Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Perjalanan PT Sritex, Raksasa Tekstil yang Kini Dinyatakan Pailit - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Bisnis

Perjalanan PT Sritex, Raksasa Tekstil yang Kini Dinyatakan Pailit

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) dinyatakan pailit oleh Kawasan Niaga (PN) Semarang. Hal itu tertuang dalam putusan perkara 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN Niaga Smg. 

Read More : CIRCLE NEWS Badan Logistik Nasional Disebut Mampu Perbaiki Tata Kelola Logistik Nasional

Percobaan dilaksanakan di R.H. Purwoto Suhadi Gandasubrata, S.H. Senin kemarin (21/10/2024). Sidang dipimpin hakim ketua Moch Ansor. 

Dalam hal ini pemohon adalah PT Indo Bharat Rayon. Sedangkan respondennya tidak hanya PT Sritex tetapi juga anak perusahaannya seperti PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya. 

“Pernyataan PT Sri Rejeki Isman, PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya pailit dengan segala akibat hukumnya,” demikian bunyi petitum yang dimuat dalam sistem informasi perkara Pengadilan Negeri Semarang. 

Read More : BEI Optimistis dengan Kebijakan Ekonomi Pemerintahan Baru 

Dalam putusan tersebut, PT Sri Rejeki Isman, PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya dinyatakan gagal memenuhi kewajiban pembayarannya kepada pemohon berdasarkan keputusan Homologasi Peace Plan), tertanggal 25 Januari. 2022. 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *