Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Peternak Apresiasi Langkah Pemerintah Perketat Impor Susu, Fokus pada Produksi Lokal - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Teknologi

Peternak Apresiasi Langkah Pemerintah Perketat Impor Susu, Fokus pada Produksi Lokal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan tengah mengoordinasikan pengetatan impor susu dengan Kementerian Perdagangan. Zulhas mengatakan hal itu usai aksi unjuk rasa yang terjadi di Boyolali, Jawa Tengah, dan Pasuruan, Jawa Timur baru-baru ini.

“Kami sudah meminta koordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk mengutamakan produksi dalam negeri. “Kalau belum cukup, impor,” kata Zulhas usai peresmian Pasar Natar, Lampung Selatan, Jumat (15/11/2024), demikian keterangan tertulis.

Zulkhas menegaskan, hanya industri yang bisa mengimpor susu yang bisa mengimpor susu dari peternakan lokal. Zulkhas mengingatkan agar hal serupa tidak terjadi lagi seperti di Boyolali.

Sebelumnya diketahui Kementerian Pertanian mengusulkan Keputusan Presiden (Perpres) yang mewajibkan industri pengolahan susu menyerap produksi susu dari peternak lokal. Rencana Perpres tersebut direspon sangat baik oleh para peternak lokal dan berharap Presiden Prabowo segera menandatanganinya.

Peternak sapi perah setempat, Bayu Aji Khandayanto Zulkifli mengapresiasi langkah Hassan dalam memperketat impor susu.

“Saya kira pengetatan impor ini akan menjadi angin segar bagi para penggembala di desa, ini bentuk harga pemerintah bagi kami para petani di desa,” kata Bayu.

Bayu juga mengatakan, hal ini merupakan bukti dukungan pemerintah terhadap peternak sapi perah dan pengutamaan industri susu lokal.

“Kami berharap pengetatan impor susu ini segera dilakukan sebagai solusi jangka pendek hingga Pak Prabowo Subianto menandatangani piagam presiden,” pungkas Bayu.

Sebagai tambahan informasi, sebelumnya pada Sabtu (9/11/2020), para produsen susu menggelar aksi demonstrasi di Tumpa Susu, Boyolali, Jawa Tengah dengan aksi simbolis mandi susu. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pembatasan pemberlakuan kuota susu pada pabrik atau industri pengolahan susu (DMI).

Para peternak terdampak pun melakukan aksi dengan membuang 50.000 liter atau 50 ton susu ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winong di Boyolali. Kemudian para penggembala di Pasuruan membuang 500.000 liter susu sapi karena kalah bersaing dengan susu impor.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *