Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

nonton bola

LPEM UI: BI Perlu Pertahankan Suku Bunga Sebesar 6 Persen - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Teknologi

LPEM UI: BI Perlu Pertahankan Suku Bunga Sebesar 6 Persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Lembaga Pengkajian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM FEB UI), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan Bank Indonesia (BI) sebaiknya mempertahankan BI level di level 6. bunga pada rapat Dewan Pengurus BI pada November 2024.

“Dengan kondisi inflasi yang relatif terkendali dan tren depresiasi rupiah yang terjadi saat ini, sebaiknya Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan sebesar 6 persen pada November ini,” kata Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefki di Jakarta, Rabu (20/11/2024). .

Riefki mengatakan, bulan November menunjukkan kondisi perekonomian dipengaruhi oleh kombinasi faktor domestik dan global. Dari dalam negeri, inflasi masih berada dalam kisaran sasaran Bank Indonesia, meskipun masih terdapat tren deflasi pada beberapa komponen.

Dinamika perdagangan terus menunjukkan ketahanannya, meski terjadi penurunan surplus. Pada bulan Oktober 2024, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar $2,48 miliar, turun 23,22 persen secara bulanan dan tahunan, dibandingkan surplus sebesar $3,23 miliar pada bulan September 2024. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 28,53 persen. Pada bulan Oktober 2023, surplus sebesar $3,47 miliar sepanjang tahun.

Meski mengalami penurunan, surplus ini menandai surplus perdagangan Indonesia selama 54 bulan berturut-turut. Pada Oktober 2024, baik impor maupun ekspor mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi, namun pertumbuhan impor yang lebih tajam menyebabkan surplus perdagangan menyempit.

Secara global, ketidakpastian akibat pemilu AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik telah memberikan tekanan pada aliran masuk modal sehingga mempengaruhi stabilitas rupee.

 

Mengingat depresiasi nilai tukar rupiah baru-baru ini dan tidak adanya risiko inflasi jangka pendek, Riefki berpendapat bahwa Bank Indonesia harus mempertahankan BI rate pada angka 6 persen untuk memastikan bahwa penyesuaian di masa depan bersifat strategis dan tepat waktu untuk menjaga stabilitas harga.

 

Antara pertengahan Oktober dan pertengahan November 2024, Indonesia mengalami arus masuk modal bersih sebesar $1,46 miliar, yang mana $0,58 miliar berasal dari pasar obligasi dan $0,88 miliar dari pasar ekuitas. 

“Aliran ini terutama disebabkan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik dan meningkatnya ketidakpastian mengenai pemilihan presiden AS,” ujarnya.

Menjelang hasil pemilu, investor mengambil sikap hati-hati dan mengalihkan portofolionya ke aset-aset safe-haven. Setelah hasil pemilu, seiring dengan janji Presiden terpilih Donald Trump mengenai kebijakan yang pro-bisnis, banyak investor memindahkan aset mereka keluar dari pasar negara berkembang.

Akibatnya, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Indonesia meningkat, dengan imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun sebesar 6,94 persen dari 6,73 persen dan obligasi pemerintah bertenor satu tahun sebesar 6,34 persen dari 6,20 persen. dalam periode yang sama.

Antara pertengahan Oktober hingga pertengahan November 2024, aliran modal masuk menyebabkan rupiah terdepresiasi sebesar 1,38 persen per bulan, melemah dari Rp15.555 per dolar AS pada pertengahan Oktober menjadi Rp15.770 per dolar AS pada pertengahan November.

Hingga saat ini, nilai tukar rupiah berkinerja buruk terhadap mata uang lainnya, dan menunjukkan ketahanan yang relatif terhadap rubel Rusia, lira Turki, real Brasil, dan peso Argentina. Per 15 November 2024, rupee sudah terdepresiasi 3,26 persen secara year-to-date. 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *