naskah akademik yang diusulkan oleh Dekan Ushuluddin UIN Siput. Makalah akademik ini akan direkomendasikan kepada Rektor UIN untuk diusulkan dari kalangan akademisi,” tuturnya.
Ramadansyah berharap sivitas akademika dari banyak kampus lain mengikuti jejak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengungkapkan, usulan menjadikan Dangdut sebagai Situs Warisan Dunia sudah dimulai sejak tahun 2023.
Langkahnya dimulai dari bawah dan ditunjukkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jakarta.
Panvaslu, mantan Ketua Provinsi DKI, merasa prihatin ketika Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dipecah menjadi 3 kementerian.
Ketiga kementerian tersebut adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan Kementerian Kebudayaan.
Perubahan nomenklatur ini dikhawatirkan dapat melemahkan langkah konkrit pemerintahan baru, tegasnya.
“Fadli Zon yang saya kenal sebagai budayawan dan sesekali pelaku budaya ketika saya masih di kampus Universitas Indonesia pada tahun 1990-an, diharapkan dapat mengatasi berbagai kendala untuk mengajukan dangdut sebagai warisan budaya.” dikenal karena kemampuan diplomasi internasionalnya,” tegas Ramdansyah.
Artikel Menteri Kebudayaan Setuju Usulan Dangdut Jadi Warisan Dunia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel CIRCLE NEWS Innovation Impact Hub Jadi Upaya Kolaborasi Kejar Visi Cetak 1 Juta Talenta Digital pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pembukaan tersebut dihadiri oleh beberapa orang yang turut membantu terciptanya Innovation Impact Hub, antara lain Isaac Munandar (Direktur dan Co-founder Maxy Academy), Andy Febrico Bintoro (CTO dan Co-founder Maxy Academy), Teddy Hartono. (Ketua TBN Indonesia), Prof. Dr. Ali Munhanif, PhD (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan III), Din Wahid M.A., Ph.D (Wakil Rektor IV) dan Husni Teja Sukmana, Ph.D (Dekan FST UIN). Para pelajar pun antusias mengikuti acara ini.
Dalam sambutannya, Ketua TBN Indonesia Teddy Hartono menyoroti pentingnya pemberdayaan generasi muda dalam inovasi sosial. “Generasi muda adalah generasi penerus, generasi muda ini mempunyai ide dan kreativitas yang perlu kita fasilitasi dan kembangkan untuk mengatasi permasalahan sosial. TBN Indonesia adalah jaringan bisnis yang misinya memfasilitasi bisnis sosial dan mempengaruhi dunia bisnis. Kami bekerja sama untuk menghubungkan mahasiswa dengan dunia bisnis dan teknologi serta mendapatkan pelatihan, mentoring dan jaringan bisnis yang luas melalui Innovation Impact Hub, sebuah pusat pelatihan dan inkubator baru yang didedikasikan untuk memberdayakan para Inovator muda, khususnya sebagai mahasiswa, mereka dapat mengembangkan keterampilannya, mengeksplorasi ide-idenya. dan menginspirasi dampak sosial yang lebih luas,” kata Teddy Hartono.
Selain itu, Isaac Munandar, CEO Maxy Academy, menjelaskan visi besar di balik berdirinya Creative Impact Hub.
“Maxy Academy merupakan lembaga pendidikan yang fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi. Misi kami adalah mencetak satu juta talenta digital dan 1000 wirausaha sosial pada tahun 2030. Membangun Innovation Impact Hub hasil kolaborasi antara MAXY Academy, TBN Indonesia dan UIN Syarif Hidayatullah bertujuan untuk mencetak generasi muda yang mampu menjadi wirausahawan dan unicorn masa depan,” kata Isaac Munandar.
Innovation Impact Hub dirancang sebagai pusat pembelajaran dinamis tempat siswa dapat terhubung, bertukar ide, dan mengembangkan proyek baru. Selain itu, balai ini merupakan pusat kegiatan pendidikan dan workshop yang berkaitan dengan sosial dan teknis bisnis.
Tujuan dibangunnya Innovation Impact Hub adalah untuk mewujudkan visi utama yaitu menciptakan 1 juta talenta digital dan 1.000 pelaku usaha dan masyarakat digital (sociopreneur) untuk mendukung kebutuhan Indonesia yang membutuhkan 9 juta talenta digital pada tahun 2030-an.
Dekan FST UIN Syarif Hidayatullah, Ph.D Husni Teja Sukmana menyampaikan harapannya untuk masa depan proyek ini. Dengan bantuan Creative Impact Hub, diharapkan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah semakin termotivasi untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Sejak berdiri pada tahun 1957, UIN Syarif Hidayatullah terus mengembangkan visinya menjadi universitas riset kelas dunia yang mengintegrasikan ilmu-ilmu Islam dan modern.” Saya berharap dalam dua tahun ke depan, inovasi bisnis bisa muncul dari Creative Impact ini. Senjata untuk menginspirasi lebih banyak pelajar di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Artikel CIRCLE NEWS Innovation Impact Hub Jadi Upaya Kolaborasi Kejar Visi Cetak 1 Juta Talenta Digital pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>