Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

JAHANGIR CIRCLE Para Peneliti Berpikir Mereka Telah Memecahkan Misteri Hilangnya Air di Venus  - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Sains

JAHANGIR CIRCLE Para Peneliti Berpikir Mereka Telah Memecahkan Misteri Hilangnya Air di Venus 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Para ilmuwan meyakini planet Venus saat itu mirip dengan Bumi. Kini, para peneliti merasa telah memecahkan sebagian besar teka-teki, yakni misteri hilangnya air di Venus. 

ScienceAlert melaporkan, Kamis (9/5/2024), ilmuwan planet Michael Chaffin dari Universitas Colorado Boulder mengatakan Venus 100.000 kali lebih kecil kepadatannya dibandingkan Bumi, meski pada dasarnya memiliki ukuran dan massa yang sama. Penelitian baru ini menunjukkan proses yang disebut rekombinasi disosiatif yang menyebabkan Venus melepaskan hidrogen ke luar angkasa, menyebabkan planet tersebut kehilangan air lebih cepat dari yang kita duga. 

Meneliti Venus dan Bumi secara berdampingan menimbulkan beberapa pertanyaan yang sangat menarik. Terlepas dari kesamaan ukuran dan massa, kedua planet tersebut tampaknya terdiri dari batuan yang sama dengan komposisi inti besi dan mantel batuan yang sama. 

Namun jika Bumi subur, basah, dan penuh kehidupan, maka Venus tidak. Venus diselimuti awan karbon dioksida beracun yang menghasilkan hujan asam sulfat.

Permukaan vulkanik Venus mengalami efek rumah kaca yang tak terkendali yang kini mempertahankan suhu rata-rata 464 derajat Celcius. Namun kelangkaan air masih menjadi masalah. 

Karena Venus telah kehilangan air dalam jumlah yang sama dengan yang diperoleh Bumi pada saat pembentukannya miliaran tahun yang lalu, model pelepasan air dari Venus (planet bocor bahkan pada saat terbaik) tidak memperhitungkan jumlah air. 

Sekarang, jika kita menyebarkan air bumi secara merata ke seluruh permukaannya, hal ini akan menciptakan lautan global sedalam tiga kilometer, yang dikenal sebagai Global Equivalent Layer (GEL). GEL Venus hanya berukuran tiga sentimeter. 

Para peneliti yang dipimpin oleh Chaffin dan rekannya Erin Kangy, seorang ilmuwan planet di UC Boulder, berusaha menyelidiki perbedaan ini dengan menjalankan simulasi komputer terhadap proses di atmosfer Venus. Hasilnya mengungkapkan sebuah proses yang telah terbengkalai selama 50 tahun. Artinya, rekombinasi molekul HCO+

Ini adalah ion positif yang terdiri dari hidrogen, karbon, dan oksigen, bergabung dengan karbon dioksida dan air, dengan hilangnya elektron bermuatan negatif. Penelitian tim menunjukkan bahwa ketika elektron bergabung kembali menjadi molekul, hidrogen dilepaskan dan dibuang ke luar angkasa. Air tidak dapat terbentuk tanpa hidrogen. 

Mekanisme ini bisa…

 

 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *