Artikel Ekonom Proyeksikan Inflasi Tahun Ini tak Tembus di Atas 2 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Pada akhir 2024, ketika Anda menghubungi 2% pada tahun 2024 dan meningkat sebesar 2% pada tahun 2025 dan meningkat sebesar 2%, ketika Joshua Jakarta, Joshua Jakarta, ketika dihubungi Kamis, Kamis, 5/12/2024.
Menurutnya, inflasi ditujukan untuk menjadi 1,5-3,5 persen dari Indonesia pada tahun 2024, yang diperkirakan akan tetap rendah pada tahun 2024.
Tekanan harga energi global, geopolitik di Timur Tengah dan kawasan euro dapat seimbang karena permintaan global yang lebih rendah. Risiko pertumbuhan dapat terjadi pada akhir tahun, terutama dari meningkatnya permintaan untuk Natal dan pemerintah.
Proyek Joshua dan pada tahun 2024 menunjukkan pertumbuhan panas dari 2,72 hingga 2023% pada 2023, dan pada 2023, 2,81%.
Inflasi menyediakan ruang bagi bank-bank Indonesia untuk mempertimbangkan penurunan BI-IT, terutama jika setuju untuk mengurangi jumlah tarif perbankan sentral yang seragam (AS) atau peringkat bunga.
Pada tahun 2025, perkalian diperkirakan akan meningkat dengan beberapa tahap. Catatan keuangan 2025 berencana untuk membangun pajak cukai dan meningkatkan tarif pajak tambah (PPN) untuk latihan untuk menghiasi diri.
Pada saat yang sama, pada tahun 2024, dasar inflasi rendah setelah perlambatan yang signifikan. Dampak rencana ini diharapkan dapat meningkatkan permintaan akan rasa sakit yang dapat mengurangi inflasi, pertumbuhan, inflasi.
Ini meningkatkan dan meningkatkan proyektil yang akan dipantau, tetapi pada akhir 2025, menurut para pihak pada fasilitas Indonesia, pada akhir 2025 akan mencapai sekitar 3,12%.
Artikel Ekonom Proyeksikan Inflasi Tahun Ini tak Tembus di Atas 2 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Diwarnai Pelemahan Daya Beli, INDEF Proyeksi Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh 5 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Ketika konsumsi melambat, daya beli masyarakat melemah. Pada Mei hingga September 2024, Indonesia mengalami deflasi selama lima bulan berturut-turut. Pertumbuhan ekonomi melambat pada kuartal I hingga kuartal III tahun ini.
“Dari segi prakiraan perekonomian, kami memperkirakan pada tahun 2025 laju pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5%, inflasi sebesar 2,8%, nilai tukar rupiah terhadap dolar sebesar Rp 16.100, dan tingkat pengangguran sebesar 4,75% per tahun. Dolar AS”. akan berada di kisaran 8,8%”, kata Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti di Jakarta industri,” ujarnya dalam diskusi panel. (21 November 2024).
Dalam pemaparannya, ia mengawali dengan menyebut Kabinet Menteri pada pemerintahan terakhir. Jumlah menteri dan wakil menteri ada 107 orang. Ini tidak termasuk beberapa pejabat setingkat kementerian, seperti pimpinan organisasi, dan lain-lain.
Kabinet besar ini bertujuan mencapai pertumbuhan ekonomi 8%, lanjut Esther. Gambar dari beberapa data analisis INDEF ditampilkan di atas. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk mencapai tujuannya.
Beberapa indikator menunjukkan bahwa situasi perekonomian memerlukan solusi segera. Menurunnya daya beli memang menarik perhatian. INDEF menyadari perlunya segera dilakukan penyesuaian suku bunga dan stimulasi terhadap sektor riil, khususnya industri.
“Kita juga tahu, jika dilihat dari angka daya beli di pasar lokal, pertumbuhan e-commerce bahan pokok menyebabkan penurunan penjualan,” kata Esther. Situasi ini menunjukkan betapa melemahnya daya beli masyarakat. “
Ia menjelaskan, sinyal tersebut menunjukkan kebijakan moneter relatif ketat pada tahun ini. Kemudian, pandemi Covid-19 menyebabkan perekonomian relatif melambat. Perekonomian global yang kurang baik tentunya berdampak pada perekonomian dalam negeri.
Deflasi pada tahun 2024 menunjukkan lemahnya daya beli masyarakat. Berdasarkan catatan INDEF, deflasi ini lebih parah dibandingkan saat era Covid. Sementara itu, kredit perbankan akan menyumbang 34,79% PDB pada tahun 2024, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata internasional.
Pada saat itu, pertumbuhan kredit manufaktur lebih lambat dibandingkan pertumbuhan kredit nasional, yang menunjukkan lemahnya sektor tersebut. Hal ini, pada gilirannya, mempersulit upaya untuk meningkatkan produktivitas dan mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang ambisius.
Artikel Diwarnai Pelemahan Daya Beli, INDEF Proyeksi Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh 5 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Soal PPN Naik Jadi 12 Persen, Pengamat Nilai Inflasi pada 2025 akan Menuju 3 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Menaikkan PPN menjadi 12 persen akan mendorong inflasi. Kalau perhitungan kami, tahun depan dampaknya sekitar 3 persen,” kata Joshua dalam acara Permata bertajuk “Redefining Wealth Development” di Jakarta Pusat, saat menghadiri Bank Wealth Wisdom. Wilayah, Senin (18/11/2024).
Angka tersebut masih dalam batas sasaran inflasi yang ditetapkan Bank Indonesia (BI). Jurus kebijakan moneter BI diketahui menetapkan sasaran inflasi sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen pada tahun 2024 dan 2025.
“Tetapi menurut perhitungan kami, kenaikan inflasi tidak akan signifikan. Masih dalam kisaran sasaran inflasi BI,” ujarnya.
Joshua mengatakan, kebijakan kenaikan PPN dari 11% menjadi 12% tidak signifikan menjadi faktor kenaikan inflasi akibat pengecualian perpajakan pada sektor primer.
“Tidak signifikan karena ada beberapa elemen yang dikecualikan, seperti pertama kebutuhan pokok, lalu layanan pendidikan, kemudian layanan kesehatan,” jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Maliani memastikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) akan ditetapkan sebesar 12 persen. Hal ini sesuai dengan ketentuan harmonisasi peraturan perundang-undangan perpajakan. Saat ini tarif PPN sebesar 11 persen.
Artikel Soal PPN Naik Jadi 12 Persen, Pengamat Nilai Inflasi pada 2025 akan Menuju 3 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel NFA: Bantuan Pangan Beras Bentuk Intervensi Pemerintah dalam Menjaga Inflasi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Bantuan pangan beras kali ini bukan sekedar bantuan, melainkan intervensi pemerintah untuk mengendalikan inflasi dan dikaitkan dengan daya beli. Inflasi kita setiap tahunnya membaik sebesar 1,71%,” kata Arif saat memberikan pidato pada rapat waktu peninjauan bantuan pangan beras. menunjukkan. 2024′ Bandung, Jawa Barat, Jumat (15 November 2024) Dikutip dari keterangan resmi NFA (16 November 2024).
Ia mengaku optimistis inflasi pangan bisa terkendali bila target inflasi nasional plus minus 2,5%. “Tingkat inflasi pangan Valite sebesar 0,89% merupakan indikator yang baik. Oleh karena itu, berkat pengalaman program yang baik, kami akan mengakhiri tahun 2024 dengan bantuan pangan pada bulan Desember,” imbuhnya.
Selain inflasi, program beras yang dikenal dengan Badan Pusat Statistik (BPS) juga berperan sebagai salah satu program sosial yang berdampak pada pengentasan kemiskinan pada Maret 2023 hingga Maret 2024. Pemberian 10 kg beras setiap bulan kepada BDP dapat menopang perekonomian masyarakat miskin dengan dukungan pemerintah.
Sepuluh kilogram beras kualitas tinggi per bulan yang dikelola Perum Bulo mampu membantu satu dari tiga keluarga miskin. Berdasarkan data BPS, pada Maret 2024, rata-rata jumlah rumah tangga miskin di Indonesia berjumlah 4,78 jiwa. Sementara itu, konsumsi beras per kapita per bulan pada tahun 2024 sebesar 6,50 kilogram.
Dengan kata lain, rumah tangga miskin membutuhkan setidaknya 31,07 kilogram beras setiap bulannya. Dukungan beras 10 kilogram dari skuadron sudah memenuhi sepertiga kebutuhan bulanan.
Artikel NFA: Bantuan Pangan Beras Bentuk Intervensi Pemerintah dalam Menjaga Inflasi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel LPEM UI: BI Perlu Pertahankan Suku Bunga Sebesar 6 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Dengan kondisi inflasi yang relatif terkendali dan tren depresiasi rupiah yang terjadi saat ini, sebaiknya Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan sebesar 6 persen pada November ini,” kata Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefki di Jakarta, Rabu (20/11/2024). .
Riefki mengatakan, bulan November menunjukkan kondisi perekonomian dipengaruhi oleh kombinasi faktor domestik dan global. Dari dalam negeri, inflasi masih berada dalam kisaran sasaran Bank Indonesia, meskipun masih terdapat tren deflasi pada beberapa komponen.
Dinamika perdagangan terus menunjukkan ketahanannya, meski terjadi penurunan surplus. Pada bulan Oktober 2024, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar $2,48 miliar, turun 23,22 persen secara bulanan dan tahunan, dibandingkan surplus sebesar $3,23 miliar pada bulan September 2024. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 28,53 persen. Pada bulan Oktober 2023, surplus sebesar $3,47 miliar sepanjang tahun.
Meski mengalami penurunan, surplus ini menandai surplus perdagangan Indonesia selama 54 bulan berturut-turut. Pada Oktober 2024, baik impor maupun ekspor mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi, namun pertumbuhan impor yang lebih tajam menyebabkan surplus perdagangan menyempit.
Secara global, ketidakpastian akibat pemilu AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik telah memberikan tekanan pada aliran masuk modal sehingga mempengaruhi stabilitas rupee.
Mengingat depresiasi nilai tukar rupiah baru-baru ini dan tidak adanya risiko inflasi jangka pendek, Riefki berpendapat bahwa Bank Indonesia harus mempertahankan BI rate pada angka 6 persen untuk memastikan bahwa penyesuaian di masa depan bersifat strategis dan tepat waktu untuk menjaga stabilitas harga.
Antara pertengahan Oktober dan pertengahan November 2024, Indonesia mengalami arus masuk modal bersih sebesar $1,46 miliar, yang mana $0,58 miliar berasal dari pasar obligasi dan $0,88 miliar dari pasar ekuitas.
“Aliran ini terutama disebabkan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik dan meningkatnya ketidakpastian mengenai pemilihan presiden AS,” ujarnya.
Menjelang hasil pemilu, investor mengambil sikap hati-hati dan mengalihkan portofolionya ke aset-aset safe-haven. Setelah hasil pemilu, seiring dengan janji Presiden terpilih Donald Trump mengenai kebijakan yang pro-bisnis, banyak investor memindahkan aset mereka keluar dari pasar negara berkembang.
Akibatnya, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Indonesia meningkat, dengan imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun sebesar 6,94 persen dari 6,73 persen dan obligasi pemerintah bertenor satu tahun sebesar 6,34 persen dari 6,20 persen. dalam periode yang sama.
Antara pertengahan Oktober hingga pertengahan November 2024, aliran modal masuk menyebabkan rupiah terdepresiasi sebesar 1,38 persen per bulan, melemah dari Rp15.555 per dolar AS pada pertengahan Oktober menjadi Rp15.770 per dolar AS pada pertengahan November.
Hingga saat ini, nilai tukar rupiah berkinerja buruk terhadap mata uang lainnya, dan menunjukkan ketahanan yang relatif terhadap rubel Rusia, lira Turki, real Brasil, dan peso Argentina. Per 15 November 2024, rupee sudah terdepresiasi 3,26 persen secara year-to-date.
Artikel LPEM UI: BI Perlu Pertahankan Suku Bunga Sebesar 6 Persen pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel DKI Pastikan UMP Jakarta 2025 akan Naik, Berapa Besarannya? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“(UMP 2025) pasti meningkat dibandingkan tahun lalu. “Akan ada peningkatan seiring dengan pertemuan pelaksanaan perang,” ujarnya, Kamis (7/11/2024) di Batavia.
Lebih lanjut Hari menjelaskan, laju kenaikan UMP bisa lebih tinggi dibandingkan dengan angka “alpha” (indikator berupa α) yang ditetapkan pemerintah pusat pada tahun lalu.
“Dulu alpha diartikan pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Alpha kemarin juga 0,1 sampai 0,3. Indeks alpha sekarang 0,2 sampai 0,8. Jadi otomatis angkanya naik dibandingkan UMP tahun lalu,” jelas Hari.
Tahun lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Batavia menetapkan UMP tahun 2024 sebesar Rp5.067.381. Angka tersebut meningkat 3,38 persen atau Rp165.583 dibandingkan tahun 2023.
Sebelumnya (6/11/2024), Penjabat Gubernur Provinsi DKI Batavia Teguh Setyabudi menyatakan akan mempertimbangkan secara matang harapan perwakilan buruh melalui Serikat Pekerja Indonesia (SPSI) di Balai Kota Batavia Pusat terkait permintaan tersebut. tumbuh di UMP. Teguh berharap semua pihak baik perusahaan maupun pekerja dapat mencari solusi yang lebih baik.
Artikel DKI Pastikan UMP Jakarta 2025 akan Naik, Berapa Besarannya? pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Jelang Akhir Tahun, Stok Pangan Bikin Ketar Ketir pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Pangan NFA I Gusti Astawa mengatakan, upaya tersebut merupakan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar rutin di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjaga stabilitas pasokan pangan. dan harga, yang merupakan komponen inflasi yang mudah berubah (volatile food).
Beras SPHP akan didistribusikan secara luas di berbagai daerah yang masih menghadapi harga tinggi. Termasuk sebagian Sumatera Barat, Pulau Kalimantan, dan Indonesia bagian timur. Pemerintah menambah kuota penyaluran beras SPHP dari 1,2 juta ton menjadi 1,4 juta ton pada tahun 2024.
“Kami sudah meminta kepada gubernur dan bupati/wali kota untuk segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pangan untuk melakukan intervensi harga. Melalui surat ini kami telah menghubungkan pasar-pasar yang memerlukan intervensi agar harga beras bisa kembali ke level wajar,” Ketut NFA. Demikian keterangan resminya, dikutip Kamis (14/11/2024).
Ia mendorong pemerintah daerah mengambil langkah untuk meningkatkan produksi pangan di daerahnya masing-masing. Ia meminta daerah mengembangkan kegiatan Sarana Distribusi Pangan (FDP) melalui anggaran Belanja Kontinjensi (BTT) untuk meningkatkan mobilitas pangan antar daerah.
Direktur Rantai Pasokan dan Layanan Publik Perambulg, Mohammad Samuto, mengatakan timnya siap berkolaborasi erat dengan layanan pangan daerah melalui kantor regional Perambulg di wilayahnya masing-masing. Dia mengungkapkan, CBP Perambulg tersebar di seluruh Indonesia.
“Balog siap melakukan operasi stabilisasi jalur. Stok Balog saat ini sekitar 1,8 juta ton yaitu 1,6 PSO dan komersial 200. Stok sudah siap dan stok tersebar di seluruh Indonesia. Teman – “Perm Balog Dost Direktorat sudah telah dihubungi, yang harus segera melaksanakan program peningkatan biaya di wilayah tersebut,” tegas Swamatto.
Dilaporkan hingga 11 November 2024, total penyaluran beras SPHP telah mencapai 1.253.824 ton (89,56 persen) dari target 1,4 juta ton. Sebanyak 65,2 persen saluran penjualan beras SPHP melalui pengecer, 29,9 persen melalui distributor, 3,3 persen melalui gugus tugas, 1,2 persen melalui pemerintah daerah, dan 0,3 persen melalui BUMN.
Kanwil DKI Jakarta dan Bantan mempunyai penyaluran tertinggi yaitu 299.712.055 ton (95,75% dari target) dan terendah adalah Kanwil Bali yaitu 9.244.170 ton (97,31% dari target). Sedangkan Papua dan Kanwil Papua mencapai target terendah sebesar 18.770.525 ton (67,04 persen dari target).
KSP (Kantor Staf Presiden) Deputi Bidang Perekonomian Eddie Perino mengingatkan pemerintah akan tugas dan tanggung jawabnya menyeimbangkan harga pangan di tingkat produksi dan konsumen. Perum AD meminta Blog dan Dinas Pangan Daerah turun tangan jika terjadi eksploitasi gabah/beras oleh petani yang harganya berada di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Harga Acuan Pembelian (HAP).
“Di satu sisi kita juga harus fokus pada penyerapan beras atau gabah dari petani, terutama di daerah yang harganya masih di bawah HPP, ini juga tugas kita menjaga stabilitas, jangan terlalu banyak dan tidak sama sekali,” kata Adi.
Ketua NFA, Arif Prastitu Adi, mengatakan dalam acara terpisah bahwa langkah-langkah intervensi harus diambil terhadap dinamika harga beras untuk memastikan keberlanjutan pangan yang adil secara geografis dan ekonomi. Untuk itu, pada Rabu (6/11/2024) Komisi IV DPRI mengusulkan tambahan anggaran penyaluran dan penyiapan bantuan pangan dalam RDP SPHP Arif 2025.
“Untuk Januari dan Februari 2025 kami usulkan alokasi dana stabilisasi SPHP sebesar 150 ribu ton dikali dua. Tetap (rencananya) bantuan pangan dilanjutkan pada tahun 2025,” ujarnya.
Artikel Jelang Akhir Tahun, Stok Pangan Bikin Ketar Ketir pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Bank Sentral AS Turunkan Suku Bunga, Sesuai Prediksi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Ketika Presiden terpilih Donald Trump mulai menjabat tahun depan, para pembuat kebijakan mulai membayangkan skenario ekonomi yang lebih kompleks.
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan hasil pemilihan presiden hari Selasa tidak akan berdampak “jangka pendek” pada kebijakan moneter AS. Hasilnya dikatakan menguntungkan CEO Amerika.
Powell mengatakan bank sentral akan terus meninjau data untuk menentukan kecepatan dan target suku bunga, seiring para pejabat mengatur ulang kebijakan moneter ketat saat ini di tengah inflasi yang turun tajam tahun lalu dan target bank sentral AS sebesar 2 persen. .
Namun, seiring dengan terbentuknya usulan pemerintahan baru, gubernur mengatakan bank sentral akan mulai menilai dampaknya terhadap tujuan ganda yaitu inflasi yang stabil dan lapangan kerja yang tinggi.
“Ini adalah proses yang memerlukan waktu,” kata Powell pada konferensi pers setelah The Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga menjadi 4,50 persen-4,75 persen.
“Semua perubahan kebijakan itu terjadi. Apa dampak bersihnya? Apa dampak totalnya terhadap perekonomian pada suatu waktu? Itu proses..setiap pemerintahan selalu kita lalui,” lanjutnya.
Pada tahun-tahun awal pemerintahan Presiden Joe Biden, misalnya, beberapa rancangan undang-undang infrastruktur dan belanja lainnya disahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, menurut banyak ekonom, The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga lebih cepat pada tahun 2022 dan 2023, sehingga berkontribusi terhadap inflasi yang lebih tinggi.
Sejak saat itu, inflasi telah menurun dan begitu pula dengan suku bunga kebijakan bank sentral, sebuah proses yang diharapkan Powell akan tetap mengarah pada suku bunga netral yang tidak menstimulasi atau menghambat perekonomian.
Artikel Bank Sentral AS Turunkan Suku Bunga, Sesuai Prediksi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Update Harga Pangan, Harga Daging Ayam Tembus Rp 39.460 per Kilogram pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Harga pangan nasional di tingkat pengecer berdasarkan data panel harga Bapanas pada pukul 07.00 WIB. Beras premium naik 4,16% atau Rp640 menjadi Rp16.090 per kg.
Begitu pula dengan beras medium yang mengalami kenaikan sebesar 2,96 persen atau Rp400 menjadi Rp13.910 per kg.
Selanjutnya komoditas bawang merah naik 6,30% atau Rp 2.070 menjadi Rp 34.950 per kg. Begitu pula bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan sebesar 6,94% atau Rp 2.790 menjadi Rp 43.020 per kg.
Harga komoditas cabai merah keriting kemudian naik 9,29% atau Rp 2.660 menjadi Rp 31.280 per kg. Sedangkan cabai merah bubuk turun 0,78% atau setara 310 Rial menjadi 39.280 Rial per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi murni turun 1,43% atau setara 1.920 Rial per kilogram menjadi Rp 132 ribu 580, dan harga ayam murni naik 8,80% atau 3.190 Rial menjadi 39.460 Rial per kilogram. . Telur murni mengalami kenaikan sebesar 8,84 persen atau Rp2.520 menjadi Rp31.030 per kg.
Tahap selanjutnya, harga kedelai kering (impor) naik 1,04 persen atau 110 Rial menjadi 10.730 Rial per kilogram.
Kemudian minyak goreng kemasan reguler naik 6,53% atau Rp1.190 menjadi Rp19.420 per kg, sedangkan minyak goreng curah turun 2,81% atau Rp470 menjadi Rp16.250 per kg.
Setelah itu, harga tepung terigu curah naik 1,83% setara Rs 140 menjadi Rs 10.290 per kg. Tepung terigu non-bulky mengalami kenaikan sebesar 4,27 persen atau Rp560 menjadi Rp13.680 per kg.
Harga jagung di tingkat petani meningkat signifikan sebesar 26,90% atau Rp1.590 per kg, disusul harga garam halus beryodium sebesar 5,53% atau Rp640 menjadi Rp12.220 per kg.
Belakangan, harga ikan tenggiri naik 11,01% menjadi Rp 4.070 hingga Rp 41.050 per kg. Sedangkan ikan tuna naik 16,77% atau Rp5.200 menjadi Rp36.200 per kg, bandeng naik 8,40% atau Rp2.790 menjadi Rp36.020 per kg.
Artikel Update Harga Pangan, Harga Daging Ayam Tembus Rp 39.460 per Kilogram pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Utama Inflasi pada Oktober 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Komoditas utama yang menjadi pendorong inflasi pada Oktober 2024 adalah emas perhiasan. “Harga emas di pasar internasional terus menunjukkan tren peningkatan dan fenomena tersebut juga tercermin pada harga emas perhiasan di dalam negeri,” kata Plt Kepala BPS Amalia Odininggar Vidyasanthy dalam jumpa pers, Jumat (11/11). ). ). /2024).
Amalia mengatakan perhiasan emas merupakan salah satu item pada kelompok produk perawatan diri dan jasa lainnya pada tahun 2024. memberikan kontribusi inflasi terbesar sebesar 0,06 persen pada bulan Oktober.
“Secara historis, bahan baku emas perhiasan mengalami deflasi sebanyak lima kali pada tahun 2022, dan tiga kali pada tahun 2023. Namun sejak tahun 2023 di bulan September, Inflasi emas perhiasan terus berlanjut hingga bulan Oktober 2024,” ujarnya.
Selain itu, BPS mencatat ada sembilan posisi yang berkontribusi terhadap inflasi yang terjadi pada tahun 2024. pada bulan Oktober Rinciannya meliputi emas perhiasan (0,06 persen), ayam ras (0,04 persen), bawang merah (0,03 persen), tomat (0,02 persen), lauk pauk (0,02 persen), kopi bubuk (0,01 persen), sayur-sayuran minyak (0,01 persen). %), asap rokok (0,01%) dan telur ayam ras (0,01%).
“Tujuh dari sembilan produk tersebut berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau,” kata Amalia.
Amalia mengatakan, sejak April 2024 dalam kondisi deflasi, kelompok makanan jadi minuman dan tembakau tahun 2024 di bulan Oktober kembali mengalami inflasi, sumbangan inflasinya sebesar 0,03 persen.
Begitu pula dengan inflasi beberapa barang pada kelompok ini, yakni bawang merah, ayam ras, dan telur ras yang inflasinya menjadi penyebab utama deflasi pada beberapa bulan lalu.
Artikel Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Utama Inflasi pada Oktober 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>