Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

CORE: Industri Pengolahan Perlu Didorong Guna Kejar Ekonomi 8 Persen - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Otomotif

CORE: Industri Pengolahan Perlu Didorong Guna Kejar Ekonomi 8 Persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Peneliti Indonesia Economic Reform Center (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai pemerintah harus mengembangkan pertumbuhan industri pengolahan agar target pertumbuhan ekonomi pemerintahan Prabowo-Gibran sebesar 8 persen bisa tercapai. . . Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan diperkirakan mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 4,95 persen (yoy) pada triwulan III tahun 2024, naik 4,72 persen (yoy) dan memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 19,02 persen.

“Jika dilihat dari dunia usaha, meskipun industri pengolahan mampu tumbuh 4,72 persen per tahun, dibandingkan 5,20 persen pada periode yang sama tahun lalu, namun hal ini tentunya perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah. mesin perekonomian, dan ketika pertumbuhan industri ini menurun maka totalnya juga akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,” kata Yusuf di Jakarta, Selasa (4/11/2024).

Jika Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, ia memperkirakan industri pengolahan akan semakin maju di masa depan.

Menanggapi rilis data BPS mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia, Yusuf mengatakan terdapat tren penurunan pertumbuhan ekonomi pada triwulan III tahun 2024. Pada triwulan I tahun 2024, Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen (yoy). Sebesar 5,05 persen (yoy) pada triwulan II 2024, dan 4,95 persen (yoy) pada triwulan III.

“Melihat kinerja pertumbuhan ekonomi pada triwulan III, perlu ditegaskan bahwa setiap tahunnya terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I hingga triwulan III,” ujarnya.

Namun perekonomian Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,03 persen pada periode Januari hingga September 2024.

Dari sisi belanja, pertumbuhan ekonomi masih banyak ditopang oleh konsumsi rumah tangga, lapor BPS. Sektor perumahan tumbuh sebesar 4,91 persen (yoy) pada triwulan III dan memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 53,08 persen. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga sedikit melambat dibandingkan triwulan II tahun 2024 yaitu sebesar 4,93 persen.

“Hal ini sebenarnya sejalan dengan situasi triwulan III yang mengalami deflasi, kemudian data PMI manufaktur kurang baik dan mencerminkan situasi daya beli masyarakat yang lesu terutama pada triwulan tersebut,” tuturnya. Dijelaskan.

Lebih lanjut Yusuf menambahkan, untuk memulihkan dan meningkatkan daya beli masyarakat, pemerintah harus melakukan kerja sama kebijakan yang efektif.

 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *