Artikel TikTok Dilarang di Albania Mulai 2025, Imbas Kasus Pembunuhan Remaja pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Direktur Albania Edai mengatakan larangan itu merupakan upaya untuk memastikan keselamatan anak -anak dan remaja di negara itu. Larangan dimulai tahun 2025.
Rama mengatakan setelah orang tua dan guru di Albania (12/2/242), “Satu tahun, kami akan menutup mereka semua. Kami tidak akan menjadi Dictok di Albania.”
Media Rama diumumkan, terutama di kalangan pemuda, dan kekerasan di dalam dan di luar sekolah.
Media lokal terjadi bahwa suatu peristiwa terjadi setelah bertarung antara dua anak laki -laki di masyarakat. Video juga muncul di Dikwok yang menunjukkan kepada anak -anak yang mendukung pembunuhan itu.
Rama berkata, “Masalah hari ini bukan anak -anak kita, masalah hari ini adalah daerah kita, komunitas kita hari ini, hari ini,” kata Rama.
Orang Eropa lainnya meningkat dengan keterampilan sosial anak -anak di Prancis, Jerman dan Belgia. Salah satu undang -undang kering di dunia, NOMAS Australia Australia Australia, Australia Navomas, Australia’s Nomalas, pendamping neomologi Australia, Australia Newsmology, Australia Lingomology, Australia, Nomologi, Australia, Australia, Australia, nomologi Australia Australia, kelompok surat kabar Australia diizinkan untuk sisa anak -anak di bawah usia 16 tahun.
Artikel TikTok Dilarang di Albania Mulai 2025, Imbas Kasus Pembunuhan Remaja pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel TikTok Tangguhkan Jutaan Akun dan Konten Terindikasi Hoaks pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Laporan tersebut mencatat 2,1 persen atau sekitar 3,75 juta video yang ditangguhkan diidentifikasi sebagai konten penipuan, misinformasi, media yang diedit, interaksi palsu, ketidakaslian, serta perilaku penipuan dan spam. Direktur Komunikasi TikTok, Angini Setiawan, mengatakan penangguhan video tersebut merupakan upaya platform untuk membangun komunitas yang saling percaya dan bertanggung jawab. Menurutnya, TikTok juga menerapkan aturan penangguhan ini dengan tegas tanpa kecuali atau merugikan siapa pun.
“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menghilangkan penipuan di platform kami sendiri, dengan membangun pagar agar komunitas kami tetap aman. Salah satunya dengan menghapus video penipuan yang tidak mengikuti pedoman komunitas kami,” kata Angini dalam diskusi media, Rabu ( 7/11/2024) di Jakarta Pusat.
Selain menangguhkan video, Angini mengatakan TikTok juga secara berkala menghapus akun yang tidak mengikuti pedoman komunitas. Pada April-Juni 2024, TikTok menghapus 208.681.876 akun yang terbukti palsu; 20.216.580 akun dihapus karena diduga dimiliki oleh pengguna di bawah usia 13 tahun; Kemudian 3.107.032 akun dihapus karena alasan lain.
“Jadi kami tidak hanya memoderasi kontennya, kami juga mengambil tindakan terhadap akun tersebut. “Hal ini tentunya merupakan upaya kami untuk menjamin keamanan dan kenyamanan platform, masyarakat,” ujarnya.
Menurut Angini, konten palsu di TikTok umumnya lebih banyak terjadi pada momen-momen tertentu menjelang pemilu presiden, pandemi Covid-19, dan pemilu daerah. Selama Pilpres 2024, sebanyak 17.195 video dihapus dari TikTok karena dianggap melanggar kebijakan disinformasi, disusul 38.002 video karena melanggar kebijakan sipil dan integritas pemilu, serta 3.3.59 video sintetis yang dilanggar dan melanggar kebijakan media.
Untuk mencegah dan memberantas konten penipuan, TikTok juga menambahkan fitur dan informasi ke dalam aplikasi. Misalnya tombol Tidak Tertarik, filter kata kunci video, penandaan akun, dan pelaporan.
Caranya juga sederhana, ketika melihat video yang bersifat menipu atau provokatif, Anda bisa langsung mengklik tombol laporkan. Lalu, berbagai jenis konten lainnya yang dilaporkan oleh pihak TikTok. . akan dibuat tim moderasi,” kata Angini.
Artikel TikTok Tangguhkan Jutaan Akun dan Konten Terindikasi Hoaks pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>