Artikel IHSG Ditutup Melemah, Ikuti Bursa Kawasan Asia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Para penguasa sekuritas Asia dan mengatakan berbagai perasaan, mengatakan kepada pasar bahwa pasar memiliki relatif emosional dalam cara kenaikan.
Selain 2225, Standar Bank 2 (4) Bank (4) Bank (RRG) Freedom-India Federal (BR) adalah 5,75%.
Dari luar negeri, Amerika Serikat dari bidang kotor Amerika dari penggerak asing menurut Boman nasional, dilaporkan pada tahun berikutnya dan tidak dua tahun sejak tahun berikutnya tidak kompeten.
TravelCutants di Peserta Perdagangan Pasar mendekati deklarasi pertemuan dan dikutuk untuk mengurangi tingkat bunga yang lebih tinggi di pasar suspensi.
Di masa lalu, Presiden Beteredland, High-7 yang positif. Biaya energi posual yang biaya tinggi dan inflasi harus mengatur Stezderu oleh waktu.
Saya telah ditekankan sebagai presiden Sanya Sanama.
Lebih rendah, kura -kura nyaman dalam spast negatif untuk spast negatif. Sollative dan JK baru -baru ini ditutup di zona merah.
Artikel IHSG Ditutup Melemah, Ikuti Bursa Kawasan Asia pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Langsung Loyo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga atau BI-Rate sebesar 6 persen pada rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 19-20 November 2024,” kata pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi saat ditemui di Jakarta, pada Rabu (20/11). ). /2024).
Keputusan mempertahankan BI rate sebesar enam persen sejalan dengan kebijakan fiskal untuk memastikan inflasi tetap berada di bawah target sebesar 2,5 plus minus satu persen pada tahun 2024 dan 2025.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, tujuan keuangan bertujuan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah akibat meningkatnya ketidakstabilan geopolitik dan ekonomi serta permasalahan politik di Amerika Serikat.
Di sisi luar negeri, Ibrahim mengatakan perang antara Rusia dan Ukraina menjadi sasaran setelah ancaman nuklir Moskow meningkatkan ketegangan antara Rusia dan Ukraina.
Moskow mengecilkan kemungkinan pembalasan nuklir terhadap Ukraina sebagai tanggapan terhadap dugaan Amerika Serikat (AS) yang mengizinkan Ukraina menggunakan rudal jarak jauh terhadap Rusia, yang menurut Moskow dapat menandakan peningkatan besar dalam konflik tersebut.
Namun, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan negaranya akan melakukan segala kemungkinan untuk menghindari perang nuklir. Namun konflik dengan Ukraina terus berlanjut, ketika kedua negara memulai konflik yang merusak pada minggu lalu.
Selain itu, pasar masih belum yakin mengenai apa yang akan terjadi pada perekonomian AS dan suku bunga di bawah pemerintahan Donald Trump, di tengah keraguan bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada Desember 2024.
Bank Rakyat Tiongkok membiarkan LPR satu tahun dan lima tahun tidak berubah pada hari Rabu, dan Beijing kemungkinan akan mempertahankan stimulus sampai mereka memiliki gambaran yang lebih jelas tentang apa yang akan terjadi pada hubungan Tiongkok-AS di bawah kepemimpinan Donald Trump.
Sementara itu, Jakarta Interbank Dollar Spot Rate (JISDOR) Bank Indonesia turun menjadi Rp15.858 per dolar AS dari 15.816 per dolar AS.
Artikel BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Langsung Loyo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel LPEM UI: BI Perlu Pertahankan Suku Bunga Sebesar 6 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Dengan kondisi inflasi yang relatif terkendali dan tren depresiasi rupiah yang terjadi saat ini, sebaiknya Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan sebesar 6 persen pada November ini,” kata Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefki di Jakarta, Rabu (20/11/2024). .
Riefki mengatakan, bulan November menunjukkan kondisi perekonomian dipengaruhi oleh kombinasi faktor domestik dan global. Dari dalam negeri, inflasi masih berada dalam kisaran sasaran Bank Indonesia, meskipun masih terdapat tren deflasi pada beberapa komponen.
Dinamika perdagangan terus menunjukkan ketahanannya, meski terjadi penurunan surplus. Pada bulan Oktober 2024, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar $2,48 miliar, turun 23,22 persen secara bulanan dan tahunan, dibandingkan surplus sebesar $3,23 miliar pada bulan September 2024. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 28,53 persen. Pada bulan Oktober 2023, surplus sebesar $3,47 miliar sepanjang tahun.
Meski mengalami penurunan, surplus ini menandai surplus perdagangan Indonesia selama 54 bulan berturut-turut. Pada Oktober 2024, baik impor maupun ekspor mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi, namun pertumbuhan impor yang lebih tajam menyebabkan surplus perdagangan menyempit.
Secara global, ketidakpastian akibat pemilu AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik telah memberikan tekanan pada aliran masuk modal sehingga mempengaruhi stabilitas rupee.
Mengingat depresiasi nilai tukar rupiah baru-baru ini dan tidak adanya risiko inflasi jangka pendek, Riefki berpendapat bahwa Bank Indonesia harus mempertahankan BI rate pada angka 6 persen untuk memastikan bahwa penyesuaian di masa depan bersifat strategis dan tepat waktu untuk menjaga stabilitas harga.
Antara pertengahan Oktober dan pertengahan November 2024, Indonesia mengalami arus masuk modal bersih sebesar $1,46 miliar, yang mana $0,58 miliar berasal dari pasar obligasi dan $0,88 miliar dari pasar ekuitas.
“Aliran ini terutama disebabkan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik dan meningkatnya ketidakpastian mengenai pemilihan presiden AS,” ujarnya.
Menjelang hasil pemilu, investor mengambil sikap hati-hati dan mengalihkan portofolionya ke aset-aset safe-haven. Setelah hasil pemilu, seiring dengan janji Presiden terpilih Donald Trump mengenai kebijakan yang pro-bisnis, banyak investor memindahkan aset mereka keluar dari pasar negara berkembang.
Akibatnya, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Indonesia meningkat, dengan imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun sebesar 6,94 persen dari 6,73 persen dan obligasi pemerintah bertenor satu tahun sebesar 6,34 persen dari 6,20 persen. dalam periode yang sama.
Antara pertengahan Oktober hingga pertengahan November 2024, aliran modal masuk menyebabkan rupiah terdepresiasi sebesar 1,38 persen per bulan, melemah dari Rp15.555 per dolar AS pada pertengahan Oktober menjadi Rp15.770 per dolar AS pada pertengahan November.
Hingga saat ini, nilai tukar rupiah berkinerja buruk terhadap mata uang lainnya, dan menunjukkan ketahanan yang relatif terhadap rubel Rusia, lira Turki, real Brasil, dan peso Argentina. Per 15 November 2024, rupee sudah terdepresiasi 3,26 persen secara year-to-date.
Artikel LPEM UI: BI Perlu Pertahankan Suku Bunga Sebesar 6 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di 6 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Berdasarkan RDG BI tanggal 19 dan 20 November 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI rate sebesar 6,00 persen, suku bunga deposito sebesar 5,25 persen, dan suku bunga pinjaman sebesar 6,75 persen,” kata Perry dari BI mengenai RDG. konferensi pers, Rabu (20 November 2024).
Perry menjelaskan, keputusan tersebut sejalan dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5 ± 1 persen pada tahun 2024 dan 2025 serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Fokus kebijakan moneter adalah memperkuat stabilitas rupee terhadap pengaruh meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan perekonomian global serta peristiwa politik di Amerika Serikat (AS).
“Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperhatikan prospek nilai tukar rupiah dan inflasi, serta perkembangan data dan dinamika kondisi pembangunan, serta mengkaji peluang penurunan suku bunga lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap fokus untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial yang longgar tetap diterapkan untuk mendorong penyaluran/pembiayaan perbankan pada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, termasuk UKM dan ekonomi hijau, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Selain itu, kebijakan sistem pembayaran juga ditujukan untuk mendorong pertumbuhan, khususnya di sektor perdagangan dan usaha kecil dan menengah, dengan memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem pembayaran, serta memperluas penerimaan digitalisasi. sistem pembayaran,” ujarnya.
Perry saat itu mengatakan akan menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Mengarahkan kebijakan moneter, pengawasan makro, dan sistem pembayaran yang terintegrasi. Kami berharap langkah-langkah politik tersebut mampu memperkuat stabilisasi perekonomian negara, terutama mengingat dinamika pasar global.
Salah satu langkah kuncinya adalah memperkuat strategi operasi moneter yang berorientasi pasar untuk menarik masuknya modal asing. BI akan mengoptimalkan instrumen seperti Surat Berharga Bank Indonesia Rupiah (SRBI), Surat Berharga Asing Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Bank Indonesia Valas Asing (SUVBI).
Tujuan dari langkah ini adalah untuk memperkuat stabilisasi rupee dan meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter, jelasnya.
Artikel Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di 6 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>