Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Tarif PPN Bakal Naik Tahun Depan, Pemerintah Diminta Prioritaskan Kelompok Rentan - Jahangir Circle News

Jahangir Circle News

berita dari seluruh kalangan dunia

Kesehatan

Tarif PPN Bakal Naik Tahun Depan, Pemerintah Diminta Prioritaskan Kelompok Rentan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Rencana pemerintah menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen mulai Januari 2025 diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara untuk mendukung pembangunan. Namun, agar kebijakan tersebut tidak menekan daya beli masyarakat dan menghambat pertumbuhan ekonomi, diperlukan langkah-langkah strategis untuk mengurangi dampaknya.

Ekonom Departemen Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas Syafrudin Karimi mengatakan kenaikan PPN merupakan keputusan yang tidak bisa dihindari dalam upaya memperkuat keuangan negara. Namun dampaknya terhadap daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan rendah, harus diminimalisir.

“Pemerintah harus memastikan kebijakan ini tidak terlalu membebani mereka,” ujarnya kepada Republika, Senin, 25 November 2024.

Syafrudin mengusulkan beberapa langkah untuk memaksimalkan dampak kenaikan PPN. Pertama, kenaikannya dilakukan secara bertahap, misalnya 0,5 persen per tahun, untuk memberikan waktu bagi masyarakat dan perekonomian untuk melakukan penyesuaian.

“Pertumbuhan yang lebih lambat akan membantu mengurangi guncangan langsung terhadap konsumsi rumah tangga yang merupakan komponen utama produk domestik bruto (PDB),” jelasnya.

Kedua, mengecualikan barang-barang kebutuhan pokok seperti makanan, obat-obatan, dan kesehatan dari kenaikan pajak pertambahan nilai. Hal ini penting untuk melindungi kelompok masyarakat rentan dan mencegah inflasi yang tidak terkendali.

Ketiga, pemerintah harus memberikan manfaat langsung kepada kelompok berpenghasilan rendah melalui bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dengan demikian, daya beli kelompok tersebut tetap terjaga meski terjadi kenaikan harga produk.

Selain mengandalkan kenaikan pajak pertambahan nilai, pemerintah diharapkan bisa mengoptimalkan peluang pajak lain seperti pajak penghasilan (PPh) dan cukai. Reformasi perpajakan yang fokus pada peningkatan kepatuhan dan transparansi wajib pajak merupakan langkah penting untuk memaksimalkan pendapatan pemerintah tanpa menambah beban masyarakat secara signifikan.

“Digitalisasi sistem perpajakan harus terus digalakkan. “Dengan teknologi yang tepat, pemerintah dapat mengurangi kebocoran dan memastikan kebijakan seperti kenaikan PPN berdampak maksimal terhadap pendapatan negara,” kata Syafrudin.

Syafrudin juga mengingatkan stabilitas makroekonomi, khususnya inflasi dan nilai tukar mata uang mahkota, harus dijaga agar kenaikan pajak pertambahan nilai tidak memberikan dampak negatif yang lebih besar. “Bank Indonesia perlu menyediakan likuiditas, sedangkan pemerintah perlu memastikan kebijakan moneter dan fiskal saling mendukung,” tambahnya.

Lebih lanjut beliau menekankan bahwa kenaikan pajak pertambahan nilai merupakan langkah penting untuk memperkuat pendapatan Pemerintah, namun dampaknya akan dikelola secara hati-hati. Melalui penerapan bertahap, pengecualian terhadap bahan pokok, kompensasi bagi kelompok rentan dan optimalisasi perpajakan lainnya, maka dampak negatif dari kebijakan ini dapat diminimalisir.

“Jika langkah-langkah tersebut dilakukan, maka kenaikan PPN tidak hanya akan meningkatkan pendapatan negara, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif,” kata Syafrudin.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *