Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Beban Fiskal Meningkat, INDEF Dorong Reformasi Subsidi Energi - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Teknologi

Beban Fiskal Meningkat, INDEF Dorong Reformasi Subsidi Energi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Pembangunan Ekonomi dan Keuangan (INDEF) melakukan kajian mengenai tantangan terkini yang dihadapi pemerintah di bidang perekonomian. Ada beberapa bidang, salah satunya terkait subsidi energi.

Ini bukanlah ide lama. Pemerintah berkomitmen untuk mengatasi masalah ini di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo di awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Namun, belum ada keputusan akhir yang diambil mengenai alokasi tersebut.

“Kita harus mendorong reformasi subsidi BBM karena kita tahu beban keuangan semakin meningkat. Subsidi BBM ini harus kita reformasi. Kita akui subsidi BBM ini belum tepat sasaran,” kata Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti dalam debat tersebut. Jakarta, Jumat (22/11/2024).

Dia menceritakan pengalaman pribadinya. Saat mengisi bahan bakar mobilnya di SPBU, ia menyebut banyak mobil mewah yang mengantri untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Artinya masyarakat tidak boleh menikmatinya.

Itu sebabnya perlu didesain ulang. Sebab, subsidi atau kompensasi berasal dari dana pemerintah. Subsidi merupakan beban keuangan yang sangat besar bagi negara.

“Jadi tantangannya bagi pemerintah adalah mendorong segera perubahan mekanisme subsidi yang tadinya terbuka untuk ditutup. Jadi targetnya harus tepat sasaran,” kata Esther.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia sudah memberikan pernyataan terkait hal tersebut. Belum ada keputusan akhir. Sebab perlu dilakukan kajian untuk dilaporkan ke Presiden Prabowo.

Bahlil mengatakan, subsidi LPG diberikan dengan skema yang berlaku hingga saat ini. Lalu, untuk dua subsidi energi lainnya, listrik dan BBM, berpotensi menggunakan Subsidi Langsung (BLT).

Secara umum, INDEF melakukan kajian yang relevan mengenai pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025. INDEF mengevaluasi berdasarkan situasi saat ini.

Mulai dari penurunan konsumsi, lalu turunnya daya beli masyarakat. Sejak Mei-September 2024, Indonesia mengalami deflasi selama lima bulan berturut-turut. Pertumbuhan ekonomi melambat dari kuartal I ke kuartal III tahun ini.

“Dalam proyeksi perekonomian, kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 sebesar 5 persen, inflasi sebesar 2,8 persen, nilai tukar dolar terhadap rupee sebesar Rp 16.100 per dolar AS, tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,75 persen. , dan angka kemiskinan menjadi 8,8 persen,” kata Esther.

Dalam pemaparannya, ia mengawali dengan menekan kabinet pada pemerintahan saat ini. Jumlah menteri dan wakil menteri ada 107 orang. Itu belum termasuk beberapa pejabat setingkat menteri seperti pimpinan lembaga.

Lanjut Esther, kabinet besar ini bertujuan mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Dari beberapa data analisis INDEF, gambarannya seperti yang telah dijelaskan di atas. Ini akan menjadi tantangan bagi pemerintahan Prabowo Subianto untuk mencapai tujuan yang dicanangkan.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *