Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

subsidi BBM Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/subsidi-bbm/ berita dari seluruh kalangan dunia Thu, 28 Nov 2024 12:26:19 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://jahangircircle.org/wp-content/uploads/2024/10/cropped-jc-32x32.png subsidi BBM Arsip - Jahangir Circle News https://jahangircircle.org/tag/subsidi-bbm/ 32 32 Transportasi Penting Bagi Kelas Menengah, Ojol Dinilai Masih Layak Dapat BBM Subsidi https://jahangircircle.org/transportasi-penting-bagi-kelas-menengah-ojol-dinilai-masih-layak-dapat-bbm-subsidi/ https://jahangircircle.org/transportasi-penting-bagi-kelas-menengah-ojol-dinilai-masih-layak-dapat-bbm-subsidi/#respond Thu, 28 Nov 2024 12:26:19 +0000 https://jahangircircle.org/transportasi-penting-bagi-kelas-menengah-ojol-dinilai-masih-layak-dapat-bbm-subsidi/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Pusat Reformasi Ekonomi Indonesia (CORE) Mohammad Faisal menjawab pertanyaan tentang pemisahan ojek online dari kelompok penerima subsidi bahan bakar minyak (BBM). Faisal berpendapat lain. Ia yakin Ojol masih sangat membutuhkan BBM bersubsidi. Mengapa ini? Sebab,...

Artikel Transportasi Penting Bagi Kelas Menengah, Ojol Dinilai Masih Layak Dapat BBM Subsidi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Pusat Reformasi Ekonomi Indonesia (CORE) Mohammad Faisal menjawab pertanyaan tentang pemisahan ojek online dari kelompok penerima subsidi bahan bakar minyak (BBM). Faisal berpendapat lain.

Ia yakin Ojol masih sangat membutuhkan BBM bersubsidi. Mengapa ini? Sebab, ojol merupakan salah satu alat transportasi penting, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.

“Daya beli masyarakat kelas menengah saat ini sedang menurun sehingga perlu dilakukan subsidi dan insentif lainnya. Tidak ada subsidi langsung seperti bansos. Kelas menengah tidak harus seperti itu, tapi setidaknya untuk transportasi yang terjangkau. , agar mereka bisa melakukan aktivitas – aktivitas produktif seperti bekerja dan sebagainya,” kata Faisal kepada Republika.co.id, Kamis (28/11/2024).

Ia yakin jika mereka tidak mendapat dukungan, daya beli mereka akan semakin terpuruk. Dampaknya akan lebih besar lagi bagi perekonomian, bagi konsumsi nasional. Sebab, kelompok kelas menengah merupakan yang terbesar.

Kontribusi kelas menengah terhadap konsumsi juga paling besar. “Kelas menengahnya 40 persen, potensi kelas menengahnya 44 persen, totalnya 84 persen. dan masyarakat kelas bawah, maka justru akan memperumit lagi keadaan masyarakat,” kata Faisal.

 

Artikel Transportasi Penting Bagi Kelas Menengah, Ojol Dinilai Masih Layak Dapat BBM Subsidi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/transportasi-penting-bagi-kelas-menengah-ojol-dinilai-masih-layak-dapat-bbm-subsidi/feed/ 0
Subsidi BBM Jadi Stimulus KAI Catat Kinerja Positif pada 2024 https://jahangircircle.org/subsidi-bbm-jadi-stimulus-kai-catat-kinerja-positif-pada-2024/ https://jahangircircle.org/subsidi-bbm-jadi-stimulus-kai-catat-kinerja-positif-pada-2024/#respond Wed, 27 Nov 2024 03:40:31 +0000 https://jahangircircle.org/subsidi-bbm-jadi-stimulus-kai-catat-kinerja-positif-pada-2024/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Persero PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024. Hal ini diyakini didorong oleh pemerintah melalui subsidi bahan bakar minyak (BBM). “KAI dapat meningkatkan trafik baik penumpang maupun barang melalui diskon bahan bakar,” kata...

Artikel Subsidi BBM Jadi Stimulus KAI Catat Kinerja Positif pada 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Persero PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024. Hal ini diyakini didorong oleh pemerintah melalui subsidi bahan bakar minyak (BBM).

“KAI dapat meningkatkan trafik baik penumpang maupun barang melalui diskon bahan bakar,” kata Anne Purba, Vice President Humas KAI, dalam keterangannya, Minggu, 24/24/2024.

Informasinya, saat ini KAI Group telah mengangkut 378.998.962 penumpang sepanjang Januari hingga Oktober 2024 dan memiliki indikator positif bagi industri angkutan penumpang.

Rinciannya, KAI menangani 42.767.683 penumpang, KAI Commuter menangani 309.694.220 penumpang, dan LRT Jabodebek menangani 16.858.617 penumpang. KCIC menangani total 4.889.754 penumpang, Bandara KAI menangani 4.667.314 penumpang, dan KAI Wisata menangani 121.374 penumpang.

KAI juga mencatat kinerja jadwal kereta api mengalami peningkatan dari Januari hingga Oktober 2024. Rata-rata angka pendaftaran sebesar 97,95%, meningkat 96,87% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Selanjutnya, kinerja tepat waktu mencapai 94,68%, meningkat 82,52% dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Anne melanjutkan, pertumbuhan angkutan kereta api KAI juga tetap positif. KAI mengumumkan telah mengangkut 57.001.440.338 ton kargo pada Januari hingga Oktober 2024 dan 52.354.669 ton kargo dibandingkan periode yang sama tahun 2023, meningkat sebesar 9,14%.

“Angkutan batubara menyumbang 80,12% (45.764.456 ton) dari total angkutan kargo KAI. “Pengiriman batu bara lebih terkonsentrasi di wilayah selatan Sumatera, yang seringkali dibutuhkan untuk mendukung pasokan energi negara,” jelasnya.

Anne juga menekankan efisiensi kereta api dibandingkan moda transportasi lainnya. Misalnya, kereta api batu bara berbobot 3.000 ton hanya membutuhkan 4.629 liter bahan bakar untuk menempuh jarak 409 km. Ini jauh lebih efisien dibandingkan truk 22.125 liter.

“Mengangkut barang dengan kereta api tidak hanya menghemat bahan bakar, tetapi juga mengurangi emisi karbon hingga 99% dibandingkan alat transportasi darat lainnya,” ujarnya.

Saat ini, angkutan barang berbasis kereta api hanya menyumbang 2% dari total angkutan darat di Indonesia. Melalui KAI, BUMNYA terus meningkatkan layanan ini untuk mendukung logistik nasional, khususnya distribusi batubara yang ramah lingkungan.

“KAI bersama perusahaan BUMN lainnya seperti PT BA dan PLN berperan penting dalam memasok batu bara ke pembangkit listrik di Jawa dan Bali.” Beberapa prinsip tata kelola (GCG) akan berjalan lancar, jelasnya.

Anne mengatakan melalui dukungan subsidi BBM, KAI berperan sebagai katalis untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, polusi udara, dan infrastruktur jalan yang rusak. Langkah ini sekaligus menandai kontribusi nyata BUM dalam meningkatkan daya saing perekonomian nasional.

“Transportasi kereta api tidak hanya mendukung efisiensi tetapi juga menjadi bagian penting dari keberlanjutan ekosistem transportasi kependudukan dan logistik Indonesia,” ujarnya.

KAI secara tepat menargetkan penggunaan bahan bakar bersubsidi di sektor perkeretaapian untuk mendorong efisiensi angkutan umum di Indonesia. Langkah ini konsisten dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Kereta api merupakan sarana transportasi umum yang efisien, hemat energi, ramah lingkungan, dan aman. Dukungan subsidi BBM sangat penting bagi perkembangan transportasi kereta api di Indonesia,” kata Menteri BUMN Eric Tohir.

Di KAI, alokasi BBM bersubsidi tahun 2024 diatur melalui Keputusan Presiden BPH Migas Nomor 53/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2024 yang mengatur alokasi sebesar 196.653 kiloliter (KL) untuk kereta penumpang umum dan barang.

Rinciannya, 172.849cl untuk kereta penumpang, 1.050cl untuk kereta klinker, 2.529cl untuk kereta parsel, 15.539cl untuk kereta peti kemas, dan 4.686cl untuk kereta barang semen.

Artikel Subsidi BBM Jadi Stimulus KAI Catat Kinerja Positif pada 2024 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/subsidi-bbm-jadi-stimulus-kai-catat-kinerja-positif-pada-2024/feed/ 0
Beban Fiskal Meningkat, INDEF Dorong Reformasi Subsidi Energi https://jahangircircle.org/beban-fiskal-meningkat-indef-dorong-reformasi-subsidi-energi/ https://jahangircircle.org/beban-fiskal-meningkat-indef-dorong-reformasi-subsidi-energi/#respond Sat, 23 Nov 2024 07:09:24 +0000 https://jahangircircle.org/beban-fiskal-meningkat-indef-dorong-reformasi-subsidi-energi/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Pembangunan Ekonomi dan Keuangan (INDEF) melakukan kajian mengenai tantangan terkini yang dihadapi pemerintah di bidang perekonomian. Ada beberapa bidang, salah satunya terkait subsidi energi. Ini bukanlah ide lama. Pemerintah berkomitmen untuk mengatasi masalah ini di bawah...

Artikel Beban Fiskal Meningkat, INDEF Dorong Reformasi Subsidi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Pembangunan Ekonomi dan Keuangan (INDEF) melakukan kajian mengenai tantangan terkini yang dihadapi pemerintah di bidang perekonomian. Ada beberapa bidang, salah satunya terkait subsidi energi.

Ini bukanlah ide lama. Pemerintah berkomitmen untuk mengatasi masalah ini di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo di awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Namun, belum ada keputusan akhir yang diambil mengenai alokasi tersebut.

“Kita harus mendorong reformasi subsidi BBM karena kita tahu beban keuangan semakin meningkat. Subsidi BBM ini harus kita reformasi. Kita akui subsidi BBM ini belum tepat sasaran,” kata Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti dalam debat tersebut. Jakarta, Jumat (22/11/2024).

Dia menceritakan pengalaman pribadinya. Saat mengisi bahan bakar mobilnya di SPBU, ia menyebut banyak mobil mewah yang mengantri untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Artinya masyarakat tidak boleh menikmatinya.

Itu sebabnya perlu didesain ulang. Sebab, subsidi atau kompensasi berasal dari dana pemerintah. Subsidi merupakan beban keuangan yang sangat besar bagi negara.

“Jadi tantangannya bagi pemerintah adalah mendorong segera perubahan mekanisme subsidi yang tadinya terbuka untuk ditutup. Jadi targetnya harus tepat sasaran,” kata Esther.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia sudah memberikan pernyataan terkait hal tersebut. Belum ada keputusan akhir. Sebab perlu dilakukan kajian untuk dilaporkan ke Presiden Prabowo.

Bahlil mengatakan, subsidi LPG diberikan dengan skema yang berlaku hingga saat ini. Lalu, untuk dua subsidi energi lainnya, listrik dan BBM, berpotensi menggunakan Subsidi Langsung (BLT).

Secara umum, INDEF melakukan kajian yang relevan mengenai pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025. INDEF mengevaluasi berdasarkan situasi saat ini.

Mulai dari penurunan konsumsi, lalu turunnya daya beli masyarakat. Sejak Mei-September 2024, Indonesia mengalami deflasi selama lima bulan berturut-turut. Pertumbuhan ekonomi melambat dari kuartal I ke kuartal III tahun ini.

“Dalam proyeksi perekonomian, kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 sebesar 5 persen, inflasi sebesar 2,8 persen, nilai tukar dolar terhadap rupee sebesar Rp 16.100 per dolar AS, tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,75 persen. , dan angka kemiskinan menjadi 8,8 persen,” kata Esther.

Dalam pemaparannya, ia mengawali dengan menekan kabinet pada pemerintahan saat ini. Jumlah menteri dan wakil menteri ada 107 orang. Itu belum termasuk beberapa pejabat setingkat menteri seperti pimpinan lembaga.

Lanjut Esther, kabinet besar ini bertujuan mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Dari beberapa data analisis INDEF, gambarannya seperti yang telah dijelaskan di atas. Ini akan menjadi tantangan bagi pemerintahan Prabowo Subianto untuk mencapai tujuan yang dicanangkan.

Artikel Beban Fiskal Meningkat, INDEF Dorong Reformasi Subsidi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/beban-fiskal-meningkat-indef-dorong-reformasi-subsidi-energi/feed/ 0
Soal Formulasi Subsidi Energi, Bahlil Sebut Minggu Depan Sudah Harus Laporkan ke Prabowo https://jahangircircle.org/soal-formulasi-subsidi-energi-bahlil-sebut-minggu-depan-sudah-harus-laporkan-ke-prabowo/ https://jahangircircle.org/soal-formulasi-subsidi-energi-bahlil-sebut-minggu-depan-sudah-harus-laporkan-ke-prabowo/#respond Fri, 22 Nov 2024 05:22:27 +0000 https://jahangircircle.org/soal-formulasi-subsidi-energi-bahlil-sebut-minggu-depan-sudah-harus-laporkan-ke-prabowo/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut usai rapat koordinasi dengan beberapa menteri lainnya di kantornya, Jakarta, Senin sore (4/11/2024) di wilayah Indonesia bagian barat. Anggota Kabinet Merah Putih menggelar rapat koordinasi...

Artikel Soal Formulasi Subsidi Energi, Bahlil Sebut Minggu Depan Sudah Harus Laporkan ke Prabowo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut usai rapat koordinasi dengan beberapa menteri lainnya di kantornya, Jakarta, Senin sore (4/11/2024) di wilayah Indonesia bagian barat. Anggota Kabinet Merah Putih menggelar rapat koordinasi dukungan energi.

Menurutnya, ada beberapa kesimpulan awal. Namun, seperti sejumlah pernyataan sebelumnya, Bahlil mengatakan pihaknya masih mempelajari hal tersebut. Nanti akan diberitahukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menteri ESDM mengatakan, “Yang jelas kita sudah putuskan, kalau untuk LPG akan kita usulkan ke presiden untuk tidak melakukan koreksi apa pun. Artinya untuk LPG tetap berlaku seperti sekarang. “

Ia menjelaskan dasar pertimbangannya karena berkaitan dengan banyak elemen yang berdampak langsung pada masyarakat. Ada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), konsumsi rumah tangga, dan lain-lain. Hal serupa juga terjadi pada subsidi listrik dan bahan bakar minyak.

Menurut Bahlil, pemerintah terus mengkajinya untuk menemukan formula yang paling tepat. Kementerian ESDM menunggu laporan dari Pertamina, BBH Migas, dan PLN.

“Kalau sudah selesai, dalam waktu singkat, seminggu dari sekarang, kita sudah punya format yang tepat untuk melaporkan ke presiden,” kata pria kelahiran Maluku Tengah ini.

Dia menjelaskan, bantuan langsung tunai (BLT) bisa menjadi pilihan. Hal ini terkait dengan penerapan subsidi bahan bakar dan listrik. Keputusan akan diambil pada hari yang tepat, kata Bahlil.

Tujuannya adalah menata segala sesuatunya agar lebih tepat sasaran. Saat ini masih terjadi pelanggaran di lapangan. Sebelumnya, Bahlil menyebut penggunaan subsidi BBM dan listrik mencapai Rp 100 triliun yang tidak tepat sasaran.

Menteri ESDM menyampaikan tentang Menteri ESDM: “Non targetnya kita ambil dalam bentuk lain. Tapi targetnya tetap berjalan. Jadi dukungannya tetap ada, ada yang berupa uang, ada yang berupa barang .” Dan sumber daya mineral.

Bahlil memastikan pemerintah mempelajari hal tersebut berdasarkan beberapa pertimbangan. Faktor-faktor tersebut antara lain inflasi, kesempatan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan lain-lain.

“Kita harus hati-hati. Setelah ada kata-kata keputusannya, baru kita putuskan,” ujarnya.

 

 

Artikel Soal Formulasi Subsidi Energi, Bahlil Sebut Minggu Depan Sudah Harus Laporkan ke Prabowo pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/soal-formulasi-subsidi-energi-bahlil-sebut-minggu-depan-sudah-harus-laporkan-ke-prabowo/feed/ 0
Bahlil Ungkap Kebocoran Subsidi BBM dan Listrik Capai Rp 100 Triliun https://jahangircircle.org/bahlil-ungkap-kebocoran-subsidi-bbm-dan-listrik-capai-rp-100-triliun/ https://jahangircircle.org/bahlil-ungkap-kebocoran-subsidi-bbm-dan-listrik-capai-rp-100-triliun/#respond Sat, 16 Nov 2024 18:56:39 +0000 https://jahangircircle.org/bahlil-ungkap-kebocoran-subsidi-bbm-dan-listrik-capai-rp-100-triliun/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sekitar 30 persen subsidi yang dialokasikan untuk bahan bakar minyak (BBM) dan listrik tidak tersalurkan dengan baik. Dia mencatat, potensi kebocoran subsidi mencapai angka yang mengkhawatirkan, yakni...

Artikel Bahlil Ungkap Kebocoran Subsidi BBM dan Listrik Capai Rp 100 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sekitar 30 persen subsidi yang dialokasikan untuk bahan bakar minyak (BBM) dan listrik tidak tersalurkan dengan baik. Dia mencatat, potensi kebocoran subsidi mencapai angka yang mengkhawatirkan, yakni Rp 100 triliun.

“Sekitar 20 hingga 30 persen dari total subsidi yang ada mungkin tidak tepat sasaran, angka yang sangat signifikan, kurang lebih Rp 100 triliun,” ujarnya dalam konferensi pers membahas usulan Program Sukses Cepat Kementerian Perekonomian. Four Seasons Hotel Jakarta, Minggu (11 Maret 2024).

Bahlil menjelaskan perkiraan kebocoran subsidi diperoleh dari laporan perusahaan pelat merah yang mempunyai tanggung jawab di bidang tersebut, seperti Pertamina dan PLN, serta BPH Migas. Sedangkan pada tahun 2024, total subsidi yang diberikan mencapai Rp435 triliun, termasuk retribusi dan subsidi.

“Dari jumlah itu, Rp83 triliun dianggarkan untuk LPG. Namun laporan PLN, Pertamina, dan BPH Migas menunjukkan kemungkinan adanya kesalahan penyaluran subsidi BBM dan listrik,” ujarnya.

Bahlil melanjutkan, akibat bocornya subsidi ini, masyarakat yang seharusnya menerima manfaat, terutama masyarakat kurang mampu, tidak bisa merasakan sepenuhnya. “Tujuan subsidi adalah untuk membantu masyarakat miskin, dan sering kali memberikan manfaat bagi mereka yang mampu secara ekonomi,” kata Bahlil.

Oleh karena itu, partai akan segera mengadakan pertemuan dalam waktu dekat untuk mencari cara penyaluran subsidi yang lebih tepat. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah membayar subsidi melalui bantuan langsung tunai (BLT).

Alternatif lainnya adalah menggabungkan penyaluran subsidi BBM dengan sistem BLT atau tetap menggunakan metode penyaluran yang ada saat ini. “Presiden memberi kami waktu dua minggu untuk menyelesaikan pembahasan ini,” ujarnya. 

Artikel Bahlil Ungkap Kebocoran Subsidi BBM dan Listrik Capai Rp 100 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/bahlil-ungkap-kebocoran-subsidi-bbm-dan-listrik-capai-rp-100-triliun/feed/ 0
Nilai Subsidi tak Tepat Sasaran Capai Rp 100 Triliun https://jahangircircle.org/nilai-subsidi-tak-tepat-sasaran-capai-rp-100-triliun/ https://jahangircircle.org/nilai-subsidi-tak-tepat-sasaran-capai-rp-100-triliun/#respond Tue, 12 Nov 2024 18:18:27 +0000 https://jahangircircle.org/nilai-subsidi-tak-tepat-sasaran-capai-rp-100-triliun/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahleel Lahdaliya mengungkapkan nilai subsidi energi yang kemungkinan tidak tepat sasaran sebesar Rp100 triliun dari total penyaluran subsidi dan kompensasi energi pada tahun ini. telah mencapai sebesar Rp 435 triliun.

Artikel Nilai Subsidi tak Tepat Sasaran Capai Rp 100 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahleel Lahdaliya mengungkapkan nilai subsidi energi yang kemungkinan tidak tepat sasaran sebesar Rp100 triliun dari total penyaluran subsidi dan kompensasi energi pada tahun ini. telah mencapai sebesar Rp 435 triliun.

Artikel Nilai Subsidi tak Tepat Sasaran Capai Rp 100 Triliun pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/nilai-subsidi-tak-tepat-sasaran-capai-rp-100-triliun/feed/ 0
Data BPS Akan Digunakan Jadi Dasar Penerima Subsidi Energi https://jahangircircle.org/data-bps-akan-digunakan-jadi-dasar-penerima-subsidi-energi/ https://jahangircircle.org/data-bps-akan-digunakan-jadi-dasar-penerima-subsidi-energi/#respond Sat, 02 Nov 2024 17:54:21 +0000 https://jahangircircle.org/data-bps-akan-digunakan-jadi-dasar-penerima-subsidi-energi/ REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan bekerja sama dengan BPS dalam penyiapan data terkait sistem penyaluran tunjangan bahan bakar (BBM) agar lebih tepat sasaran. . . “Kalau pengendali data nasionalnya BPS ya, kita akan merger...

Artikel Data BPS Akan Digunakan Jadi Dasar Penerima Subsidi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan bekerja sama dengan BPS dalam penyiapan data terkait sistem penyaluran tunjangan bahan bakar (BBM) agar lebih tepat sasaran. . .

“Kalau pengendali data nasionalnya BPS ya, kita akan merger dengan BPS,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana saat ditemui di Jakarta, Jumat (11/1/2024).

Ia mengatakan, saat Presiden Prabowo dilantik oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Kelompok Bantuan Khusus pada Kamis (31/10/2024), sedang dikaji jenis kebakaran dan jenis masyarakatnya anggota bertemu. . syarat menerima bantuan.

“Nah, itu yang sedang kami dalami,” kata Dadan.

Ia melanjutkan, dalam kasus ini, ia menempatkan dirinya sebagai kelompok buruh yang memberikan opsi yang bisa diambil hukum.

“Siapa yang menang, siapa yang tidak menang, posisi ini akan ditentukan nanti. Kami di sini bersama staf teknis untuk melihat opsinya,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan hingga saat ini pemerintah masih mempertimbangkan struktur target subsidi minyak untuk negara sehingga bantuan langsung menjadi salah satu pilihan.

Menteri Bahlil mengatakan, untuk mendorong dan mempercepat kajian tersebut, Presiden Prabowo memberi wewenang kepadanya untuk menjadi ketua kelompok asistensi khusus.

Bahlil mengatakan, kebijakan bantuan yang tepat harus dipertimbangkan secara matang karena berdampak langsung kepada masyarakat, karena pemerintah tidak mau memberikan kepada kelompok yang tidak berhak membantu.

