Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

CIRCLE NEWS Kemenkeu Diminta Siapkan Anggaran untuk Pertebal Jaminan Sosial - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Hiburan

CIRCLE NEWS Kemenkeu Diminta Siapkan Anggaran untuk Pertebal Jaminan Sosial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Keuangan (KMANKU) diminta menyiapkan alokasi anggaran untuk memperkuat program jaminan sosial, khususnya memperluas cakupan penerima bantuan iuran (PBI) di kalangan kelas menengah.

Anggota DPR RI terpilih periode 2024-2029, Eddie Vuriento menyoroti fenomena kelas menengah yang mengalami penurunan jumlah 9,48 juta jiwa dalam lima tahun terakhir menurut Badan Pusat Statistik. (BPS). AD meminta pemerintah merespons cepat perubahan ini.

“Pemerintah harus segera merespons laporan DDB ini. “Jaminan sosial harus terjamin dari segi pekerjaan dan kesehatan,” kata AD di Jakarta, Kamis (17/10/2024).

Terkait jaminan sosial di tempat kerja, Eddy menekankan, masyarakat kelas menengah perlu dilindungi dari berbagai program, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), dan Program Jaminan Hari Tua (JHT).

Selain itu, pemerintah juga diminta mengubah Kebijakan Publik (PP) No. 37 Tahun 2021 tentang Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Sesuai undang-undang, peserta JKP dapat menerima bantuan keuangan, informasi pekerjaan, dan pelatihan kerja selama maksimal enam bulan untuk mempersiapkan mereka kembali bekerja di sektor formal.

Terkait hal itu, AD meminta agar persyaratan peserta JKP disederhanakan dan cakupannya diperluas. “Selama kontrak pekerja kontrak masih ada, mereka akan mendapat manfaat JKP,” imbuhnya.

AD juga meminta pemerintah membuka lapangan kerja formal untuk menghindari penurunan angkatan kerja.

Mengenai bidang kesehatan, Keputusan Presiden (Niat) No. 36 Tahun 2023 tentang Peta Jalan Jaminan Sosial 2023-2024 menambah kuota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) peserta PBI mencapai 113 juta orang pada tahun 2024. Sebaliknya, konfirmasi hanya mencapai 96,7 juta orang pada Agustus 2024. Eddy berharap agar pemerintah dapat mencapai target yang ditetapkan dalam Perpres tersebut.

Untuk itu, dia menilai perlu adanya penambahan anggaran dari alokasi Rp48,78 triliun menjadi Rp56,85 triliun. “Dengan menambah alokasi sebesar Rp56,85 triliun diharapkan jaminan sosial kesehatan dapat terjamin bagi kelompok kelas menengah yang menyusut,” kata Eddy.

Senada dengan Edy, Teku Rifki, Ekonom Lembaga Penelitian Ekonomi dan Sosial, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), juga menekankan perlunya peningkatan jangkauan kebijakan jaminan sosial kepada masyarakat kelas menengah. . Sebab, daya beli kelompok ini cenderung menurun.

Alokasi anggaran bisa ditingkatkan, terutama untuk melayani masyarakat kelas menengah yang daya belinya terus menurun. “Di sisi lain, pemerintah sedang menyusun strategi struktural dan jangka panjang, seperti penciptaan lapangan kerja,” kata Rifki.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *