Artikel Dokter RSCM: Ada Pergeseran Pola Penyakit Akibat Gaya Hidup tidak Sehat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Wafa menjelaskan, perubahan pola penyakit ini disebabkan pola hidup manusia yang semakin dipandang kurang sehat.
“Ada perubahan pola penyakit, pada tahun 1990an banyak penyakit menular, namun seiring berjalannya waktu penyakit yang dominan kini adalah stroke, diabetes, dan penyakit lain yang berhubungan dengan gaya hidup,” kata Wafa dalam keterangannya, Sabtu di Jakarta. 11/2024).
Wafa menambahkan, perubahan ini mencerminkan peralihan penyakit menular ke penyakit akibat pola hidup tidak sehat. Menurutnya, beberapa contoh penyakit gaya hidup yang umum ditemui antara lain obesitas, diabetes melitus tipe 2, dislipidemia, hipertensi, jantung, ginjal, stroke, penyakit paru obstruktif kronik, kanker, dan sirosis hati.
Wafa berkata: “Penting bagi kita untuk mengetahui semua ini. Mari kita bersama-sama mengubah pola hidup sehat untuk mencegah penyakit. »
Artikel Dokter RSCM: Ada Pergeseran Pola Penyakit Akibat Gaya Hidup tidak Sehat pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Siapa Sangka? Olahraga Singkat Ternyata Diklaim Bisa Turunkan Tekanan Darah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Diterbitkan di jurnal Circulation, penelitian tersebut menguji hubungan antara aktivitas fisik sehari-hari dan tekanan darah menggunakan data dari 14.761 partisipan yang memakai monitor aktivitas. Berdasarkan siaran pers yang menjelaskan penelitian tersebut, para peneliti mempelajari enam jenis aktivitas: tidur, duduk (duduk), berjalan lambat, berjalan cepat, berdiri, dan aktivitas berat seperti berlari, bersepeda, atau berkuda.
Mereka menemukan bahwa aktivitas berat selama lima menit menurunkan tekanan darah sistolik (SBP) sebesar 0,68 poin dan tekanan darah diastolik (DBP) sebesar 0,54 poin. Namun, penting untuk dicatat bahwa hasil ini tidak dianggap “signifikan secara klinis”.
“Ambang batas ini dicapai setelah 20 hingga 27 menit aktivitas berat dan 10 hingga 15 menit waktu istirahat pada perilaku lain untuk olahraga lebih lanjut,” demikian penelitian yang dilansir situs terbaik Jumat (8/11/2024). .
Di sini mereka mengamati penurunan SBP sebesar 2 poin dan penurunan DPB sebesar 1 poin, yang berarti penurunan penyakit kardiovaskular sebesar sekitar 10 persen. “Ini masih merupakan hasil yang bagus,” Arun Manmadhan, asisten profesor kedokteran di Vagelos College of Physicians and Surgeons di Universitas Columbia di New York, mengatakan kepada NBC News.
“Penelitian ini memberi tahu kita bahwa memulai dengan lima hingga 10 menit sehari dapat membantu,” katanya.
Mulai berolahraga di suatu tempat adalah langkah awal yang bagus. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penyakit jantung adalah penyebab utama kematian pria dan wanita di Amerika Serikat. Selain kolesterol tinggi dan merokok, tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko terbesar penyakit jantung.
CDC merekomendasikan olahraga ringan setidaknya 150 menit seminggu untuk mengurangi risiko serangan jantung, stroke, diabetes tipe 2, sindrom metabolik, dan banyak lagi. “Kabar baiknya adalah apapun aktivitas fisik Anda, tidak butuh waktu lama untuk memberikan efek positif pada tekanan darah,” kata penulis pertama studi dari UCL Surgery & Interventional Science dan Center for Sports, Latihan & Kesehatan, Jo. . Blodgett, menurut SciTechDaily.
Ia mengatakan, bagi mereka yang tidak banyak berolahraga, jalan kaki tetap memiliki beberapa manfaat positif untuk tekanan darah. “Tetapi jika Anda ingin mengubah tekanan darah, memberi lebih banyak tekanan pada sistem kardiovaskular melalui olahraga akan memberikan efek yang paling besar,” ujarnya.
Artikel Siapa Sangka? Olahraga Singkat Ternyata Diklaim Bisa Turunkan Tekanan Darah pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Olahraga Terbaik yang Disarankan untuk Penderita Jantung pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Melalui latihan ini, penderita penyakit jantung dapat mengontrol energi dan pengeluaran energinya. “Ketika ada olahraga berat seperti sepak bola, dikhawatirkan orang tersebut tidak mampu mengatur energi egonya untuk memaksakan diri bermain sehingga jantungnya tidak bisa terkontrol,” kata Jantung & Darah Eka Hospital Cibubur. ahli perahu Zakky Hazami di Tangerang, Sabtu (28/9/2024).
Ia mengatakan, jalan santai kini sudah menjadi olahraga yang digemari semua kalangan. Oleh karena itu, sangat baik bagi penderita jantung untuk menjaga kesehatannya, terutama mengatur energi yang dikeluarkannya.
“Banyak orang yang crash saat berolahraga karena tidak mengukur energi yang dikeluarkan dan dimiliki. Sebaiknya lakukan olahraga ringan atau ringan sebelum memilih olahraga berat demi kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.
Dijelaskannya, jantung merupakan organ penting dalam tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Masalah jantung, seperti penyakit jantung koroner atau kondisi lainnya, dapat menyebabkan masalah serius pada fungsi tubuh. Intervensi adalah salah satu cara untuk mengambil tindakan efektif untuk mengatasi masalah ini.
Intervensi adalah metode memasukkan selang plastik atau kateter ke dalam jantung melalui pembuluh darah dengan tujuan untuk mengidentifikasi jenis penyakit atau mengobati penyakit atau kondisi jantung. Ada beberapa yang termasuk dalam kategori intervensi jantung, antara lain pemasangan stent untuk penyakit arteri koroner, pemasangan alat pacu jantung, dan penghentian jalur listrik abnormal pada jantung, septum atrium, yang berfungsi untuk menutup kebocoran atrium pada penyakit jantung bawaan.
Penggantian katup atau pelebaran katup sempit/katup balon pada penyakit katup jantung. Stent atau balon pada penyakit pembuluh darah perifer/perifer, ujarnya.
Zakky Hazami mengatakan, cara mengetahui sejak dini adanya kelainan jantung adalah dengan mudah lelah dan nyeri dada atau sesak yang hilang saat istirahat. “Ketika seseorang memasuki usia empat puluhan bagi pria atau menopause bagi wanita, sebaiknya lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan jantung,” ujarnya.
Di sisi lain, tips menjaga kesehatan jantung antara lain dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, berhenti merokok, mengurangi makanan tinggi kolesterol, rutin berolahraga, dan menjaga berat badan ideal. “Penderita darah tinggi juga disarankan untuk mengonsumsi obat hipertensi,” ujarnya.
Artikel JAHANGIR NEWS Olahraga Terbaik yang Disarankan untuk Penderita Jantung pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel JAHANGIR NEWS Posisi Lengan Salah Saat Cek Tensi Sebabkan Jutaan Orang Didiagnosis Hipertensi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Studi yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine ini menemukan bahwa meletakkan lengan di pangkuan atau membiarkannya menggantung di sisi tubuh dapat meningkatkan hasil tekanan darah hingga 10 poin. Konsekuensinya sungguh menakjubkan. Berdasarkan perkiraan peneliti, sebanyak 54 juta orang di Amerika bisa terdiagnosis hipertensi hanya karena posisi tangan yang salah.
Lalu bagaimana cara mengontrol tekanan darah yang benar? Menurut pedoman medis, lengan harus diletakkan di atas meja dengan manset setinggi jantung. Namun, prosedur ideal ini sering diabaikan di banyak kantor dokter, klinik, dan bahkan beberapa rumah sakit.
Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Tammy Brady dan timnya, melibatkan 133 orang dewasa berusia antara 18 dan 80 tahun di Baltimore. Tekanan darah peserta diukur beberapa kali dalam posisi lengan yang berbeda: ditopang di atas meja (tipe yang disarankan), di pangkuan, dan dibiarkan tergantung di samping tubuh.
Tangan di pangkuan… lanjutkan membaca >>
Artikel JAHANGIR NEWS Posisi Lengan Salah Saat Cek Tensi Sebabkan Jutaan Orang Didiagnosis Hipertensi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>