Artikel Indonesia Vs Kuwait, Ujian Awal Mental Garuda Muda pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Untuk lolos ke Piala Asia AFC U-17 2025 di Arab Saudi, Nova Arianto setidaknya harus menjadi juara grup. Sayangnya, dia finis sebagai salah satu dari lima besar.
Indonesia membutuhkan setidaknya tujuh poin untuk secara matematis menempati posisi kedua grup terbaik agar terhindar dari persaingan ketat Grup G yang mencakup Kuwait, Kepulauan Mariana Utara, dan Australia.
Laga melawan Kuwait menjadi laga krusial bagi Garuda Muda untuk mengamankan tiga poin pertama. Dengan membungkam Kuwait tentu akan membuka peluang yang sangat besar bagi Zahabi Goli dan kawan-kawan.
Tiga poin akan menjadi modal penting bagi Indonesia yang akan menghadapi Kepulauan Mariana Utara pada laga kedua, di mana Garuda Muda berpeluang meraih poin penuh di atas kertas.
Indonesia mendapat tantangan berat di laga ketiga saat menghadapi Australia yang mengalahkan mereka 3-5 di Piala ASEAN U-16 2024.
Dewasa secara mental
Pelatih Nova Arianto mengingatkan anak asuhnya bahwa laga melawan Kuwait akan penuh tantangan mental. Selain kompetisi fisik dan skema taktis yang tak ada habisnya, Nova menegaskan pihaknya memberikan perhatian khusus pada psikis para pemainnya.
Pasalnya, Kuwait merupakan tim yang kerap melakukan provokasi dan membesar-besarkan saat bertanding. Untuk itu, Nova yang merupakan mantan pemain Persib Bandung meminta anak asuhnya tidak terpengaruh dengan situasi di lapangan, termasuk provokasi apa pun yang mungkin terjadi selama pertandingan.
“Kami mewaspadai Kuwait, apalagi mereka tim tuan rumah. Saya mohon para pemain bersabar dan mengendalikan emosi karena tensi pertandingan akan tinggi dan mungkin akan terjadi drama di lapangan. Para pemain tidak akan terpengaruh. ini,” kata Nova Arianto.
Nova Arianto juga melakukan latihan dengan menciptakan suasana nyaman bagi para pemain untuk menjamin ketenangan dan menjaga emosi para pemain tetap aman.
“Secara fisik para pemain sudah sangat siap untuk pertandingan besok. Saya harap mereka memahami apa yang kami rencanakan dan melakukannya dengan baik sehingga kami bisa mendapatkan hasil positif melawan Kuwait,” kata Nova.
Sisi positifnya, para pemain sangat menikmati diri mereka sendiri, termasuk dalam sesi latihan ini. Saya berharap suasana positif ini terus berlanjut pada pertandingan besok, tambah Nova yang juga asisten pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. .
Artikel Indonesia Vs Kuwait, Ujian Awal Mental Garuda Muda pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Timnas U-17 Kalahkan Kuwait pada Laga Pertama Grup G, Ini Catatan Pelatih Nova Arianto pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Matthew Ryan Baker mencetak gol kemenangan melalui sundulan sepak pojok di babak pertama.
Pelatih U-17 Nova Arianto memuji timnya atas hasil ini, meski sempat mencetak beberapa gol. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain dan staf yang telah bekerja selama ini, tapi kita tahu ini pertandingan pertama. Para pemain terlihat tegang, para pemain gugup,” kata Nova dalam transkrip resmi pascalaga PSSI. .
Menurut Nova, hal tersebut merupakan hal yang lumrah. Ia berharap para pemainnya semakin menikmati pertemuan tersebut pada pertandingan berikutnya.
Ia melihat para pemain Garuda Muda masih terlihat tenang. Saat kami menguasai bola, lawan masih mudah merebutnya.
“Itu menjadi catatan besar bagi saya, termasuk bagaimana para pemain berkonsentrasi saat menerima serangan dari lawan. Bagaimana kita menunggu serangan, itu menjadi catatan bagi saya untuk berbenah agar kedepannya bisa lebih baik lagi,” kata Nova.
Terkait tersingkirnya timnas Lebanon dari Grup H akibat situasi perang di negaranya, Nova sudah memaklumi perubahan aturan yang berdampak pada seluruh grup lainnya, termasuk Grup G yang dihuni oleh Indonesia. AFC telah memutuskan bahwa hanya hasil pertandingan melawan tim peringkat pertama dan ketiga yang akan digunakan untuk menghitung poin guna menentukan tim runner-up terbaik.
Alhasil, tidak ada strategi menyerah pada pertandingan melawan tim kuat untuk fokus merebut poin dari tim lain. Pasalnya hasil melawan tim kuat di grup akan dianggap sebagai pertarungan melawan grup lain.
“Ya itu perhitungan kami, termasuk ada beberapa pemain yang tenaganya bisa kami simpan saat melawan Mariana (Utara) untuk cocok melawan Australia,” kata Nova.
Laga Indonesia selanjutnya adalah melawan Kepulauan Mariana Utara pada Jumat (25/10/2024). Pada laga terakhir Grup C, Garuda Muda akan menghadapi Australia pada Minggu (27/10/2024).
Artikel Timnas U-17 Kalahkan Kuwait pada Laga Pertama Grup G, Ini Catatan Pelatih Nova Arianto pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Nova Arianto Sebut Fisik Pemain Timnas U-17 Prima Hadapi Kuwait Besok pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Situs PSSI mengutip Nova yang mengatakan: “Secara fisik para pemain sangat sehat. Saya harap mereka memahami rencana kami dan tampil sebaik mungkin sehingga kami dapat memulai dengan positif melawan Kuwait. Hasil.” ) di Jakarta.
Asisten pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia mengatakan, berbagai laga uji coba yang diikutinya meningkatkan kualitas fisik, taktik, dan mental tim.
Timnas U-17 Indonesia sebelumnya dua kali menghadapi India di Bali pada Agustus 2024, menang dan kalah keduanya. Selanjutnya, Garuda melakukan pemusatan latihan di Spanyol pada 15 hingga 30 September 2024 dan di Qatar pada 1 hingga 10 Oktober 2024.
Di Spanyol, anak asuh pelatih Nova Arrianto menghadapi Swiss (kalah 0-2 di Indonesia), Skotlandia (kalah 1-6 dan 1-2), Kepulauan Faroe (menang 3-0), dan Real Murcia Youth Academy (kalah 1-2).
Sementara di Qatar, Indonesia dua kali menjajal kekuatan timnas U-17 Tanah Air. Hasilnya, tim Indonesia menang 2-1 dan laga kedua berakhir imbang 1-1.
Nova juga meminta para pemainnya untuk tidak merasa kesal dengan situasi di lapangan, meski lawan mencoba memprovokasi mereka.
Saya minta para pemain lebih bersabar dan menjaga emosi karena intensitas pertandingan akan tinggi dan drama kemungkinan besar akan terjadi di lapangan. Saya harap hal itu tidak mengganggu para pemain.
Pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, Timnas U-17 tergabung di Grup G bersama Kuwait, Australia, dan Kepulauan Mariana Utara, dengan seluruh pertandingan digelar di Kuwait.
Untuk lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-17 2025, Indonesia harus finis di peringkat pertama grupnya atau merebut salah satu dari lima tim runner-up teratas kualifikasi.
Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 melibatkan 43 negara anggota AFC yang dibagi dalam 10 grup. Piala Asia U-17 2025 akan digelar di Arab Saudi pada 3-20 April 2025 dengan total peserta 16 tim.
Artikel Nova Arianto Sebut Fisik Pemain Timnas U-17 Prima Hadapi Kuwait Besok pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Duel Timnas Indonesia U-17 Vs Kuwait U-17 Digelar Malam Ini, Cek Siaran Langsungnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Pertandingan ini akan dimainkan di Stadion Al-Ahmadi di Kuwait. Dimulai pukul 21:30 WIB. Siaran langsung pertandingan ini dijadwalkan di saluran TV RCTI. Selain itu, program berbayar dari grup RCTI Vision+ akan melakukan siaran langsung.
Di Grup G, Indonesia satu grup dengan Kuwait, Australia, dan Kepulauan Mariana Utara. Hanya juara grup yang akan langsung lolos ke Piala Asia U-17 di Arab Saudi pada 2025.
44 negara yang dibagi menjadi 10 grup akan bertanding. Kelompok ini terdiri dari empat negara dan lima negara. Hanya lima runner-up teratas yang akan mengikuti juara grup dan juga tuan rumah, sehingga 16 negara Asia akan bermain di Arab Saudi.
Jelang laga pertama hari ini, striker Indonesia U-17 Alberto Heng mengatakan timnya siap menghadapi tantangan besar melawan Kuwait.
Henga menegaskan, tim asuhan Garuda Muda punya target besar lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025. “Kami sangat siap. Itu yang ditunggu-tunggu sejak pemusatan latihan di Bali. Sekaranglah waktunya. sebentar lagi, kami sangat ingin lolos ke putaran final Piala Asia U17 tahun 2025,” kata Henga, Selasa, 22 Oktober 2024, dilansir dari laman PSSI.
Pemain asal Bojonegoro, Jawa Timur ini juga menyebut rangkaian tes yang digelar beberapa bulan terakhir memberikan dampak positif bagi perkembangan tim. Selain dari segi taktik, Henga juga optimistis dengan kebugaran fisik dan mental anak asuhnya.
“Secara pribadi saya merasa sangat siap. Kami sudah menguasai rencana fisik, mental, dan taktis yang disusun pelatih. Oleh karena itu, saya sangat siap menghadapi pertemuan dengan Kuwait,” tegasnya.
Berkat persiapan matang dan motivasi tinggi, Albert Heng dan tim berharap bisa meraih hasil maksimal di laga penentu melawan tuan rumah Kuwait.
Artikel Duel Timnas Indonesia U-17 Vs Kuwait U-17 Digelar Malam Ini, Cek Siaran Langsungnya pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Gol Sundulan Mathew Baker Pastikan Kemenangan Timnas U-17 Atas Kuwait U-17 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Hanya 10 juara grup yang akan langsung lolos ke Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi. Tempat kedua hanya akan mendapat lima. Dengan demikian, total tim peserta Piala Asia U-17 2025 sebanyak 16 tim, termasuk tuan rumah Arab Saudi yang otomatis lolos langsung karena faktor tuan rumah.
Meski bermain melawan tim tuan rumah, tim asuhan Nova Arianto mampu menunjukkan dominasi. Zahaby Gholy, dengan matanya yang sangat hati-hati, memberikan umpan kepada Mierza. Bek Kuwait itu menjatuhkannya dan mendapat kartu kuning. Goli melakukan tendangan bebas, namun bola terlalu lemah dan membentur pagar hidup.
Tim Indonesia akhirnya menjebol gawang tim Kuwait pada menit ke-7 lewat sundulan Matthew Ryan Baker. Diawali tendangan sudut Goli di sisi kanan lapangan, bola ditendang ke tiang kedua dan Matt Baker tak terkawal karena gawang Kuwait dipadati pemain Indonesia. Baker dengan mudah mencetak gol melalui sundulannya, dan tim Indonesia dengan cepat unggul 1-0.
Setelah tim Indonesia unggul, kedua tim saling bertukar serangan. Wasit kerap meniup peluit tanda pelanggaran yang dilakukan kedua tim. Namun, tidak ada peluang bagi kedua belah pihak untuk membahayakan gawang.
Pada menit ke-35, Dafa Alghasemi sukses menyelamatkan peluang besar Kuwait. Assuwadi lolos dari kejaran bek Indonesia. Dia menembak ke arah gawang dengan percaya diri. Tendangannya masih terlalu lemah dan mengarah ke kiper sehingga Dafa hanya bisa membelokkan bola dengan satu tangan. Keunggulan 1-0 Indonesia bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, kedua tim berusaha menyerang, namun akibat serangan umpan jauh, bola lebih banyak mati di zona ketiga lawan. Tak ada peluang berbahaya hingga menit ke-71.
Pada menit ke-85, tim Kuwait tidak terkawal di sekitar area penalti untuk pertama kalinya. Almura menembak ke arah gawang. Bolanya terlalu lemah, Dafa menangkapnya dan memeluknya.
Pada menit ke-89, Goli 3-on-3 menggiring bola. Dua pemain Indonesia bertahan rapat, dan Goli langsung menembak. Tendangannya melambung dan ditepis oleh Al Sharvaf menjadi sepak pojok.
Pada menit ke-92, terjadi gol yang nyaris serupa dengan gol sebelumnya. Gorley mengambil tendangan sudut dan mengarahkan bola ke tiang kedua, tempat Matt Baker sudah berdiri. Kali ini jaraknya lebih sempit dari sebelumnya, dan bola berhasil ditepis dan dibuang oleh bek Kuwait tersebut.
Pada menit ke-100, Alkazai nyaris menyamakan skor di detik-detik akhir. Ia menerima umpan di kotak penalti namun bola melebar dari gawang. Kuwait pun gagal menyamakan skor dan akhirnya mengakui keunggulan Indonesia dengan skor 1-0.
Laga tim Indonesia selanjutnya adalah melawan Kepulauan Mariana Utara pada Jumat (25 Oktober 2024). Pada laga terakhir Grup C, Garuda Muda akan menghadapi Australia pada Minggu (27 Oktober 2024) pukul 21.30 WIB.
Mulai sebelas
Indonesia U-17
Dafa Al Gasemi (kiper), I Putu Apriawan (kapten), Mathew Ryan Baker, Evanandra Florasta, Muhammad Zahaby Gholy, Nazriel Alfaro Syahdan, Mochamad Mierza Fijatullah, Fadly Alberto Hengga, Daniel Alfrido, Fabio Azkairawanani
Pelatih Kepala: Nova Arianto
Kuwait U-17
Ahmed Alshawad (kiper), Hamad Alsayid, Meshaal Aldafiri, Ed Alshamari, Rais Alkhraf, Mesfer Aradwani, Abdulrahman Alshouabu (kapten), Abdullah Alebani, Zainara Abdine Marafi, Beral Mubarak, Abou Dulerrahman Arsuwaidi
Pelatih kepala: Feddy Milin.
Artikel Gol Sundulan Mathew Baker Pastikan Kemenangan Timnas U-17 Atas Kuwait U-17 pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>Artikel Mathew Baker Berharap Kembali Cetak Gol untuk Timnas Indonesia U-17 Usai Kalahkan Kuwait pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>“Ini gol pertama saya untuk Indonesia. Senang sekali. Mudah-mudahan ini menjadi gol pertama dari banyak gol berikutnya,” kata Mathew dalam keterangan PSSI di Jakarta, Kamis (24/10/2024).
Pesepakbola kelahiran Melbourne, Australia 15 tahun lalu itu mengaku senang bisa mencetak gol usai seminggu berlatih bersama timnas U-17.
Menurut Mathew, pemusatan latihan dan beberapa laga uji coba di pramusim menambah kepercayaan diri timnas U-17.
Mereka terus berjuang hingga akhir saat menghadapi Kuwait dan tak gentar meski lawannya adalah tuan rumah kualifikasi.
“Pertandingan melawan Kuwait berlangsung sengit, apalagi ini merupakan pertandingan pertama. Namun kami bekerja keras dan akhirnya mendapatkan hasil yang kami harapkan,” kata Mathew.
Timnas U-17 sebelumnya telah menggelar pemusatan latihan di Bali dan dua kali melawan India pada Agustus 2024. Hasilnya adalah satu kemenangan dan satu kekalahan.
Selanjutnya, timnas U-17 akan mengikuti pemusatan latihan di Spanyol pada 15-30 September 2024 dan di Qatar pada 1-10 Oktober 2024.
Di Spanyol, anak asuh pelatih Nova Arianto mengalahkan Swiss (Indonesia kalah 0:2), Skotlandia (kalah 1:6 dan 1:2), Kepulauan Faroe (menang 3:0) dan klub muda Real Murdia (kalah 1:2) berkompetisi. melawan. . .
Sementara di Qatar, Indonesia dua kali menjajal kekuatan timnas U-17. Hasilnya, Indonesia menang 2-1 dan laga kedua berakhir imbang 1-1.
Kemenangan atas Kuwait membuat Indonesia naik ke peringkat kedua Grup G Kualifikasi Piala Asia U17 2025 dengan raihan tiga poin dari satu laga.
Australia memuncaki Grup G dengan kemenangan 19-0 atas Kepulauan Mariana Utara di hari yang sama. Australia memiliki poin dan pertandingan yang setara dengan Indonesia, tetapi lebih baik dalam selisih gol.
Kuwait berada di peringkat ketiga dengan nol poin setelah kalah dari Indonesia, sedangkan Kepulauan Mariana Utara berstatus caretaker.
Indonesia akan menghadapi Kepulauan Mariana Utara di Grup G pada Jumat (25/10/2024) mendatang dan Australia dua hari kemudian. Piala Asia U-17 2025 akan digelar di Arab Saudi pada 3-20 April 2025 dan mempertandingkan 16 tim.
Artikel Mathew Baker Berharap Kembali Cetak Gol untuk Timnas Indonesia U-17 Usai Kalahkan Kuwait pertama kali tampil pada Jahangir Circle News.
]]>