Artikel Erik Ten Hag Akhirnya Dipecat Manajemen MU, Van Nistelrooy Jadi Pengganti Sementara pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Setan Merah turun ke peringkat 14 klasemen Liga Inggris dan belum meraih kemenangan di Eropa musim ini. Tidak ada tanda-tanda kemajuan dan konsistensi di bawah Ten Hag.
Asisten pelatih Ten Hag dan mantan striker MU Ruud van Nistelrooy untuk sementara akan mengambil alih tugas kepelatihan sementara manajemen mencari pelatih baru. Hal itu disampaikan manajemen klub pemilik Old Trafford itu dalam pernyataannya, usai keputusan bulat mengakhiri masa kepemimpinan Ten Hag setelah 2,5 tahun.
Van Nistelrooy menduduki puncak daftar favorit untuk menggantikan Ten Hag secara permanen. Mantan manajer Barcelona Xavi Hernandez, pelatih olahraga Ruben Amorim, Thomas Frank dari Brentford, mantan manajer Chelsea Graham Potter dan Kieran McKenna dari Ipswich Town ada dalam daftar.
Diangkat pada April 2022, Ten Hag membawa United meraih dua trofi domestik: Piala Liga pada 2023 dan Piala FA pada 2024.
Namun, pekerjaan pria berusia 54 tahun itu menjadi bahan spekulasi hampir sepanjang musim lalu karena MU berada di posisi kedelapan terburuk di Premier League. Tak hanya itu, MU tersingkir di fase grup Liga Champions.
“Saya rasa tidak ada orang yang akan terkejut,” kata mantan bek United yang menjadi pakar Gary Neville kepada Sky Sports.
Awal musim yang buruk terjadi meski MU menghabiskan lebih dari £600 juta untuk membeli pemain baru sejak Ten Hag mengambil alih jelang musim 2022/23.
United hanya memenangkan empat dari 14 pertandingan mereka di semua kompetisi sejauh musim ini. MU menderita kekalahan telak 3-0 dari Liverpool dan Tottenham Hotspur di Old Trafford.
Ia sudah mengoleksi 11 poin dari sembilan pertandingan di Liga Inggris, yang menurut manajemen klub masih jauh dari target finis di peringkat keempat.
Artikel Erik Ten Hag Akhirnya Dipecat Manajemen MU, Van Nistelrooy Jadi Pengganti Sementara pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel MU Dikalahkan West Ham Lewat Penalti Kontroversial, Ten Hag dalam Tekanan Lagi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Crysencio Summerville mencetak gol pertamanya dengan seragam West Ham dan menyalip tim tamunya di peringkat 13 klasemen dengan 11 poin setelah sembilan pertandingan, sejajar dengan MU yang kini berada di peringkat ke-14.
Meski ini hanya kekalahan kedua MU dalam 10 laga terakhir, kehilangan poin kembali membuat Ten Hag mendapat tekanan. Apalagi MU lebih banyak bermain imbang di awal musim ini.
Ten Hag mengaitkan kekalahan tersebut dengan keputusan wasit yang merugikan timnya. Dikatakannya kepada BBC, MU sudah tiga kali merasakan ketidakadilan musim ini.
“Kami harus mencetak gol, kami menciptakan banyak peluang. Kami seharusnya unggul dua atau tiga. Di babak kedua kami memaksakannya tetapi kami membiarkan mereka menguasai permainan. Ketika Anda kalah 1-0, Anda memerlukan tim yang hebat dengan kepribadian.” dan karakter untuk menunjukkan ketahanan untuk kembali. Cara kami menerima penalti itu tidak adil dan tidak adil,” kata Ten Hag.
Bowen mencetak gol pada menit 90+2 dari titik penalti setelah tinjauan VAR yang panjang menunjukkan Matthijs de Ligt memotong kaki Danny Ings, keputusan yang membuat Ten Hag menggelengkan kepala.
“Saya sudah berbicara dengan (ofisial). Tidak ada jalan untuk mundur dan itulah sepak bola,” kata Ten Hag.
Bowen melepaskan tendangan penalti rendah tepat di dalam tiang gawang, melewati tangan Andre Onana yang menukik ke arah yang benar.
West Ham beruntung tidak kebobolan gol di babak pertama yang didominasi oleh rival utara mereka dan jauh lebih baik di babak kedua setelah manajer Julen Lopetegui memasukkan Summerville dan Tomas Soucek.
“Kami turut berbahagia untuk para fans dan para pemain, mereka pantas mendapatkan kemenangan ini setelah mengalami banyak penderitaan di babak pertama,” kata Lopetegui. “Di babak kedua kami mengubah banyak hal dan babak pertama adalah untuk mereka, namun babak kedua adalah untuk kami. Kami mampu bersaing lebih baik dan memenangkan pertandingan.”
Summerville mencetak gol pada menit ke-74 ketika dia meluncur sebaik mungkin untuk menyundul tembakan Danny Ings yang gagal. Tujuh menit kemudian, Casemiro membungkam pendukung tuan rumah dengan golnya. Namun, perayaan fans Setan Merah tidak berlangsung lama dan setelah 12 menit waktu tambahan, mereka harus menerima kekalahan lagi.
Tim asuhan Ten Hag akan menyesali peluang yang terbuang, terutama di babak pertama. Diawali dengan tendangan jauh pada menit kedua yang dihentikannya dan tembakan Alejandro Garnacho yang membentur mistar gawang.
Penjaga gawang Hammers, Lukasz Fabianski, melakukan penyelamatan gemilang di masa tambahan waktu babak pertama, membelokkan sundulan Casemiro dari tendangan bebas Christian Eriksen.
Artikel MU Dikalahkan West Ham Lewat Penalti Kontroversial, Ten Hag dalam Tekanan Lagi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>