Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Liam Payne Diduga Jadi 'Mangsa' Pengedar Narkoba Jelang Kematiannya di Hotel - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Hiburan

Liam Payne Diduga Jadi ‘Mangsa’ Pengedar Narkoba Jelang Kematiannya di Hotel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tes toksikologi dilakukan pada jenazah mantan anggota One Direction, Liam Payne. Otopsi parsial mengungkapkan bahwa Payne, yang meninggal pada usia 31 tahun, memiliki beberapa zat ilegal di sistem tubuhnya ketika ia jatuh dari balkon hotel lantai tiga di Buenos Aires, Argentina pada 16 Oktober 2023.

Sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada ABC News bahwa zat-zat tersebut termasuk kokain merah muda (campuran berbagai obat termasuk metamfetamin, ketamin, MDMA, dan lainnya), serta kokain, benzodiazepin, dan kokain. Menurut sumber tersebut, pipa alumunium buatan tangan untuk menelan narkoba juga ditemukan di kamar hotelnya.

Liam Payne meninggal karena berbagai luka serta pendarahan internal dan eksternal. Menurut sumber tersebut, Payne akan tetap berada di Argentina hingga autopsi selesai.

Sebelum kematian Payne, petugas hotel menghubungi pihak berwenang dan meminta mereka segera mengirimkan petugas karena tamu tersebut diduga berada di bawah pengaruh obat-obatan dan alkohol. “Kami ingin Anda segera mengirim polisi karena saya tidak tahu apakah tamu tersebut dalam bahaya karena dia berada di kamar dengan balkon dan kami khawatir dia akan melakukan sesuatu yang mengancam nyawanya,” kata petugas darurat. .

Alberto Crescenti, direktur layanan medis darurat di Buenos Aires, mengatakan jenazah Payne ditemukan di halaman hotel, di mana dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Laporan otopsi awal oleh jaksa Argentina menemukan bahwa Payne meninggal karena beberapa luka tusukan serta pendarahan internal dan eksternal.

Sebanyak 25 luka ditemukan di tubuh Payne. Cedera kepala Payne cukup parah hingga menyebabkan kematian, kata laporan itu.

Menurut The Mirror, Selasa (22/10/2024), seorang teman dekat Liam Payne yang tidak disebutkan namanya mengatakan penyanyi itu dalam keadaan sadar sebelum kematiannya tetapi “dinubuatkan” oleh pengedar narkoba. Setelah otopsi dirilis, teman Payne berbicara tentang penggunaan narkoba. Dia berkata: “Liam bersih pada hari Minggu. Dia telah menjalani rehabilitasi beberapa kali. Dia telah dirawat di Inggris dan California.”

Dia juga mengatakan Payne menemui psikiater baru di Florida dan berkata, “Sepertinya Liam sedang menuju pemulihan.”

Sumber tersebut menjelaskan bagaimana Payne berada di Argentina untuk memperbarui visa AS-nya. Mereka berkata: “Dia harus menjalani pemeriksaan medis karena riwayat penggunaan alkohol dan narkoba. Hasil tesnya bagus. Liam 100 persen sadar.”

Namun mereka mengatakan bahwa ketika dia memasuki hotel, seseorang “mulai memberinya obat-obatan”. Temannya menambahkan: “Liam berusaha keras untuk membersihkan, lalu dia ‘diculik’. Orang-orang ini hanya peduli pada uang. Mereka tidak peduli dengan kesehatannya.”

Investigasi atas kematian Liam terus berlanjut, dengan sumber berita Amerika Selatan Merco Press melaporkan bahwa polisi sedang menyelidiki apakah “pengedar narkoba VIP” mungkin berperan dalam kematian Liam Payne. Laporan menunjukkan bahwa staf di hotel tempat Payne menginap sedang diselidiki karena memasok obat-obatan kepada penyanyi tersebut sebelum kematiannya.

 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *