Artikel Pinktober Tennis Tournament 2024, Edukasi Kanker Payudara Lewat Olahraga Tenis pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Kompetisi ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan para peserta. Acara ini juga diharapkan dapat mengenalkan kesadaran kanker payudara kepada masyarakat dan mendorong pola hidup sehat melalui olahraga tenis.
“Oktober adalah bulan kesadaran kanker payudara internasional. Presiden Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Agum Gumelar mengatakan pada upacara penutupan: “Yayasan Kanker Payudara Indonesia mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara dan sponsor acara tenis yang diadakan di Jakarta. sebuah turnamen yang melibatkan banyak komunitas tenis.
Linda mengatakan, turnamen tenis tersebut juga dihadiri oleh para penyintas kanker dan pemain yang kerabat dan temannya menderita kanker payudara. Oleh karena itu, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini mendukung kampanye ini.
“Saya berharap kejadian seperti ini akan terus berlanjut.” Selain bisa bertemu dengan anggota komunitas tenis lainnya, kami terus menggalakkan pentingnya skrining atau kesadaran payudara melalui acara apa pun yang mencakup tenis,” kata Linda.
Menurut data Global Cancer Observatory, akan terdapat lebih dari 66.000 kasus baru kanker payudara pada wanita Indonesia pada tahun 2022, dengan tingkat kejadian sebesar 30%. Perlu juga dicatat bahwa jumlah acaranya tidak terlalu sedikit. Kampanye diperlukan untuk menyebarkan pesan tentang kanker payudara.
“Jangan pernah berhenti mengadakan acara untuk komunitas tenis dan terus memberikan edukasi kepada generasi muda tentang risiko kanker payudara sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, turnamen bertagar “Pinktober Main Tenis Melawan Kanker Payudara” ini dimenangkan oleh duet Ginny Monoarfa/Susan Mokodompit yang mengalahkan kombinasi Noels/Indah 6-2. Dengan menyelenggarakan acara ini, YKPI menerima pendaftaran peserta, donasi dari Yonex, Asics, Kita Bisa dan sponsor.
“Mengingat tingginya animo peserta yang ingin mengikuti kompetisi dan perlunya sosialisasi tentang kanker payudara di masyarakat, maka kompetisi ini dapat diadakan setiap tahunnya,” kata direktur kompetisi, Wanda Jane. setelah acara penutupan. : “Saya berharap kualitas acara dan jumlah pesertanya lebih banyak dari tahun depan.”
Artikel Pinktober Tennis Tournament 2024, Edukasi Kanker Payudara Lewat Olahraga Tenis pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Dispora DKI Jakarta Revitalisasi Fasilitas Olahraga Secara Bertahap pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Salah satu fasilitas olahraga yang akan direnovasi adalah lapangan tenis indoor di Bulungan, Jakarta. Pembukaan lapangan olah raga ini juga bertepatan dengan Turnamen Tenis Pinktober 2024 yang diselenggarakan oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKPI) pada 26-27 Oktober 2024.
“Hari ini kami membuka lapangan tenis indoor yang telah direnovasi dengan atap membran dan toilet. Seluruh pengerjaan renovasi dilakukan dalam waktu empat bulan. Semua itu dilakukan agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini semaksimal mungkin. Pada saat yang sama, mendukung pola hidup sehat,” kata Presiden Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) JKarta Jakarta Andriy Yancia saat membuka acara, Sabtu (26/10/2024).
Menurut Andri, fasilitas olahraga di depan Kantor Pengelola Arena Jakarta Selatan tidak hanya memberikan fasilitas bermain tenis, tetapi juga berkontribusi terhadap gaya hidup sehat masyarakat. “Ada dua lapangan tenis, satu indoor dan satu outdoor, yang siap digunakan. Kami berharap masyarakat ikut serta dalam pemeliharaan dan tanggung jawab fasilitas ini agar nyaman digunakan,” kata Andri.
Ia menambahkan, pihaknya berharap pusat tersebut dapat membantu dalam latihan dan meningkatkan semangat para atlet untuk maju di tingkat nasional dan internasional.
Antusiasme untuk berpartisipasi
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Direktur Turnamen Tenis Pinktober 2024 Wanda Jane mengatakan, antusiasme terhadap turnamen putri yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Kanker Payudara Internasional ini cukup tinggi. Panitia penyelenggara juga sempat membatasi jumlah peserta turnamen ini.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Awalnya kami sempat ragu, namun di akhir semester banyak sekali yang ingin mendaftar. Karena keterbatasan waktu dan tempat lomba, maka kami bagi menjadi empat grup dengan jumlah peserta 40 pasang. peserta dengan sistem round robin,” kata Wanda.
Selain itu, Endang Moerniati dari Bidang Media dan Humas Yayasan Kanker Indonesia (YKPI) mengatakan turnamen ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran akan Bulan Peduli Kanker Payudara. Acara ini disponsori oleh De Sport, bersama Jurnalis Pencinta Olahraga (kita) #PinkTober – Bermain Tenis Melawan Kanker.
Menurut Endang, turnamen ini meningkatkan kesadaran akan kanker payudara sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat melalui tenis. “Kami di YKPI berharap melalui turnamen ini masyarakat semakin memahami penyakit kanker payudara. Kanker ini bisa diobati sejak dini. Oleh karena itu, YKPI terus mengkampanyekan kewaspadaan melalui segala kegiatan termasuk skrining payudara atau tenis lapangan,” kata Endang. .
Artikel Dispora DKI Jakarta Revitalisasi Fasilitas Olahraga Secara Bertahap pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Cegah Kanker Payudara Sejak Remaja, Yuk Cek dari Sekarang! pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Dokter Spesialis Bedah, Konsultan Onkologi RS Kanker Dharmais Jakarta, Dr Iskandar, Sp.B.Subsp. Onk (K), menekankan pentingnya kesadaran kanker payudara di kalangan generasi muda, khususnya perempuan. Kesadaran akan kanker payudara penting bagi remaja putri karena dapat memberikan mereka pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali tanda-tanda awal penyakit dan memahami faktor risiko.
“Pemberitahuan kanker payudara kepada generasi muda sebaiknya dilakukan sedini mungkin agar kanker payudara bisa terdeteksi sejak dini,” kata Iskandar dalam acara edukasi CHARM dan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) di Jakarta, Rabu (2/10/2024). ).
Iskandar mengatakan, jika kanker payudara terdiagnosis sedini mungkin, maka kasus kanker payudara yang masih dalam tahap awal dapat terdeteksi, sehingga dapat terbantu untuk hidup lebih lama. “Pada tahap awal (kanker payudara) tingkat kelangsungan hidup cukup baik, bahkan 90% pasien sembuh total. Oleh karena itu, semakin dini suatu kasus terdeteksi, semakin baik pula kemajuan pemulihannya, ujarnya.
Dengan pendidikan yang tepat, remaja putri dapat menjalani gaya hidup sehat dan menghindari pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), yang merupakan langkah awal menuju diagnosis dini. Selain itu, peningkatan kesadaran juga membantu mengurangi stigma seputar kanker, menciptakan lingkungan yang lebih mendukung, dan mendorong solidaritas antar teman sebaya.
Oleh karena itu, lanjut Iskandar, kesadaran tersebut tidak hanya untuk kesehatan individu saja, namun untuk kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Dikatakannya, dengan mengajarkan remaja putri tentang bisnis ini, diharapkan mereka mampu menularkan ilmunya kepada pasangan, keluarga bahkan anak-anaknya di kemudian hari.
Acara penyuluhan dilakukan kepada sekitar 400 siswi SMA di wilayah Jakarta Timur, yang juga diinformasikan kepada para sadra agar bisa rutin berolahraga di rumah. Sadar merupakan metode skrining yang dapat dilakukan dengan mudah karena Anda hanya perlu fokus dan meraba payudara dengan tangan untuk mendeteksi potensi kanker payudara.
Artikel JAHANGIR NEWS Cegah Kanker Payudara Sejak Remaja, Yuk Cek dari Sekarang! pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>