“Sekarang kita sedang menghitung pendanaan yang benar dan tepat sasaran. Harusnya datanya benar. Nanti kita tahu siapa yang benar-benar berhak menerima uang itu dan siapa yang tidak. Kita sedang pelajari semuanya a. ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (1/11/2024).

Artikel Data BPS Akan Digunakan Jadi Dasar Penerima Subsidi Energi pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/data-bps-akan-digunakan-jadi-dasar-penerima-subsidi-energi/feed/ 0
Subsidi Energi tak Efektif, PYC Usul Subsidi Langsung https://jahangircircle.org/subsidi-energi-tak-efektif-pyc-usul-subsidi-langsung/ https://jahangircircle.org/subsidi-energi-tak-efektif-pyc-usul-subsidi-langsung/#respond Fri, 01 Nov 2024 18:44:21 +0000 https://jahangircircle.org/subsidi-energi-tak-efektif-pyc-usul-subsidi-langsung/ REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta — Pada tahun 2024, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), sebuah organisasi nirlaba. Lebih dari 1.000 responden dari berbagai lapisan masyarakat disurvei. Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia sepakat bahwa program subsidi energi termasuk BBM, LPG, dan listrik yang...

Artikel Subsidi Energi tak Efektif, PYC Usul Subsidi Langsung pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta — Pada tahun 2024, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), sebuah organisasi nirlaba. Lebih dari 1.000 responden dari berbagai lapisan masyarakat disurvei. Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia sepakat bahwa program subsidi energi termasuk BBM, LPG, dan listrik yang dijalankan pemerintah selama ini belum mencapai tujuannya. Pemerintah harus mengubah atau mereformasi kebijakan subsidi ini.

Selain itu, tampaknya sebagian besar responden masih belum memahami dampak subsidi energi terhadap perekonomian. “PYC merekomendasikan perlunya pemberian subsidi yang langsung, tepat sasaran, dan efektif kepada masyarakat rentan. “Pemerintah masih perlu menggunakan pasar mekanisme penetapan harga energi berbasis. Hal ini mencakup penggunaan tarif regional dan progresif berdasarkan konsumsi energi. untuk mendorong efisiensi dan mengintegrasikan harga energi dengan biaya eksternal,” kata peneliti PYC Massita Ayu Cindy dalam siaran persnya, Jumat (11/1/2024).

Ayu menambahkan, kebijakan reformasi subsidi Energi harus dibarengi dengan transformasi distribusi secara digital. Memberikan subsidi yang akurat, tepat sasaran dan efektif. Reformasi ini harus didukung oleh pemantauan demografi yang akurat. serta penyesuaian harga energi secara bertahap. serta memberikan kompensasi kepada kelompok rentan untuk memitigasi dampak negatif.

“Subsidi bukanlah hal baru. Itu sudah ada sejak banyak pemerintahan sebelumnya. Meski bukan dukungan langsung. Namun ibarat mengganti minyak tanah menjadi elpiji 3 kilogram. Dari hasil wawancara peneliti PYC dengan masyarakat, diketahui bahwa sosialisasi massal menjadi kunci keberhasilannya. Oleh karena itu tidak bisa diabaikan begitu saja,” kata Ayu.

Menurutnya, peran pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menyadarkan masyarakat tentang alasan program subsidi langsung, selain manajemen digital dan kependudukan. Termasuk informasi pelanggan listrik harus terorganisir dan adil. Untuk menghindari masalah di masa depan. Tanpa hal ini, subsidi harga energi juga sulit diubah menjadi subsidi langsung.

“Jika masyarakat tidak dilibatkan atau dipahami bisa menimbulkan kekacauan sosial dan politik,” ujarnya.

Artikel Subsidi Energi tak Efektif, PYC Usul Subsidi Langsung pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.

]]>
https://jahangircircle.org/subsidi-energi-tak-efektif-pyc-usul-subsidi-langsung/feed/ 0