Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Wamen Stella Christie Berpesan ini untuk Genjot Kualitas Pendidikan Tinggi - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Edukasi

Wamen Stella Christie Berpesan ini untuk Genjot Kualitas Pendidikan Tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Wamendiktiscientek) Stella Christie mendukung upaya perampingan fungsi guru, aparatur sipil negara (ASN), untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia .

Read More : Menteri Baru, Kemendikdasmen Terus Geber Tiga Kompetensi Fundamental

Jangan membebani guru, jangan berpikir guru akan santai kalau birokrasinya diperkecil. Tidak, guru-guru ini pasti ingin melakukan pekerjaan itu, jadi mereka menghabiskan waktunya untuk melakukan hal lain. “Sangat bermanfaat untuk bersama-sama melakukan penelitian dan pengajaran,” ujarnya dalam sebuah acara di Jakarta, Rabu.

Stella yang juga seorang guru mengaku beban terberat seorang guru adalah administrasi.

Namun, kata dia, karena kusutnya hubungan ASN yang bukan merupakan kewenangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (Kemendiktiscientek) RI, beban administratif tersebut tidak bisa dengan mudah dihilangkan atau dialihkan.

Padahal, kata Stella, ada upaya yang memberikan sedikit harapan kepada guru ASN, seperti berbagai insentif dan kebijakan lain untuk menyeimbangkan upaya guru.

“Oleh karena itu, setiap guru besar dapat menjadi pribadi yang memadai dalam tiga keutamaan yaitu pendidikan tinggi, penelitian, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kata Stella, seluruh perguruan tinggi, khususnya Perguruan Tinggi Negeri yang berbadan hukum (PTN-BH), berhak menerapkan kebijakan internal.

Read More : NEC Universitas Nusa Mandiri, Berhasil Bangun Ghairah Wirausaha Mahasiswa

Melalui prosedur internal tersebut, lanjutnya, setiap universitas dapat membantu fakultasnya menemukan yang terbaik.

Selain itu, sebagai seorang guru, Stella menuturkan, segala sesuatu yang dilakukan seorang guru harus dihormati, baik itu penelitian, pengajaran, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Oleh karena itu, kita perlu mendengar dari Kemendikbudristek hasil kajian dan juga pendapat para guru, terutama kebijakan atau pengalaman para rektor perguruan tinggi (sebagai kontribusi terhadap upaya peningkatan kesejahteraan guru). siswa). guru)”, kata Estela Cristi.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *