Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

JAHANGIR CIRCLE KemenPPPA: Sosialisasi Sanksi Hukum Kekerasan Terhadap Anak Perlu Digencarkan - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Lifestyle

JAHANGIR CIRCLE KemenPPPA: Sosialisasi Sanksi Hukum Kekerasan Terhadap Anak Perlu Digencarkan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mempertimbangkan perlunya memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai sanksi hukum yang berat terhadap kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang tua. Hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera.

Deputi Bidang Khusus Anak menambahkan, “Perlu diupayakan untuk mendorong sanksi hukum yang lebih kuat jika kekerasan dilakukan oleh orang tua terhadap anak, sehingga diharapkan dapat menimbulkan dampak kontra produktif dan mencegah kasus serupa terulang kembali di kemudian hari. Bisa,” kata Wakil Khusus Anak. Pengamanan di Kementerian PPPA di Jakarta, Jumat (17/5/2024).

Hal itu ia sampaikan menanggapi kasus kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian anak oleh salah satu orang tuanya yang baru-baru ini terungkap.

Nahar mengatakan setiap anak mempunyai kerentanan, termasuk mengalami kekerasan dari orang tuanya. Hal ini disebabkan oleh faktor internal dan eksternal.

“Dari dua kasus tersebut, ternyata orang tua tidak bisa mengendalikan emosinya dengan baik ketika menerima pemicu, dimana pemicunya bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti ekonomi, sosial (kecemburuan, hubungan antar pasangan), atau karakter/psikologis. . katanya.

Sebelumnya, ayah bernama Rendra Adi Prasetyo (29) menganiaya anak semata wayangnya bernama M (3) hingga korban meninggal dunia di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (12/5/2024) sore.

Pembunuhan itu terjadi setelah tersangka kembali dari Taiwan. Diduga tersangka mengalami depresi saat bekerja sebagai buruh migran dan merasakan keinginan untuk membunuh anaknya.

Sementara di Sumut juga terdapat kasus kekerasan terhadap anak yang menyebabkan meninggalnya anak korban berinisial A (5) di tangan ayahnya, Baginda Siregar (26). Tersangka Baginda ditolong istrinya, ibu kandung korban, dan adik pelaku, setelah membuang jenazah korban di Tapanuli Utara untuk menghilangkan bekas lukanya.

Peristiwa tersebut terjadi pada 9 Maret 2023 dan terungkap setelah ibu korban menyerahkan diri ke polisi pada 6 Mei 2024.

Mulanya terjadi pertengkaran antara Maharaj dan istrinya. Perkelahian terjadi karena korban bercerita kepada ayah tirinya bahwa ibunya sering video call dengan pria lain.

Ibunya membantahnya. Pelaku emosi dan terus menganiaya korban hingga tewas.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *