Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Sejarah Latiao, Camilan Asal China yang Ditarik BPOM karena Diduga Terkontaminasi Bakteri - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Kesehatan

Sejarah Latiao, Camilan Asal China yang Ditarik BPOM karena Diduga Terkontaminasi Bakteri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Jajanan Cina Latio mendapat perhatian setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik diri dan menghentikan sementara peredarannya di Indonesia. BPOM menemukan tanda-tanda kontaminasi Bacillus cereus pada empat produk Lazio.

Apa itu Latiao dan sejarahnya?

Menurut The World of Chinese, latiao adalah camilan populer di Tiongkok. Pintxo, adonan goreng pedas, pertama kali muncul di provinsi Hunan pada tahun 1990an. Sebelumnya, wadah plastik untuk jajanan ini memenuhi rak-rak supermarket, mini market, dan warung makan pinggir jalan.

Latio dikenal sebagai jajanan anak sekolah. Pada tahun 2000an, jajanan ini dijual dengan harga 1 mao (0,1 yuan atau 10 fen) yakni hanya 250 rupee.

Beberapa pedagang masih membuat latiao dengan tangan, menjual semangkuk latiao kepada orang yang lewat dengan harga beberapa yuan. Sementara itu, merek-merek kemasan terbesar di Lazio adalah perusahaan-perusahaan yang terdaftar bernilai miliaran yuan.

Pada tahun 2023, lebih dari 100 ribu ton Latio kemasan terjual, dengan total nilai produksi sebesar 60 miliar yuan. Di masa pandemi, ketika industri lain terguncang, bisnis Latiao tetap berkembang. Pertumbuhan bisnis Latio diantisipasi karena harganya yang murah, ketersediaannya yang luas, dan strategi pemasaran yang tepat sasaran oleh para pemimpin industri seperti Wylang.

Asal usul Latiao dimulai pada tahun 1998, ketika hujan lebat menyebabkan banjir terburuk di Lembah Sungai Yangtze dalam setengah abad, The World of Chinese melaporkan. Lebih dari 200 juta orang terkena dampaknya, wilayah yang berukuran dua kali luas Belanda terendam dan 15 juta petani kehilangan hasil panen.

Hunan adalah salah satu provinsi yang paling terkena dampaknya. Di tengah kekurangan pangan nasional dan melonjaknya harga kedelai, tiga warga kota kecil Pingjiang yang paham bisnis mencari solusi atas ketergantungan industri pangan lokal terhadap bungkil kedelai. Itu digantikan oleh tepung terigu yang lebih mudah didapat, yang kemudian menjadi bahan pokok Latium.

Inspirasi lainnya datang ketika ia mengunjungi pabrik bihun di kota Changde, di mana ia melihat sebuah mesin pengepres mie panjang (tiao) dan menyimpulkan bahwa mesin tersebut dapat digunakan untuk membuat tepung terigu. Setelah menghaluskan potongan tepung terigu, mereka menambahkan bumbu pedas (la) dan lahirlah Latio.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *